Anda di halaman 1dari 24

ODONTEKTOMI

APAKAH GIGI SAYA PERLU


DIAMBIL ?

Apakah anda mengalami gejalagejala ini ?

Sakit gigi pada sudut rahang ?


Rasa sakit yang merambat hingga kepala atau
telinga ?
Susah buka mulut ?
Makanan mudah terjebak di gusi belakang ?

Apakah gigi anda terlihat seperti ini ?

Odontektomi

Odontektomi

Tindakan pembedahan untuk mengeluarkan gigi yang tidak


dapat dilakukan dengan cara ekstraksi biasa atau dapat
dilakukan pada gigi yang impaksi atau tertanam di bawah
tulang atau mukosa. (Pederson, 1996)

Gigi Impaksi

Origin Latin Impactus


Impactus: Berhentinya suatu erupsi oleh karena
suatu physical barrier / ectopic eruption.
An impacted tooth is partially erupted or unerupted
tooth and is positioned against another tooth , bone
or soft tissue so that its further eruption is unlikely
and will not eventually assume a normal arch
relationship with the other teeth or tissues

Etiologi

Lokal
of Space b/w 2nd molar and ramus.
Late Bud Stage of 3rd molar
Overretained decidous teeth.
Ectopic position
Dilaceration of roots
Inclination of tooth
Associated soft tissue or bony pathology
Heredity
Endocrinal causes
ack

Faktor-Faktor Penyebab Gigi Impaksi

Keterlambatan fase pembentukan bud stage


Rahang tidak mempunyai tempat cukup
Adanya anomali pertumbuhan atau Gigi terlibat
dalam suatu pertumbuhan animali (Kista
Dentigerour, Ameloblastoma)
Tumbuh dengan arah sumbu yang salah

Indikasi Odontektomi

Keluhan Neurologis
Pericoronitis
Terlibat dalam karies
atau menyebabkan
karies pada gigi
sebelahnya

Menyebabkan defek pada


jaringan penyangga M2
Menjadi penghalang bagi
tumbuhya gigi permanen
normal
Terlibat dalam terbentuknya
kelainan patologis
Rusaknya gigi sebelah oleh
karena adanya resorpsi
Mengganggu pada insersi
gigi tiruan

Apa yang terjadi jika tidak dicabut ?

Pericoronitis 27% to 34% (Swed Den J1987)


Caries 3% to 15% (IJOMS 1988)
Root resorption 5% (Swed Den J 1987)
Formation of follicular cyst 1 to 5%(J Oral Pathol 1998)
Tumors arising in the follicular (Dentigerous cysts) 0.1 to
0.2% (JOMS 1991)

a. Karies pada m2

c. Karies pada m3

d. Rusaknya Jaringan Penyangga dari m2

e. Gigi m3 akan menghalangi insersi gigi tiruan

f. Gigi impaksi terlibat pada pembetukan suatu lesi

g. Resorbsi akar distal m2

Kontra Indikasi

Usia Lanjut
Compromised medical status
Gigi impaksi di indikasikan dalam rencana
perawatan orthodonti

Tidak ada kontraindikasi absolut untuk tindakan


odontektomi, kecuali menyangkut keadaan
kesehatan umum penderita. (Danudiningrat, 2006)

Klasifikasi Gigi Impaksi

Based on angulations :
Mesioangular
Horizontal
Vertical
Distoangular
These may occur
simultaneously in:
Buccal version
Lingual version
Torsoversion

Klasifikasi Impaksi M3 RA
15

Berdasarkan posisi aksis M3 RA dengan aksis M2 RA


beserta hubungan dengan sinus maksila (Archer, 1961):
1. Mesioangular*
2. Distoangular*
3. Vertical**
4. Horizontal*
5. Buccoangular*
6. Palatoangular*
7. Inverted*
* Non Sinus Approximation
** Sinus Approximation

Faktor Penyulit

Bentuk anatomis akar terpisah


atau mengalami fusi
Bentuk akar yang bengkok,
baik dalam arah mesial,
distal atau berbentuk seperti
kait
Letak akar gigi terhadap
nervus alveolaris inferior
Usia penderita, semakin lanjut
usia akan semakin sukar
pembedahannya dan semakin
beresiko terjadi infeksi
pascaoperasi

Gigi yang ankylosis dan


hipersementosis
Penderita yang sensitif terhadap
benda asing di dalam rongga
mulut
Mulut yang sempit dan lidah
yang besar

Kepadatan tulang yang ekstrim


Gigi yang terletak pada zona
yang dalam

Apa saja yang perlu dipersiapkan ?

Kondisi pasien harus


dalam keadaan sehat,
tidak capek, tidak ada
keluhan nyeri
Pemeriksaan Radiografik
(Periapikal, Panoramix,
3D CT )
Pemeriksaan Lab yang
terbaru (terutama yang
ada riwayat penyakit)
Siap mental

Pemeriksaaan tambahan

Tahapan tindakan odontektomi


1.
2.

Pemeriksaan kondisi umum & vital sign pasien


Pemeriksaan klinis dan penunjang (radiologi, laboratorium bila diperlukan)
klasifikasi impaksi gigi dan faktor penyulit

3.

Anastesia

4.

Pembuatan design flap

5.

Pengambilan tulang (Bone Removal)

6.

Tooth Division/ Split technique

7.

Kuretase dan Debridement

8.

Menghaluskan tepi tulang yang tajam

9.

Suturing (Wound Closure)

Odontektomi

Komplikasi tindakan odontektomi


Pasca operatif:
Parastesi
Pembengkakan pascaodontektomi
Infeksi pada jaringan lunak maupun tulang
Trismus pasca operasi
Memar jaringan lunak ekstraoral dan dapat meluas
sampai ke regio leher dan dada di regio odontektomi
atau bilateral
Luka di daerah sudut bibir
Alergi pada obat-obatan yang diberikan: antibiotika,
analgetika maupun anastesi local (Danudiningrat, 2006)
22

TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai