Anda di halaman 1dari 27

Management of Varicella

Infection
(Chickenpox) in Pregnancy

Dokter Pembimbing :
dr. VITA, Sp.KK

Di presentasikan oleh:
ALAM AKBAR

Judul

: Management of Varicella Infection


(Chickenpox) in Pregnancy

Pengarang :
Alon Shrim, MD, Montreal QC
Gideon Koren, MD, Toronto ON
Mark H. Yudin, MD, Toronto ON
Terbitan
: J Obstet Gynaecol Can
2012;34(3):287292
Tahun
: Maret 2012

Latar
Belakang
Virus varicella zoster adalah virus DNA
yang
dapat
menular
pada
keluarga
penderita herpes. Virus ini ditularkan oleh
tetesan pernapasan dan oleh kontak
langsung
melalui
cairan
vesikula.
Chickenpox (atau infeksi VZV primer) adalah
penyakit yang umum diderita oleh anakanak.

TUJUAN
Untuk mengkaji data yang tersedia
mengenai infeksi virus varicella zoster
(chickenpox) pada masa kehamilan,
intervensi untuk mengurangi komplikasi
dan
infeksi
fetal
pada
ibu,
dan
pengelolaan antepartum dan peripartum

WAKTU DAN TEMPAT


Artikel dan pedoman klinis ini
dilakukan pada bulan Januari 1970
dan November 2010 di United
State, Canada, United Kingdom
dan German.

Pengambilan Data
Dikumpulkan dari artikel dan pedoman klinis
berbahasa Inggris terbitan antara bulan Januari
1970 dan November 2010
Ditentukan wanita hamil, umur, dan hasil
diagnosa yang sesuai dengan indikasi terkena
infeksi varicella.
Mengkaji laporan hasil maternal dan fetal di
dalam infeksi varicella zoster

HASIL

Varicella zoster virus adalah virus DNA yang

sangat menular dari herpes family. Hal ini


ditularkan oleh droplet dan melalui kontak
langsung dengan cairan vesikel.
Infeksi primer ditandai dengan demam,
malaise, dan ruam gatal yang berkembang
menjadi maculopapules, yang menjadi
vesikular dengan krusta di atasnya sebelum
penyembuhan.
Masa inkubasi berlangsung 10 sampai 21 hari,
dan penyakit ini menular 48 jam sebelum ruam
muncul dan terus menular sampai vesikel
berkrusta.

Cacar (atau infeksi VZV primer) adalah

penyakit umum pada anak-anak 0,4 per 1


juta populasi
> 90% dari populasi antenatal seropositif
untuk VZV IgG antibody dan oleh karena itu
hampir selalu kebal terhadap infeksi.

Kemungkinan Squele Infeksi


Varicella : Ibu
Tingkat kematian untuk cacar air meningkat dengan

usia 15 kali lebih tinggi dari angka kematian anak


tingkat kematian meningkat dari 2,7 per 100 000
orang 15 - 19 tahun,
25,2 per 100 000 30-39 tahun
Angka kematian lebih tinggi pada wanita hamil
daripada yang tidak hamil
Kematian biasanya terjadi akibat pernafasan
5% sampai 10% dari wanita hamildengan infeksi
varicella meningkatkan faktor risiko pneumonitis
komplikasi cacar air dewasa terjadi pada hari ke-4
atau lebih

5% sampai 10% dari wanita hamildengan

infeksi varicella meningkatkan faktor


risiko pneumonitis
komplikasi cacar air dewasa terjadi pada
hari ke-4 atau lebih .

Kemungkinan Squele Infeksi


Varicella : Janin
Sindrom varicella kongenital (embriopati)

atau varicella neonatal (tidak ada


embriopati, tapi cacar infeksi dalam 10 hari
pertama
Angka kejadian 41 per tahun di Amerika
Serikat, 4 per tahun di Kanada, dan 7 per
tahun di Inggris dan Germany
varicella selama trimester pertama
kehamilan dapat menyebabkan malformasi
kongenital atau deformasi melalui infeksi
transplasenta.

Sindrom varicella kongenital


(embriopati)

Tingkat infeksi adalah sekitar 0,4% sebelum

13 minggu dan 2% antara 13 dan 20 weeks.


Studi kohort, resiko 0,7% pada trimester
pertama, 2% di kedua, dan 0% pada trimester
ketiga. di trimesters.
USG kelainan muskuloskeletal asimetri atau
malformasi, kelainan dinding dada, fokus
echogenic usus dan hati, pertumbuhan
intrauterin, polihidramnion, hidrops janin,
atau kematian janin. Anomali Cerebral

katarak kongenital dan microphthalmos

adalah lesi mata yang paling umum


tidak mudah terlihat pada ultrasound.

Paparan Peripartum
Pemaparan bayi terhadap virus sebelum

atau selama persalinan ancaman serius


neonatus infeksi neonatal fulminan
(varicella neonatal) dapat terkena ssp
Infeksi neonatal terjadi bila gejala infeksi
ibu kurang dari 5 hari sebelum sampai 2
hari setelah persalinan.
IgG ibu terlambat untuk memberikan
imunisasi pasif transplasenta

Pemberian varicella zoster immune globulin

pada ibu 30% sampai 40% dari bayi yang


baru lahir masih terinfeksi

Pencegahan Komplikasi Ibu


Efisensi terapi antivirus dalam mengobati

varicella pneumonia pada orang dewasa


belum terbukti
Acyclovir oral terbukti lebih efektif daripada
plasebo dalam mengurangi durasi demam
dan gejala infeksi varicella pada anak yang
immunocompromised dan dewasa yang
imunokompeten
wanita hamil dengan varicella pneumonitis
harus diperlakukan dengan antivirus oral
attau IV

Pencegahan Infeksi
Intrauterin

VAKSIN
Virus hidup yang dilemahkan (Varivax)
Dua dosis, diberikan 4 sampai 8 minggu
direkomendasikan untuk remaja 13 tahun
dan untuk orang dewasa yang tidak memiliki
riwayat varicella.
Tidak dianjurkan untuk wanita hamil
namun menurut data 362 kehamilan yang
terpajan vaksin tidak ada kasus sindrom
varicella kongenital atau kelainan bawaan
lainnya

Varicella Zoster Immunoglobulin


Paling efektif untuk pengurangan komplikasi
maternal yang terkait dengan infeksi varicella
VZIG telah terbukti menurunkan tingkat infeksi
varicella diberikan 72-96 jam setelah pajanan.
Perlindungan sampai 3 minggu sesuai waktu
paruh immunoglobulin.
Indikasi utama untuk penggunaan VZIG pada ibu
hamil adalah pengurangan risiko ibu dari komplikasi
terkait infeksi varicella
Dosis adalah 125 unit per 10 kg secara
intramuskuler, dengan dosis maksimum 625 unit.
Pemeriksaan penting untuk menentukan rentan atau
tidak ibu hamil Namun bila pengujian terlambat
dan / atau hasil mungkin tidak tersedia cepat
VZIG dapat diberikan

VZIG selain mencegah infeksi maternal

mungkin memiliki beberapa efek dalam


mengurangi risiko infeksi pada janin
Kekurangan ketidaknyamanan pada
tempat suntikan, dengan rasa sakit,
kemerahan, dan bengkak yang terjadi di
sekitar 1% masyarakat
Efek samping gejala gastrointestinal,
malaise, sakit kepala, ruam, dan gejala
pernapasan pada sekitar 0,2%

Pengobatan
Acyclovir
Acyclovir adalah analog nukleosida sintetis
yang menghambat replikasi virus herpes
manusia, termasuk VZV.
Acyclovir melintasi plasenta mudah dan
dapat ditemukan pada jaringan janin, darah
tali pusat serta dalam cairan ketuban.
Dapat menghambat replikasi virus selama
viremia maternal, membatasi penyaluran
transplasental virus.

Keamanan
Tidak ada peningkatan efek samping yang
berkaitan dengan penggunaannya dalam
kehamilan.
Efisensi
Bila dibandingkan dengan plasebo, acyclovir
oral mengurangi gejala dalam waktu 24 jam
smenjak timbul ruam
Dalam kasus yang serius asiklovir
intravena harus dipertimbangkan.
Tidak diberikan sebagai profilaksis pada
wanita hamil

Key to evidence statements and grading of recommendations


I : Bukti yang diperoleh setidaknya
A. Ada bukti yang baik untuk
dari satu uji kontrol randomized yang
merekomendasikan tindakan
baik
pencegahan klinis
B. Ada bukti yang cukup untuk
II-1: Bukti dari uji coba kontrol tanpa
merekomendasikan tindakan
randomized yang dirancang dengan
pencegahan klinis
baik
C. Bukti yang ada saling
bertentangan dan tidak
II-2: Bukti dari uji kohort yang
memungkinkan membuat
dirancang dengan baik (prospective
rekomendasi untuk atau terhadap
atau retrospektif) atau kasus kontrol
penggunaan tindakan pencegahan
studi, lebih dari satu pusat atau
klinis; Namun, faktor lain dapat
kelompok penelitian
mempengaruhi pengambilan
keputusan
II-3: Bukti dari perbandingan antara
D. Ada bukti yang cukup untuk
waktu atau tempat dengan atau
merekomendasikan terhadap
tanpa intervensi. Hasil yang pada
pencegahan tindakan klinis
percobaan tanpa kontrol (seperti hasil E. Ada bukti yang baik untuk
pengobatan dengan penisilin pada
merekomendasikan terhadap
1940-an) juga dapat dimasukkan
pencegahan tindakan klinis
dalam kategori ini
L. Ada cukup bukti (dalam kuantitas
atau kualitas) untuk membuat
III: Pendapat otoritas yang dihormati,
rekomendasi; Namun, faktor lain

Rekomendasi
Imunisasi varicella direkomendasikan untuk semua

perempuan non-imun sebagai bagian dari perawatan pra


kehamilan dan pascamelahirkan. (II-3B)
Vaknisasi Varicella tidak boleh diberikan pada saat kehamilan.
Namun, penghentian kehamilan tidak disarankan bila terjadi
ketidaksengajaan vaksinasi selama kehamilan. (II-3D)
Saat antenatal, Status kekebalan varicella dari semua wanita
hamil harus didokumentasikan dengan riwayat infeksi
sebelumnya, vaksinasi varicella , atau varicella zoster
immunoglobulin G serologi. (III-C)
Semua ibu hamil yang non-imun harus diberitahu tentang
risiko infeksi varicella untuk diri sendiri dan janin mereka.
Mereka diminta untuk mencari bantuan medis setelah kontak
dengan orang yang mungkin telah terjangkit varicella. (II-3B)

Bila terjadi suatu paparan varicella dalam hamil

wanita dengan status kekebalan yang tidak diketahui,


pengujian serum harus dilakukan. Jika hasil serum
negatif atau tidak ada dalam 96 jam dari paparan,
varicella zoster immunoglobulin harus diberikan. (IIIC)
Wanita yang mengalami infeksi varicella pada
kehamilan perlu diberitaukan akan potensi merugikan
ibu dan squele pada janin, risiko penularan ke janin,
dan pilihan yang tersedia untuk diagnosis prenatal.
(II-3C)
USG lengkap dan tepat tindak lanjut dianjurkan untuk
semua wanita yang mengalami varicella pada
kehamilan untuk screening kemungkinan janin
terinfeksi. (III-B)

Wanita dengan infeksi varicella yang signifikan (misalnya,

pneumonitis) pada kehamilan harus ditangani dengan obat


antivirus oral (misalnya, asiklovir 800 mg 5 kali sehari). Dalam kasus
pengembangan menjadi varicella pneumonitis, harus
dipertimbangkan perawatan di rumah sakit. Asiklovir intravena
dapat dipertimbangkan untuk komplikasi beratpada kehamilan
(bentuk oral memiliki bioavailabilitas yang jelek). Dosis ini biasanya
10 sampai 15 mg / kg BB atau 500 mg / IV setiap 8 jam selama 5
sampai 10 hari untuk varicella pneumonitis, dan harus mulai dalam
waktu 24 sampai 72 jam dari onset ruam. (III-C)
Penyedia layanan kesehatan Neonatal harus diberitahu tentang
paparan varicella peripartum dalam rangka mengoptimalkan
perawatan neonatal awal dengan varicella zoster immunoglobulin
dan imunisasi. (III-C) Varicella zoster immunoglobulin harus
diberikan pada neonatus antara 5 hari sebelum dan 2 hari setelah
melahirkan. (III-C)

Alhamdulillah.....