Anda di halaman 1dari 9

RENCANA KERJA KEPALA

RUANGAN INSTALANSI GAWAT


DARURAT 2016

Maulana malik Amd Kep

VISI DAN MISI


Visi
Menjadikan perawat kompeten dalam memberikan
pelayanan kegawat daruratan dengan pelayanan yang
responsif tepat, cepat, tanggap melalui sumber daya
tenaga yang mandiri, disiplin dan kompten

MISI
1.
2.
3.

4.

5.
6.

memberikan pelayanan gawat darurat dengan


respon time yang cepat
memberikan pelayanan emergency yang optimal
memberikan pelayanan dengan sumber daya
manusia yang berkompeten dan pasilitas yang
tepat
mengembangkan sumber daya manusia berkualitas
melalui mekanisme pembelajaran
berkesinambungan
mengembangkan servis exellen
menciptakan lingkungan yang bersih

STRENGHTS (KEKUATAN)
1.
2.

3.
4.
5.

pelayanan yang responsif tepat, cepat,


tanggap
Mengutamakan frivasi dan selalu
menggunakan komunikasi yang baik dan
sikap terbuka
sumber daya manusia yang kompeten
Memeliki alat-alat yang lengkap untuk
mengatasi kegawat daruratan
Selalu menjadi pendengar yang baik

WEAKNESS (KELEMAHAN)
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Kurangnya fasilitas yang memadai


Penataan tempat penyimpanan alat emergency
kurang layak
Tidak terdapat apotek yang berdampingan dengan
IGD
Mobilisasi pasien yang terlalu lama
Ruangan yang kurang memadai
50% SDM yang memiliki sertifikat BTCLS
SDM yang kurang

THREATS (ANCAMAN)
1.
2.
3.
4.

Alat-alat medis yang semakin canggih mengikuti


perkembangan tekhnologi
Sumber daya manusia yang semakin terampil
tentang kegawat daruratan
Pola berpikir masyarakat yang semakin kritis
Globalisasi, Kemajuan IPTEK, persaingan antar RS
semakin kuat

OPPURTUNITY (PELUANG)
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Perluas ruangan dan ditambahkannya tempat tidur


Memperlengkap alat-alat emergency yang sesuai
dengan tekhnologi terbaru
evaluasi SOP yang sudah ada
Banyaknya pelatihan kegawat daruratan yang
diselenggarakan
Alur triase yang tepat
Ruang tindakan yang sesuai
Membuka ruang VK IGD

RENCANA KERJA 2016


A.
1.

2.

3.
4.

5.

Kualitatif (Kualitas)
Menunjukan perawat yang propesional dan
berkualitas sehingga mampu menentukan kualitas
pelayanan
Menciptakan lingkungan kerja yang kondusif di
intalasi gawat darurat sehingga mencipatakan
kenyamanan bagi pasien
memberikan pelayanan emergency yang optimal
Memperluas ruangan dan melengkapi fasilitas alatalat emergecy
Menerapkan komunikasi terbuka baik dengan klinis
ataupun dengan perawat

B. Kuantitatif (jumlah)
1. Jumlah karyawan yang tidak sebanding dengan
pasien