Anda di halaman 1dari 21

BIAYA KUALITAS

1.
Selama 2003 dan 2004, Hunington Company melaporkan penjualan $6,000,000 untuk masingmasing tahun. Hunington mendaftar biaya-biaya kualitas yang terjadi selama 2 tahun tersebut dan
diasumsikan perubahan pada biaya kualitas terjadi karena adanya program perbaikan kualitas.
2003 (dalam $) 2004 (dalam $)
Tinjau ulang rancangan IFC
150,000
300,000
Kerja ulang komponen IFC
200,000
100,000
Inspeksi ulang IFC
100,000
50,000
Inspeksi bahan baku APP
60,000
40,000
Pelatihan kualitas PRE
40,000
100,000
Inspeksi dlm proses produksi A
0
50,000
Bahan sisab IFC
145,000
35,000
Kehilangan penjualan (estimasi) EFC
300,000
200,000
Inspeksi produk IFC
50,000
30,000
Barang dikembalikan EFC
155,000
95,000
Total
1,200,000
1,000,000
Diminta:
1. Buatlah laporan biaya kualitas untuk tahun 2004.
2. Berapa tambahan sumber daya yang diinvestasikan dalam aktivitas pencegahan dan penilaian
(biaya pengendalian) dari tahun yang satu ke tahun berikutnya? Pengembalian apa yang
diperoleh dari investasi ini? (pengurangan biaya kegagalan yang diperoleh?)
Dari 2003 ke 2004
Biaya prevention dan app meningkat 90.000
Didapatkan hasil biaya kegagalan turun dari 1.100.000 menjadi 810.000
3. Manajemen Hunington percaya bahwa mereka mampu mengurangi biaya kualitas sampai
menjadi 2.5% dari penjualan. Jika diasumsikan penjualan tetap sebesar $6,000,000, hitung laba
tambahan yang mungkin diperoleh Hunington. Apakah tindakan untuk mengurangi biaya
kualitas menjadi tinggal 2.5% dari penjualan adalah realistis? Jelaskan!
Tidak realistis
2003
(dlm $)
Prevention Cost
Pelatihan kualitas PRE
Total Prevention Cost
Appraisal Cost
Inspeksi bahan baku
Inspeksi dlm proses produksi
Total App Cost
Internal Failure Cost
Tinjau ulang rancangan
Kerja ulang komponen
Inspeksi ulang
Bahan Sisa
Inspeksi produk
Total
External Failure Cost

2004
(dlm $)

%perubahan

40,000
40.000

100,000
100.000

60,000

40,000

0
60.000

50.000
90.000

50%

150.000
200.000
100,000
145.000
50.000
645.000

300.000
100.000
50,000
35.000
30.000
515.000

-20%

133%

Kehilangan Penjualan
Barang dikembalikan
Total EFC
Total

300,000
155.000
455.000
1,200,000

200,000
95.000
295.000
1,000,000

-35%

SOAL 2
Manajemen PT. Makan Gaji Buta (MGB) berencana untuk meningkatkan kualitas dan melakukan
efisiensi biaya kualitas total dengan cara menaikkan pengeluaran pada kategori biaya kualitas tertentu.
Biaya-biaya kualitas berikut ini telah diidentifikasi oleh akuntan manajemen PT MGB:
Jenis Biaya
Pengerjaan ulang produk cacat IFC
Penarikan kembali produk EFC
Upaya rekayasa desain produk PC
Penggantian produk retur EFC
Pengujian ulangIFC
Supervisi AC
Bahan sisaIFC
Pelatihan PC
Pengujian bahan baku AC
Waktu menganggur IFC
Audit kualitas AC
Perbaikan bergaransi EFC
Inspeksi produk dalam proses AC
Pemeliharaan mesin PC

Jumlah
(Rp000)
6.000.000
15.000.000
9.000.000
12.000.000
5.000.000
18.000.000
9.000.000
15.000.000
7.000.000
10.000.000
5.000.000
15.000.000
18.000.000
1.000.000

Diminta:
a.
Buatlah Laporan Biaya Kualitas untuk tahun 2011
b.
Berdasarkan kategori biaya kualitas yang ada pada PT MGB, dalam kategori biaya kualitas
manakah perusahaan harus mengkonsentrasikan upayanya sehingga upaya peningkatan kualitas dan
efisiensi biaya kualitas secara keseluruhan dapat tercapai? Berikan review saudara secara
komprehensif
Jenis Biaya
PREVENTION COST
Upaya rekayasa desain produk PC
Pelatihan PC
Pemeliharaan mesin PC
Pelatihan PC
TOTAL PREVENTION COST
APPRISAL COST
Supervisi AC
Pengujian bahan baku AC
Inspeksi produk dalam proses AC
Audit kualitas AC

Jumlah
(Rp000)
9.000.000
15.000.000
1.000.000
15.000.000
40.000.000
18.000.000
7.000.000
18.000.000
5.000.000

TOTAL APP COST


INTERNAL FAILURE COST
Pengerjaan ulang produk cacat IFC
Waktu menganggur IFC
Pengujian ulangIFC
Bahan sisaIFC
Total INTERNAL FC
External FC
Penarikan kembali produk EFC
Penggantian produk retur EFC
Perbaikan bergaransi EFC
Total External FC
TOTAL BIAYA KUALITAS

1.

48.000.000
6.000.000
10.000.000
5.000.000
9.000.000
30.000.000
15.000.000
12.000.000
15.000.000
42.000.000
160.000.000

VARIABLE COSTING
Protego Inc. memiliki data operasional untuk tahun 2006 sebagai berikut:
Produksi
: 100.000 unit
Penjualan
: 93.000 unit
Harga jual/unit : $10,50
Biaya:
Overhead tetap (estimasi=aktual)
: $200.000
Overhead variabel (estimasi=aktual) : $150.000
Total biaya bahan baku langsung: $250.000
Total biaya tenaga kerja langsung
: $200.000
Penjualan & administrasi variabel
: $ 46.500
Penjualan & administrasi tetap : $100.000
(Volume produksi normal 100.000 unit)
Diminta:
a.
Buatlah laporan laba rugi tahun 2006 dengan perhitungan biaya
penuh (absorpsi) dan biaya variabel!
b.
Berapa unit yang harus dijual jika perusahaan hendak mencapai titik
impas?
c.
Berapa tingkat pengungkit operasi perusahaan? Jika penjualan naik
menjadi 70%, berapa kenaikan labanya?
3

Ethan Hunt, president director dari MI-2 corporation, baru saja meneima Variable
Costing Income Statement sebagai berikut: (dalam ribuan rupiah)

Penjualan
Variable Expense
Contribution Margin

PRODUK A
R
p
90,000
(40,000
)
R
50,000

PRODUK B
R
p
65,000
(51,000
)
R
14,000

PRODUK
C
R
16,00
p
0
(6,400
)
R
9,600

p
Fixed Expense
Net Income

p
(20,000
)

R
p

30,000

R
p

p
(36,000
)
(22,000
)

(5,400
)
R
p

4,200

Produk A memiliki kualitas yang lebih tinggi dibanding produk B. Sedangkan produk C
komponen
dari produk
A &hamburger
B. Presidentdengan
Directorcara
sedang
Hungry merupakan
Jack adalah
restoranpelengkap
yang khusus
menjual
take-away. Setiap burger
mempertimbangkan untuk menghentikan produk B. Jika produk B dihentikan, maka penjualan
dijual dengan
hargadan
Rpproduk
22.500.
Selama
bulan
Desember,
Jack
menjual
15.000 burger ( jumlah
A naik 30%
C turun
25%.
Setelah
dilakukanHungry
penelitian
yang
lebih mendalam,
ternyata
fixed
cost
mengandung unsur common fixed cost sebesar Rp 36.000.000,00 dan
penjualan
rata-rata
tiap
bulan).
dialokasikan ke masing-masing produk berdasar proporsi penjualannya.

RestoranDiminta:
ini mempekerjakan beberapa juru masak, pelayan dan seorang supervisor (yaitu pemilik outlet
1.
segmented Semua
income statetment
dengan
format yang
burger ini,susunlah
James Karamoy).
juru masakuntuk
dan masing-masing
pelayan adalahproduk
karyawan
part-time
yang dibayar
lebih baik.
berdasarkan
variasi permintaan.
Untuk jasa
service,
seorang karyawan
ditugaskan untuk
2. Diasumsikan
produk B dihilangkan,
apa cleaning
dampaknya
bagi perusahaan.
Dukung dengan
income
statement.
membersihkan ruangan setiap minggu. Ruang untuk restoran disewa dari sebuah real estate. Tugas
supervisor adalah membuka restoran, menghitung uang kas, memasang iklan dan bertanggung jawab
dalam merekrut karyawan.
Berikut ini adalah biaya yang dikeluarkan selama bulan Desember:
Daging sapi untuk burger
Rp 24.000.000
Selada
Rp 4.500.000
Tomat
Rp 3.750.000
Roti
Rp 4.500.000
Saus, mentega & isi lainnya Rp
300.000
Gaji juru masak
Rp 38.250.000
Gaji pelayan
Rp 30.480.000
Gaji supervisor
Rp 30.000.000
Perlengkapan
Rp 7.500.000
Penyusutan:
Peralatan masak
Rp 3.000.000

Cash register
Iklan
Gaji cleaning service
Perlengk. Alat kebersihan
Sewa

Rp
750.000
Rp 1.500.000
Rp 1.800.000
Rp
750.000
Rp 12.000.000

Diminta:
1. Kelompokkan biaya operasi Hungry Jack ke dalam kelompok: biaya bahan baku langsung, biaya
tenaga kerja langsung, biaya overhead, dan biaya penjualan dan administrasi.
2. Buatlah laporan laba rugi absorption-costing untuk bulan Desember.
3. Jika Hungry Jack hendak menjual sandwich ayam panggang, bagaimana Anda membebankan biaya
depresiasi peralatan masak yang dipakai bersama-sama oleh ke dua produk tersebut? Apakah
dengan direct tracing, driver tracing atau alokasi? Jelaskan.

1.

Berikut ini adalah informasi milik Gabon, Inc. pada tahun 2004:
Persediaan awal (unit)
0
Unit yang diproduksi (unit)
20,000
Unit yang terjual (unit)
17,200
Persediaan akhir (unit)
2,800
Beban variabel per unit:
- Bahan baku langsung
$8.00
- Biaya tenaga kerja langsung
$4.00
- Biaya overhead variabel
$1.50
- Biaya penjualan variabel
$3.00
Beban tetap per tahun:
- Biaya overhead tetap
$83,000
- Biaya penjualan & admin. tetap $24,300
Tidak ada barang dalam proses. Aktivitas produksi normal 20,000 unit. Biaya overhead yang
diharapkan dan aktual adalah sama.
Diminta:
a.
Tanpa membuat laporan laba rugi, hitunglah berapa perbandingan antara variable-costing
income dengan absorption-costing income?
b. Dengan asumsi harga jual per unit $32, buatlah laporan laba rugi variable-costing dan
absorption-costing.
Hungry Jack adalah outlet khusus menjual burger dengan cara take-away. Harga
jual/burger Rp 22.500. Selama bulan Desember terjual 15.000 burger ( jumlah
penjualan rata-rata tiap bulan).
Outlet ini mempekerjakan beberapa juru masak, pelayan dan seorang supervisor
(yaitu pemilik outlet burger ini). Semua juru masak dan pelayan adalah karyawan
part-time yang dibayar berdasarkan variasi permintaan. Untuk jasa cleaning
service, seorang karyawan ditugaskan untuk membersihkan ruangan setiap

minggu. Ruang untuk outlet disewa dari sebuah real estate. Tugas supervisor
adalah membuka outlet, menghitung uang kas, memasang iklan dan bertanggung
jawab dalam merekrut karyawan.
Berikut ini adalah biaya yang dikeluarkan selama bulan Desember:
Daging sapi untuk burger
Rp
Perlengkapan
Rp
24.000.000
7.500.000
Selada
Rp
Penyusutan:
4.500.000
Peralatan masak Rp
Tomat
Rp
3.000.000
3.750.000
Cash register
Rp
Roti
Rp
750.000
4.500.000
Iklan
Rp
Saus, mentega & isi lainnya Rp
1.500.000
300.000
Gaji cleaning service
Rp
Gaji juru masak
Rp
1.800.000
38.250.000
Perlengk. alat kebersihan
Rp
Gaji pelayan
Rp
750.000
30.480.000
Sewa
Rp
Gaji supervisor
Rp
12.000.000
30.000.000

Diminta:
4. Kelompokkan biaya operasi Hungry Jack ke dalam kelompok: biaya bahan
baku langsung, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead, dan biaya
penjualan dan administrasi.
5. Buatlah laporan laba rugi absorption-costing untuk bulan Desember.

1.

PT Dirgantara membuat dan menjual satu jenis produk. Informasi yang berhasil dihimpun
untuk tahun pertama operasinya adalah sebagai berikut:
Biaya variabel per unit:
Bahan baku
Rp540.000,00
Tenaga kerja langsung
210.000,00
BOP variabel
60.000,00
Biaya administrasi & penjualan
150.000,00
Biaya tetap per tahun:
BOP tetap
Rp4.800.000.000,00
Biaya administrasi & penjualan
3.300.000.000,00
Selama satu tahun ini, perusahaan menghasilkan 100.000 unit produk dan menjual 80.000
unit produk. Harga jual produk adalah Rp1.500.000,00 per unit.
Sebagai seorang akuntan manajemen, saudara diminta untuk:
Menghitung harga pokok produk per unit dan menyusun laporan laba rugi dengan
menggunakan metode absorption costing.
Menghitung harga pokok produk per unit dan menyusun laporan laba rugi dengan
menggunakan metode variabel costing.

PT. Selalu Rugi memproduksi 12.000 unit selama satu tahun dan menjual 13.000 unit. Akuntan
PT. Selalu Rugi menyusun laporan Laba Rugi sebagai berikut :
Penjualan ( 13.000 @ 26 )
Harga Pokok Penjualan ( 13.000 @ 18 )
Laba Kotor
Beban Pemasaran
26.000
Beban Administratif
15.000
Laba Bersih

338.000
(234.000)
104.000
(41.000)
63.000

Beban pemasaran adalah variabel. Beban administratif seluruhnya tetap. Tarif BOP
tetap adalah $ 3 per unit. Persediaan awal adalah 3000 unit dan tidak terjadi perubahan
harga dari satu tahuin ke tahun berikutnya.
Diminta :
1. Susunlah Laporan Laba Rugi menurut kalkulasi biaya variabel
2. Bagaimanakah kalkulasi biaya variabel berguna untuk penilaian kinerja manajer
2.
Poresco Company mempunyai data operasional untuk dua tahun pertama aktivitas
operasionalnya:

Variable costs per unit:


Direct materials
$4
Direct labour
$2
Variable overhead
$1
Fixed costs per tahun:
Overhead
$120,000
Selling & administrative
$ 24,300
Poresco menghasilkan 20.000 unit pada tahun pertama dan menjual sebanyak 16.000 unit.
Pada tahun ke-2 menghasilkan sebanyak 16.000 unit dan menjual sebanyak 20.000 unit.
Harga jual untuk setiap tahunnya adalah $24/unit. Poresco menggunakan sistem biaya aktual
untuk perhitungan harga pokoknya.
Pertanyaan:
a. Susunlah laporan laba rugi untuk masing-masing tahun dengan menggunakan metode
variable costing!
b. Hitunglah berapa besar nilai persediaan akhir pada tahun pertama dengan menggunakan
metode absorption costing maupun variable costing!
Soal 1:
Berikut ini informasi PT Dagdigdug pada tahun 2003:
Persediaan awal (unit)
Jumlah yang diproduksi (unit)
Jumlah yang terjual (unit)
Persediaan akhir (unit)
Biaya variabel per unit:
Bahan baku langsung
Tenaga kerja langsung
Overhead variabel
Biaya penjualan variabel

0
15.000
13.800
1.200
Rp9.000
Rp4.000
Rp1.500
Rp3.500

Biaya tetap per tahun:


Overhead tetap
Biaya administrasi dan penjualan tetap

Rp48.000.000
Rp22.000.000

Keterangan:
Tidak ada persediaan barang dalam proses. Aktivitas normal 15.000 unit. BOP yang diharapkan
dan aktual sama.
Diminta:
a. Tanpa membuat laporan laba rugi, tentukan berapa perbedaan laba/rugi jika
menggunakan metode variable-costing dan absorption-costing.
b. Jika diasumsikan harga jual per unit Rp30.000, buatlah laporan laba rugi dengan
menggunakan metode variable-costing dan metode absorption-costing.

2.

SOAL 1
Berikut ini adalah informasi milik Gabon, Inc. pada tahun 2004:
Persediaan awal (unit)
0
Unit yang diproduksi (unit)
20,000
Unit yang terjual (unit)
17,200
Persediaan akhir (unit)
2,800
Beban variabel per unit:
- Bahan baku langsung
$8.00
- Biaya tenaga kerja langsung
$4.00
- Biaya overhead variabel
$1.50
- Biaya penjualan variabel
$3.00
Beban tetap per tahun:
- Biaya overhead tetap
$83,000
- Biaya penjualan & admin. tetap $24,300
Tidak ada barang dalam proses. Aktivitas produksi normal 20,000 unit. Biaya overhead yang
diharapkan dan aktual adalah sama.
Diminta:
c. Tanpa membuat laporan laba rugi, hitunglah berapa perbandingan antara variable-costing
income dengan absorption-costing income?
d. Dengan Asumsi harga jual per unit $32, buatlah laporan laba rugi variable-costing dan
absorption-costing.
SOAL 2
Faisel company menjual produknya di daerah Northeast dan South. Pabrik terletak di tiap lokasi.
Berdasarkan laporan laba rugi kuartalan, pemimpin berusahaan prihatin dengan kinerja divisi
South. Laporan laba rugi berikut disusun berdasarkan absorption-costing:
Faisel Company
Income Statement (dalam ribuan dollar)
Northeast
South
Total
Penjualan
15,000
12,000
27,000
(-) HPP
8,000
10,000
18,000
Laba kotor
7,000
2,000
9,000
(-) Biaya penjualan & admin.
2,000
2,500
4,500
Laba bersih
5,000
(500)
4,500
Faisel menjual semua unit yang diproduksi selama kuartal berlangsung. Tidak ada persediaan
awal dan akhir. Dua puluh persen dari HPP merupakan biaya tetap. Dari jumlah itu 30% adalah
biaya yang dapat dilacak langsung ke Northeast dan 20% ke South. Sisanya adalah biaya tetap
yang dipakai bersama dan dibagi sama rata. Biaya penjualan dan administrasi semuanya
merupakan biaya tetap. Dua juta adalah biaya bersama yang dibagi rata antara dua divisi. Sisanya
40% bisa dilacak langsung ke divisi Northeast dan 60% ke South.
Diminta:
Buatlah laporan laba rugi variable costing berdasarkan segmen. Apakah perusahaan harus
menutup divisi South? Apa pendapat Anda?

PT. Trinidad memproduksi dua jenis boneka, yaitu Kermit dan Tweety. Data Tahun lalu
adalah sebagai berikut:
Kermit
Tweety
Produksi (unit)
100.000
200.000
Penjualan (unit)
90.000
210.000
Harga jual per unit
Rp.
5.500
Rp.
4.500
Jam tenaga kerja langsung
50.000
80.000
Biaya manufaktur:
Bahan baku langsung
Rp. 75.000.000
Rp. 100.000.000
Tenaga kerja langsung
Rp. 250.000.000
Rp. 400.000.000
Biaya overhead variabel
Rp. 20.000.000
Rp. 24.000.000
Biaya overhead tetap:
Langsung (direct overhead cost)
Rp. 50.000.000
Rp. 40.000.000
a
Bersama (common overhead cost)
Rp. 20.000.000
Rp. 20.000.000
Biaya non manufaktur:
Biaya penjualan Variabel
Rp. 30.000.000
Rp. 60.000.000
Biaya penjualan tetap langsung (direct)
Rp. 35.000.000
Rp. 40.000.000
b
Biaya penjualan tetap bersama (common)
Rp. 25.000.000
Rp. 25.000.000
a
Total biaya overhead bersama (common overhead) sebesar Rp 40.000.000 dibagi sama
rata
b

antar kedua produk.


Total biaya penjualan tetap bersama (common fixed selling) sebesar Rp 50.000.000

dibagi
sama rata antar kedua produk.
Biaya overhead tetap yang dianggarkan pada tahun tersebut adalah Rp. 130.000.000
(sama besar dengan aktualnya). Biaya overhead tetap dibebankan ke produk menggunakan
plantwide rate yang didasarkan atas perkiraan jam tenaga kerja langsung sebanyak 130.000 jam.
Perusahaan memiliki persediaan boneka Tweety sebanyak 10.000 unit di awal tahun, yang
memiliki biaya per unit yang sama dengan yang diproduksi tahun 1997.
Diminta:
(a) Hitunglah biaya per unit kedua boneka itu dengan menggunakan absorpton costing dan
variable costing.
(b) Buatlah laporan laba rugi yang didasarkan atas full costing.
(c) Buatlah laporan laba rugi yang didasarkan atas variable costing.
(d) Buatlah laporan laba rugi segmen (segmented income statement) dengan produk sebagai
segmen.
PR: Berikut ini informasi PT Pejantan Tangguh pada tahun 2003:
Persediaan awal (unit)
Jumlah yang diproduksi (unit)
Jumlah yang terjual (unit)

0
15.000
13.800

Persediaan akhir (unit)


1.200
Biaya variabel per unit:
Bahan baku langsung
Rp9.000
Tenaga kerja langsung
Rp4.000
Overhead variabel
Rp1.500
Biaya penjualan variabel
Rp3.500
Biaya tetap per tahun:
Overhead tetap
6000/u Rp48.000.000
Biaya administrasi dan penjualan tetap
1500 Rp22.000.000
Keterangan:
Tidak ada persediaan barang dalam proses. Aktivitas normal 15.000 unit. BOP yang diharapkan
dan aktual sama.
Diminta:
a. Tanpa membuat laporan laba rugi, tentukan berapa perbedaan laba/rugi jika
menggunakan metode variable-costing dan absorption-costing.
b. Jika diasumsikan harga jual per unit Rp30.000, buatlah laporan laba rugi dengan
menggunakan metode variable-costing dan metode absorption-costing.
1.

Tooth Company memproduksi sikat gigi yang dijual pada distributor besar seharga $200
per unit. Produksi yang dianggarkan pada tahun 2003 dan 2004 adalah 2,000 unit. Tidak ada
persediaan awal tahun 2003.
Data operasi tahun 2003 dan tahun 2004 adalah sebagai berikut:
Tahun 2003

Tahun 2004

Penjualan
2,000 unit
2,200 unit
Volume produksi
2,400 unit
2,000 unit
Biaya produksi variabel per unit
$ 60
$ 50
Biaya produksi tetap
$1,000
$1,000
Biaya pemasaran variabel
$ 50
$ 60
Biaya administrasi tetap
$ 500
$ 500
Diminta:
a. Buat laporan pendapatan untuk masing-masing tahun berdasarkan absorption costing!
b. Buat laporan pendapatan untuk masing-masing tahun berdasarkan variabel costing!
c. Buat rekonsiliasi atas perbedaan laba operasi yang dihasilkan dari ke-2 metode di atas!

SOAL TACTICAL DECISION MAKING


2.

Minerva Course adalah sebuah lembaga kursus yang mempunyai tiga jenis kursus,
yaitu kursus akuntansi, bahasa inggris dan bahasa mandarin. Laporan laba rugi menurut
perhitungan biaya variabel untuk ketiga jenis kursus tersebut adalah sebagai berikut:

Keterangan
Pendapatan
kursus
(-)
Beban
variabel
Marjin
kontribusi
(-) Beban tetap
langsung:
Gaji
Iklan
Penyusutan
*
Total
Marjin segmen
(-) Beban tetap
umum
Laba operasi

Akuntan
si
(Rp000)
180.000
6.000
174.000
24.000
9.600
2.400
36.000
138.000

Bahasa
Inggris
(Rp000)

Mandari
Total
n
(Rp000) (Rp000
)
105.000
36.000 321.000
9.000
5.250 20.250
96.000
30.750 300.750
36.000
12.000
2.400
50.400
45.600

18.000 78.000
12.000 33.600
1.200
6.000
31.200 117.600
(450) 183.150
60.000
123.150

*Penyusutan multimedia dan meja kursi di masing-masing kelas.


iminta:
a. Apa pendapat Anda tentang laporan laba rugi tersebut di atas? Apakah kursus
Mandarin sebaiknya ditutup? Berikan analisis kuantitatif untuk mendukung jawaban
Anda.
b. Jika ternyata penutupan kursus Mandarin mengakibatkan penurunan peserta kursus
Akuntansi sebesar 5% dan peningkatan peserta kursus Bahasa Inggris sebesar 5%,
apa keputusan Anda sekarang? Sertakan analisis kuantitatif untuk mendukung
jawaban Anda.

PT Riyama menghasilkan 200.000 unit komponen R-3 per tahun


untuk dipakai dalam pembuatan produk final. Informasi biaya
produksi komponen tersebut adalah:
Jenis Biaya
Jumlah
Bahan Baku
Tenaga Kerja Langsung

Rp98.000,00
70.000,00

Overhead pabrik variabel


32.000,00
Overhead pabrik tetap
50.000,00
Total biaya per unit
250.000,00
Seorang pemasok menawarkan komponen yang sama sebanyak
200.000 unit dengan harga Rp235.000,00 per unit. Jika
perusahaan menerima tawaran ini, maka fasilitas yang semula
digunakan untuk membuat komponen disewakan kepada
perusahaan lain dengan tarif sewa Rp1.500.000.000,00 per
tahun. Namun dari seluruh biaya overhead tetap, 40%
diantaranya merupakan biaya bersama, dan oleh karenanya tetap
dikeluarkan meskipun komponen tersebut dibeli dari luar.
Sebagai seorang akuntan manajemen, berikanlah rekomendasi
apakah sebaiknya perusahaan membeli komponen tersebut dari
luar atau tetap membuat sendiri (didukung dengan perhitungan).

1.

Soho Co. memproduksi suku cadang Z007 sebanyak 40.000 unit/tahun.


Biaya per unit untuk Z007 adalah:
Bahan baku langsung
$ 9.00
Tenaga kerja langsung
3.00
Overhead variabel
2.50

Overhead tetap
4.00
Total
$18.50
Dari total overhead tetap yang dibebankan pada Z007, $88,000 adalah overhead
tetap langsung (sewa mesin produksi dan gaji supervisor lini produksi-yang
tidak akan dibutuhkan jika lini produk dihentikan). Sisa overhead tetap adalah
overhead tetap umum. Soho mendapat tawaran pemasok suku cadang dari luar
dengan harga $16/unit. Tidak terdapat kegunaan alternatif untuk fasilitas yang
saat ini digunakan untuk memproduksi suku cadang tersebut.
Pertanyaan:
a. Haruskah Soho Co. membuat atau membeli suku cadang Z007?
b. Jika Soho Co membeli suku cadang, berapa banyakkah pendapatan
meningkat atau menurun? 28.000

Membeli
Harga Beli: 16x 40000= 640.000
BOP tetap: 72.000
Total 712.000
MemBuat:
Bahan baku langsung
Tenaga kerja langsung
Overhead variabel
Overhead tetap

1.

$ 9.00 x 40000
3.00 x40000
2.50x40000
4.00x40000 =160.000
740.000

LaSalle Manufacturing selama ini selalu membuat sendiri komponen-komponen untuk


produknya. Tetapi baru-baru ini Jasper Component Works menawarkan untuk memasok salah
satu komponen yang dipakai oleh LaSalle, yaitu C-430 dengan harga $12/unit. LaSalle

menggunakan 4.100 unit komponen C-430 setiap tahun. Berikut ini adalah data biaya
produksi per unit menurut absorption costing untuk unit C-430:
Bahan baku langsung
$7.42
Tenaga kerja langsung
2.38
BOP variabel
1.75
BOP tetap
3.00
Total
$14.55
BOP tetap dibebankan berdasarkan alokasi dan tidak akan hilang meski produksi C-430
dihentikan.
Diminta:
1. Alternatif apa yang dapat dipilih oleh LaSalle Manufacturing berkaitan dengan produksi
komponen C-430?
2. Buatlah daftar biaya relevan untuk masing-masing alternatif dan tentukan alternatif yang
terbaik bagi LaSalle Manufacturing.

2.

Unitah Company memproduksi tiga jenis produk A,B, dan


C. Laporan laba rugi per segmen dalam ribuan dollar
adalah sebagai berikut:
A
B
C
Total
Penjualan
$700 $1,800
$200 $2,700
(-) Biaya variabel
350
1,000
140 1,490
Marjin kontribusi
350
800
60 1,210
(-) Biaya tetap langsung
100
300
70
470
Marjin segmen
250
500
(10)
740
(-) Biaya tetap umum
340
Laba operasi
400
Biaya tetap langsung termasuk penyusutan peralatan yang
terbagi untuk produk A sebesar $20,000, produk B sebesar
$120,000 dan produk C sebesar $30,000. Tidak ada peralatan
yang dapat dijual.
Diminta:
1. Apa pengaruh penghentian produk C terhadap laba
perusahaan?
2. 10% pelanggan produk B memilih membeli di Unitah
karena perusahaan ini juga menyediakan produk C. Jika
produk C dihentikan produksinya maka 10% pelanggan

produk B tadi akan berpindah ke perusahaan lain.


Bagaimana pengaruh penghentian produk C terhadap laba
perusahaan dalam kondisi seperti ini?
3. Dexter Company didatangi oleh seorang pelanggan baru yang
mengadakan penawaran untuk membeli 1.400 unit produknya seharga
$3/unit. Secara geografis, pelanggan baru ini terpisah dari pelangganpelanggan lainnya dan tidak akan berdampak pada penjualan yang
ada. Dalam keadaan normal Dexter menghasilkan 10.000 unit produk,
tetapi pada tahun yang akan datang direncanakan untuk memproduksi
dan menjual sebanyak 8.000 unit. Harga jual normal adalah $5/unit.
Informasi biaya per unit meliputi antara lain:
Direct materials
$0.75
Direct labour
$0.80
Variable overhead
$0.40
Fixed overhead
$2.00
Total
$3.95
Jika Dexter menerima pesanan tersebut, tidak ada aktivitas
manufaktur tetap yang akan terpengaruh, sebab ada kelebihan
kapasitas. Akan tetapi, gudang distribusi pusat beroperasi secara
penuh dan membutuhkan tambahan kapasitas costing sebesar $1,000
untuk setiap 5.000 unit yang telah terkemas dan dikirim.
Pertanyaan:
Apakah Dexter akan memerima pesanan khusus tersebut? Dan berapa
banyak profit akan meningkat atau menurun jika pesanan tersebut
diterima?
4. Shenista Inc., memproduksi empat jenis produk (Alpha, Beta, Gama, dan Delta) dari satu
jenis bahan baku yang sama. Biaya bersama untuk produk tersebut adalah
Bahan baku
$95,000
Tenaga Kerja Langsung 43,000
BOP
85,000
Penerimaan penjualan dari masing-masing produk adalah: Alpha, $100,000; Beta, $93,000;
Gama, $30,000; dan Delta, $40,000.

Manajemen perusahaan mempertimbangkan memproses produk Delta setelah titik pisahbatas, yang akan meningkatkan penjualan Delta menjadi $75,000. Akan tetapi, untuk
memproses Delta lebih lanjut diperlukan peralatan khusus. Biaya yang dikeluarkan untuk
membeli peralatan khusus tersebut sebesar $15,400. Tambahan biaya bahan baku dan tenaga
kerja untuk proses lebih lanjut sebesar $8,500
Diminta: apakah produk Delta lebih baik dijual langsung atau diproses lebih lanjut?

5. PT AudioMart adalah perusahaan retail elektronik.


Perusahaan saat ini menjual dua sistem audio yang terdiri dari
radio, tape players, dan speakers. Sistem audio A dan B
hanya berbeda sedikit kualitasnya. Harga keduanya juga
selisih $20 lebih tinggi untuk sistem A. Perusahaan juga
menjual headset yang bisa digunakan untuk kedua sistem
audio tersebut. Laporan laba rugi berbasis biaya variabel
untuk ketiga produk adalah sebagai berikut:
Sistem A
Sistem B Headset
Penjualan
$45,000
$32,500
$8,000
(-)Biaya variabel
20,000
25,500
3,200
Marjin Kontribusi
$25,000
$7,000
$4,800
(-)Biaya Tetap
10,000
18,000
2,700
Laba Operasi
$15,000 $(11,000)
$2,100
Biaya tetap juga termasuk didalamnya adalah biaya tetap
bersama sebesar $18,000
Pemilik perusahaan mempertimbangkan tentang kinerja sistem
B dan berencana untuk menghentikannya. Jika segmen tersebut
dihentikan, penjualan sistem A akan meningkat 30 persen, dan
penjualan headset akan turun 25 persen.
Diminta:
1. Susun laporan laba rugi segmentasi dari ketiga produk dengan
format yang lebih baik.

2. Susun laporan laba rugi segmentasi untuk sistem A dan


headset dengan mengasumsikan bahwa sistem B dihentikan.
Bagaimana saran anda?
Berikut adalah variable costing income statement dari PT
UNTUNG SELALU

Sales
Less: Variable Expenses

Contribution Margin
Les: Fixed Expenses
Net Income (Loss)

Produk A
$ 100.000
(50.000)
50.000
(80.000)
(30.000)

Produk B
$ 250.000
(145.000)
105.000
(110.000)
(5.000)

Pimpinan perusahaan kecewa melihat kedua segmen tersebut rugi. Setelah melalui pengamatan
yang teliti, ditemukan bahwa dalam total fixed cost terdapat biaya penyusutan peralatan yang
berhubungan langsung dengan produk, yaitu $20.000 untuk produk A dan $ 50.000 untuk produk
B tapi tidak akan berkurang bila kedua segmen dihentikan. Kedua produk tersebut adalah barang
subtitusi. Jika salah satu degmen dihentikan, maka penjualan produk lain akan meningkat. Jika A
dihentikan maka penjualan B meningkat 10 %, sedangkan jika B dihentikan, maka A akan
meningkat 50 %.
Pertanyaan:
1. Sudah benarkah income statement di atas? Mengapa?
2. Misalnya tersedia beberapa alternatif:
a. mempertahankan kedua produk
b. menghentikan keduanya
c. menghentikan produk A
d. menghentikan produk B
Alternatif mana yang dipilih? Dukung dengan Income Statement

3.

LaSalle Manufacturing selama ini selalu membuat sendiri komponen-komponen untuk


produknya. Tetapi baru-baru ini Jasper Component Works menawarkan untuk memasok salah
satu komponen yang dipakai oleh LaSalle, yaitu C-430 dengan harga $12/unit. LaSalle
menggunakan 4.100 unit komponen C-430 setiap tahun. Berikut ini adalah data biaya
produksi per unit menurut absorption costing untuk unit C-430:
Bahan baku langsung
$7.42
Tenaga kerja langsung
2.38
BOP variabel
1.75
BOP tetap
3.00
Total
$14.55
BOP tetap dibebankan berdasarkan alokasi dan tidak akan hilang meski produksi C-430
dihentikan.

Diminta:
3. Alternatif apa yang dapat dipilih oleh LaSalle Manufacturing berkaitan dengan produksi
komponen C-430?
4. Buatlah daftar biaya relevan untuk masing-masing alternatif dan tentukan alternatif yang
terbaik bagi LaSalle Manufacturing.
4.

Unitah Company memproduksi tiga jenis produk A,B, dan C. Laporan laba rugi per
segmen dalam ribuan dollar adalah sebagai berikut:
A
B
C
Total
Penjualan
$700
$1,800
$200
$2,700
(-) Biaya variabel
350
1,000
140
1,490
Marjin kontribusi
350
800
60
1,210
(-) Biaya tetap langsung
100
300
70
470
Marjin segmen
250
500
(10)
740
(-) Biaya tetap umum
340
Laba operasi
400
Biaya tetap langsung termasuk penyusutan peralatan yang terbagi untuk produk A sebesar
$20,000, produk B sebesar $120,000 dan produk C sebesar $30,000. Tidak ada peralatan
yang dapat dijual.
Diminta:
6. Apa pengaruh penghentian produk C terhadap laba perusahaan?
7. 10% pelanggan produk B memilih membeli di Unitah karena perusahaan ini juga
menyediakan produk C. Jika produk C dihentikan produksinya maka 10% pelanggan
produk B tadi akan berpindah ke perusahaan lain. Bagaimana pengaruh penghentian
produk C terhadap laba perusahaan dalam kondisi seperti ini?
Shrek Manufacturing memproduksi tiga macam produk A,B dan C. Laporan laba rugi segmen
adalah sebagai berikut:
A ($000)
45,000
(20,000)
25,000
(10,000)
15,000

B ($000)
32,500
(25,500)
7,000
(18,000)
(11,000)

C($000)
8,000
(3,200)
4,800
(2,700)
2,100

Total ($000)
Penjualan
85,500
Biaya variabel
(48,700)
Marjin kontribusi
36,800
Biaya tetap langsung
(30,700)
Marjin segmen
6,100
Biaya tetap umum
(3,000)
Laba operasi
3,100
Biaya tetap langsung mencakup penyusutan peralatan yang digunakan untuk ketiga lini produk
meliputi: A = $2,000,000; B = $5,000,000; C = $1,000,000. Peralatan tersebut tidak dapat dijual.
Diminta:
a. Bagaimanakah pengaruhnya terhadap laba Shrek Manucafturing apabila produk B
dihentikan?
b. Jika produk B dihentikan, penjualan produk A diperkirakan akan naik 30% dan penjualan
C akan turun 25%. Bagaimana pengaruh penghentian produk B terhadap laba Shrek
Manufacturing? Alternatif apa yang akan diambil dalam keadaan seperti ini?

1. Dexter Company didatangi oleh seorang pelanggan baru yang mengadakan


penawaran untuk membeli 1.400 unit produknya seharga $3/unit. Secara
geografis, pelanggan baru ini tidak terpisah dari pelanggan-pelanggan lainnya
dan akan berdampak pada penjualan yang ada. Dalam keadaan normal Dexter
menghasilkan 10.000 unit produk, tetapi pada tahun yang akan datang
direncanakan untuk memproduksi dan menjual sebanyak 8.000 unit. Harga jual
normal adalah $5/unit. Jika Dexter menerima pesanan khusus maka produksi
dan penjualan hanya 7500
Informasi biaya per unit meliputi antara lain:
Direct materials
$0.75
Direct labour
$0.80
Variable overhead
$0.40
Fixed overhead
$2.00
Total
$3.95
Jika Dexter menerima pesanan tersebut, tidak ada aktivitas manufaktur tetap
yang akan terpengaruh, sebab ada kelebihan kapasitas. Akan tetapi, gudang
distribusi pusat beroperasi secara penuh dan membutuhkan tambahan kapasitas
costing sebesar $1,000 untuk setiap 5.000 unit yang telah terkemas dan dikirim.
Pertanyaan:
Apakah Dexter akan memerima pesanan khusus tersebut? Dan berapa banyak
profit akan meningkat atau menurun jika pesanan tersebut diterima?
3.

Faisel company menjual produknya di daerah Northeast dan South. Pabrik terletak di tiap
lokasi. Berdasarkan laporan laba rugi kuartalan, pemimpin berusahaan prihatin dengan
kinerja divisi South. Laporan laba rugi berikut disusun berdasarkan absorption-costing:
Faisel Company
Income Statement (dalam ribuan dollar)
Northeast
South
Total
Penjualan
15,000
12,000
27,000
(-) HPP
8,000
10,000
18,000
Laba kotor
7,000
2,000
9,000
(-) Biaya penjualan & admin.
2,000
2,500
4,500
Laba bersih
5,000
(500)
4,500
Faisel menjual semua unit yang diproduksi selama kuartal berlangsung. Tidak ada persediaan
awal dan akhir. Dua puluh persen dari HPP merupakan biaya tetap. Dari jumlah itu 30%
adalah biaya yang dapat dilacak langsung ke Northeast dan 20% ke South. Sisanya adalah
biaya tetap yang dipakai bersama dan dibagi sama rata. Biaya penjualan dan administrasi
semuanya merupakan biaya tetap. Dua juta adalah biaya bersama yang dibagi rata antara dua
divisi. Sisanya 40% bisa dilacak langsung ke divisi Northeast dan 60% ke South.
Diminta:

Buatlah laporan laba rugi variable costing berdasarkan segmen. Apakah perusahaan harus
menutup divisi South? Apa pendapat Anda?