Anda di halaman 1dari 3

TUGAS MANDIRI

Prodi : S1 Pend. Teknik Bangunan


TEKNIK GEMPA
(Analisis 3D Statik dan Dinamik Response Spectrum)
Suatu Gedung A terletak di Kota B. Beban mati pelat lantai (diluar berat sendiri) = 200 Kg/
m2 dan beban mati (diluar berat sendiri) pelat atap = 75 Kg/ m2 sedangkan beban hidup
disesuaikan dengan fungsi bangunan. Tebal pelat lantai typical = 130 mm dan pelat atap =
120 mm. Dinding bata (tidak harus bata merah) diasumsikan pada sekeliling lantai saja, berat
dinding penyekat ruang dalam diabaikan (dianggap ringan partisi). Dimensi Balok dan
Kolom ditentukan sendiri (h = 1/10 L ; b = 0,5 h s.d 2/3 h). Panjang total bangunan, lebar
total bangunan dan tinggi antar lantai (typical) ditentukan sendiri.
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Gedung A
Kantor
Mall
Asrama Atlet
Hotel
Rumah Sakit
Showroom
Kampus
Sekolah
Rusunawa
Pasar

Kota B

Lantai

Biak
Padang
Manado
Ambon
Sumbawa Besar
Bengkulu
Cilacap
Ternate
Kendari
Merauke

(include atap)
5
6
5
6
5
5
6
5
6
5

(x , y)

fc

fy

(5 , 5)
(6 , 4)
(4 , 4)
(5 , 5)
(6 , 4)
(5 , 4)
(4 , 4)
(5 , 4)
(5 , 5)
(6 , 4)

(Mpa)
25
27
30
27
25
30
27
25
27
30

(Mpa)
240
240
240
240
240
240
240
240
240
240

Yang dikerjakan:
1. Analisis Portal 3D Statik dan Dinamik sesuai dengan SNI 03-1726-2002 untuk Standard
2.
3.
4.
5.
6.

Perencanaan Tahan Gempa.(sudah)


Resume Data Perencanaan Bangunan Gedung (sudah)
Kontrol Partisipasi Massa (sudah)
Kontrol Base Reaction (sudah)
Kontrol Kinerja Batas Layan (s) dan Kinerja Batas Ultimate (m) (sudah)
Analisislah hasil gaya-gaya dalam bidang M, D, N akibat beban gempa statik dan beban
gempa dinamik! Apa kesimpulan dan penjelasannya?
Jawab: struktur diatas dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Dengan pembatasan waktu getar alami dari sebuah struktur menye-babkan tingkat
kekakuan struktur semakin meningkat, hal ini tentunya akan memperkecil efek P-delta
pada sebuah struktur. Pengertian Efek P-Delta sendiri, yaitu suatu gejala yang terjadi

pada struktur gedung yang fleksibel dimana simpangan kesamping yang besar akibat
beban gempa lateral menimbulkan beban lateral tambahan akibat momen guling yang
terjadi oleh beban gravitasi yang titrik tangkapnya menyimpang kesamping.
2. Dengan pembatasan waktu getar alami dari sebuah struktur menye- babkan simpangan
antar tingkat berkurang.
3. Dengan simpangan antar tingkat yang semakin mengecil maka pelelehan pertama dari
sebuah struktur untuk beban gempa rencana dapat dihindari hal ini akan menjamin
kenyamanan penghunian, kerusakan struktur akan dapat dibatasi.
7. Bagaimana tanggapan/ pendapat anda Portal 2D atau Portal 3D untuk perencanaan
struktur? Jawab : 1.Analisa struktur merupakan salah satu hal penting dalam sebuah
desain struktur, khususnya struktur gedung. Ada 2 cara dalam menganalisa struktur yaitu,
analisa struktur 2D dan analisa struktur 3D. Struktur 2D itu sendiri merupakan tampilan
struktur dimana hanya terdiri dari dimensi panjang dan lebarnya saja, dan tidak memiliki
volume. Sedangkan yang dimaksud dengan struktur 3D merupakan struktur yang
memiliki volume, dimensi panjang, lebar, dan tinggi. Lebih baik menggunakan 3D saja.
2. apabila untuk analisis 3D sumbu-sumbu koordinat diambil sejajar dengan sumbusumbu utama denah struktur, kemudian dilakukan analisis vibrasi bebas, maka pada
struktur gedung beraturan gerak ragam pertama akan dominasi dalam translasi dalam
arah salah satu sumbu utamanya. Sedangkan gerak ragam kedua akan dominasi dalam
translasi dalam arah sumbu utama lainnya. Dengan demikian struktur 3D gedung
beraturan praktis berperilaku sebagai struktur 2D dalam masing-masing arah sumbu
utamanya. Akan dijelaskan begini pada struktur gedung beraturan berperilaku sebagai
struktur 2D, respons dinamik ragam fundamentalnya adala sangat dominan, sehingga
respons dinamik ragam-ragam lainnya dianggap diabaikan. bahwa pengaruh gempa pada
struktur gedung beraturan dengan menerapkan metode analisis Ragam dapat dianggap
seolah-olah berupa beban gempa static ekuivalen yang dihitung sebagai respon dinamik
ragam fundamentalnya saja.
Ketentuan Tugas:
1. Tugas Individu
2. Dikumpulkan secara kolektif/ kelas paling lambat 30 menit setelah pelaksanaan UAS
Teknik Gempa.

3. Dalam bentuk CD / DVD diformat dalam folder yang diberi nama depan/kelas/angkt
(Contoh: Joyo/PTB-A/11). Boleh kolektif artinya 1 CD / DVD berisi lebih dari 1
mahasiswa, bila demikian maka 1 folder 1 mahasiswa.
Note:

Pahami benar-benar perintah tugasnya, kerjakan hanya yang perlu dikerjakan.


Rencanakan bangunan anda semudah mungkin sehingga tidak terlalu banyak input dan

masalah.
Dalam menentukan dimensi balok dan kolom baca terlebih dahulu persyaratannya dalam
SNI 03-2847-2002 khususnya Pasal 23.