Anda di halaman 1dari 14

SISTEM IMUNOLOGI

STUDI KASUS
Kelompok 6
Munadi Kamaludin
Rido Maulana
Randy Anindito
Muflih Alghifary
Dwiranisah Rusman Habie
Anggi Purnama Sari
Nida Khoiriah
Ghini Meriza
Ratih Wahyuningsih
Violerien Ufizta Sultan

(2009730098)
(2009730158)
(2009730105)
(2009730096)
(2009730133)
(2009730126)
(2009730101)
(2009730081)
(2009730106)
(2009730115)

SKENARIO
2
Seorang

wanita usia 38 tahun, sudah menikah,


memiliki 3 orang anak, datang ke dokter dengan
keluhan demam sejak 5 hari yang lalu, mualmual, muka bengkak kemerahan sejak 1 bulan
yang lalu, pada persendian dirasakan sering
ngilu-ngilu.
Rambut
sering
mengalami
kerontokan, terjadi penurunan berat badan.

KLARIFIKASI ISTILAH :
NEGATIF

KATA/KALIMAT
KUNCI
Wanita, 38 tahun

Demam sejak 5 hari yang lalu


Mual
Muka bengkak kemerahan sejak 1 minggu yang
lalu
Rambut sering rontok
Berat badan turun

Pemeriksaan Fisik

Malar Rash : Positif


Konjuctiva : Agak pucat ( anemis)
TD

: 110/70 mmHg

Nadi

: 80 x/ menit

Suhu

: 37,7 oC

DIAGNOSIS BANDING

SLE ( SISTEMIK LUPUS ERITEMATOSUS)

RA (REUMATOID ARTHRITIS)

SISTEMIK LUPUS ERITEMATOSUS


(SLE)
Sistemik Lupus Eritematosus
(SLE)
Definisi

Suatu penyakit autoimun dimana organ


dan sel mengalami kerusakan yang
disebabkan
oleh
tissue-binding
autoantibody dan kompleks imun.

Etiologi

Faktor genetik, faktor lingkungan, faktor


hormonal

Epidemiologi

Frekuensi
pada
wanita
dibandingkan dengan frekuensi
pada pria berkisar antara 5 : 1
Berat badan turun, demam,
kelelahan (fatique), mual,rambut
rontok, muntah.

Gejala

Kriteria Diagnosis
No

Gejala

Pengertian

Malar Rash (Butterfly

Adanya eritema berbatas tegas, datar, atau berelevasi

rash)

pada wilayah pipi sekitar hidung (wilayah malar)

Discoid rash

Bercak eritematous berelevasi sirkuler disertai dengan

sisik keratotik adherent. Jaringan parut atropi dapat


3

Fotosensitivitas

terjadi
Paparan terhadap sinar UV yang dapat menimbulkan
bercak-bercak

4
5

Ulkus oral

Termasuk ulkus oral dan nasofaring yang dapat

Arthritis

ditemukan
arthritis nonerosif pada dua atau lebih sendi perifer
disertai rasa nyeri, bengkak, atau efusi

Serositis

Pleurits atau pericarditis yang ditemukan melalui


ECG atau bukti adanya efusi pleura

Gangguan Ginjal

Proteinuria >0,5 g/hari atau 3+, atas serpihan

seluler
Gangguan neurologik Psikosis atau kejang tanpa penyebab yang jelas

Gangguan

Anemia atau leucopenia hemolytic (<4000/l)>

hematologik
10

Gangguan Imunologis Anti-dsDNA, anti-Sm, dan/atau anti-phospholipid

11

Antibodi Antinuklear Jumlah ANA yang abnormal ditemukan dengan


immunofluoroscence atau pemeriksaan serupa jika
diketahui tidak ada pemberian obat yang dapat
memicu ANA sebelumnya.

RHEUMATOID ARTHRITIS
(RA)
Rheumatoid Arthritis
(RA)
Definisi

Suatu penyakit inflamasi sistemik kronik


dengan manifestasi utama adalah
poliartritis progresif.

Etiologi

Faktor genetik dan lingkungan, faktor


hormonal

Epidemiologi

Frekuensi
pada
wanita
dibandingkan dengan frekuensi
pada pria berkisar antara 3 : 1
Rasa lelah, Nyeri muskuloskeletal
difus.

Gejala

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Reumatoid Artritis (RA)


Data

Normal

AR

Serum (faktor
reumatoid)

Perbandingan serum dengan faktor


Kadar lbh tinggi dari
reumatoid yang bereaksi kurang dari 1:160 serum dan berbanding
terbalik dengan cairan
sinovial

Cairan Sinovial
(sel leukosit;
warna dan
kejernihan)
LED

<200mm3
Jernih, kuning muda

15000-20000/mm3
Keruh

Wintrob :
-Perempuan : 0 - 15mm/jam
- Laki-laki : 0 - 8 mm/jam

Lebih dari 30 mm/jam

TERIMA KASIH