Anda di halaman 1dari 34

RANCANGAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR ANEKA

(Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, Anti


Korupsi)

PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PRAJABATAN


CPNS GOLONGAN III

Disusun Oleh:
Dwita Maulida
199110102015032004

Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Ciloto


Kementerian Kesehatan
2015
i

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat
rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan Rancangan Aktualisasi ini dengan tepat
pada waktunya. Rancangan Aktualisasi ini disusun sebagai salah satu penilaian kelulusan
Diklat Prajabatan CPNS golongan III Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Rancangan Aktualisasi ini merupakan salah satu perwujudan untuk meningkatkan
pemahaman atas proses internalisasi selama on campus di Balai Besar Pelatihan Kesehatan
Ciloto. Dengan Rancangan Aktualisasi ini diharapkan nilai-nilai dasar Akuntabilitas,
Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) dapat diterapkan
di tempat kerja.
Penyusunan Rancangan Aktualisasi ini tidak terlepas dari dukungan dan bantuan
berbagai pihak. Pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan
setinggi-tingginya kepada:
1. dr. Imran Agus Nurali, Sp. KO selaku Direktur Penyehatan Lingkungan, Ditjen

PP dan PL yang telah memberikan kesempatan penulis untuk mengikuti Diklat


Prajabatan CPNS golongan III Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
2. Bunga Mayung Datu Linggi, SKM, M.Kes selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha

Direktorat Penyehatan Lingkungan yang telah memberikan kesempatan penulis


untuk mengikuti Diklat Prajabatan CPNS golongan III Kementerian Kesehatan
Republik Indonesia.
3. Tri Hernowo, SKM, MKes. selaku pembimbing yang ditunjuk oleh penyelenggara

diklat (coach) yang sudah bersedia meluangkan waktunya untuk memberikan


nasihat, dorongan, serta penjelasan yang lebih mendalam mengenai Rancangan
dan Pelaksanaan Aktualisasi ini.
4. Rekan-rekan Sub Bagian Tata Usaha Direktorat Penyehatan Lingkungan yang

selalu memberikan semangat agar penulis dapat menyelesaikan Prajab ini dengan
baik.
5. Rekan seperjuangan, teman-teman Diklat Prajabatan CPNS golongan III

Angkatan VI, khususnya teman-teman dari PP dan PL. Terima kasih untuk segala
dukungan, kerjasama dan kenangan selama 18 hari ini.

ii

6. Seluruh staf pengajar Diklat Prajabatan CPNS golongan III yang telah

memberikan banyak kesempatan pada penulis untuk saling mengenal, belajar,


bekerja, dan mengabdikan ilmu.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan dan membalas segala
kebaikan bagi semua pihak yang telah membantu. Penulis menyadari bahwa penulisan
Rancangan Aktualisasi ini masih jauh dari sempurna. Besar harapan penulis, semoga kritik
dan saran yang diberikan kepada penulis dapat menjadikan laporan ini lebih baik.

Ciloto, Agustus 2015

Dwita Maulida

iii

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ...........................................................................................................................ii


Daftar Isi ................................................................................................................................... iv
Daftar Tabel ............................................................................................................................... v
Daftar Gambar .......................................................................................................................... vi
Bab I Pendahuluan ..................................................................................................................... 1
1.1.

Latar Belakang Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan ................................................. 1

1.2.

Tujuan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan .............................................................. 2

1.3.

Ruang Lingkup Rancangan Aktualisasi ...................................................................... 2

1.3.1.

Definisi Aparatur Sipil Negara (ASN) ................................................................. 2

1.3.2.

Nilai-nilai Dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) ................................................... 2

Bab II Gambaran Umum Lokasi Aktualisasi dan Tugas Jabatan Peserta Diklat ....................... 8
2.1.

Gambaran Umum Lokasi Aktualisasi ......................................................................... 8

2.1.1.

Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan ........... 8

2.1.2.

Direktorat Penyehatan Lingkungan ................................................................... 10

2.2.

Tugas Jabatan Peserta Diklat .................................................................................... 12

Bab III Rancangan Aktualisasi ................................................................................................ 13


3.1.

Rancangan Aktualisasi Nilai Nilai ANEKA .......................................................... 13

3.2.

Alat Bantu ................................................................................................................. 13

Daftar Pustaka ......................................................................................................................... 28

iv

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1. Matriks Rancangan Kegiatan .................................................................................. 14

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1. Struktur Organisasi Direktorat Penyehatan Lingkungan .................................... 11

vi

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan


Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah dengan potensi sumber
daya manusia, peluang pasar yang besar dan demokrasi yang relatif stabil. Namun,
prakondisi tersebut belum dapat dikelola secara efektif dan efisien sehingga
Indonesia masih tertinggal dari laju pembangungan global dewasa ini.
Pegawai Negeri Sipil (PNS) memiliki perananan yang menentukan dalam
mengelola prakondisi tersebut. Berdasarkan Undang-Undang No. 5 Tahun 2014
Tentang ASN, dijelaskan bahwa yang dimaksud Pegawai Negeri Sipil (PNS)
adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai
pegawai ASN secara tetap oleh pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki
jabatan pemerintahan. Dalam perkembangan selanjutnya, diperlukan PNS yang
professional sehingga mampu melaksanakan tugas jabatannya secara efektif dan
efisien. Agar terbentuk sosok PNS professional tersebut, diperlukan pembinaan
melalui jalur Pendidikan dan Pelatihan (Diklat).
Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan
Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS), ditetapkan bahwa salah satu jenis
Diklat yang strategis untuk mewujudkan PNS sebagai bagian dari ASN menjadi
profesional adalah Diklat Prajabatan. Diklat ini dilaksanakan dalam rangka
membentuk nilai-nilai dasar profesi PNS. Kompetensi inilah yang kemudian
berperan dalam membentuk karakter PNS yang kuat, yaitu PNS yang mampu
bersikap dan bertindak profesional dalam melayani masyarakat.
Mengacu kepada Perkalan No. 38 Tahun 2014 tentang Pedoman
Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil
Golongan III, saat ini dilakukan inovasi dalam pelaksanaan diklat prajabatan.
Dimana para peserta diharapkan mampu menginternalisasikan nilai-nilai dasar
profesi PNS dengan cara mengalami sendiri dalam penerapan dan aktualisasi pada
tempat tugas/tempat magang, sehingga peserta merasakan manfaatnya secara
langsung. Dengan demikian nilai-nilai dasar profesi PNS tersebut terpatri kuat
1

dalam diri peserta. Terdapat lima nilai-nilai dasar profesi PNS sebagaimana yang
telah disebutkan sebelumnya yaitu akuntabilitas PNS, nasionalisme, etika publik,
komitmen mutu, dan anti korupsi. Kelima nilai-nilai dasar profesi PNS ini
selanjutnya diakronimkan menjadi ANEKA.
1.2.

Tujuan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan


Berdasarkan Perkalan No. 38 Tahun 2014, Diklat Prajabatan bertujuan untuk
membentuk PNS yang profesional yaitu PNS yang karakternya dibentuk oleh nilai
nilai dasar profesi PNS, sehingga mampu melaksanakan tugas dan perannya
secara profesional sebagai pelayan masyarakat. Sasaran penyelenggaraan Diklat
Prajabatan adalah terwujudnya PNS yang profesional.

1.3.

Ruang Lingkup Rancangan Aktualisasi


1.3.1.

Definisi Aparatur Sipil Negara (ASN)


Pegawai ASN terdiri atas PNS dan PPPK. Dalam rancangan ini, ANS
yang dimaksud adalah PNS. PNS adalah pegawai ASN yang diangkat
sebagai pegawai tetap oleh Pejabat Pembina Kepegawaian dan memiliki
nomor induk pegawai secara nasional (UU No. 5 Tahun 2014).

1.3.2.

Nilai-nilai Dasar Aparatur Sipil Negara (ASN)


a.

Akuntabilitas
Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok,
atau institusi untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi
amanahnya (Kusumsari, 2015). Nilai nilai akuntabilitas yang
diambil dalam rancangan aktualisasi ini adalah:
1) Kepemimpinan: memiliki komitmen yang tingi dalam melakukan
pekerjaan sehingga memberikan efek positif bagi pihak lain yang
berkomitmen pula;
2) Transparasi: keterbukaan informasi yang telah dijadikan standar
normatif untuk mengukur legitimasi sebuah pemerintahan;
3) Integritas: mematuhi peraturan dan etika berorganisasi serta
memiliki komitmen yang kuat serta bertanggung jawab atas
tindakan;

4) Tanggung jawab (responsibilitas): menyadari bahwa setiap


tindakan maupun keputusan yang telah dilakukan memiliki
konsekuensi;
5) Keadilan: menghindari segala ketidakadilan karena dapat
menghancurkan kepercayaan dan kredibilitas organisasi;
6) Kepercayaan: apabila rasa keadilan dilakukan akan menimbulkan
rasa percaya pada organisasi;
7) Keseimbangan: keseimbangan dalam hal akuntabilitas dan
kewenangan serta harapan dan kapasitas dalam lingkungan kerja
diperlukan tercapai akuntabilitas;
8) Kejelasan: dalam melaksanakan wewenang dan tanggung jawab
harus memiliki gambaran yang jelas tentang tujuan dan hasil
yang diharapkan;
9) Konsistensi: kestabilan dalam melaksanakan pekerjaan, mulai
dari kebijakan hingga prosedur.
b.

Nasionalisme
Nasionalisme adalah pandangan tentang rasa cinta

yang wajar

terhadap bangsa dan negara, dan sekaligus menghormati bangsa lain


(Latief, 2015). Nilai nilai nasionalisme yang diambil penulis dalam
rancangan aktualisasi ini adalah dalam menjalankan setiap fungsi dan
tugasnya, ASN memiliki jiwa nasionalisme Pancasila yang kuat. Setiap
ASN harus senantiasa taat menjalankan nilai-nilai Pancasila dan
mengaktualisasikannya dengan semangat nasionalisme yang kuat
menjalankan tugasnya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan
publik, dan perekat dan pemersatu bangsa.
Nilai-nilai Pancasila yang dijalankan oleh ASN adalah sebagai
berikut:
1) Sila ke-1: nilai-nilai ketuhanan diimplementasikan dengan cara
mengembangkan etika sosial di masyarakat. Dengan berpegang
teguh pada nilai-nilai ketuhanan diharapkan dapat memperkuat
pembentukan karakter dan kepribadian, melahirkan etos kerja yang
positif, dan memiliki kepercayaan diri untuk mengembangkan
potensi diri dan kekayaan alam yang diberikan Tuhan untuk
kemakmuran masyarakat.
3

2) Sila ke-2: pemerintahan yang dibangun harus memperhatikan


prinsip kemanusiaan dan keadilan. Serta penyelenggara negara
dituntut untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan
memegang cita-cita moral rakyat yang mulia.
3) Sila ke-3: adanya semangat gotong royong dalam kehidupan seharihari dengan tujuan nasionalisme baik kedalam maupun keluar.
Kedalam dengan artian bahwa kemajemukan dan keanekaragaman
budaya, suku, etnis, dan agama di Indonesia tidak dipandang
negatif. Kemudian keluar dalam artian bahwa nasionalisme
memuliakan kemanusiaan universal dengan menjunjung tinggi
persaudaraan, perdamaian, dan keadilan antar umat manusia.
4) Sila ke-4: negara menghendaki persatuan di atas kepentingan
perseorangan

dan

golongan.

Penyelenggaraan

pemerintahan

didasarkan atas semangat kekeluargaam di antara keragaman bangsa


Indonesia dengan mengakui adanya kesamaan derajat. Pemerintah
dan wakil rakyat diharapkan bisa mengetahui, memahami, dan
merasakan apa yang diinginkan rakyat dan idealitas apa yang
seharusnya ada pada rakyat, sehingga keputusan yang diambil
adalah keputusan yang bijaksana.
5) Sila ke-5: perwujudan relasi yang adil disemua tingkat sistem
kemasyarakatan;

pengembangan

struktur

yang

menyediakan

kesetaraan kesempatan; proses fasilitasi akses atas imformasi,


layanan, dan sumber daya yang diperlukan; dan dukungan atas
partisipasi bermakna atas pengambilan keputusan bagi semua orang.
c.

Etika publik
Etika publik adalah refleksi tentang standar/norma yang menentukan
baik/buruk, benar/salah perilaku, tindakan dan keputusan untuk
mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung
jawab pelayanan publik (Kumorotomo, 2015). Nilai nilai dasar etika
publik yang diambil dalam rancangan aktualisasi ini adalah:
1) Memegang teguh nilai nilai dalam ideologi Negara Pancasila;
2) Setia dan mempertahankan Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan
Republik Indonesia 1945;
3) Menjalankan tugas secara profesional dan tidak berpihak;
4

4) Membuat keputusan berdasarkan prinsip keahlian;


5) Menciptakan lingkungan kerja yang non diskriminatif;
6) Memelihara dan menjunjung tinggi standar etika luhur;
7) Mempertanggungjawabkan tindakan dan kinerjanya kepada publik;
8) Memiliki kemampuan dalam melaksanakan kebijakan dan program
pemerintah;
9) Memberikan layanan kepada publik secara jujur, tanggap, cepat,
tepat, akurat, berdaya guna, berhasil guna, dan santun;
10) Mengutamakan kepemimpinan berkualitas tinggi;
11) Menghargai komunikasi, konsultasi, dan kerja sama;
12) Mengutamakan pencapaian hasil dan mendorong kinerja pegawai;
13) Mendorong kesetaraan dalam pekerjaan;
14) Meningkatkan efektivitas sistem pemerintahan yang demokratis
sebagai perangkat sistem karir.
d.

Komitmen mutu
Mutu adalah salah satu standar yang menjadi dasar untuk mengukur
capaian hasil kerja, adapun mutu mencerminkan nilai keunggulan
produk/jasa yang diberikan kepada pelanggan (customer) sesuai dengan
kebutuhan dan keinginannya, dan bahkan melampaui harapannya
(Yuniarsih, 2015). Komitmen menurut KBBI adalah

perjanjian

(keterikatan) untuk melakukan sesuatu. Jadi, penulis menyimpulkan


bahwa komitmen mutu adalah perjanjian dalam melaksanakan pekerjaan
sehingga produk/jasa yang diberikan kepada pelanggan sesuai dengan
kebutuhan dan keinginannya, dan bahkan melampaui harapannya.
Adapun nilai nilai komitmen mutu yang diambil dalam rancangan ini
adalah:
1) Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, dan
berintegritas tinggi;
2) Melaksanakan tugas dengan cermat dan disiplin;
3) Melayani dengan sikap hormat, sopan, dan tanpa tekanan;
4) Melaksanakan

tugasnya

sesuai

dengan

ketentuan

peraturan

perundang-undangan;

5) Melaksanakan tugasnya sesuai dengan perintah atasan atau Pejabat


yang Berwenang sejauh tidak bertentangan dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan dan etika pemerintahan;
6) Menjaga kerahasiaan yang menyangkut kebijakan negara;
7) Menggunakan

kekayaan

dan

barang

milik

negara

secara

bertanggung jawab, efektif, dan efisien;


8) Menjaga agar tidak terjadi konflik kepentingan dalam melaksanakan
tugasnya;
9) Memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan kepada
pihak lain yang memerlukan informasi terkait kepentingan
kedinasan;
10) Tidak menyalahgunakan informasi intern negara, tugas, status,
kekuasaan,

dan

jabatannya

untuk

mendapat

atau

mencari

keuntungan atau manfaat bagi diri sendiri atau untuk orang lain;
11) Memegang teguh nilai dasar ASN dan selalu menjaga reputasi dan
integritas ASN;
12) Melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai
disiplin pegawai ASN.
e.

Anti korupsi
Korupsi berasal dari bahasa latin yaitu corruption yang berarti
kerusakan, kebobrokan, dan kebusukan. Seringkali korupsi dikatakan
kejahatan luar biasa karena memiliki dampak yang luar biasa sehingga
menyebabkan kerusakan baik dalam kurun waktu pendek maupun jangka
panjang. Kerusakan tersebut melingkupi ruang lingkup pribadi, keluarga,
masyarakat, dan kehidupan yang lebih luas (KPK, 2015). Anti menurut
KBBI adalah melawan, menentang, memusuhi. Dalam rancangan
aktualisasi ini, penulis menyimpulkan bahwa anti korupsi adalah sikap
melawan adanya tindakan korupsi dalam melaksanaan tugas sebagai
seorang ASN. Adapun nilai-nilai dasar anti korupsi yang digunakan oleh
penulis dalam rancangan aktualisasi berdasarkan KPK, yaitu:
1) Jujur;
2) Peduli;
3) Mandiri;
4) Disiplin;
6

5) Tanggung jawab;
6) Kerja keras;
7) Sederhana;
8) Berani;
9) Adil.

BAB II
GAMBARAN UMUM LOKASI AKTUALISASI DAN
TUGAS JABATAN PESERTA DIKLAT

2.1. Gambaran Umum Lokasi Aktualisasi


2.1.1. Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan
Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan
yang selanjutnya pada laporan ini akan disingkat menjadi Ditjen PP dan PL
adalah bagian dari struktur organisasi Kementerian Kesehatan yang
merupakan unsur pelaksana di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri
Kesehatan. Berdasarkan Permenkes No. 1144 Tahun 2010 tentang Organisasi
dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan, Ditjen PP dan PL mempunyai tugas
merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang
pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan. Fungsi Ditjen PP dan PL
adalah:
a.

Perumusan kebijakan di bidang pengendalian penyakit dan penyehatan


lingkungan

b.

Pelaksanaan kebijakan di bidang pengendalian penyakit dan penyehatan


lingkungan

c.

Penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pengendalian


penyakit dan penyehatan lingkungan

d.

Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pengendalian


penyakit dan penyehatan lingkungan

e.

Pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan


Penyehatan Lingkungan
Dalam Pasal 250 Permenkes No. 1144 Tahun 2010 disebutkan Ditjen PP

dan PL terdiri atas lima direktorat dan satu sekretariat, yaitu:


a.

Sekretariat Direktorat Jenderal

b.

Direktorat Surveilans, Imunisasi, Karantina, dan Kesehatan Matra

c.

Direktorat Pengendalian Penyakit Menular Langsung

d.

Direktorat Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang

e.

Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak Menular

f.

Direktorat Penyehatan Lingkungan


Adapun visi Ditjen PP dan PL yang dikutip sesuai dengan situs resminya

adalah

Masyarakat

Sehat

yang

Mandiri

dalam

Pencegahan

dan

Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan serta Berkeadilan.


Dengan visi tersebut, Ditjen PP dan PL memiliki misi sebagai berikut:
a. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan
masyarakat termasuk swasta dan masyarakat madani
b. Melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya
kesehatan yang paripurna, merata, bermutu, dan berkeadilan
c. Menjamin ketersediaan dan pemerataan sumber daya kesehatan
d. Menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik
Nilai-nilai yang dianut oleh Ditjen PP dan PL mengikuti nilai-nilai yang
terdapat di Kementerian Kesehatan, yaitu:
a. Pro Rakyat
Dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, Kementerian Kesehatan
selalu mendahulukan kepentingan rakyat dan harus menghasilkan yang
terbaik untuk rakyat. Diperolehnya derajat kesehatan yang setinggitingginya bagi setiap orang adalah salah satu hak asasi manusia tanpa
membedakan suku, golongan, agama dan status sosial ekonomi.
b. Inklusif
Semua program pembangunan kesehatan harus melibatkan semua pihak,
karena pembangunan kesehatan tidak mungkin hanya dilaksanakan oleh
Kementerian Kesehatan saja. Dengan demikian, seluruh komponen
masyarakat harus berpartisipasi aktif, yang meliputi lintas sektor,
organisasi profesi, organisasi masyarakat pengusaha, masyarakat madani
dan masyarakat akar rumput
c. Responsif
Program kesehatan harus sesuai dengan kebutuhan dan keinginan rakyat,
serta tanggap dalam mengatasi permasalahan di daerah, situasi kondisi
setempat, sosial budaya dan kondisi geografis. Faktor-faktor ini menjadi
dasar dalam mengatasi permasalahan kesehatan yang berbeda-beda,
sehingga diperlukan penangnganan yang berbeda pula.

d. Efektif
Program kesehatan harus mencapai hasil yang signifikan sesuai target
yang telah ditetapkan dan bersifat efisien.
e. Bersih
Penyelenggaraan pembangunan kesehatan harus bebas dari korupsi, kolusi
dan nepotisme (KKN), transparan, dan akuntabel.

2.1.2. Direktorat Penyehatan Lingkungan


Direktorat Penyehatan Lingkungan merupakan satu diantara lima
direktorat yang secara struktur organisasi Kementerian Kesehatan berada di
bawah Ditjen PP dan PL. Berdasarkan Pasal 362 Permenkes No. 1144 Tahun
2010, Direktorat Penyehatan Lingkungan mempunyai tugas melaksanakan
penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar,
prosedur, dan kriteria serta

pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di

bidang penyehatan lingkungan.


Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362,
Direktorat Penyehatan Lingkungan menyelenggarakan fungsi :
a. Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penyehatan air dan sanitasi
dasar, penyehatan permukiman dan tempat-tempat umum, penyehatan
kawasan dan sanitasi darurat, higiene sanitasi pangan serta pengamanan
limbah, udara, dan radiasi;
b. Pelaksanaan kegiatan di bidang penyehatan air dan sanitasi dasar,
penyehatan permukiman dan tempat-tempat umum, penyehatan kawasan
dan sanitasi darurat, higiene sanitasi pangan serta pengamanan limbah,
udara, dan radiasi;
c. Penyiapan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang
penyehatan air dan sanitasi dasar, penyehatan permukiman dan tempattempat umum, penyehatan kawasan dan sanitasi darurat, higiene sanitasi
pangan, serta pengamanan limbah, udara, dan radiasi;
d. Penyiapan pemberian bimbingan teknis dan kerjasama/kemitraan di
bidang penyehatan air dan sanitasi dasar, penyehatan permukiman dan
tempat-tempat umum, penyehatan kawasan dan sanitasi darurat, higiene
sanitasi pangan, serta pengamanan limbah, udara, dan radiasi;

10

e. Pemantauan, evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kebijakan di


bidang penyehatan air dan sanitasi dasar, penyehatan permukiman dan
tempat-tempat umum, penyehatan kawasan dan sanitasi darurat, higiene
sanitasi pangan serta pengamanan limbah, udara, dan radiasi; dan
f. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga Direktorat.
Berikut dibawah ini merupakan struktur organisasi Direktorat Penyehatan
Lingkungan berdasarkan Pasal 364 Permenkes No. 1144 Tahun 2010:

Direktur

Sub Bag Tata


Usaha

Sub Dit. Penyehatan


Permukiman dan
Tempat-Tempat
Umum

Sub Dit.
Penyehatan Air
dan Sanitasi Dasar

Sub Dit. Penyehatan


Kawasan dan Sanitasi
Darurat

Sub Dit. Higiene


Sanitasi Pangan

Sub Dit. Pengamanan


Limbah, Udara, dan
Radiasi

Sie. Standarisasi

Sie. Standarisasi

Sie. Standarisasi

Sie. Standarisasi

Sie. Standarisasi

Sie. Bimbingan
dan Evaluasi

Sie. Bimbingan
dan Evaluasi

Sie. Bimbingan
dan Evaluasi

Sie. Bimbingan
dan Evaluasi

Sie. Bimbingan
dan Evaluasi

Kelompok Jabatan Fungsional

Gambar 2.1. Struktur Organisasi Direktorat Penyehatan Lingkungan


Direktorat Penyehatan Lingkungan menjunjung tinggi nilai-nilai yang
ditetapkan Kementerian Kesehatan yaitu pro rakyat, inklusif, responsif, efektif,
dan bersih. Selain itu, Direktorat Penyehatan Lingkungan juga menganut dan
menjunjung tinggi nilai-nilai yang ditetapkan Ditjen PP dan PL yaitu rajin,

11

bermutu, priorita pekerjaan, dan mengutamakan penyelesaian masalah


(PPSDM Kesehatan, 2013).
Pada rancangan aktualisasi ini, penulis akan melaksanakan aktualisasi
yang telah dirancang sesuai dengan unit kerjanya, yaitu Direktorat Penyehatan
Lingkungan, Ditjen PP dan PL.

2.2. Tugas Jabatan Peserta Diklat


Pada laporan rancangan aktualisasi ini, penulis adalah peserta Diklat Prajabatan
Golongan III yang bernama Dwita Maulida. Penulis adalah Calon Pegawai Negeri
Sipil (CPNS) di Direktorat Penyehatan Lingkungan, Ditjen PP dan PL dengan
penempatan di Sub Bagian Tata Usaha dan menduduki jabatan sebagai perencana.
Berikut merupakan kegiatan tugas pokok jabatan berdasarkan Sasaran Kinerja
Pegawai (SKP) yang pada selanjutnya dijadikan sumber untuk merancang
aktualisasi kegiatan yang akan dilaksanakan pada saat off campus ketika Diklat
Prajabatan:
a.

Menyusun draft laporan kegiatan di eselon IV

b.

Menyusun laporan pelaksanaan tugas sebagai pertanggungjawaban kepada


pimpinan

c.

Menyiapkan bahan penyusunan juknis kegiatan PL Tahun 2016

d.

Menyiapkan bahan penyusunan RAK 2015 2019

e.

Menyusun RKAKL PL Tahun 2016

f.

Menyiapkan bahan pembahasan/reviu RKAKL Kegiatan PL Tahun 2016

g.

Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan pimpinan

h.

Menyiapkan bahan penyusunan RKAKL Satker Dit. PL Tahun 2016

12

BAB III
RANCANGAN AKTUALISASI

3.1. Rancangan Aktualisasi Nilai Nilai ANEKA


Mengacu

kepada

Perkalan

No.

38

Tahun

2014

tentang

Pedoman

Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil


Golongan III, peserta diklat diharapkan mampu menginternalisasikan nilai-nilai
dasar profesi PNS dengan cara mengalami sendiri dalam penerapan dan aktualisasi
pada tempat tugas/tempat magang, sehingga peserta merasakan manfaatnya secara
langsung. Berdasarkan hal tersebut, penulis membuat rancangan kegiatan
aktualisasi. Sumber kegiatan yang akan dilakukan dapat bersumber dari empat hal,
yaitu Sasaran Kinerja Pegawai (SKP); Penugasan khusus dari atasan; Kegiatan lain
yang merupakan inisiatif sendiri yang mendapat persetujuan dari atasan langsung;
dan kombinasi dari tiga hal yang telah disebutkan sebelumnya (Basseng dan
Purwana, 2015).
Peserta diklat prajabatan dituntut untuk merencanakan enam kegiatan atau lebih,
dengan pertimbangan bahwa kegiatan tersebut dapat dilaksanakan selama masa
aktualisasi nilai-nilai dasar di tempat tugas atau tempat magang. Selama masa
pelaksanaan kegiatan, peserta diklat prajabatan dituntut dapat mengaktualisasikan
nila-nilai dasar sebagai tindak lanjut dari tahap pembelajaran internalisasi nilai-nilai
dasar profesi PNS yang telah membantu peserta diklat dalam mengaitkan nilai-nilai
dasar tersebut dengan pelaksanaan kegiatan (Basseng dan Purwana, 2015).

3.2. Alat Bantu


Berikut dibawah ini merupakan matriks rancangan kegiatan yang akan
dilaksanakan pada saat penulis off campus. Setiap kegiatan yang ada diharapkan
mengandung nilai-nilai dasar ASN yakni akuntabilitas, nasionalisme, etika publik,
komitmen mutu, dan anti korupsi. Selain itu, diharapkan pula memiliki kontribusi
terhadap visi-misi organisasi serta turut mendukung nilai-nilai organisasi. Kegiatan
yang telah dirancang ini selanjutnya akan diaktualisasikan oleh penulis di satuan
kerjanya yaitu Subbagian Tata Usaha, Direktorat Penyehatan Lingkungan, Ditjen PP
dan PL.
13

Tabel 3.1. Matriks Rancangan Kegiatan

No

Kegiatan

Menyiapkan

Tahapan Kegiatan

1 Mengumpulkan bahan

Output/Hasil
Kegiatan

Nilai-nilai Dasar

Kontribusi

Penguatan

Terhadap Visi

Nilai-nilai

Misi Organisasi

Organisasi

Tersedianya

Akuntabilitas:

Dengan disusunnya

Dengan

bertanggung jawab dalam

RAK dapat

menerapkan

bahan

referensi untuk bahan

referensi untuk

penyusunan

penyusunan RAK Kegiatan

bahan penyusunan melaksanakan kegiatan.

mempermudah

ANEKA turut

RAK 2015-

PL (Akuntabilitas/tanggung

RAK Kegiatan PL Konsistensi dalam

organisasi dalam

menguatkan

2019

jawab, Etika

melaksanakan kegiatan

mengaktualisasikan

nilai-nilai

(Sumber:

publik/komunikasi)

(sesuai SOP)

kegiatan

organisasi,

Dokumen draft

Nasionalisme:

perencanaan untuk

seperti efektif

RAK Dit. PL

melaksanakan kegiatan

masyarakat

dan bersih.

SKP)

2 Menyusun draft RAK Dit.


PL 2015 - 2019

dengan prinsip musyawarah Indonesia. Hal ini

(Akuntabilitas/tanggung

Yang

jawab, Anti korupsi/jujur

tentunya sejalan

dimaksud

dan kerja keras)

dengan visi dan

efektif dalam

Surat undangan

Etika Publik: Melakukan

misi Ditjen PP dan

melaksanakan

pertemuan draft RAK Dit.

pertemuan draft

komunikasi dan kerja sama

PL. Terutama misi

kegiatan yaitu

PL (Akuntabilitas/tanggung

RAK Dit. PL

dengan tim dalam

- meningkatkan

sesuai dengan

menyelesaikan kegiatan

derajat kesehatan

target yang

3 Membuat surat undangan

jawab)

14

4 Mengecek dan

Daftar nama

Anti Korupsi:

mengkonfirmasi peserta

peserta/undangan

melaksanakan kegiatan

ditetapkan agar

yang akan hadir pada

yang akan hadir

dengan jujur dan kerja

efisien. Dan

keras

bersih dalam

pertemuan penyusunan

masyarakat.

telah

RAK Dit. PL (Etika

melaksanakan

publik/komunikasi)

kegiatan, bebas
Pertemuan draft

dari korupsi,

RAK Dit. PL (Etika

RAK Dit. PL

kolusi, dan

publik/komunikasi,

dilaksanakan

nepotisme

5 Melakukan pertemuan draft

(KKN).

nasionalisme/musyawarah,
Anti korupsi/jujur, tanggung
jawab)
2

Rencana

1 Membuat notulensi hasil

Notulensi hasil

Akuntabilitas:

Dibuatnya

Dengan

Tindak

pertemuan draft RAK Dit.

pertemuan draft

bertanggung jawab dalam

notulensi hasil

menerapkan

Lanjut hasil

PL (Akuntabilitas/tanggung

RAK Dit. PL

melaksanakan kegiatan

pertemuan draft

ANEKA, turut

pertemuan

jawab, Komitmen

RAK Dit. PL,

menguatkan

draft RAK

mutu/memberikan

sejalan dengan visi-

nilai-nilai

Dit. PL

informasi)

misi Ditjen PP dan

organisasi

PL. Terutama misi

seperti

(Sumber:

2 Menyerahkan notulensi

Notulensi yang

Etika Publik: melakukan

15

SKP)

kepada atasan untuk di

telah dikoreksi

komunikasi dan kerja sama

untuk menciptakan

bermutu dan

koreksi

oleh atasan

dalam menyelesaikan

tata kelola

bersih.

kegiatan

pemerintahan yang

Sehingga

jawab, Etika

baik. Dibuatnya

dalam

publik/komunikasi)

notulensi hasil

pelaksanaan

(Akuntabilitas/tanggung

Mengirimkan

Komitmen Mutu:

pertemuan dapat

kegiatan dapat

pertemuan draft RAK Dit.

notulensi kepada

melaksanakan kegiatan

mempermudah

menghasilkan

PL

peserta pertemuan

sebaik-baiknya agar hasil

untuk melakukan

output yang

(Akuntabilitas/transparasi

kegiatan dapat berguna

pertemuan

bermutu untuk

dan tanggung jawab, Etika

dalam organisasi

selanjutnya.

kegiatan

3 Membagikan notulensi hasil

publik/komunikasi, Anti

selanjutmya.

korupsi/jujur)

Bersih dalam
Menggandakan

Anti Korupsi: menerapkan

kegiatan ini

hasil pertemuan draft RAK

notulensi dan

nilai-nilai anti korupsi,

maksudnya

Dit. PL

menyimpannya

yaitu jujur dan kerja keras

melaksanakan

(Akuntabilitas/tanggung

dalam arsip

4 Mengarsipkan notulensi

kegiatan

jawab, Etika

dengan bebas

publik/komunikasi)

dari korupsi,

16

5 Menyempurnakan draft

RAK final Dit. PL

kolusi, dan

RAK Dit. PL sesuai dengan

nepotisme

masukan yang diperoleh


pada saat pertemuan (Etika
publik/komunikasi,
Komitmen mutu/efektif,
Anti korupsi/jujur dan kerja
keras)
3

Membuat

1 Mengumpulkan data untuk

Data (soft copy)

Akuntabilitas: melakukan

Kegiatan ini turut

Dengan

Peta Capaian

pembuatan peta

yang dibutuhkan

kegiatan dengan tanggung

berkontribusi dalam diterapkannya

Kegiatan Dit.

(Akuntabilitas/tanggung

dalam pembuatan

jawab. Adanya transparasi

visi dan misi Ditjen

ANEKA pada

PL Tahun

jawab, Etika publik/sesuai

peta

dalam hal pencapaian

PP dan PL,

kegiatan terjadi

2014

prinsip keahlian dan

kegiatan Dit. PL Tahun

terutama misi

penguatan

(Sumber:

komunikasi)

2014

"Menjamin

nilai-nilai

Data (soft copy)

Etika Publik:

ketersediaan dan

organisasi

diperoleh (Etika

terkait dengan

melaksanakan kegiatan

pemerataan sumber

seperti

publik/sesuai prinsip

peta yang telah

berdasarkan prinsip

daya kesehatan".

responsif,

keahlian, anti korupsi/jujur

diolah

keahlian

Dengan adanya

efektif dan

dan mandiri,

kegiatan ini, dapat

bersih. Yang

akuntabilitas/konsistensi)

diketahui sebaran

dimaksud

SKP)

2 Mengolah data yang telah

17

3 Membuat peta capaian

Peta Capaian

Akuntabilitas: adanya

kegiatan satuan

responsif

kegiatan Dit. PL Tahun

Kegiatan Dit. PL

transparasi dalam hal

kerja pada tahun

dalam

2014

Tahun 2014

pencapaian kegiatan Dit.

2013.

melaksanakan

(Akuntabilitas/tanggung

PL Tahun 2014

kegiatan ini

jawab, etika publik/sesuai

adalah

prinsip keahlian dan

mengetahui

komunikasi, komitmen

Anti Korupsi: membuat

kondisi daerah

mutu/informasi yang benar,

peta dengan jujur, tidak

di Indonesia

anti korupsi/jujur dan kerja

memanipulasi data

sehingga dalam

keras)

merencakan
kegiatan dapat
lebih baik lagi.
Efektif dalam
melaksanakan
kegiatan yaitu
sesuai dengan
target yang
telah
ditetapkan agar
efisien. Dan
bersih dalam

18

melaksanakan
kegiatan, bebas
dari korupsi,
kolusi, dan
nepotisme
(KKN).
4

Membantu

1 Mengumpulkan bahan/data

Bahan/data yang

Akuntabilitas:

Kegiatan yang akan

Diterapkannya

pelaksanaan

yang dibutuhkan dalam

dibutuhkan dalam

menerapkan nilai

dilakukan ini

ANEKA pada

Revisi POK

rangka revisi POK

rangka revisi POK transparasi , tanggung

sejalan dengan visi

pelaksanaan

(Sumber:

(Akuntabilitas/tanggung

telah terkumpul

jawab, dan kejelasan dalam

dan misi Ditjen PP

kegiatan ini

SKP)

jawab dan transparan, Anti

melaksanakan kegiatan

dan PL, terutama

secara tidak

Korupsi/jujur dan kerja

misi "Menciptakan

langsung turut

keras)

tata kelola

mendukung

Rekomendasi

Komitmen Mutu:

pemerintahan yang

nilai organisasi

Usulan Revisi POK yang

kepada KPA

memberikan informasi

baik".

seperti bersih.

diterima dari subdit

untuk menyetujui

dengan benar, efektif

(Komitmen mutu/efektif,

usulan Revisi

dimaksud

Anti korupsi/jujur dan

POK

bersih dalam

2 Menganalisis kesesuaian

peduli)

Yang

melaksanakan

19

3 Melakukan revisi POK

POK yang telah

Etika Publik: menjalankan

kegiatan adalah

direvisi

kegiatan secara profesional

bebas dari

jawab, Etika

dan berkomunikasi dengan

korupsi, kolusi,

publik/komunikasi dan

tim untuk menyelesaikan

dan nepotisme

profesional, Komitmen

kegiatan

(KKN).

mutu/informasi benar,Anti

Anti Korupsi:

korupsi/jujur, kerja keras)

melaksanakan kegiatan

(Akuntabilitas/tanggung

dengan jujur, peduli,


berani, dan kerja keras
5

Pertemusn

1 Melakukan persiapan dalam

Data/dokumen

Akuntabilitas:

Kegiatan ini turut

Diterapkannya

Integrasi dan

rangka integrasi dan

yang dibutuhkan

melaksanakan kegiatan

berkontribusi dalam ANEKA pada

sinkronisasi

sinkronisasi perencanaan

untuk pertemuan

penuh dengan rasa

visi dan misi Ditjen

pelaksanaan

perencanaan

Dit. PL 2016

integrasi dan

tanggung jawab dan

PP dan PL,

kegiatan ini

Dit. PL 2016

(Akuntabilitas/tanggung

sinkronisasi

integritas

terutama misi

secara tidak

(Sumber:

jawab, Etika

perencanaan Dit.

"Meningkatkan

langsung turut

SKP)

Publik/komunikasi)

PL telah

derajat kesehatan

mendukung

terkumpul

masyarakat melalui

nilai organisasi

20

2 Melakukan komunikasi

diperolehnya

Nasionalisme: menerapkan

pemberdayaan

seperti

dengan daerah dalam

kesepakatan

sila ke-3 dan nilai-nilai

masyarakat

responsif,

rangka Persiapan Integrasi

waktu

ketuhanan sehingga

termasuk swasta

efektif dan

dan sinkronisasi

pelaksanaan

membangun Indonesia

dan masyarakat

bersih. Yang

lebih baik.

madani". Dengan

dimaksud

Perencanaan PL 2016 (Etika Pertemuan


publik/komunikasi)

adanya kegiatan ini, responsif


Surat tugas telah

Etika Publik:

perencanaan dalam

dalam

selesai dibuat

mempertanggung jawabkan

bidang kesehatan

melaksanakan

dan sinkronisasi

kegiatan dengan baik serta

dapat lebih baik

kegiatan ini

perencanaan Dit. PL (Etika

berkomunikasi dan kerja

lagi.

adalah

publik/komunikasi, Anti

sama dengan tim

2 Membuat surat tugas dalam


rangka pertemuan integrasi

mengetahui
kondisi daerah

korupsi/jujur)
Datang pada saat

Komitmen Mutu:

di Indonesia

integrasi dan sinkronisasi

pertemuan

Melaksanakan kegiatan

sehingga dalam

perencanaan Dit. PL

integrasi dan

dengan efektif

merencakan

(Akuntabilitas/kejelasan,

sinkronisasi

kegiatan dapat

Komitmen mutu/efektif,

perencanaan Dit.

lebih baik lagi.

Etika publik/komunikasi,

PL

3 Melaksanakan pertemuan

Anti Korupsi:

Efektif dalam

Nasionalisme/prinsip

melaksanakan kegiatan

melaksanakan

keadilan, Anti korupsi/jujur,

dengan jujur dan peduli

kegiatan yaitu

peduli)

sesuai dengan

21

target yang
telah
ditetapkan agar
efisien. Dan
bersih dalam
melaksanakan
kegiatan, bebas
dari korupsi,
kolusi, dan
nepotisme
(KKN).
6

Membuat

1 Membuat laporan hasil

Laporan hasil

Akuntabilitas:

Dibuatnya laporan

Dengan

laporan hasil

pertemuan integrasi dan

pertemuan

bertanggung jawab dalam

hasil pertemuan

menerapkan

pertemuan

sinkronisasi perencanaan

integrasi dan

melaksanakan kegiatan

integrasi dan

ANEKA, turut

integrasi dan

Dit. PL

sinkronisasi

sinkronisasi

menguatkan

sinkronisasi

(Akuntabilitas/integritas dan perencanaan telah

perencanaan Dit.

nilai-nilai

perencanaan

responsibilitas, Komitmen

PL, sejalan dengan

organisasi

Dit. PL

mutu/melaksanakan dengan

visi-misi Ditjen PP

seperti

(Sumber:

baik, Anti korupsi/jujur)

dan PL. Terutama

bermutu dan

dibuat

22

SKP)

2 Mengarsipkan laporan hasil

Laporan hasil

Etika Publik: melakukan

misi untuk

bersih.

pertemuan integrasi dan

pertemuan telah

komunikasi dalam

menciptakan tata

Sehingga

sinkronisasi perencanaan

diarsipkan

menyelesaikan kegiatan

kelola

dalam

pemerintahan yang

pelaksanaan

Dit. PL (Etika
publik/komunikasi, Anti

Komitmen Mutu:

baik. Sehingga

kegiatan dapat

korupsi/jujur)

melaksanakan kegiatan

dapat mengetahui

menghasilkan

sebaik-baiknya agar hasil

rencana tindak

output yang

kegiatan dapat berguna

lanjut terkait

bermutu untuk

dalam organisasi

kegiatan

kegiatan

Anti Korupsi: menerapkan

selanjutnya

selanjutmya.

nilai-nilai anti korupsi,

Bersih dalam

yaitu jujur

kegiatan ini
maksudnya
melaksanakan
kegiatan
dengan bebas
dari korupsi,
kolusi, dan
nepotisme

23

Menyiapkan

1 Mengumpulkan bahan

Tersedianya

Akuntabilitas:

Kegiatan yang akan

Diterapkannya

melaksanakan kegiatan

dilakukan ini

ANEKA pada

bahan

referensi untuk bahan

referensi untuk

penyusunan

penyusunan Juknis

bahan penyusunan dengan jelas dan konsisten

sejalan dengan

pelaksanaan

juknis

Kegiatan PL Tahun 2016

Juknis Kegaiatan

dengan visi dan

kegiatan ini

kegiatan PL

(Akuntabilitas/tanggung

PL

misi Ditjen PP dan

secara tidak

Th. 2016

jawab, Etika

PL. Terutama misi

langsung turut

publik/komunikasi)

"Meningkatkan

mendukung

2 Menyusun draft Juknis

Dokumen draft

Nasionalisme: menerapkan

derajat kesehatan

nilai organisasi

Kegiatan PL 2016

Juknis Dit PL

nilai berdasarkan sila ke-4

masyarakat melalui

seperti pro

(Akuntabilitas/jelas dan

2016

yakni pengambilan

pemberdayaan

rakyat, efektif

konsisten, Komitmen

keputusan bersama melalui

masyarakat

dan bersih.

mutu/efektif, Anti

musyawarah

termasuk swasta

Yang

dan masyarakat

dimaksud pro

korupsi/jujur
Surat undangan

Etika Publik: menghargai

madani", karena

rakyat dalam

penyusunan juknis kegiatan

penyusunan

komunikasi, konsultasi, dan

dengan adanya

melaksanakan

PL Th. 2016

juknis kegiatan

kerja sama serta bersikap

juknis kegiatan PL

kegiatan ini

(Akuntablitas/tanggung

PL Th. 2016

profesional dalam

akan

adalah

pelaksanakan kegiatan.

mempermudah

berusahan

3 Membuat surat undangan

jawab)

24

4 Mengecek dan

Daftar nama

Komitmen Mutu:

satuan kerja dalam

melakukan

mengkonfirmasi peserta

peserta/undangan

berkontribusi dalam

melaksanakan

kegiatan untuk

yang akan hadir pada

yang akan hadir

penyusunan juknis kegiatan

kegiatan sesuai

kepentingan

pertemuan penyusunan

sehingga hasilnya

dengan sasarannya

rakyat. Efektif

Juknis Kegiatan PL (Etika

berkualitas

dalam

publik/ komunikasi,

melaksanakan

Akuntabilitas/tanggung

kegiatan yaitu

jawab)

sesuai dengan
Rapat penyusunan

Anti Korupsi:

target yang

penyusunan juknis kegiatan

juknis kegiatan

melaksanakan kegiatan

telah

PL Th. 2016 (Etika

PL Th. 2016 telah

dengan penuh disiplin,

ditetapkan agar

publik/komunikasi,

terlaksana

jujur, dan kerja keras

efisien. Dan

5 Melakukan rapat

Nasionalisme/musyawarah)

bersih dalam
melaksanakan
kegiatan, bebas
dari korupsi,
kolusi, dan
nepotisme
(KKN).

25

Rencana

1 Membuat notulensi rapat

Notulensi rapat

Akuntabilitas:

Dilakukannya

Dengan

rencana tindak

menerapkan

tindak lanjut

penyusunan juknis kegiatan

penyusunan

melaksanakan kegiatan

hasil rapat

PL Th. 2016

juknis kegiatan

dengan tanggung jawab dan lanjut hasil

ANEKA, turut

penyusunan

(Akuntabilitas/tanggung

PL Th. 2016

jelas

pertemuan draft

menguatkan

juknis

jawab, Komitmen

RAK Dit. PL,

nilai-nilai

kegiatan PL

mutu/memberikan

sejalan dengan visi-

organisasi

Th. 2016

informasi)

misi Ditjen PP dan

seperti

(Sumber:
SKP)

Juknis Final

Komitmen mutu:

PL. Terutama misi

bermutu dan

Kegiatan PL

memberikan informasi

untuk menciptakan

bersih.

masukan yang diperoleh

dengan benar dan

tata kelola

Sehingga

pada saat pertemuan

melakukan kegiatan agar

pemerintahan yang

dalam

(Akuntabilitas/tanggung

efektif

baik. Dibuatnya

pelaksanaan

jawab dan jelas, Komitmen

notulensi hasil

kegiatan dapat

mutu/efektif, Anti

pertemuan dapat

menghasilkan

korupsi/jujur,penuh disiplin)

mempermudah

output yang

2 Menyempurnakan draft
Juknis PL sesuai dengan

26

Anti Korupsi:

untuk melakukan

bermutu untuk

melaksanakan kegiatan

pertemuan

kegiatan

dengan penuh disiplin,

selanjutnya.

selanjutmya.

jujur, dan kerja keras

Bersih dalam
kegiatan ini
maksudnya
melaksanakan
kegiatan
dengan bebas
dari korupsi,
kolusi, dan
nepotisme

27

DAFTAR PUSTAKA

Basseng dan Purwana, Bayu Hikmat. (2015). Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi
Pegawai Negeri Sipil Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III.
Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
KPK. (2015). Anti Korupsi Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I/II
dan Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Kumorotomo, Wahyudi., dkk. (2015). Etika Publik Modul Pendidikan dan Pelatihan
Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Kusumasari, Bevaola., dkk. (2015). Akuntabilitas Modul Pendidikan dan Pelatihan
Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Latief, Yudi., dkk. (2015). Nasionalisme Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan
Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara No. 38 Tahun 2014
Pusdiklat Aparatur BPPSDM Kesehatan. (2013). Modul Tujuan dan NilaiNilai/Prinsip-Prinsip Organisasi. Kementerian Kesehatan.
Pusdiklat Aparatur BPPSDM Kesehatan. (2015). Instrumen Soal Penilaian Soft Skill.
Kementerian Kesehatan.
Undang-Undang Republik Indonesia No. 5 Tahun 2014 Tentang ASN
Yuniarsih, Tjutju dan Taufiq, Muhammad. (2015). Komitmen Mutu Modul Pendidikan
dan Pelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Sumber online:
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online. http://kbbi.web.id/ diakses pada 16
Agustus 2015 pukul 13.46 WIB.
Situs resmi Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan,
Kemenkes RI. http://pppl.depkes.go.id/upt?id=103 diakses pada 15 Agustus 2015
pukul 14.18 WIB.
Situs resmi Kementerian Kesehatan RI. http://depkes.go.id/ diakses pada 15 Agustus
2015 pukul 14.35 WIB.

28