Anda di halaman 1dari 1

Optimasi Asam Laktat dan Asam Sitrat terhadap Laju Penetrasi

Gel Kafein In Vitro


(Optimization of Lactic Acid and Citric Acid on Caffeine Gel
Penetration Rate In Vitro)
Caffeine is a xanthine class of drugs that is often used in anti-cellulite preparations. Anti-cellulite is
often used topically to get a quicker effect. Caffeine is a substance that is soluble in water making it
suitable to be formulated as a gel formulation. This study aimed to determine the effect of a
penetration enhancers combination on gel preparations, namely lactic acid and citric acid, on flux
penetration, pH, viscosity, as well as to determine the optimum formula. Caffeine gel were prepared
into three formulas based on simplex lattice design with the ratio of lactic acid: citric acid 1: 0, 0: 1,
and 0,5: 0,5 . Expert design software is used to determine the optimum formula of both penetration
enhancers. The optimum formula was lactic acid: citric acid with the ratio (1: 0).
Keywords: caffeine, gel, lactic acid, citric acid
Kafein merupakan obat golongan xantin yang sering digunakan pada sediaan anti selulit. Anti selulit
sering digunakan secara topikal untuk mendapatkan efek lebih cepat. Kafein merupakan bahan obat
yang larut dalam air sehingga cocok diformulasikan sebagai sediaan gel. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui efek kombinasi zat peningkat penetrasi pada sediaan gel yaitu asam laktat dan
asam sitrat terhadap fluks penetrasi, pH dan viskositas, serta untuk mengetahui formula optimumnya.
Sediaan gel kafein dibuat dalam tiga formula berdasarkan rancangan formula simplex lattice design
dengan perbandingan asam laktat : asam sitrat yaitu 1 : 0, 0 : 1, dan 0,5 : 0,5. Software design expert
digunakan untuk mengetahui formula optimum dari kedua zat peningkat penetrasi yang digunakan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula optimum yang dihasilkan adalah formula dengan
komposisi zat peningkat penetrasi asam laktat : asam sitrat (1 : 0).

Kata kunci: kafein, gel,.asam laktat, asam sitrat