Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Hernia inguinalis adalah salah satu masalah yang paling sering di
jumpai oleh ahli bedah umum. Hernia inguinalis pertama kali di temukan
dalam tulisan pada lebih dari 3.500 tahun yang lalu, dan perawatan bedah di
lakukan sekurangnya pada 2.000 tahun yang lalu. Terdapat banyak teori
tentang etiologi dan jumlah deskripsi anatomi, yang menghasilkan berbagai
cara reparasi. Hernia inguinalis adalah kegagalan dari lantai kanalis inguinalis.
Ini diekspresikan sebagai cincin internal yang berdilatasi pada hernia indirek
atau sebagai kelemahan dan penipisan difus pada hernia direk.1
Sebagian besar hernia timbul dalam regio inguinalis dengan sekitar 50
persen dari ini merupakan hernia inguinalis indirek dan 25 persen sebagai
hernia. Pada saat ini hampir semua hernia dikoreksi dengan pembedahan,
kecuali bila ada kontraindikasi bermakna yang menolaknya. Hernia timbul
dalam sekitar 1,5 % populasi umum di Amerika Serikat, dan 537.000 hernia
diperbaiki dengan pembedahan pada tahun 1980.2
Dalam kehidupan masyarakat, anggapan terhadap hernia adalah
merupakan kelainan yang biasa, karena pada awal terjadinya tidak merasa
sakit dan tidak mengganggu aktifitas atau pekerjaan sehari- hari, sehingga
dalam perjalanan penyakitnya penderita memerlukan waktu yang cukup untuk
periksa atau konsultasi ke dokter, setelah konsultasi pun masih cukup waktu
untuk menunda tindakan yang dianjurkan. Sebagian penderita menerima
tindakan operasi apabila sudah terjadi keadaan inkarserata atau strangulate.
Adanya keadaan ini penderita atau keluarga baru menyadari resiko dan
bahayanya, yang dapat menyebabkan morbiditas meningkat serta biaya
perawatan yang lebih tinggi.2,3

Masalah:
1. Apa definisi hernia ?
2. Apa saja klasifikasi hernia inguinalis?
3. Apa saja etiologi dan faktor risiko dari hernia inguinalis?
4. Bagaimana patofisiologi terjadinya hernia inguinalis?
5. Apa saja manifestasi klinis yang muncul dari Hernia inguinalis?
6. Bagaimana cara menegakkan diagnosis henia inguinalis?
7. Apa saja tatalaksana pada kasus hernia inguinais?

Anda mungkin juga menyukai