Anda di halaman 1dari 19

BAB 2

PENGUMPULAN DAN
PENGOLAHAN DATA

Pengertian Data
Data adalah kumpulan informasi yang diperoleh dari suatu proses
pengamatan, data dapat berupa data kuantitatif (angka) dan atau
data kualitatif (non angka).
Data dapat juga didefinisikan sebagai informasi yang diperlukan
untuk membantu kita dalam membuat keputusan dalam situasi
tertentu.
Ciri ciri data yang baik:
1.Data yang baik adalah data yang sifatnya mewakili
(representatif)
2.Sesuai dengan apa yang ada atau apa yang terjadi (objektif)
3.Ada hubungannya dengan persoalan yang sedang dihadapi dan
akan dipecahkan (relevan)

Manfaat data:
1. Data sebagai input bagi suatu penelitian.
2. Data untuk mengukur kinerja suatu objek
penelitian.
3. Data membantu merumuskan langkah dasar dalam
proses pembuatan keputusan.
4. Data memberikan informasi yang kita butuhkan.
Data dapat disajikan dalam bentuk tabel, grafik atau
diagram.

Jenis Jenis Data Statistik:


1. Berdasarkan sumber dan penggunaannya.
a) Data Internal, data yang berasal dari dalam
organisasi atau perusahaan itu sendiri. Misalnya:
laporan laba/rugi, neraca, biaya produksi, data
kepegawaian, dll.
a) Data Eksternal, data yang berasal dari luar
organisasi dan tidak berkaitan langsung dengan
perusahaan serta disediakan oleh pihak lain.
Misalnya: data jumlah kelahiran/kematian di suatu
daerah, jumlah penduduk di suatu desa, jumlah
kendaraan, dll.

2. Berdasarkan cara memperolehnya.


a) Data Primer, data yang dikumpulkan, diolah dan
diterbitkan oleh organisasi yang menggunakannya.
Misalnya: data tentang pertanian yang dibuat oleh
Departemen Pertanian.
a) Data Sekunder, data yang tidak dibuat dan
diterbitkan oleh penggunanya. Misalnya: data
data statistik yang bisa kita dapatkan dari majalah,
surat kabar, BPS, dll.

3. Berdasarkan sifatnya.
a) Data Kuantitatif, data yang berbentuk angka atau
bilangan
dimana
dapat
dilakukan
operasi
matematika atas data data ini. Misalnya: Angka
kelahiran di kota Surakarta.
a) Data kualitatif, data yang bukan berbentuk angka
atau bilangan. Misalnya: kepuasan pelanggan
(sangat puas, puas, kurang puas, dll). Data kualitatif
terbagi menjadi dua:
data diskrit (nilainya bilangan asli bukan pecahan
karena jumlah pengamatannya terbatas, misal:
jumlah perusahaan meubel yang ada di Surakarta)
data kontinyu (setiap nilai adalah bilangan asli dan
dapt berbentuk pecahan, misal: ukuran tinggi

4. Berdasarkan waktu pengumpulannya.


a) Data Cross Section, data yang dikumpulkan dalam
satu periode saja, misalnya: satu hari, satu minggu,
satu bulan, dll.
a) Data Time Series, data yang dikumpulkan selama
beberapa periode untuk melihat trend yang terjadi,
misalnya: angka impor beras Indonesia periode 1990
2000.

PENGUMPULAN DATA
Pengumpulan data harus dilakukan dengan baik dan
mencakup seluruh objek yang diteliti. Sebelum data
dikumpulkan, terlebih dahulu harus memiliki informasi
mengenai objek penelitian, elemen yang akan diteliti
dan karakteristik dari elemen tersebut.
Elemen adalah unit terkecil dari suatu objek
penelitian.
Elemen
bisa
berupa
orang,
organisasi/instansi atau badan usaha dan barang.
Karakteristik adalah ciri-ciri yang melekat atau
dimilki oleh elemen.
Karakteristik adalah semua
keterangan mengenai suatu elemen, misalnya: umur,
jenis kelamin, jumlah kekayaan, jumlah produksi,
jumlah mahasiswa, gaji, agama, pendidikan, dll.

Metode Pengumpulan Data


Dalam statistik dikenal dua cara pengumpulan
data, yaitu sensus dan sampling.
Sensus
Adalah cara pengumpulan data jika seluruh elemen
dalam populasi penelitian diselidiki satu per satu.
Data yang diperoleh disebut sebagai data yang
sebenarnya (true value) atau sering disebut
parameter. Pengumpulan data dengan cara sensus
membutuhkan biaya yang sangat mahal dan banyak
tenaga.
Rekomendasi PBB untuk sensus demografi kepada
negara anggotanya dilakukan cukup sekali dalam 10
tahun, sedangkan untuk sensus industri dan pertanian
dilakukan sekali dalam 5 tahun.

Sampling
Adalah cara pengumpulan data apabila yang
diselidiki adalah elemen sampel dari suatu populasi.
Data yang diperoleh adalah data perkiraan dari
hasil sampling (estimated value) atau disebut statistik.
Misalnya dari 1000 objek penelitian yang akan diambil
sebagai sampel hanya 100 saja.
Pengumpulan data dengan teknik ini membutuhkan
biaya yang jauh lebih sedikit, tenaga yang tidak
banyak, lebih cepat serta cakupan data yang lebih
luas.

Alat
Pengumpulan
Statistik:*

Data

Kuesioner, teknik pengumpulan data yang melibatkan


responden untuk menjawab daftar pertanyaan.
Wawancara, teknik pengumpulan data dengan tanya
jawab secara alisan antara pihak pihak yang
membutuhkan data dengan responden.
Observasi, teknik pengumpulan data dengan cara
mengamati dan mencatat secara langsung hingga
diperoleh data yang dibutuhkan.
Data siap pakai (sekunder), teknik pengumpulan
data dari pihak ketiga yang mengumpulkan dan
menerbitkan data data yang dibutuhkan, misal: BPS.

Cara Pengambilan Sampel


Ada dua cara pengambilan sampel, yaitu cara acak
(random sampling) dan bukan acak (non-random).
Cara acak (random sampling)
Adalah suatu cara pemilihan sejumlah elemen dari
populasi untuk menjadi anggota sampel, dimana setiap
elemen memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih.
Teknik pemilihannya menggunakan undian atau jika
jumlah elemennya ribuan maka digunakan tabel angka
acak. Cara ini dianggap objektif (netral).
Beberapa metode random sampling yaitu:
a.Simple Random Sampling
b.Stratified Random Sampling
c.Multistage Random Sampling
d.Cluster Random Sampling

Cara Bukan Acak (Non-Random Sampling)


Adalah cara pemilihan elemen-elemen dalam
populasi untuk menjadi anggota sampel, dimana setiap
elemn tersebut tidak memiliki kesempatan yang sama
untuk terpilih. Cara ini lebihbersifat subjektif karena
probabilitas terpilihnya sebuah elemen tidak sama.

PENGOLAHAN DATA
Setelah proses pengumpulandata selesai, maka kita
akan mendapatkan yang dinamakan data mentah (raw
data). Agar data tersebut berguna maka harus diolah
dalam proses pengolahan data.
Tujuan dari proses pengolahan data ini adalah untuk
dapat menjawab suatu permasalahan/persoalan secara
agregat (berkelompok) bukan secara satu per satu.
Misalnya untuk menjawab; berap % jumlah penduduk
Indonesia yang buta huruf, berapa jumlah kebutuhan
impor beras, berapa jumlah penduduk yang hidup di
bawah garis kemiskinan, dll.

Metode Pengolahan Data


Untuk menentukan metoda pengolahan data, maka
jawabannya akan sangat tergantung dari jumlah data
yang dikumpulkan. Apabila jumlah data sedikit maka
pengolahan data bisa dilakukan secara manual, namun
bila jumlah data yang dikumpulkan jumlah banyak
maka pengolahan data dilakukan dengan bantuan
software pengolah data tertentu.
Secara umum metoda pengolahan data dibedakan
menjadi:
1)Pengolahan data secara manual
2)Pengolahan data secara elektronik.

Pengolahan data secara manual


Pengolahan data secara manual dilakukan untuk
jumlah data yang tidak terlalu banyak, karena
pengolahan manual membutuhkan waktu yang lama
karena harus meliti satu per satu.
Contoh pengolahan data secara manual, dapat anda
temukan pada pemilihan umum. Untuk menghitung
berapa jumlah pemilih partai atau calon anggota
dewan di TPS penghitungan suara dilakukan dengan
membuat tally mark atas setiap kertas gambar/kerta
pemilu yang dicoblos.
Selain tally mark, pengolahan data secara manual
juga dapat dilakukan dengan bantuan operasional
matematika sederhana.

Contoh soal:
Survei terhadap modal 10 perusahaan di daerah
Surakarta, diperoleh data mentah sbb (dalam jutaan Rp):
5040

70

60

30

100

120

80

110

90

Tentukan jumlah rata-rata modal serta persentase


perusahaan dengan modal di bawah Rp 100 juta.
Jawaban:
Jumlah modal = 50 + 40 + 70 + + 90 = 750 (juta
Rp)
Rata-rata modal = 750/10 = 75 (juta Rp)
% perusahaan dengan modal kurang dari 100 juta =
7/10 x 100% = 7%

Pengolahan data secara elektronik


Pengolahan data dengan jumlah data mentah yang
cukup banyak membutuhkan banyak waktu, tenaga dan
biaya jika dilakukan secara manual. Dengan bantuan
teknologi komputer, pengolahan data akan lebih cepat,
lebih rendah biayanya dan keakuratannya cukup tinggi.
Pengolahan data secara elektronik dimulai dari
proses input data, edit data lalu gunakan software
statistik tertentu sesuai yang dibutuhkan.
Pengolahan data secara elektronik pada umumnya
akan memudahkan pengolahan data dalam jumlah yang
banyak.

Soal Latihan
1. Jelaskan apa yang anda ketahui tentang karakteristik
dan elemen? Berikan contoh masing-masing!
2. Apa keuntungan menggunakan metode sampling
dibandingkan metode sensus? Jelaskan!
3. Jelaskan perbedaan antara pertanyaan terbuka dan
pertanyaan tertutup!
4. Jelaskan 2 metode pengolahan data! Apa kekurangan
dan kelebihannya?
5. Sebuah survei dilakukan oleh toko penjual CD
terhadap
konsumennya
dengan
mengajukan
pertanyaan sbb:
a) Berapa jumlah CD yang anda beli tahun lalu?
b) Apakah anda pembeli tetap (reguler)? (ya atau tidak)
c) Berapa umur anda?
d) Jenis musik apa yang menjadi favorit anda? (ada 10
kategori pilihan)

6. Dari 200 supermarket yang terdapat di Jawa Tengah


dipilih 10 sampel secara acak untuk penelitian
dengan data sbb:
Supermarket

Jml
Karyawan

Asset (miliar
Rp)

Profit (miliar
Rp)

120

450

2,5

Matahari

98

375

1,3

Batari

82

169

1,0

Borobudur

62

89

0,9

Melati

45

82

0,8

130

320

2,1

Ramayana

92

201

1,2

Lestari

30

70

0,8

Sri Ratu

70

92

0,9

Luwes

25

48

0,5

Goro

Sarinah

a) Berapa jumlah elemen data pada tabel di atas?


b) Berapa jumlah karakteristik dari data tersebut?