Anda di halaman 1dari 3

ENERGI BEBAS GIBBS

Energi bebas Gibbs merupakan fungsi keadaan sehingga besaran ini memiliki nilai
pada keadaan standart, seperti halnya dengan entalphi. Hasil pengukuran standart untuk
Energi bebas Gibbs dilakukan pada keadaan 25 oC dan dengan tekanan 1 atm.
Energi bebas Gibbs pembentukan standart memiliki arti perubahan energi bebas
yang menyertai reaksi pembentukan satu mol senyawa dari unsur-unsur penyusunnya. Energi
Bebas Gibbs (G) berguna untuk menggambarkan perubahan energi system pada temperatur
dan tekanan konstan, dan untuk mengetahui apakah suatu reaksi akan berjalan secara spontan
atau tidak serta menunjukkan perubahan entropi total dari sistem.
Nilai Energi bebas Gibbs standar pembentukan, disajikan pada tabel berikut ini.

Hubungan antara Energi Bebas Gibbs dan Entropi


Seperti yang telah diketahui hukum kedua termodinamika menyatakan bahwa reaksi
spontan akan meningkatkan entropi semesta, artinya, Suniv> 0. Namun untuk menetapkan
tanda Suniv suatu reaksi, juga perlu menghitung baik Ssis maupun Ssurr. Untuk itu, perlu
memakai fungsi termodinamika lain untuk membantu menetapkan apakah reaksi akan terjadi
spontan dengan hanya melihat sistem itu sendiri.

Dari persamaan proses spontan, kita mengetahui bahwa untuk proses spontan, kita
mempunyai persamaan :
Suniv = Ssis + Ssurr >0
Dengan mensubstitusikan -Hsis /T pada Ssurr, kita tuliskan:
Suniv = Ssis
>0
- Hsis
Dengan mengalikan kedua sisi persamaanTdengan - T akan dihasilkan :
-TSuniv = Hsis - TSsis < 0
Dengan mensubstitusikan Gsis = Hsis - TSsis akan dihasilkan :
- TSuniv = Gsis
Persamaan ini menyatakan bahwa untuk proses yang dilaksanakan pada tekanan
konstan dan suhu T, jika perubahan entalpi dan entropi sistem itu sedemikian rupa sehingga
Hsis - TSsis lebih kecil daripada nol, maka proses itu haruslah spontan.
Untuk menyatakan kespontanan reaksi secara lebih langsung, dapat menggunakan
satu fungsi termodinamika lain yang disebut Energi Bebas Gibbs (G), atau lebih singkatnya
energi bebas (dari nama fisikawan Amerika Josiah Willard Gibbs):
G = H TS
Semua kuantitas dalam Persamaan di atas, berhubungan dengan sistem, dan T adalah
suhu sistem. Dapat dilihat bahwa G mempunyai satuan energi (baik H maupun TS adalah
dalam satuan energi). Sama seperti H dan S, G adalah fungsi keadaan.
Perubahan energi bebas (G) suatu sistem pada suhu tetap ialah
G = H - TS
Perubahan energi bebas (G) suatu sistem pada tekanan tetap ialah
G = - TS
Dalam konteks ini, energi bebas ialah energi yang tersedia untuk melakukan
kerja. Jadi, jika suatu reaksi diiringi dengan pelepasan energi yang berguna (dengan kata lain,
jika G negatif), kenyataan ini sendiri saja sudah menjamin bahwa reaksinya spontan, dan
tak perlu mengkhawatirkan bagian lain dari semesta.
Syarat-syarat untuk kespontanan dan kesetimbangan pada suhu dan tekanan tetap dari
segi G:

G < 0
G > 0

Reaksi spontan
Reaksi nonspontan. Reaksi ini spontan pada arah yang berlawanan.

G = 0

Sistem berada pada kesetimbangan. Tidak ada perubahan bersih.

Perubahan Energi Bebas Standar


Energi bebas reaksi standar (Grxn) ialah perubahan energi bebas untuk reaksi bila
reaksi itu terjadi pada kondisi keadaan standar, artinya, bila reaktan berada dalam keadaan
standarnya diubah menjadi produk dalam keadaan standarnya.
Untuk menghitung Grxn, mulai dengan persamaan
aA + bB
cC + dD
Perubahan energi bebas standar untuk reaksi ini ialah
Grxn = [ cGf(C) + dG f (D) ] - [ aG f (A) + bG f (B) ]
Atau, secara umum,
Grxn = nGf (produk) - mGf (reaktan)
Di mana m dan n adalah koefisien stoikiometri. Suku Gf adalah energi bebas
pembentukan standar dari senyawa, artinya, perubahan energi-bebas yang terjadi bila 1 mol
senyawa disintesis dari unsur-unsurnya dalam keadaan standarnya.