Anda di halaman 1dari 15

Evaluasi Penyebab Limfadenopati dan Gejala Penyerta 12

N
o
1.

2.

Morfologi Sel
Anemia
makrositik normokromik
Anemia
mikrositik
hipokromik

Keterangan
Bentuk eritrosit
yang besar dengan
konsentrasi
hemoglobin yang
normal
Bentuk eritrosit
yang kecil dengan
konsentrasi
hemoglobin yang
menurun

Jenis Anemia
-

Anemia Pernisiosa
Anemia defisiensi
folat

Anemia defisiensi
besi
Anemia sideroblastik
Thalasemia

3.

Anemia
normositik
normokromik

Penghancuran atau
penurunan jumlah
eritrosit tanpa
disertai kelainan
bentuk dan
konsentrasi
hemoglobin

Anemia aplastik
Anemia
posthemoragik
Anemia hemolitik
Anemia Sickle Cell
Anemia pada
penyakit kronis

DD/DBD
Demam
Dengue

Tanda dan gejala


Demam dengan min 2 gejala
Nyeri kepala
Nyeri belakang mata
Nyeri otot
Nyeri sendi
Manifestasi perdarahan
Tidak ada kebocoran plasma
Demam disertai manifestasi
perdarahan (torniquet+) ada
kebocoran plasma

Laboratorium
Trombositopenia
(< 150.000 sel/mm3 )
Hematokrit
Meningkat
( 5 10 % )

Trombositopenia
( < 100.000 sel/mm3 )
Hematokrit Meningkat (>20%)

Grade I + perdarahan spontan


DBD
(DSS)

Grade I atau II + adanya


kegagalan sirkulasi

DBD
(DSS)

Grade III + syok berat serta nadi


dan tekanan darah yang tidak
terukur

Trombositopenia
( < 100.000 sel/mm3 )
Hematokrit Meningkat (>20%)
Trombositopenia
( < 100.000 sel/mm3 )
Hematokrit Meningkat (>20%)
Trombositopenia
( < 100.000 sel/mm3 )
Hematokrit Meningkat (>20%)

PENGOBATAN MALARIABERAT DENGAN ARTEMETER DAN KINAINJEKSI


Obat malaria beratLini pertama :Artemether injeksi diberikan secara intramuskuler,
Setiap ampul Artemether berisi 80 mg/ml selama 5 hari.

Leptospira

toxoplasma gondii