Anda di halaman 1dari 20

MATERI II

KULIAH NYATA MAHASISWA

a. PENGKAJIAN KEADAAN DESA


Pengertian
Pengkajian keadaan desa adalah
kegiatan penelitian tentang aspekaspek kehidupan masyarakat.
Proses pengumpulan data
mengenai keadaan masyarakat,
masalah, potensi dan berbagai
informasi terkait, yang
menggambarkan secara jelas dan
lengkap kondisi dan dinamika
masyarakat desa.

Ada dua pendekatan yang bisa dilakukan yaitu:


1. Metode pengkajian desa secara cepat atau Rapid
Rural Appraisal (RRA)
2. PRA ( Participatory Rural Appraisal ), yaitu
pengkajian keadaan desa yang dilakukan dengan
melibatkan masyarakat sebagai sumber
informasi, pelaku pendata, dan penganalisis,
dengan bantuan pihak lain ( orang luar ) sebagai
fasilitator dan katalisator yang memungkinkan
masyarakat menganalisis, merencanakan dan
menentukan tindakan sendiri

Aspek-aspek kehidupan masyarakat


yang dianalisis
1) Perekonomian masyarakat seperti
mata pencaharian baik pertanian
maupun bukan pertanian, potensi
sumber daya alam dan sumber daya
manusia;
2) Kehidupan sosial budaya masyarakat
seperti adat-istiadat, agama dan
organisasi masyarakat;
3) Pendidikan, kesehatan dan aspek
lainnya seperti program pembangunan
yang ada di desa.

Hasil analisis atau pengkajian ini


dapat berupa :
1) Sejumlah informasi tentang
keadaan atau kondisi berbagai
aspek kehidupan desa;
2) Sejumlah masalah atau
kebutuhan yang dirasakan oleh
masyarakat;
3) Sejumlah potensi lokal yang bisa
dimanfaatkan sebagai sumber
daya pengembangan kegiatan
masyarakat;

Langkah-langkah Pengkajian Desa


1. Persiapan kajian desa
a. Konsolidasi dan pembentukan tim-tim kecil
pada kelompok mahasiswa yang mengikuti
KNM di tingkat desa.
b. Penetapan waktu, tempat dan sumber
informasi.
Sesuai dengan tahapan kegiatan KNM,
biasanya kegiatan pengkajian keadaan desa
dan kegiatan penyusunan rencana program
dilakukan pada minggu pertama atau awal
penyelenggaraan KNM di lapangan.
c. Penentuan Jenis informasi

2. Pelaksanaan kajian desa


a. Kedatangan ke lokasi
Mahasiswa yang tergabung di dalam
kelompok di satu desa datang ke lokasi
KNM sesuai dengan waktu yang telah
ditentukan oleh pihak universitas.
b. Pengumpulan informasi
Kegiatan pengumpulan informasi
merupakan langkah utama di dalam
pelaksanaan kajian desa.
Data yang perlu dikumpulkan adalah
berbagai kegiatan pembangunan yang
dilaksanakan di desa setempat, yang bisa
mencakup bidang pendidikan, sosial
kemasyarakatan maupun bidang
kewirausahaan

bidang pendidikan
1.Berapa banyak lembaga pendidikan
baik formal maupun non formal yang
ada desa setempat,
2.Bagaimana kondisi infrastrukturnya,
hambatan-hambatan yang terjadi di
dalam penyelenggaraan kegiatan
pendidikan,
3.Apa-apa saja yang menyebabkan
terjadinya hambatan tersebut serta
4.Kira-kira solusi apa yang dapat
diberikan dan dikerjakan oleh
mahasiswa KNM.

bidang sosial kemasyarakatan


1.Bagaimana tingkat pembinaan
dan layanan kesehatan yang telah
dilakukan di desa setempat,
2.Hal-hal apa saja yang menjadi
hambatan atau kelemahan di
dalam melaksanakan kegiatan
layanan kesehatan tersebut,
3.Kira-kira solusi apa yang dapat
diberikan dan dapat difasilitasi
oleh masahasiswa KNM.

Hal lainnya yang menyangkut


bidang kemasyarakat ini adalah
1.Kegiatan pembinaan kepemudaan,
2.Berkesenian,
3.Olah raga,
4.Keagamaan maupun yang
menyangkut hajat hidup dan
penghidupan masyarakat.
Dalam hal ini kira-kira bidang apa
yang dapat difasilitasi oleh
mahasiswa KNM di dalam
membantu terciptanya kehidupan

bidang kewirausahaan
1.Bagaimana keadaan kegiatan ekonomi
produktif di tingkat rumah tangga,
termasuk berbagai usaha kecil yang
ada di desa,
2.Bagaimana tingkat penerapan
teknologi, manajemen dan kondisi
permodalan,
3.Apa saja yang menjadi kelemahan
utama didalam pengembangan usaha
ekonomi produktif tersebut, dan
4.Kira-kira solusi apa yang dapat
diberikan atau difasilitasi oleh

3. Perumusan hasil kajian


atau penetapan masalah
Perumusan hasil kajian adalah
kegiatan di dalam menetapkan
kebutuhan atau masalah dari
masyarakat desa, yang akan
ditindaklanjuti dengan upayaupaya fasilitasi yang dilakukan
mahasiswa KNM melalui
penyusunan dan pelaksanaan
program KNM di desa tersebut.

beberapa kriteria yang dapat dijadikan patokan di


dalam menetapkan prioritas masalah yang akan
ditetapkan

a. Kriteria kemendesakan,
b. Kriteria masalah utama atau
akar masalah,
c. Kriteria kepentingan umum,
d. Kriteria ketersediaan potensi
(sumber daya),
e. Kriteria menambah
pendapatan,

penetapan prioritas masalah untuk dipecahkan


sesuai dengan kriteria yang dipakai

1. Masalah yang merupakan bagian


dari kelompok bidang keilmuan;
2. Masalah yang merupakan bagian
dari kelompok bidang sosial
kemasyarakatan;
3. Masalah yang merupakan bagian
dari bidang seni dan olah raga;
4. Masalah yang merupakan bagian
dari bidang pendukung.

B. PERENCANAAN PROGRAM KNM

Pengertian Perencanaan Program

Perencanaan program KNM adalah suatu proses


pengambilan keputusan yang akan
dilaksanakan di dalam kegiatan KNM, apa
yang ingin dicapai, dan mengapa hal itu harus
dilakukan. Atau suatu proses pembuatan
keputusan tentang arah dan intensitas
kegiatan KNM, yang didasarkan pada prioritas
masalah yang hendak dipecahkan untuk
mencapai tujuan yang diinginkan.

beberapa filosofi yang memenuhi


persyaratan prinsip-prinsip
perencanaan program KNM yang baik:

1.Bekerja berdasarkan kebutuhan


yang dirasakan sasaran (felt
need).
2.Nilai-nilai dalam masyarakat harus
dipertimbangkan selayaknya.
3.Membantu dirinya sendiri (self
help).
4.Masyarakat adalah sumber daya
yang terbesar

Pengertian Program

Program secara umum dapat diartikan


sebagai hasil yang diperoleh dari seluruh
aktivitas perencanaan program yang
melibatkan agen pengembang program
dan khalayak sasaran program.
Secara operasional program KNM adalah
bentuk pernyataan tertulis dari rencana
kegiatan yang akan dilakukan yang
memuat tentang keadaan, masalah,
tujuan dan cara mencapai tujuan yang
disusun secara sistematis.

Keadaan adalah data tentang


kebijakan pembangunan,
keadaan monografi desa,
keadaan spesifik dari khalayak
sasaran yang akan menjadi
subjek pengembangan
program.
Masalah adalah keadaan yang
harus diatasi atau hal yang
menjadi prioritas untuk

Tujuan adalah keadaan tertentu dari


sasaran yang ingin dicapai melalui
pelaksanaan kegiatan program
sebagai upaya memecahkan
masalah yang dihadapi masyarakat.
Mencapai tujuan adalah metode
yang dapat digunakan untuk
mencapai keadaan baru yang
diharapkan dari sasaran program.
Sistematis adalah tersusun sebagai
suatu urutan yang logis.

SEKIAN