Anda di halaman 1dari 14

Contoh Soal MCD

Sebuah struktur portal dengan data struktur seperti di atas

Hitung BMD dgn metode MCD


Penyelesaian:

Untuk menghitung BMD, perlu dihitung terlebih dahulu reaksi perletakan di A dan B

Tentukan DKTS dan Redundant


Jumlah reaksi perletakan: HA, RA, HB dan RB = 4
Jumlah persamaan kesetimbangan statis : M=0, Fx=0 dan Fy=0 , n=3
DKTS = 4 3 = 1

Jumlah redundant = 1

Letak redundant dipilih untuk mengganti HA


Menghitung lendutan dengan metode Virtuil Work

Menghitung moment akibat beban riil (q=5 kN/m)


Formulasi Lendutan (virtuil work):

Mx = ?

AP

M P mdx

EI

AR

M R mdx

EI

Moment akibat beban 1 unit beban

Tabel Perhitungan Momen Riil dan 1 unit satuan

Mx= .. ?

Element

x=0

MP

MR

AC

-HAx

-x

CB

25x-2,5x2

-5HA+o,5HAx

-5+0,5x

Persamaan Compatibilitas (MCD)


AP AR 0
10

AP
AP

(25 x 2,5 x 2 )(5 0,5 x)dx

EI
0

1042

EI

AR

H A ( x 2 )dx 10 (5 H A 0,5H A x)(5 0,5 x)dx

EI
EI
0
0

AR

125 H A

EI

Penyelesaian persamaan
-1042 + 125HA=0
HA=8,34 kN
Dengan memasukkan harga HA= 8,34 kN ke dalam skema struktur statis tertentu,
Akan didapat harga reaksi perletakan yang lainnya (RA , HB dan RB), sehingga
Dapat digunakan menghitung BMD

Gb. BMD

MCD utk Truss 2D statis tak tentu


Hitunglah gaya batang struktur truss berikut dgn MCD:

EA untuk semua batang: sama dan konstan

Penyelesaian
Struktur tersebut termasuk dalam type struktur statis tak tentu ?
Disebut sebagai SSTT dalam (internally indeterminate) artinya jumlah
persamaan kesetimbangan kurang untuk menghitung seluruh gaya
dalam (internal force) dalam struktur. Meskipun gaya reaksi bisa
dihitung/diselesaikan dengan persamaan statis tertentu.
Penentuan ketidak tentuan
dalam dilakukan dengan
rumusan sbb:
=(2 x joint bebas +jumlah reaksi) jumlah batang

Lanjutan penyelesaian:
Setelah diketahui DKTS dan ditentukan redundantnya, misal dalam hal ini
batang 6, maka prosedur berikutnya sama seperti pada penyelesaian untuk
soal frame.
Perhatikan gambar skema berikut:

a. Batang 6 dipotong (dummy)

b. Gaya redundant bekerja mengganti


batang 6

c. Penerapan gaya searah redundant


sebesar 1kN

Formulasi soal
Persamaan kompatibilitas:
Batang 6 sesungguhnya tidak terpotong, maka secara matematika
perpindahan akibat redundant akan meniadakan perpindahan akibat gaya
batang sesungguhnya.

6P 6R 0
Persamaan di atas diselesaikan dengan metode virtuil work (gb.c)

6 P 66 R 0

Perhitungan Gaya Batang tanpa


batang 6
Hasil perhitungan gaya batang sesuai kondisi gb a dan c dimasukkan tabel
sbb:

-1120
Gb. a

34,56

Gb. c
jumlah

Perhitungan gaya redundant


(batang 6)
Hasil perhitungan virtuil work (tabel):

6P

F . f .L
1120

AE
AE

66

f 2 .L
34,56

AE
AE

Subtitusi hasil ini ke persamaan kompatibilitas:

6 P 66 R 0
-1120 + 34,41.R=0
R = 32,41 kN

Perhitungan untuk seluruh gaya


batang, selain batang 6
Setelah gaya batang 6 diketahui, maka dapat dihitung gaya batang
lainnya dengan metode konvensional mis: kesetimbangan gaya di joint.
Hasil keseluruhan adalah sbb:

Batang

Gaya Batang (kN)

10,55 (tarik)

14,07 (tarik)

-19,45 (tekan)

14,07 (tarik)

-17,58 (tekan)

32,41 (tarik)