Anda di halaman 1dari 8

ii

LEMBAR PENGESAHAN
Karya Tulis yang Berjudul:
TRANSPLANTASI SEL PUNCA HEMATOPOETIK (HSCs) CD34+
TRANSGENIK VIA TRANSFEKSI VIRO-shRNA BERBASIS GEN
CCR5/CXCR4 SEBAGAI METODE TERAPI DAN VAKSINASI
INTRASELULER TERHADAP INFEKSI HIV-1
Oleh :
Nama : I Gusti Agung Dwi Mahasurya
NIM

Nama

NIM

Disampaikan dalam rangka:


Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa Tingkat Nasional
SCIENTIFIC ATMOSPHERE 2012

Telah disahkan di Denpasar, 12 Januari 2012


Mengetahui dan mengesahkan :
Pembimbing/Pembantu Dekan III FK UNUD

Dr.Dyah Pradnyaparamita Duarsa,Msi


NIP:131693939

iii

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadapan tuhan Yang Maha Kuasa, Ida Sang HyangWidi
Wasa, karena berkat rahmat dan bimbingan-Nya kami dapat menyelesaikan karya
tulis ilmiah yang berjudul Transplantasi Sel Punca Hematopoetik (HSCs) CD34 +
Transgenik Via Transfeksi Viro-shRNA Berbasis Gen

CCR5/CXCR4 Sebagai

Metode Terapi Dan Vaksinasi Intraseluler Terhadap Infeksi HIV-1.


Karya ilmiah ini disusun dalam rangka mengikuti Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa
Scientific Atmosphere 2012. Karya tulis ilmiah ini diharapkan dapat memberi
pengetahuan kepada masyarakat akan pemanfaatan transplantasi HSCs CD34+
transgenik dan viro-shRNA sebagai bentuk intervensi preventif serta kuratif pada
infeksi HIV/AIDS. Hal ini mengingat hingga saat ini belum ditemukan terapi yang
secara farmakodinamika berperan dalam eliminasi dan eradikasi HIV-1 rservoir laten.
Karya tulis Ilmiah ini mungkin tidak dapat terselesaiakan tepat pada waktunya tanpa
bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu dalam kesempatan ini kami menyampaikan
ucapan terima kasih kepada seluruh civitas akademika Fakultas Kedokteran
Universitas Udayana yang telah memberikan bantuan moral dan material dalam
penyusunan karya ilmiah ini.
Kami menyadari bahwa karya tulis ilmiah ini memiliki berbagai kekurangan, untuk
itu kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun dalam rangka
menyempurnakannya. Akhirnya semoga karya ilmiah ini dapat memberikan
sumbangan bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
Denpasar, 12 Januari 2012

Penyusun

DAFTAR ISI

iv

Halaman Judul.............................................................................................................i
Lembar Pengesahan....................................................................................................ii
Kata Pengantar...........................................................................................................iii
Daftar Isi.....................................................................................................................iv
Daftar Gambar............................................................................................................vi
Daftar Singkatan........................................................................................................vii
Abstrak......................................................................................................................viii
BAB I PENDAHULUAN
1.1

Latar Belakang..........................................................................................1

1.2

Rumusan Masalah.....................................................................................5

1.3

Tujuan Penulisan.......................................................................................5

1.4

Manfaat Penulisan.....................................................................................5

BAB II TELAAH PUSTAKA


2.1 Patogenesis Infeksi HIV-1..........................................................................6
2.2 Struktur Fungsional Koreseptor CCR5 dan CXCR4..................................7
2.3 Karakteristik Sel Punca Hematopoetik [HSCs]..........................................9
2.4 Konsep RNAi pada shRNA.......................10
2.5 Tinjauan Farmakologis Vektor Lentivirus.....................................12
BAB III METODE PENULISAN
3.1

Metode Pengumpulan Data......................................................................14

3.2

Jenis Data.................................................................................................14

3.3

Analisis Data............................................................................................14

3.4

Sifat Tulisan.............................................................................................14

BAB IV ANALISIS DAN SINTESIS

4.1 Mekanisme Kontruksi Viro-Shrna Berbasis Gen CCR5/CXCR4 Dan


Prosedur Transplantasi Hscs CD34+ Transgenik ..................15
4.2 Mekanisme Mobilisasi dan Homing dari HSCs CD34+ Transgenik .....20
4.3 Farmakodinamik HSCs CD34+ Transgenik Sebagai Metode Terapi Dan
Vaksinasi Intraseluler Pada Infeksi HIV-1........................25
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1

Kesimpulan................................................................................................29

5.2

Saran.......30

DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR RIWAYAT HIDUP

DAFTAR GAMBAR

vi

No

Judul

Halaman

1.

Gambar.1. Patogenesis infeksi HIV-1...............................................................6

2.

Gambar 2. Karakteristik tropisme HIV-1..............................................8

3.

Gambar3. Prinsip kerja RNAi..........................................................................11

4.

Gambar 4. Tinjauan lentivirus sebagai vektor dalam penghantaran gen ..12

5.

Gambar 5. Kontruksi sistem plasmid dan sistem packaging [pMDL, pRev,


pVSV] pada produksi vektor lentivirus bispesifik...........16

6.

Gambar 6. Mekanisme transplantasi HSCs CD34+ pada pasien HIV-1+ .........19

7.

Gambar 7. Mekanisme mobilisasi dan homing HSCs CD34+............21

8.

Gambar 8. Mekanisme kerja shRNA via vektor lentivirus dalam inaktivasi gen
CCR5 danCXCR4........24

9.

Gambar 9. Mekanisme differensiasi HSCs CD34+26

10. Gambar 10. Eradikasi sel laten HIV-1 oleh sel NK transgenik ....28

vii

DAFTAR SINGKATAN
ARV

: Antiretroviral

ADCC

: antibody dependent cellular cytotoxicity

CCR5

: CC chemokine receptors 5

CD

: Cluster of Differentation

CMV

: Cytomegalovirus

cPPT

: central Polypurine Tract

CTL

: cytotoxic T cells

CXCR4

: CXC chemokine receptors 4

dsRNA

: double strand RNA

EGFP

: Enhanced green fluorescent protein

FACS

: Fluorescent-Activated Cell Sorter

Flt-1

: fms-like tyrosine kinase-1

Flk-1

: fetal-liver kinase-1

G-CSF

: granulocyte colony stimulating factor

HAART

: Highly Active Antiretroviral Therapy

HDAC

: histone deacetylase

Hif-1

:hypoxia-inducible factor-1

HIV-1

: Human Immunodeficiency Virus tipe 1

HMGB1

: high-mobility group box-1

HSCs

: sel punca hematopoetik [Hematopoetic Stem Cells]

ILT

: ig-like transcript

KDR

: Kinase Insert Domain Receptor

LTR

: Long Terminal Repeat

MCP-1

: monocyte chemoattractan protein-1

MHC

: mayor histicompability complex

MMP9

: matrix metalloproteinase-9

MNC

: mononucelar cell

NK

: Natural Killer

viii

PECAM

: platelet endothelial cell adhesion molecul

RISC

: RNA-induced silencing complex

RNAi

: RNA Interference

SCD-X1

: X-linked severe combined immunodeficiency

SDF-1

: stromal cell-derived factor-1

shRNA

: short hairpin RNA

siRNA

: small interfering RNA

SIN

: self inactivating

skitL

: soluble survival factor

VE-cadherin

: vascular endothelial-cadherin

VEGF

: vascular endothelial growth factor

WPRE

: Woodchuck hepatitis virus regulatory element

ix

TRANSPLANTASI SEL PUNCA HEMATOPOETIK (HSCs)


CD34+TRANSGENIK VIA TRANSFEKSI VIRO-shRNA BERBASIS GEN
CCR5/CXCR4 SEBAGAI METODE TERAPI DAN VAKSINASI
INTRASELULER TERHADAP INFEKSI HIV-1
I.Gst. Agung Dwi Mahasurya1,
1
Mahasiswa semester I Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar,
Indonesia
Indonesia merupakan salah satu negara tujuan wisata dunia. Para wisatawan datang
ke sini dengan berbagai motif baik hanya untuk mengunjungi kerabat, berlibur,
ataupun berbisnis. Isu yang sering berkembang saat ini adalah wisata ke mancanegara
dapat menyebabkan berbagai risiko kesehatan dan sering terjadi penularan terhadap
berbagai penyakit IMS, dalam hal ini HIV/AIDS. Dimana mobilitas para wisatawan
telah ditetapkan sebagai faktor resiko infeksi HIV-1 independen. Intervensi terhadap
pandemi HIV-1 dilakukan dengan intervensi ARV, namun hingga saat ini belum ARV
yang mampu menyembuhkan dan melakukan eradikasi HIV-1/AIDS secara tuntas
padahal jumlah penderita HIV-1/AIDS makin lama makin bertambah. Maka dapat
diajukan sebuah pemikiran untuk mengintroduksi HSCs CD34+ transgenik yang
memiliki imunitas terhadap HIV-1 dan insersi gen anti-HIV-1 dalam genom sel
terinfeksi sehingga karena sel tersebut yang menghasilkan agen antiviral, maka
toksisitas sistemik bersifat minimal. Transfeksi dilakukan dengan viro-shRNA
berbasis gen CCR5/CXCR4 via vektor lentivirus bispesifik SIN pHIV-1-XHR-GFP,
sedangkan proses transplantasi HSCs CD34+ transgenik dilakukan dengan tahapan
mobilisasi HSCs via injeksi G-CSF, apheresis dan pmrosean sekunder, dilanjutkan
proses transduksi/transfeksi. HSCs CD34+ akan dimobilisasi dan homing HSCs
CD34+ melalui proses bertahap dengan menginisiasi proses migrasi melalui interaksi
via selektin endotelial, molekul adhesi seperti sitokin, 2-integrin dan 41-integrin
dan kemokin serta protease degradasi maktriks ekstraseluler; dimana proses ini sangat
dipengaruhi oleh aksis SDF-1/CXCL12-CD128. shRNA bispesifik [pHIV-1-XHRGFP] menginaktivasi gen CCR5/CXCR4 dengan membentuk komplek RISC rantai
tunggal yang bertugas memotong target mRNA CCR5-CXCR4 menjadi bagianbagian kecil, sehingga informasi genetik dari DNA untuk dirubah menjadi protein
musnah. Sedangkan vaksinasi intraseluler terjadi karena HSCs CD34+ transgenik
berdiferensiasi menjadi makrofag, limfosit T CD4+ dan sel NK yang berperan dalam
sistem imunitas anti HIV-1 karena mampu bekerja secara normal dan resisten
terhadap mekanisme deplesi oleh HIV-1 dan proses terapi-eradikasi terjadi via sel NK
transgenik-AADC dengan memanfaatkan kerja dari reseptor fc pada CD16 sel NK
CD56dim dan memfasilitasi proses lisis sel T-CD4 laten via porfirin dan deaht
receptor pathway (fas ligan).
Kata Kunci: HSCs CD34+ Transgenik, shRNA CCR5/CXCR4, Vektor Lentivirus
Bispesifik SIN pHIV-1-XHR-GFP, Terapi-Eradikasi, Vaksinasi
Intraseluler