Anda di halaman 1dari 35

JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No.

2 Agustus 2006

STRATEGI PEMASARAN INTEL DI INDONESIA:


PRODUK DAN HARGA
PERDANA WAHYU SANTOSA
perdana.ws@gmail.com
Fakultas Ekonomi Universitas YARSI

TUBAGUS SOFIUDDIN
Direktorat Jenderal Pajak Depkeu RI

Abstract

In this paper we try to analyze about marketing strategy of Intel Corporation’s


products such as microprocessor-chips for PC, PDA, cellular Phone etc. The focus of
analyzing are product and price with the rise competitiveness and environmental
concern among stake holders of business. Firm has to respond with strategic
environmental marketing activities designed to meet growing demand in market of
information & communication technology. We find that the strategy to meet for
Intel in Indonesia is growth with horizontal integration. This paper focuses on the hi-
tech product strategy dimensions of competitiveness environment marketing.
Product design and development have important link to pricing policy and shortly
product life cycle. Product concept, design and specification have impact on
marketing strategy of competitors like AMD. The key success factors for Intel to win
this competition are value chains from research & development to distribution
channels, product development at the life cycle stages, and collaboration with
branded customers like HP-Compaq, IBM, Toshiba, Acer, Dell and Microsoft
(software).

LATAR BELAKANG informasi pada akhir tahun 1990


Globalisasi ekonomi yang semakin berkembang, hal ini
terjadi di dunia semakin membuka ditandai dengan lahirnya
lebar arus informasi antar negara. perusahaan-perusahaan bertaraf
Dimana setiap negara dapat internasional yang menggunakan
dengan leluasa melakukan data fasilitas teknologi informasi.
tranfer transaksi bisnis elektronis Teknologi yang canggih ini
dalam waktu singkat melalui semakin menjadi tuntutan dalam
teknologi informasi. Teknologi era globalisasi ekonomi sehingga

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

mengakibatkan informasi menjadi berusaha untuk memberikan


tiada batas. Dalam era globalisasi pelayanan optimal pada
ini, semua manusia membutuhkan konsumennya. Persaingan di
aliran informasi dan komunikasi bidang ini juga semakin ketat,
yang serba cepat, baik untuk karena perkembangan teknologi
business to business (B2B), yang sangat cepat dan
goverrment to goverment (G2G), meningkatnya kebutuhan
goverment to business (G2B), pelaku bisnis terhadap
goverment to community (G2C), kuantitas dan kualitas akses
business to community (B2C) sampai informasi.
dengan community to community
(C2C). Konsekuensinya, seluruh Akibatnya perusahaan-
entitas bisnis, pemerintahan dan perusahaan yang memproduksi
komunitas masyarakat harus perangkat teknologi informasi
mempunyai jaringan (network) dan tersebut dalam bidang
piranti komputer sebagai microprocessor, seperti Intel, dan
peralatan dasar yang canggih AMD, juga akan mengalami
guna memenuhi kebutuhan persaingan yang semakin ketat.
informasi dan komunikasi melalui Setiap perusahaan ingin
media internet. menciptakan produk dan
Perusahaan-perusahaan layanan optimal bagi
yang memproduksi piranti konsumennya dengan
teknologi informasi dan mengandalkan high end
komunikasi (Information & technology. Perusahaan-
Communication Technology-ICT) perusahaan high tech tersebut
tersebut baik piranti lunak mengeluarkan berbagai macam
(software) maupun piranti keras jenis produk, diantaranya chip,
(hardware) pada umumnya yaitu perangkat lunak yang
mempo-sisikan dirinya sebagai berfungsi sebagai otak dari
perusahaan-perusahaan suatu pemroses data
multinasional san berorientasi berkecepatan tinggi seperti
pada pasar global. Maka, komputer, PDA, ponsel, dan
perusahaan-perusahaan ICT lain-lain. Kinerja dan kualitas
tersebut perlu memberikan chips tersebut menjadi otak
produk dan jasa yang yang sangat penting bagi
berkualitas tinggi dengan kinerja komputer secara
quality control (QC) maksimum, keseluruhan. Perusahaan yang
dimana setiap perusahaan memproduksi chip seperti Intel

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

adalah suatu perusahaan besar produk-produk barunya


yang sudah dikenal di dunia berhasil di pasar maka kondisi
sebagai salah satu perusahaan keuangan Intel akan kembali
microprocessor, yang ber- membaik. Kondisi ini
konsentrasi dalam bisnis intinya merupakan titik balik, setelah
yaitu sebagai pemasok pro- selama ini mengalami kerugian
dusen PC (Personnal Computer) karena produk-produknya yang
dan Server (pendukung jaring- kurang mampu bersaing akibat
an) terkenal. Intel Corp saat ini persaingan yang ketat terutama
terus memproduksi dan dari perusahaan AMD yang
memasarkan produk-produk memproduksi microprocessor-
barunya, terutama dalam chip yang berkinerja tinggi.
peningkatan kecepatan
pemrosesan data dan bersifat Kondisi krisis yang
lebih mobile. dialami Intel salah satu
disebabkan oleh spesifikasi
Produk baru yang produk Intel kurang dapat
dikeluarkan oleh Intel yaitu memenuhi keinginan dan
seperti media jinjing (pemutar kebutuhan konsumennya,
media pribadi), TV (Television) sehingga mengalami kegagalan
layar datar, piranti genggam, di pasar. Oleh sebab itu Intel
PC hiburan, Wimax dan ponsel. merubah strateginya dalam
Produk-produk tersebut akan kondisinya dengan
dipasarkan ke seluruh dunia menginvestasikan modal baru
dan diperkirakan melalui sebagai capital expenditure
produk-produk baru tersebut (CAPEX) sebesar $ 28 Milliar
Intel akan mendapatkan untuk membangun pabrik yang
keuntungan yang besar yaitu lebih canggih dengan teknologi
diprediksi akan mengalami terbaru. Investasi baru ini
pertumbuhan pendapatan dari bertujuan untuk menghasilkan
produk baru sebesar 15% dari produk baru yang berkualitas
rata-rata pertahunannya sebesar tinggi dengan spesifikasi teknis
$10 Milliyar dan labanya 46% yang disesuaikan dengan
tahun ini menjadi $ 8,2 Milliyar, kebutuhan di pasar, terutama
melalui target pangsa pasarnya perusahaan piranti keras
sebesar 83%. Melihat besarnya branded seperti Hewlett-
keuntungan yang akan Packard, IBM, Texas
diperoleh Intel jika pemasaran

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

Instrument, Toshiba, Acer, 2. Bagaimana strategi lini


Fujitsu, Sony dan lainnya. produk Intel Corporation?
3. Bagaimana strategi bauran
Strategi perubahan yang produk Intel Corporation?
dilakukan Intel dipandang 4. Bagaimana tahap daur
dunia bisnis sebagai tindakan hidup produk Intel
yang berani yaitu menambah Corporation?
modalnya (equity) disaat posisi 5. Bagaimana strategi harga
keuangan (free cash flow) yang Intel Corporation?
sangat minim. Craig R. Barret
yaitu seorang pimpinan dari KAJIAN PUSTAKA,
perusahaan ini justru berfikir KERANGKA PEMIKIRAN
sebaliknya yaitu tidak DAN MODEL ANALISIS
membiarkan Intel bangkrut, Kajian Pustaka dan Kerangka
dan berusaha mengangkat Pemikiran
kondisi yang buruk menjadi Strategi Produk
lebih menjanjikan. Strategi Menurut Philip
investasi ini didasarkan pada (2003:407), product is anything
segmen pasar yang sedang that can be offered to a market to
membutuhkan teknologi digital, satisfy a want or need. Products
oleh sebab itu Intel menetapkan that are marketed include physical
pada pembuatan produk dalam goods, services, experiences, events,
bidang chip yang bukan hanya persons, places, properties,
organizations, information, and
untuk komputer saja, tetapi juga
ideas.
untuk produk elektronik
Produk adalah segala
lainnya seperti TV sampai pada
sesuatu yang dapat ditawarkan
chip untuk peralatan medis.
ke pasar untuk mendapatkan
perhatian, dibeli, digunakan
PERMASALAHAN
atau dikonsumsi yang dapat
Berdasarkan latar belakang
memuaskan keinginan atau
masalah maka rumusan dari
kebutuhan. Sebuah produk
masalahnya adalah
adalah segala sesuatu yang
memiliki nilai di suatu pasar
1. Bagaimana kekuatan,
sasaran dimana kemampuan-
kelemahan, peluang dan
nya memberikan manfaat dan
ancaman melalui analisis
kepuasan termasuk benda, jasa,
TOWS pada Intel
Corporation? organisasi, tempat, orang dan
ide.

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

Penawaran akan suatu berbagai atribut produk


produk juga dapat dibedakan yang dilengkapi atau
berdasarkan tingkatan, yaitu: ditambahkan berbagai
1. Produk inti (Core or generic manfaat dan layanan,
product), Pada tingkat sehingga dapat memberikan
paling dasar, produk/jasa tambahan kepuasaan dan
atau manfaat dasar yang bisa dibedakan dengan
sesungguhnya dibeli produk pesaing. Pada
pelanggan dan akan tingkat keempat ini,
dikonsumsi oelh pelanggan pemasar menyiapkan
dari setiap produk. produk yang ditingkatkan
2. Produk dasar (Basic yang memenuhi keinginan
product), Produk Generik, pelanggan itu melampui
yaitu produk dasar yang harapan mereka.
mampu memenuhi fungsi 5. Produk yang potensial (The
produk yang paling dasar potential product), Produk
(rancangan produk minimal Potensial, yaitu segala
agar dapat berfungsi). Pada macam tambahan dan
tingkatan ini, pemasar harus perubahan, yang mungkin
mengubah manfaat inti dikembangkan untuk suatu
menjadi produk dasar. produk di masa mendatang.
3. Produk yang diharapkan Pada tingkat kelima,
(The expected product), mencakup semua pening-
Produk Harapan (expected katan dan transformasi yang
product), yaitu produk akhirnya akan dialami
formal yang ditawarkan produk tersebut di masa
dengan berbagai atribut dan depan.
kondisinya secara normal
(layak) diharapkan dan Setiap produk berkaitan
disepakati untuk dibeli. secara hirarkis dengan produk-
Pada tingkat ini, suatu set produk tertentu lainnya.
atribut dan kondisi yang Hierarki produk ini dimulai
biasanya diharapkan dan dari kebutuhan dasar sampai
disetujui pembeli ketika dengan item tertentu yang
mereka membeli produk ini. dapat memuaskan kebuthan
4. Produk dengan nilai tersebut. Hierarki produk
tambah (The augmented terdiri atas tujuh tingkatan
product), Produk Pelengkap (Kotler et al; 2003:409), yaitu :
(augmented product), yakni

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

1. Need Family, yaitu lini produk yang memiliki


kebutuhan inti/dasar yang bentuk tertentu dari sekian
membentuk product family banyak kemungkinan
contoh rasa aman. bentuk produk.
2. Product Family, yaitu seluruh 6. Merek (brand), yaitu nama
kelas produk yang dapat yang dapat
memuaskan suatu ihubungkan/diasosiasikan
kebutuhan inti/dasar dengan satu atau lebih item
dengan tingkat efektivitas dalam lini produk yang
yang memadai. Contohnya digunakan untuk
tabungan dan penghasilan. mengidentifi-kasi sumber
3. Kelas Produk (product class), atau karakter item tersebut.
yaitu sekumpulan produk di 7. Item, yaitu suatu unit
dalam produk family yang khusus dalam suatu merek
dianggap memiliki atau lini produk yang dapat
hubungan fungsional dibedakan erdasarkan
tertentu. Misalnya ukuran, harga, penampilan
instrumen finansial. atau atribut lainnya.
4. Lini Produk (product line),
yaitu sekumpulan produk di Analisis Produk yang sudah
dalam kelas produk yang ada
berhubungan erat. Produk merupakan
Contohnya asuransi jiwa. faktor esensial untuk
Hubungan yang erat ini bisa melaksanakan suatu strategi
dikarenakan salah satu bisnis yang dilakukan untuk
faktor diantaranya memperbaiki kinerja bisnis.
fungsinya sama, dijual Untuk itu suatu perusahaan
kepada kelompok memerlukan strategi yang lebih
konsumen yang sama, fokus pada perencanaan porto-
dipasarkan melalui saluran folio produk. Kombinasi
distribusi yang sama, produk yang membentuk
harganya berada dalam portofolio produk dalam
skala yang sama. kerangka economies of scope
5. Tipe Produk (product type), untuk sebuah perusahaan
yaitu item-item dalam suatu merentang dari sebuah produk

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

tunggal hingga suatu lini untuk mengevaluasi kinerja


produk sampai bauran lini produk dan strategi pelayanan.
produk. Mengevaluasi kinerja Berdasarkan kinerja, ramalan
portofolio produk membantu permintaan, persaingan dan
manajemen dalam strategi pertimbangan strategi lainnya,
perusahaan mengambil
untuk produk baru, modifikasi
keputusan untuk memperluas,
produk, dan penghapusan membuat atau membatalkan
produk. produk perusahaan.
Analisis produk-produk Penelusuran kinerja produk
yang ada mensyaratkan pene- tersebut diantaranya sebagai
lusuran kinerja berbagai produk berikut :
didalam portofolio. Analisis
portofolio adalah penetapan
harga dan sistem hasil yang
dipakai oleh suatu perusahaan
Gambar 1
Penelusuran Kinerja Produk

Menetapkan Tujuan Kinerja Produk

Mengembangkan sistem evaluasi produk

Mengidentifikasi produk-produk bermasalah

Memilih strategi untuk menghilangkan masalah

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

Analisis Portofolio perusahaan dalam persaingan.


menentu- kan seberapa baik Biaya-biaya produk dapat
kinerja yang dicapai oleh strategi diturunkan dengan mengubah
produk yang sudah berjalan. desain teknik, perbaikan
Informasi tersebut membantu produksi, biaya-biaya
perusahaan mengidentifikasi pasokan, dan peningkatan
kebutuhan produk baru dan di produktivitas pemasaran.
mana strategi produk yang ada 2. Perbaikan Produk
harus disesuaikan. Strategi Produk sering diperbaiki
produk mencakup keputusan- dengan mengubah ciri, mutu,
keputusan untuk setiap produk, dan gayanya. Banyak
lini produk, dan bauran produk. perusahaan mengalokasikan
Tindakan-tindakan lini produk sumber-sumber daya potensial
dapat berupa penambahan suatu untuk perbaikan produk
produk baru, mengurangi biaya, mereka secara reguler
memperbaiki produk, mengubah misalnya dengan ciri yang
strategi pasar dan melikuidasi unik yang merupakan salah
suatu produk. Sedangkan startegi satu cara untuk membedakan
bauran produk dapat mencakup suatu merek dari pesaingnya.
penambahan sebuah lini produk, Cara lain dengan membiarkan
menghapuskan suatu lini atau pembeli memilih ciri yang
mengubah prioritas lini produk. diinginkan dalam sebuah
produk. Ciri-ciri pilihan ini
Strategi Lini Produk. menawarkan pembeli dengan
Banyak dari produk- leluasa memilih suatu merek.
produk baru sebenarnya Perbaikan mutu merupakan
merupakan modifikasi dari strategi penting untuk
produk-produk yang telah ada. meningkatkan keunggulan
Sehingga perlu diidentifikasi bersaing, dimana suatu peru-
terhadap suatu produk agar sahaan melakukan mana-
perusahaan mengetahui perlunya jemen mutu total sebagai
melakukan perubahan strategi suatu strategi bisnis dasar.
terhadap produk yang sudah ada. Dalam perbaikan produk
Strategi yang dapat dilakukan selain ciri dan mutu yang
diantaranya yaitu : ditingkatkan oleh suatu
1. Penurunan Biaya perusahaan hal yang tak kalah
Rendahnya biaya akan pentingnya yaitu gaya yang
memberikan suatu menawarkan keunggulan ber-
keunggulan utama bagi saing yang penting untuk

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

produk-produk tertentu. atau mencoba menjual produk


Selain itu gaya mungkin dapat ke perusahaan lain.
merupakan cerminana mutu
dalam katagori produk. Strategi Bauran Produk
3. Perubahan Startegi Pemasaran Modifikasi suatu bauran
Beberapa perubahan dalam produk perusahaan merupakan
penargetan dan penentuan suatu perubahan penting dalam
posisi pasar seringkali strategi produk. Tujuan
merupakan hal yang penting mengubah bauran produk adalah
dalam daur hidup produk untuk :
tertentu. Masalah dan peluang 1. Meningkatkan tingkat
dapat mengarah kepada pertumbuhan perusahaan
penyesuaian strategi pasar 2. Menawarkan rentang
pada suatu tahap daur hidup produk secara lengkap
produk. kepada grosir atau
4. Penghapusan produk pengecer
Membuang suatu produk 3. Memperoleh kekuatan
bermasalah mungkin perlu pemasaran dan melakukan
dilakukan apabila strategi penghematan dalam
penurunan biaya, perbaikan distribusi, periklanan, dan
produk, atau peruabahan penjualan langsung.
bauran pemasaran tidak tepat. 4. Memantapkan posisi
Dalam menentukan produk merek yang ada
yang akan dibuang 5. Melakukan diversifikasi
manajemen harus guna menghindari
mempertimbangkan kriteria ketergantungan pada salah
kinerja disamping penjualan satu produk saja.
dan konstribusi laba yang Bauran produk diperluas
diberikan produk tersebut. melalui pengembangan internal
Eliminasi (pembuangan) dapat atau dengan membeli seluruh
terjadi pada tahap manapun perusahaan atau suatu lini
dalam daur hidup produk, produk.
kendati biasanya dilakukan
pada tahp perkenalan atau Analisis Daur Hidup Produk
penurunan. Manajemen dapat (Product Life-Cycle)
memutuskan untuk Siklus hidup produk atau
menghentikan produksi dan Product Life-Cycle (PLC) adalan
menghabiskan stok yang ada suatu konsep penting yang
memberikan pemahaman tentang

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

dinamika kompetitif suatu produk untuk mengembangkan strategi


(Kotler: 2003:306). Tahap-tahap pemasaran mngehadirkan
dalam daur hidup produk yaitu : beberapa masalah praktis, yaitu
1. Perkenalan (Introduction), seperti seorang manajer yang sulit
yaitu suatu periode mengenali tahap PLC yang telah
pertumbuhan penjualan yang dicapai produknya. Menunjuk
lambat saat produk dengan tepat kapan produk
diperkenalkan ke pasar. Laba berpindah ke tahap berikutnya
pada tahap ini belum dan menentukan berbagai faktor
diperoleh karena biaya yang mempengaruhi pergerakan
perkenalan produk sangat produk melawati tahap-tahap itu.
besar. Sebagian isu dalam analisis daur
2. Pertumbuhan (growth), yaitu hidup produk diantaranya yaitu :
suatu periode penerimaan 1. Menentukan lama dari tingkat
pasar yang cepat dan perubahan daur hidup produk
peningkatan laba yang besar. Menentukan tingkat
3. Kedewasaan (maturity), yaitu perubahan daur hidup produk
periode pertumbuhan merupakan hal yang penting
penjualan yang menurun karena perusahaan harus
karena produk telah diterima menyesuaikan strategi
oleh sebagian besar pembeli pemasarannya agar sesuai
potensial. Tingkat laba tetap dengan kondisi yang berubah.
atau menurun karena Daur hidup produk yang
pengeluaran pemasaran berubah dengan singkat dan
bertambah untuk cepat menuntut perubahan
mempertahan-kan produk strategi pemasaran didalam
menghadapi pesaing. suatu lingkungan yang
4. Penurunan (decline) yaitu dinamis.
periode ketika penjualan turun 2. Mengidentifikasi tahap daur
dan laba merosot. hidup produk yang ada
Konsep PLC dapat sekarang dan memilih strategi
diterapkan oleh pemasar sebagai produk yang sesuai dengan
kerangka kerja yang bermanfaat tahap tersebutTahap daur
untuk menggambarkan hidup produk mempunyai
bagaimana mekanisme produk dampak penting dalam hal
dan pasar bekerja. Namun semua aspek penargetan dan
penggunaan konsep plc untuk penentuan posisi. Empat tahap
meramalkan kinerja produk atau strategi dihadapi dalam

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

pergerakan daur hidup melewati tahap perkenalan,


produk yaitu tahap pertumbuhan, kedewasaan
perkenalan, pertumbuhan, dan penurunan yang
kematangan, hingga penurun- kemudian produk tersebut
an. mengalami penggantian
3. Mengantisipasi ancaman- produk yang melewati tahap-
ancaman dan menemukan tahap yang sama.
peluang-peluang untuk meru- 3. Produk, mungkin mengikuti
bah dan memperluas daur standar PLC atau salah satu
hidup produk bentuk yang lain.
Ancaman-ancaman yang 4. Produk bermerek (branded
dimiliki perusahaan dapat product), yaitu dapat memiliki
dihilangkan dengan PLC yang pendek atau
memanfaatkan peluang yang panjang, walaupun banyak
dimiliki perusahaan sehingga merek baru yang tidak dapat
dengan mengetahui ancaman bertahan.
dan peluang perusahaan
dapat menentukan strategi Strategi Harga
untuk mengubah ataupun Menurut Kotler dan
memperluas daur hidup Amstrong, (2001:73). Harga (price)
produk. adalah sejumlah uang yang harus
Siklus hidup produk ini dibayar oleh pelanggan untuk
dapat digunakan untuk memperoleh produk”. Cravens
menganalisis: (2003:377), berpendapat bahwa
1. Katagori produk (product harga mempengaruhi kinerja
category), yaitu memiliki siklus keuangan dan juga sangat
hidup yang paling panjang, mempengaruhi persepsi pembeli
banyak katagori produk dan menentukan posisi merek.
berada pada tahap mapan Harga menjadi suatu ukuran
untuk jangka waktu yang tak tentang mutu produk bila pembeli
terbatas, karena merek mengalami kesulitan dalam
tumbuh hanya pada tingkat mengevaluasi produk-produk
pertumbuhan populasi. yang kompleks.
2. Bentuk produk (product form), Penentuan harga
yaitu lebih mengikuti standar merupakan titik kritis dalam
PLC daripada katagori bauran pemasaran jasa karena
produk, biasanya produk yang harga menentukan pendapatan
berada pada bentuk produk dari suatu usaha/bisnis.
Keputusan penentuan harga

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

sangat signifikan di dalam bauran pemasaran. Tidak seperti


penentuan nilai/manfaat yang sifat-sifat produk dan komitmen
dapat diberikan kepada jalur distribusi, harga dapat
pelanggan dan memainkan berubah dengan cepat. Pada saat
peranan penting dalam gambaran yang sama, penetapan harga dan
kualitas dari jasa. Strategi persaingan harga adalah masalah
penentuan tarif dalam perusahaan utama yang dihadapi perusahaan.
penentuan tarif sebuah jasa akan Namun banyak perusahaan yang
menggunakan penentuan tarif tidak menangani harga dengan
premium pada saat permintaan baik. Kesalahan-kesalahan yang
sedang tinggi dan tarif diskon biasa terjadi adalah :
pada saat permintaan sedang 1. Penetapan harga terlalu
menurun. berorintasi pada biaya.
Dalam arti yang sempit 2. Harga tidak cukup direvisi
harga (price) adalah jumlah uang
yang dibebankan atas suatu untuk merefleksikan
produk atau jasa. Lebih luas lagi, perubahan pasar.
harga adalah jumlah dari seluruh 3. Penetapan harga yang tidak
nilai yang ditukar konsumen atas memperhitungkan elemen
manfaat-manfaat yang memiliki bauran pemasaran lainnya..
atau mengunakan produk atau 4. Harga yang tidak bervariasi
jasa tersebut. Dimasa lalu harga untuk produk yang dibuat.
telah menjadi faktor penting yang 5. Segmen pasar
mempengaruhi pilihan pembeli. 6. Tujuan pembelian yang
Hal ini masih berlaku dalam berbeda
negara-negara miskin, diantar
orang-orang miskin dan pada Beberapa faktor
produk-produk komoditas. mempenga-ruhi keputusan
Namun, faktor-faktor non harga manajemen mengenai bagaimana
telah menjadi lebih penting dalam harga akan digunakan dalam
perilaku memilih pembeli pada strategi pemasaran. Peran harga
saat ini. harga adalah satu-satunya dalam strategi pemasaran
elemen bauran pemasaran yang bergantung pada pasar sasaran,
menghasilkan pendapatan produk dan strategi distribusi
sementara elemen lainnya hanya yang dipilih. Langkah-langkah
mewakili harga. penting dalam memilih strategi
Harga juga salah satu penetapan harga untuk sebuah
elemen yang paling fleksibel dari produk atau mengubah suatu

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

strategi yang ada yaitu dengan menghindari intervensi


cara : menetapkan satu atau lebih pemerintah.
tujuan penetapan harga yang Tujuan penetapan harga
meliputi mendapatkan posisi berbeda-beda menurut faktor-
pasar, mencapai kinerja keuangan, faktor situasi yang ada dan
penentuan posisi produk, referansi manajemen. Berikut
merangsang permintaan, serta ini adalah beberapa contoh
mempengaruhi persaingan. tujuan penetapan harga :
Kemudian perlu dianalisis a. Mendapatkan posisi pasar:
situasi penetapan harga dengan contoh penggunaan harga
mempertimbangkan permintaan, rendah untuk
biaya, persaingan. Analisis ini mendapatkan penjualan
menunjukan fleksibilitas dan pangsa pasar.
penetapan atau pengubahan Pembatasan meliputi
harga. Berdasarkan hal ini dan perang harga dan
tujuan harga, strategi penetapan pengurangan atau
harga dipilih. Akhirnya penghapusan konstribusi
ditetapkanlah harga dan kebijakan laba.
tertentu untuk b. Mencapai kinerja
mengimplementasikan stretegi keuangan: harga-harga
tersebut. dipilih untuk membantu
Langkah-langkah penetapan pencapaian tujuan
harga keuangan seperti
Langkah-langkah penting konstribusi laba dan arus
dalam memilih strategi penetapan kas. Harga yang terlalu
harga untuk sebuah produk atau tinggi mungkin tidak
mengubah suatu strategi yaitu : dapat diterima oleh para
1. Tujuan penetapan harga pembeli.
Perusahaan menggunakan c. Penentuan posisi produk:
strategi harga adalah untuk harga dapat digunakan
mencapai beberapa tujuan, untuk meningkatkan citra
antara lain untuk mencapai produk, mempromosikan
hasil-hasil tertentu seperti kegunaan produk,
penjualan, pangsa pasar, dan meciptakan kesadaran,
laba. Untuk penetrasi pasar dan penentuan posisi
atau posisi, dalam mencapai lainnya.
fungsi-fungsi tertentu d. Merangsang permintaan
misalnya penetapan harga harga: digunakan untuk
promosi atau untuk

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

mendorong para penjual terhadap harga-harga


mencoba produk baru atau alternatif.
membeli merek yang ada b. Penentuan biaya produk,
ketika penjualan sedang dimana pihak perusahaan
lesu. didalam mengambil
e. Mempengaruhi keputusan penetapan
persaingan: tujuan harga harus memiliki
penetapan harga mungkin informasi tentang biaya
untuk mempengaruhi para yang akan dikeluarkan
pesaing yang ada atau dalam membuata suatu
calon pembeli. produk seperti
menganalisis strategi biaya
2. Menganalisis situasi produksi dan distribusi
penetapan harga produk yang akan
Adalah hal yang penting memberikan dampak
dalam mengevaluasi ide-ide volume terhadap biaya,
produk baru, dalam jika perusahaan mampu
mengembangkan strategi uji menganalisis biaya-biaya
pemasaran, dan dalam tersebut maka dia
memilih strategi perkenalan memiliki keunggulan
secara nasional. Analisis ini bersaing untuk
juga penting bagi produk- memposisikan produknya
produk yang mengalami dalam harga tinggi
perubahan dalam pasar dan ataupun rendah.
lingkungan persaingan atau c. Analisis pesaing, setiap
modifikasi strategi pemasaran strategi harga pesaing di
terhadap daur hidup produk. evaluasi untuk
Analisis penetapan harga ini menentukan : (1)
meliputi : perusahaan mana yang
a. Kepekaan pasar produk merupakan pesaing yang
terhadap harga. Yaitu paling langsung atau
dimana suatu perusahaan aktual dan potensial untuk
harus melihat tantangan sasaran pasar, (2)
penentapan harga dalam bagaimana perusahaan-
suatu industri baru dengan perusahaan yang bersaing
mengestimasi bagaimana di posisikan pada basis
tanggapan pembeli harga relatif dan
sejauhmana harga

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

digunakan sebagai suatu yang besar menuntut


bagian aktif dari strategi rentang yang lebih besar
pemasaran, (3) sejauhmana dari strategi yang
keberhasilan strategi harga mungkin. Pemilihan suatu
setiap pemasaran, (4) strategi harga didalam
bagaimana reaksi para kesenjangan itu
pesaing untuk mengubah dipenmgaruhi oleh strategi
strategi harga. persaingan baik sekarang
Keberhasilan strategi maupun dimasa yang akan
harga pesaing biasanya datang dan juga oleh
diukur menurut kinerja pertimbangan hukum dan
keuangannya. etika.
d. Penilaian terhadap b. Memutuskan bagaimana
hambatan-hambatan memposisikan harga
hukum dan etika, dikaitkan dengan biaya,
hambatan hukum memposisikan disini
merupakan pengaruh yang adalah bagaimana
penting terhadap menetapkan seberapa
penetapan harga barang tinggi harga yang harus
dan jasa dalam banyak dikenakan pada sebuah
lingkungan kerjasama produk baru didalam
dagang nasional dan merek fleksibilitas.
regional yang berbeda. Perusahaan-perusahaan
3. Memilih strategi penetapan dapat menggunakan suatu
harga harga yang lebih rendah
Strategi ini memberikan dengan tujuan volume
informasi yang sangat bangunan dan posisi pasar
berguna untuk memilih atau manajemen dapat
strategi penetapan harga. Ada menetapkan suatu harga
beberapa hal yang perlu tinggi untuk menghasilkan
dipertimbangkan seperti : margin harga yang besar.
a. Menentukan fleksibilitas Strategi yang dapat
harga yaitu jarak harga dilakukan yaitu strategi
diantara permintaan dan penetrasi dan strategi
biaya mungkin kecil atau skimming.
besar. Kesenjangan kecil c. Memilih strategi bersaing
menyederhanakan suatu dan penentuan posisi,
keputusan, kesenjangan Pemilihan strategi harga

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

tergantung pada dapat dilakukan dalam


bagaiamana manajemen teknik ini adalah metode
memutuskan untuk yang berorientasi pada
menetapkan harga produk biaya yang menggunakan
dikaitkan dengan biaya produksi dan
persaingan dan apakah pemasaran produk sebagai
harga memegang peran dasar penentuan harga.
aktif atau pasif didalam Serta metode yang
program pemasaran. berorientasi pada
Strategi sangat aktif yaitu permintaan dan metode
digunakan untuk merek- yang berorientasi pada
merek bergengsi yang persaingan.
mencari pengaruh, b. Penetapan kebijakan dan
sedangkan strategi kurang strategi kebijakan harga, Harga
aktif dapat menimbulkan merupakan titik sentral dalam
perang harga. Strategi strategi penentuan posisi
pasif rendah digunakan perusahaan yang didukung
oleh pabrikan yang dengan pertumbuhan dan kinerja
produk-produknya keuangan. Suatu kebijakan
mempunyai ciri-ciri biaya penetapan harga dapat mencakup
yang lebih rendah pertimbangan diskon, kemudahan
dibanding dengan para pengembalian, dan pedomana
pemasok lainnya. kerja lainnya. Kebijakan
merupakan landasan pelaksanaan
4. Menentukan harga dan dan pengelolaan strategi
kebijakan khusus penetapan harga. Di samping hal
Didalam strategi ini dapat tersebut pihak perusahaan perlu
dilakukan dengan menentukan struktur penetapan
diantaranya yaitu : harga, hal ini berkaitan dengan
a. Penetapan harga khusus, bagaimana setiap butir didalam
diperlukan untuk lini produk harga dihubungkan
menetapkan suatu harga dengan yang lain, produk-produk
khusus untuk setiap butir yang ada kemungkinan ditujukan
produk atau memberikan pada pasar sasaran yang sama
suatu metode perhitungan atau kelompok-kelompok
harga untuk suatu pengguna akhir yang berbeda
transaksi antara pembeli oleh sebab itu dasar penentuan
dan penjual. Metode yang strategi harga ini h harus dipilih

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

ada yang berorientasi pada pasar


dan faktor-faktor persaingan dan Pendekatan Model Analisis
juga ada yang berorientasi pada Strategi Lini Produk dan Bauran
perbedaan biaya produksi tiap Produk
butir barang.

Gambar 2
Strategi Lini Produk Dan Bauran Produk

Perbaikan
Produk

Mengubah
Pengurangan
Strategi
Biaya
Pemasaran

STRATEGI
LINI
PRODUK

Menambah Produk Menghapuskan


Baru Produk-Produk
Khusus

STRATEGI
BAURAN
PRODUK

Menambah
Lini Produk Menghapuskan
Lini Produk

Mengubah
Prioritas Lini
Produk

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

Tahapan Dalam Daur Hidup Produk

Pertimbangan Strategi
TIPE-TIPE STRATEGI MEREK
Pemasaran

Pemposisian
Pengembangan Penguatan Modifikasi
Tipe Ulang
Merek Merek Merek
Merek

Mempersiapkan
Menetapkan Memperluas Mencari segmen
Tujuan untuk masuk
posisi pasar pasar target pasar baru
kembali

Menyesuaikan
Strategi Menjamin mutu Mengidentifika Memodifikasi
ukuran, warna
Produk produk si kelemahan ciri-ciri
dan kemasan

Menggunakan
Mendidik
Tujuan Membangun Menyediakan perbandingan
tentang
Periklanan kesadaran merek Informasi agar berbeda
perubahan
dari pesaing

Menentukan
Membangun Mempererat
Mempertahanka ulang dan
Distribusi jaringan dan antar
n Distribusi menyampaikan
distribusi hubungan
versi baru

Strategi
Memenuhi Menggunakan Mempertahanka
Harga peluncuran atau
Persaingan Transaksi Harga n harga
penetrasi

Tahapan
dalam Perkenalan Pertumbuhan Kematangan Ditinggalkan
daur hidup

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

Strategi Harga untuk produk lama dan baru

Gambar 3
Strategi Harga Untuk Produk Lama Dan Baru

Menetapkan Tujuan
Penetapan Harga

Menganalisis Situasi
Penetapan Harga

Memilih Strategi
Penetapan Harga

Menentukan Harga dan


Kebijakan Khusus

software yang merupakan


PEMBAHASAN komponen-komponen yang
Profil Perusahaan terpenting dalam komputer.
Selama 35 tahun, Intel Produk-produk ini digunakan
Corporation telah membangun oleh pelanggan-pelanggan
revolusi dalam bidang komputer industri untuk mengciptakan
dan internet yang telah mengubah sistem komunikasi dan
dunia. Pada tahun 1968 Intel komputerisasi yang handal.
Corporation berhasil menciptakan
produk memori semikonduktor, Intel adalah pemimpin
Intel memperkenalkan kepada dalam industri semikonduktor
seluruh dunia Microprosesor dan teknologi serta memiliki
pertamakalinya pada tahun 1971. kekuatan dalam menghadapi
Saat ini, Intel mensuplai chips, persaingan dalam skala operasi,
board, systems dan perakitan terutama dengan memiliki
beberapa pabrik dan konsisten

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

dalam perluasaan pasar Pada tahun 2003, Intel


worldwide. Intel memiliki fasilitas menghabiskan biaya sebesar $ 4.4
11 pabrik dan enam tempat untuk milyar untuk bidang penelitian
perancangan dan test bagi fasilitas dan pengembangan.
worldwide. Pada pabriknya
Pengembangan teknologi
tersebut Intel memproduksi
silikon yang memiliki perusahaan membuat Intel
kemampuan yang tinggi bagi berbeda dari para pesaingnya dan
komponen-komponen mikropro- mempersiapkan fondasi bagi
sesor, chipset dan flash memory. pertumbuhan perusahaan. Intel
Setelah memproduksi silikon yang membangun bagian penelitian
merupakan inti produk Intel untuk meneliti cara kerja
kemudian Intel mengirim produk produknya dengan tenaga-tenaga
tersebut ke tempat perancangan ahli yang terampil sehingga
dan fasilitas test untuk mencoba
mereka benar-benar mengetahui
pada mikroprosesor dan apabila
berfungsi dengan baik baru keunggulan-keunggulan yang
kemudian siap untuk dipasarkan. ingin diciptakan perusahaan
melalui produk-produknya.
Pada tahun 2003 Intel Laboratorium Intel, merupakan
menghabiskan biaya sebesar $ 3,7 hal pokok dari bidang penelitian
milyar dalm investasi dan pengembangan dimana
permodalan untuk membantu terdapat sekitar 7,000 peneliti dan
membangun perusahaan dalam ilmuan yang berasal dari berbagai
hal kapasitas produksi dan negara.
efisiensi perusahaan. Dimana Intel
berhasil mengkonversi bentuk e-Business
silikon dari 200 mm silicon
menjadi 300 mm silicon. Pabrik Misi dari Intel yaitu
pembuat chip ini mengeluarkan menjadi perusahaan yang
biaya bagi bentuk 300 mm lebih mendunia, sehingga perusahaan
rendah 30 % dibandingkan 100% memusatkan perhatian pada
dengan memproduksi bentuk tanggung jawab kerja, inovasi
yang 200 mm. Pada akhir tahun produk untuk menciptkan
2004, empat pabrik akan keuntungan. Perusahaan
memproduksi silikon dengan menciptakan sarana dan
ukuran 300 mm . prasarana untuk pengembangan
produk dan teknologi. Dimana
Penelitian dan Pengembangan Intel menggunakan sarana
internet mulai dari pemesanan

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

material bagi produknya sampai • Motherboards, yang


kepada sistem pembayaran merupakan kombinasi
produknya, dimana lebih dari mikroprosesor Intel dan
60% pemesanan material dan 80% chipset untuk membentuk
pemesanan produk oleh suatu subsistem kunci dari
konsumen diproses secara PC ataupun server
elektronik.
Jaringan dan Komunikasi :
Produk dan Jasa Utama
Mikroprosesor atau sering • Microchips digunakan
disebut juga sebagai otak central dalam suatu sistem dalam
processing units (CPUs) seringkali lalu lintas informasi untuk
dilukiskan sebagai pusat proses mengirimkan dan
dari suatu komputer, karena alat menerima informasi secara
ini merupakan pengendali utama langsung melalui jaringan
dari proses pengolahan data pada internet perusahaan.
personal computer, servers, • Perangkat yang
workstations, dan perangkat menggunakan jaringan
komputer lainnya. dan perlatan yang
melengkapi untuk
Sistem Usaha dan Personal berkomunikasi di internet,
Computer( PC): pada jaringan lokal
maupun perangkat
• Microchips digunakan komputer di rumah.
pada perangkat teknologi • Perangkat keras
dengan daya (hardware) dan perangkat
(kemampuan) serta nilai lunak (software) untuk
daya yang tinggi juga pada kapasitas yang tinggi,
mobile PC, PC tablet, dan penyebaran jaringan yang
digunakan pada jaringan cepat.
dan workstation dengan • Produk jaringan tanpa
level yang tinggi. kabel bagi perumahan dan
• Chipsets, merupakan alat bisnis.
pelaksana fungsi • Komponen-komponen
matematik yang penting perangkat keras (
yang terdapat pada CPU hardware) yang
bagi komputer, server dan berkapasitas tinggi serta
workstations.

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

penyebaran jaringan yang 1. Analisis Lingkungan


cepat. Eksternal (Analisis
• Microchip yang didesain Peluang dan Ancaman)
untuk membangun fungsi- Secara umum suatu unit
fungsi spesifik pada bisnis perlu
perangkat-perangkat memperhatikan faktor
seperti printer laser, kunci macroenviromental
jaringan telepon selular forces (demografi,
dan jaringan komunikasi ekonomi, teknologi, legal,
lainnya. politik, dan sosial budaya)
dan pelaku lingkungan
Komunikasi Wireless dan mikro yang signifkan
komputer: (customers, competitors,
distributors, dan suppliers)
• Pemakaian prosesor, yang pengaruhnya
dimana berfungsi untuk terhadap kemampuan
memproses data seperti meraih laba dan
kalender, program e-mail, kelangsungan hidup
sebagai penambah daya perusahaan. Tujuan utama
pada komunikasi nirkabel menganalisis lingkungan
dan telepon seluler. untuk menemukan
• Baseband chipsets, yang peluang pasar yang baru
merupakan pemabah dan mengidentifikasi
komunikasi fungsi suara ancaman/hambatan
which bagi perangkat potensial bagi perusahaan.
komunikasi tanpa kabel 2. Analisis Lingkungan
dan telepon selular. Internal (Analisis
• Flash memory, untuk Kekuatan dan Kelemahan)
menyimpan data ketika Beberapa aspek
perangkat komputer lingkungan internal yang
dimatikan. pelu mendapat perhatian
melalui pendekatan
ANALISIS PERUSAHAAN fungsional khususnya
Analisis SWOT aspek manajemen
Evaluasi keseluruhan pemasaran, meliputi hal-
kekuatan, kelemahan, peluang, hal seperti product
dan ancaman disebut analisis development, harga jual,
SWOT : inovasi teknologi, market

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

research, dan saluran peluang dan tantangan yang


distribusi serta aspek- dihadapi perusahaan, khususnya
aspek lainnya. dalam bidang pemasarannya.
Analisis ini bertujuan untuk
Analisis terhadap keadaan mengetahui strategi pemasaran
Intel Corporation menggunakan apa yang harus diterapkan oleh
analisis TOWS, bertujuan untuk perusahaan agar mampu bersaing
mengetahui keadaan perusahaan dalam industri chips komputer.
pada saat sekarang ini dengan
melihat kekuatan, kelemahan,

Tabel 1
Kerangka Matriks Analisis TOWS

Strength Weaknessses
1. Unggul dalam 1. Kurang memiliki
product keahlian dalam
development dan bidang diluar bisnis
manufacturing. intinya
2. Kemampuannya 2. Kurang dapat
selalu selangkah menilai pasar
lebih maju dari 3. Keterbatasan
pesaingnya. pengetahuan
3. Monopoli mengenai produk
Perusahaan. yang dibutuhkan
4. Inovasi teknologi konsumen
yang menciptakan 4. Kurangnya
produk berkualitas kerjasama dengan
5. harga jual relatif perusahaan lainnya
rendah dalam
6. Memiliki saluran mengembangkan
distribusi yang lebih produk.
luas dibandingkan
dengan pesaing (5
saluran distribusi)
Opportunities Strength Weaknesses
1. Semakin Opportunities Opotunities.
berkembangnya ƒ Melakukan riset ƒ Menciptakan

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

era digitalisasi mengenai teknologi produk-produk


2. kebutuhan akan informasi yang yang sesuai dengan
teknologi sedang kebutuhan
informasi yang berkembang konsumen
semakin meluas ƒ Meningkatkan
3. Pangsa pasar ƒ Mempromosikan pengetahuan para
yang potensial Intel dan produk- keayawan dengan
produknya pada sistem pelatihan
konsumen dan
distributor.
Threatment. Strength Threatment Weaknesesses
1. Persaingan ƒ Menginvestasikan Threatment
yang sangat modal ƒ Melakukan
ketat dengan ƒ Mengembangkan kerjasama dengan
perusahaan- produk baru perusahaan lain
perusahaan ƒ Memperluas untuk membuat
sejenis segmen baru yang produk yang
2. Munculnya sesuai dengan needs unggul
Pesaing- and wants customers ƒ Membuat hak
pesaing baru paten bagi produk-
yang telah produknya
berpengalaman
3. Tuntutan dari
pasar yang
terus berubah

MATRIKS IFAS – EFAS


FAKTOR STRATEGIS
INTERNAL BOBOT RATING SKOR
KEKUATAN
1. Unggul dalam Product
development dan 0.10 9 0,9
manufacturing.
2. Kemampuannya selalu
selangkah lebih maju dari 0.10 8 0,8
pesaingnya.
3. Monopoli Perusahaan. 0.10 7 0,7

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

4. Inovasi teknologi yang


menciptakan produk 0.05 7 0,35
berkualitas
5. Harga jual yang relatif rendah 0,10 7 0,7
6. Memiliki saluran distribusi
yang lebih luas dibandingkan
0,05 6 0,3
dengan pesaing (5 saluran
distribusi)
KELEMAHAN
1. Kurang memiliki keahlian
dalam bidang diluar bisnis 0.20 1 0.20
intinya
2. Kurang dapat menilai pasar 0.10 1 0.10
3. Keterbatasan pengetahuan
mengenai produk yang 0.10 2 0.20
dibutuhkan konsumen
4. Kurangnya kerjasama dengan
perusahaan lainnya dalam 0.10 2 0.20
mengembangkan produk.
TOTAL 1 4,45

FAKTOR STRATEGIS
BOBOT RATING SKOR
EKSTERNAL
PELUANG
1. Semakin berkembangnya era
0.15 8 1,2
digitalisasi
2. Kebutuhan akan teknologi
0.20 8 1,6
informasi yang semakin meluas
3. Pangsa pasar yang potensial 0.15 7 1,05
ANCAMAN
1. Persaingan yang sangat ketat
dengan perusahaan-perusahaan 0.20 1 0,20
sejenis
2. Munculnya Pesaing-pesaing
0.15 1 0.15
baru yang telah berpengalaman

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

3. Tuntutan dari pasar yang terus


0.15 2 0.30
berubah
TOTAL 1 4,5

Gambar 4
Bentuk Matriks GE

EXTERNAL

9 6 3 0

GROWTH GROWTH RETRENCHTMENT


Konsentrasi melalui Konsentrasi melalui Turnaround
integritas vertikal integritas horozontal I
6 N
GROWTH
Konsentrasi T
RETRENCHTMENT
melalui integritas E
STABILITY Captive
horizontal
HATI-HATI Company atau R
STABILITY
Divestment N
Tak ada perubahan
profit strategi A
GROWTH
L
GROWTH Diversifikasi RETRENCHTMENT
Diversifikasi - Terpusat Bangkrut atau
3
- Konglomerasi Likuidasi

Pembahasan Matrik TOWS kembang pada semua atau


Intel berada pada hampir pada semua sumber
posisi Strategi Pertumbuhan daya yang sejenis. Secara
Konsentrasi, yang ditunjukkan Internal Intel dalam mengatasi
pada matrik TOWS di atas. persaingannya yaitu dengan
Posisi tersebut menunjukkan cara segmen pasarnya
bahwa perusahaan diperluas untuk mengurangi
berkonsentrasi dan bertumbuh potensi persaingan melalui

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

penciptaan dan inovasi melakukan kerjasama dengan


produk. perusahaan lain yang
Hal yang dilakukan berperan sebagai pemakai dari
Intel adalah dengan membidik produk Intel seperti LG yang
segmen pasar dengan semua menggunakan chip untuk CPU
golongan artinya baik segmen yang diproduksinya.
bawah maupun segmen atas.
Karena produk yang Analisis Sasaran Pemasaran
dihasilkan oleh Intel sudah (Ansoff)
beragam. Strrategi Eksternal
yang dilakukan Intel, yaitu
Gambar 5
Matriks Ansoff

Peningkatan Kebaruan Teknologi

PRODUK
Yang Ada Baru
Yang

PENETRASI PASAR PENGEMBANGAN


(PeP) PRODUK
PASAR

(PbP)

PERPANJANGAN DIVERSIFIKASI
(Memoerluas) PASAR (DIV)
(PJP)
Baru
Ada

Peningkatan
Kebauran Pasar

Penjelasan Matriks Ansoff: Sasaran pemasaran (Marketing


Matriks Ansoff adalah objectives) adalah seleksi
sarana yang sangat membantu komitmen kuantitatif dan kulitatif
bagi Intel Coorpotarion dalam pemasaran, yang dinyatakan
menetapkan sasaran pemasaran. dalam bentuk standar kinerja
Situasi bersaing yang dilakukan untuk suatu periode operasi atau
Intel dapat dilihat dengan dua kondisi tertentu untuk dicapai
dimensi, yaitu produk dan pasar. dalam tenggang waktu yang

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

diberikan. Standar kinerja lebih berkembang karena Intel


biasanya dinyatakan dalam memasuki pasar-pasar baru atau
bentuk volume penjualan dan memperluas pasar, yaitu tidak
beberapa macam ukuran hanya menetapakan pasar
kemampuan laba, dan kondisi komputer tetapi menetapkan
yang dicapai merupakan sasaran pada pasar konsumen
persentase pangsa pasar dan hal yang lebih luas yaitu dengan
tersebut dapat dianalisis dengan target konsumen dari mulai
menggunakan matriks Ansoff. pelajar, pekerja, bahkan pada
Matriks ini akan menunjukkan instansi-instansi, karena produk-
posisi persaingan yang dilakukan produk hasil pengembangan
oleh Intel dengan melihat produk tersebut adalah produk yang
yang dijual dan kepada siapa dibutuhkan oleh berbagai pihak.
produk tersebut dijual (Pasar). Intel Corporation dalam
Kedudukan Intel dalam menetapkan sasarannya dapat
menetapkan sasaran memperhatikan tiga elemen
pemasarannya adalah dengan penting yang dapat dijadikan
memilih strategi peningkatan sebagai tolak ukur penetapan
kebauran teknologi dengan sasaran yang jelas, yaitu perlu
menggembangkan produk yang memperhatikan:
ada pada peningkatan kebauran • Ciri-ciri khusus yang dipilih
pasar baru. Artinya Intel sebagai ukuran keefisienan.
memanfaatkan produk yang • Alat ukur atau skala yang
sudah di produksi sebelumnya digunakan untuk mengukur
yaitu PC (Personal Computer) dan ciri-ciri khusus.
Server, dengan membuat Chip-chip • Nilai-nilai tertentu pada skala
yang diciptakan semakin canggih, yang ingin dicapai
sehingga produk-produk tersebut perusahaan.
memiliki kualitas dan fungsi yang Analisis Pendekatan Masalah
lebih baik, dan hal tersebut Strategi Lini Produk pada Intel
merupakan kebutuhan dan Corp.
keinginan konsumen di masa Produk Chip dan Server
sekarang. Produk-produk yang adalah produk inti yang
ada tersebut dibuat dalam bentuk dikeluarkan oleh Intel Corporation
lain tetapi masih dalam satu lini, dimana dalam strategi lini produk
yaitu PC dan Server, yaitu seperti ini, perusahaan melakukan
Chip pada Handphone, Television. langkah-langkah perbaikan lini
Hal tersebut menjadikan Intel produk, hal ini terjadi pada chip

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

itanium yang beberapakali potongan pasar lumayan besar,


mengalami kegagalan yaitu yaitu pangsa pasar yang lebih
dengan menambah kekuatan dari besar dibandingkan dengan
chip yang diproduksinya hal ini pesaingnya.
dilakukan untuk Strategi bauran produk
mempertahankan dominasinya juga dilakukan dengan
disektor server. Seperti pada menambah dengan lini produk
produk chip komputer yang baru dimana Intel berencana
awalnya diproduksi Pentium I menggulirkan sebuah chip yang
kemudian mengalami inovasi- didasarkan pada sebuah teknologi
inovasi baru hingga sampai bernama Wimax, yang dapat
sekarang diproduksi Pentium V. digunakan untuk mengantarkan
Intel juga berusaha untuk akses internet nirkabel
memulai perang harga jika berkecepatan tinggi ke seluruh
pesaing utamanya yaitu AMD kota dengan harga sekitar $
lebih unggul dalam menarik 100.000.
pelanggan corporate. Strategi Daur Hidup Produk
Intel melebarkan sayapnya (Product life-cycle)
juga kesektor selain chip komputer Intel Corporation berada
dengan membuat semi konduktor pada pada tahap kedewasaan
bagi berbagai produk baru mulai yaitu tahap dimana pada suatu
dari Pemutar Video Jinjing, titik kondisi perusahaan pada
hingga TV Layar Datar (gambar tingkat pertumbuhan penjualan
7). Produk ini pada gilirannya produk semakin melambat, tahap
diharapkan mendongkrak bisinis ini biasanya akan berlangsung
PC dan Server Inti Intel. lebih lama dari pada tahap-tahap
Strategi Bauran Produk sebelumnya. Intel Corporation
Intel melakukan berada pada fase kedewasan
penambahan produk baru yang menurun (decading maturity), yaitu
memiliki standar kualitas yang tingkat penjualan absolut mulai
lebih baik dari produk menurun dan pelanggan mulai
sebelumnya yaitu seperti pada beralih pada produk lain dan
produk TV Layar Datar dimana subtitusinya. Perlambatan tingkat
Intel mengembangkan prosesor pertumbuhan penjualan
untuk mengurangai sinyal TV mengakibatkan kelebihan
yang dapat membuat harga kapasitas dalam industri.
sebagian layar datar menjadi Kelebihan kapasitas ini
setengah pada tahun ini. Hal ini mendorong ketatnya persaingan.
dapat membuat Intel memperoleh Para pesaing bertarung untuk

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

menemukan dan memasuki perusahaan kurang


tempat yang sesuai (niche). memahami keinginan pasar
Dimana sering melakukan dan persiapan yang lebih baik
penurunan harga, dan untuk bersaing dalam pasar
meningkatkan iklan dan baru jika dilihat dari tingkat
perdagangan serta transaksi penjualan yang menurun,
konsumen, meningkatkan serta laba yang menurun. Dan
anggaran untuk mengembangkan kemajuan ekonomi menjadi
perbaikan produk dan perluasan penyebab lemahnya kondisi
lini produk. Dalam tahap ini Intel Corporation sehingga
banyak perusahaan-perusahaan terjadi persaingan yang
industri yang mengalami semakin ketat dalam industri
kemunduran dan persaingan ini. oeh sebab itu perusahaan
semakin ketat, yang pada ini mengembangkan
akhirnya industri ini hanya produknya dengan
terdiri dari para pesaing yang menyakinkan bahwa chip yang
kokoh yang keinginan dasarnya diproduksi memiliki teknologi
adalah memperoleh keuntungan dan sistem yang lebih canggih
kompetitif. bila dibandingkan dengan
Strategi Pemasaran pada produk yang diproduksi oleh
Tahap Dewasa adalah dimana perusahaan pesaing lainnya.
Intel Corporation mengambil b. Memasuki segmen baru,
tindakan dalam meninggalkan Perusahaan ini berusaha
produk-produk mereka yang melakukan terobosan-
kurang kuat, mereka memilih terobosan dengan
untuk mengkonsentrasikan menciptakan produk-produk
sumber daya mereka pada produk baru atau memodifikasi
yang lebih menguntungkan dan produk dan memperluas pasar
pada produk baru, yaitu dengan sasarannya, dimana Intel
menetapkan beberapa strategi berusaha menciptakan chip-
yaitu dengan Modifikasi Pasar, chip bagi berbagai pasar
dilakukan dengan: elektronik konsumen, piranti
a. Mengubah orang yang bukan genggam, nir kabael, dan
pemakai, yaitu Intel perlengkapan komunikasi
Corporation yang dimana bahkan peralatan medis. Oleh
dalam pemasaran produknya sebab itu Intel memiliki
saat itu mengalami kegagalan. segmen pasar mulai dari kelas
Hal ini dikarenakan ekonomi bawah, menengah

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

dan atas. Dengan memposisikan dirinya berbeda


pertimbangan harga-harga dari para pesaingnya dengan
yang dijual pada produk- menggunakan distribusi yang
produknya menjangkau baik dan harga yang minim.
semua kelas ekonomi
konsumennya. Strategi Harga
c. Memenangkan pelanggan Strategi penetapan harga
pesaing, Intel melakukan yang dilakukan oleh Intel adalah
kerjasama dengan berbagai memusatkan perhatiannya pada
pihak agar produknya dikenal kondisi eksternal (tindakan
oleh masyarakat dunia, pesaing dan peluang untuk
dengan mengadakan memperoleh keunggulan
kerjasama pada distributor- bersaing) dan internal.
distributor dan perusahaan Situasi penetapan harga
industri yang bergerak dalam yang dilakukan oleh Intel yaitu :
bidang komputer, handphone a. Menentukan atau menetapkan
dan lain-lain yaitu konsumen harga produk baru yaitu
pengguna chip. penetapan harga lebih rendah
Strategi di atas didukung dibandingkan dengan harga
dengan usaha Intel yang sebelumnya.
menginvestasikan sekitar $2 b. Mengevaluasi kebutuhan
Millyar dalam segala hal mulai untuk menyesuaikan harga
dari desain chip hingga pemasaran karena adanya kekuatan
guna masuk ke pasar baru dimana eksternal dan perubahan
pendapatan Intel dari pasar yang dalam daur hidup produk.
baru sebesar $4,4 Milliar, c. Mengubah strategi penentuan
diperkirakan akan naik sebesar posisi yang mensyaratkan
$10 Millyar. Sehingga setelah modifikasi terhadap strategi
perusahaan menciptakan produk- harga yang sekarang, yaitu
produk baru jika dilihat dari daur penentuan target sasaran pada
ulang produknya perusahaan semua kalangan.
berada pada tahap kematangan, d. Menanggapi tekanan-tekanan
dimana Intel telah mencari dari perang harga dan
segmen pasar yang baru yaitu ancaman-ancaman persaingan
konsumen para pengguna lainnya, seperti persaingan
teknologi digital, dan telah dari perusahaan AMD, IBM
menyesuaikan manfaat yang ingin dan lain-lain.
didapat oleh konsumen, dan telah Faktor-faktor yang melatar
belakangi dalam penetapan harga

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

yang dilakukan oleh Intel yang sudah di produksi


Corporation, yaitu: sebelumnya yaitu PC
1. Faktor-faktor internal (Personal Computer) dan
Yaitu, yang mempengaruhi Server, dengan membuat
penetapan harga meliputi Chip-chip yang diciptakan
tujuan pemasaran semakin canggih.
perusahaan, strategi bauran 3. Strategi Lini Produk yang
pemasaran, dan organisasi dilakukan oleh Intel
perusahaan. Corporation yaitu dengan
2. Faktor-faktor eksternal melakukan langkah-
Yaitu, yang mempengaruhi langkah perbaikan lini
keputusan penetapan harga produk, serta
meliputi sifat penawaran pengurangan biaya dan
dan permintaan, persaingan, menambah produk baru
dan elemen-elemen dengan membuat semi
lingkungan lainnya. konduktor bagi berbagai
produk baru mulai dari
Pemutar Video Jinjing,
KESIMPULAN DAN SARAN hingga TV Layar Datar.
Kesimpulan Produk ini pada gilirannya
1. Intel berada pada posisi diharapkan mendongkrak
Strategi Pertumbuhan bisinis PC dan Server Inti
Konsentrasi, yang Intel.
ditunjukkan pada matrik 4. Dalam strategi bauran
TOWS. Intel Corporation produk Intel melakukan
berkonsentrasi dan penambahan produk baru
bertumbuh kembang pada yang memiliki standar
semua atau hampir pada kualitas yang lebih baik
semua sumber. dari produk sebelumnya
2. Intel menetapkan sasaran yaitu seperti pada produk
pemasarannya dengan TV Layar Datar dimana
memilih strategi Intel mengembangkan
peningkatan kebauran prosesor untuk
teknologi dengan mengurangai sinyal TV
menggembangkan produk yang dapat membuat
yang ada pada harga sebagian layar datar
peningkatan kebauran menjadi setengah pada
pasar baru. Artinya Intel tahun ini.
memanfaatkan produk

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

5. Pada mulanya Intel 2. Bagi Intel Corporation,


Corporation berada pada yaitu jika akan membuat
pada tahap penurunan, suatu produk baru harus
dimana dalam pemasaran mempelajari terlebih
produknya mengalami dahulu market dan
kegagalan. Tetapi segmen yang menjadi
kemudian Perusahaan ini sasaran, sehingga saat
berusaha melakukan produk dipasarkan,
terobosan-terobosan produk tersebut dapat
dengan menciptakan respon yang baik di
produk-produk baru dan pasaran. Dan lebih
memperluas pasar memperhatikan pada
sasarannya, Sehingga kebutuhan dan keinginan
setelah perusahaan konsumen, serta
menciptakan produk- menyusun strategi awal
produk baru jika dilihat yang baik untuk
dari daur ulang mendapatkan hasil yang
produknya perusahaan memuaskan.
berada pada tahap
kematangan. DAFTAR PUSTAKA
6. Strategi Harga yang Cravens, David W., (2003),
dilakukan oleh Intel Strategic Marketing, Mc
Corporation adalah GrawHill.
memusatkan perhatiannya
pada kondisi eksternal David, R. Fred., (2000), Concepts
(tindakan pesaing dan in Strategic Management,
peluang untuk 8th edition, Prentice Hall
memperoleh keunggulan College.
bersaing) dan internal.
Kotler & Armstrong, (2001),
Saran Principle of Marketing,
1. Bagi Perusahaan- New Jersey, Prentice Hall
perusahaan microprocessor, Inc.
yaitu untuk lebih
memperhatikan kualitas, Kotler, Philip, (2003), Marketing
harga dari produk yang Management 11th edition,
sesuai dengan keinginan New Jersey, Simon &
dan kebutuhan pasar. Schuster Company

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

J. Paul Peter & Jerry C. Olsen


(1996) Consumer Behavior
and Marketing Strategy,
Richard-Irwin USA.

Hooley, Graham, Saunders, John


dan Piercy, Niegel, (2004),
Marketing Strategy and
Competitive Positioning,
Third Edition, Prentice Hall.

Sumber Majalah :

Cliff Edwards, (2004, Maret),


Ambisi Intel, Business
Week, No 04, Hal 44.

Bruce Einhorn, (2003, Oktober),


Mendaki Tangga
Teknologi Dunia, Business
Week, No 18, Hal 16.

Manjeet Kripalani dan Pete


Engardio, (2003,
Desember), Kebangkitan
India , Business Week, No
26-28, Hal 46

ISSN 1411-0776
JURNAL DIKTA EKONOMI Vol 3 No. 2 Agustus 2006

ISSN 1411-0776