Anda di halaman 1dari 3

YULINA RAHAYU L.P.

PTIK A / K3513077

MEDIA PEMBELAJARAN & SUMBER BELAJAR

A. Pengertian

Media pembelajaran adalah setiap orang, bahan, alat, atau peristiwayang dapat
menciptakan kondisi yang memungkinkan pebelajar menerima pengetahuan, keterampilan,
dan sikap. Konsep media pembelajaran memiliki dua segi yang satu sama lain saling
menunjang, yaitu perangkat keras dan perangkat lunak. Jenis-jenis media pembelajaran
meliputi media visual yang tidak diproyeksikan (gambar mati,diagram), media visual yang
diproyeksikan (OHP, slide), media audio (audio kaset, audio internet), media audio visual
(televisi, field trip), multimedia (hypermedia, virtual reality).
Pengembangan media sederhana (media grafis) adalah media yang mudah dibuat sendiri
oleh guru, meiputi gambar, bagan , diagram , grafik, poster , dll. Prinsip-prinsip untuk
mendesain media tersebut adalah kesederhanaan, kesatuan, penekanan dan keseimbangan.
Unsur-unsurnya terdiri dari garis, bentuk, ruang, tekstur dan warna.
Dasar-dasar desain visual adalah unsur visual, teks, dan afektif. Untuk menciptakan
tampilan visual yang jelas dan efektif yang perlu diperhatikan adalah relevansi, koherensi
dan konsistensi, proporsi dan kontras, kesatuan dan arah dan gambar yang besar. Elemen
desain visual ini dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu: elemen visual, verbal, dan
elemen yang menambah daya tarik.
B. Penggunaan media dalam pembelajaran dengan model ASSURE

A: Analyze learner characteristic (menganalisis karakter pebelajar, media dan teknologi)


S: State objectives (merumuskan tujuan pembelajaran sekhusus mungkin)
S: Select methods, media, and materials (pemilihan yang sistematis utuk penggunaan
media dan teknologi)
U: Utilize media and materials (perubahan paradigma pembelajaran dari teacher-centered
ke student-centered)
R: Require learner participation (perealisasian partisipasi aktif dalam pembelajaran)
E: Evaluate (evaluasi dan revisi untuk pengembangan kualitas pembelajaran)
C. Belajar Jarak Jauh

Belajar jarak jauh adalah pembelajaran yang terjadi pada waktu yang sama meskipun
tidak dalam tempat yang sama dengan memanfaatkan teknologi. Online learning atau elearning merupakan pembelajaran yang disajikan secara elektronik menggunakan komputer
dan media berbasis komputer. Ketika belum memanfaatkan teknologi maka belajar jarak jauh
tradisional dilakukan dengan cara belajar mandiri sehinggan pebelajar harus mengatur minat
dan cara belajarnya sendiri. Sedangkan pada era modern ini belajar jarak jauh secara modern
dapat diterapkan dengan online learning, bisa dalam newsgroup dan mailing list.

Memadukan e-learning dengan classroom learning terdapat beberapa alternatif


pembelajaran, yaitu dengan model kelas murni, semua kegiatan belajar disampaikan di kelas
tapi ada tugas yang diberikan untuk mengakses internet/ web dan variasi antara online
learning dan pembelajaran dalam kelas.
D. Sumber Belajar

Sumber belajar meliputi semua unsur (data, orang dan segala sesuatu) yang dapat di
gunakan oleh siswa baik secara terpisah maupun dalam bentuk gabungan. Sumber belajar
meliputi pesan(message), orang (people), bahan (materials), peralatan (device), teknik
(technique) dan latar (setting). Penggunaan sumber belajar meliputi penggunaan sumbersumber yang sesuai dan sumber-sumber yang berkaitan dengan alat, bahan dan perlengkapan;
menggunkakan alat, bahan dan perlengkapan digital, computer, internet, webquet, dan
pendidikan jarak jauh.
E. Sesi pertanyaan

1. Menagapa masih membutuhkan hard file padahal sudah ada soft file dalam bentuk ppt
maupun yang lainnya?
2. Jika dalam suatu kelas ABK terdapat siswa ABK dengan kebutuhan khusus yang
berbeda-beda, bagaimana penerapan media pembelajarannya?
3. Bagaimanakah penekanan materi sementara tingkat pemahaman siswa berbeda satu sama
lain? Apa yang dimaksud simbol-simbol komunikasi dalam pembelajaran?
Jawaban
1. Memang perkembangan metode pembelajaran tidak selalu efektif untuk diterapkan pada
semua peserta didik, karena peserta didik memiliki karakteristik masing-masing dalam
menerima pembelajaran. Itulah yang menjadi salah satu pertimbangan untuk kita sebagai
calon guru nantinya bahwa dalam pembuatan media pembelajaran diperlukan
pemahaman terhadap karakteristik peserta didik. Dalam materi yang sudah
dipresentasikan, seorang guru tidak bisa memahami semua karakter siswanya, oleh
karena itu dalam menentukan pembelajaran bisa menggunakan pandangan umum seperti
umur, tingkatan pendidikan, dan lain sebagainya
2. Bila pada suatu kelas terdiri dari siswa ABK dengan kebutuhan khusus yang berbedabeda, maka penggunan media belajarnya pun menyesuaikan dengan kebutuhan masingmasing siswanya. Biasanya terdapat satu guru inti yang mengajar di depan kelas dan
selanjutnya siswa dikelompokkan menurut kebutuhan khususnya. Dalam kelompokkelompok tersebut disediakan guru pembimbing untuk membantu dan mengarahkan
mereka. Jadi disini media menyesuaikan kebutuhan. Bisa menggunakan lebih dari satu
media yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan peserta didik.
3. Saat menyampaikan materi guru mengarahkan siswanya pada inti pembelajaran. Pada inti
pembelajaran diberikan penekan yang lebih khusus dalam penyampaiannya. Agar siswa
tahu terlebih dahulu bagian terpenting dari materi tersebut. Untuk selanjutnya

pengembangannya bisa dikembangkan sendiri menurut tingkat pemahaman masingmasing. Simbol komunikasi bisa dicontohkan ketika guru memutarkan kaset berupa
rekaman suara binatang dan anak bisa mencocokkan suara binatang tersebut dengan
gambar binatang yang sebelumnya telah diberikan. Jadi materi atau pesan disini bisa
disimbolkan melaui gambar, suara, dll. Contoh simbol komunikasi lain adalah
penggunaan bendera semaphore dalam pramuka.