Anda di halaman 1dari 13

Yunani Kuno

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Yunani kuno tidak diragukan lagi merupakan salah satu peradaban paling berpengaruh dalam sejarah umat
manusia. Dari daerah yang terletak di ujung semenanjung Balkan ini, tercipta dan berkembang berbagai hal
penting, misalnya demokrasi, alfabet, filsafat, teater, dan ilmu pasti.
Yunani kuno berlangsung dari periode Arkhaik, pada abad 8-6 SM, hingga tahun 146 SM ketika Romawi
menaklukan Yunani setelah Pertempuran Korinthos. Pusat dari periode ini disebut Yunani Klasik, yang

berlangsung dari abad 5-4 SM, dan diawali oleh keberhasilan Yunani, dengan dipimpin oleh kota Athena,
dalam memukul mundur serangan dari Persia. Zaman Emas Athena berakhir setelah Sparta mampu
mengalahkan Athena dalam Perang Peloloponnesos. Perang Peloponnesos (431-404 SM) antara Sparta dan
Athena, beserta sekutu masing-masing, amat sangat melemahkan kekuatan kolektif Yunani, dan pada 336 SM,
hampir semua negara-kota di Yunani berada di bawah kekuasaan Makedonia. Itu adalah untuk pertama kalinya
Yunani menjadi satu unit politik. Aleksander III (kelak dikenal sebagai Aleksander Agung), raja Makedonia
berikutnya, mewarisi Yunani dari ayahnya, Phillip. Dengan pasukan dari Yunani, Aleksander berhasil
menaklukan sebagian besar wilayah yang sudah dikenal oleh orang Yunani. Bersama penaklukannya, dia juga
menyebarluaskan budaya Yunani (Hellenisme, atau ) ke Mesir, Persia, dan bahkan India. Setelah
kematian Aleksander Agung, kekaisarannya terpecah menjadi empat, dan salah satunya adalah Yunani, yang
bertahan sampai 168 SM, ketika akhirnya Makedonia ditaklukan oleh Romawi. Keseluruhan Yunani sendiri
benar-benar dikuasai oleh Romawi pada 146 SM.
Pada Periode Klasik, budaya Yunani berkembang pesat, dan tersebar ke penjuru Laut Mediterania melalui
Kekaisaran Athena, selain juga oleh para pedagang, imigran, dan penakluk dari Yunani. Yunani Klasik sangat
berpengaruh terhadap Kekaisaran Romawi, yang pada gilirannya menyebarluaskannya ke seluruh penjuru
Mediterania dan Eropa di bawah kekuasaan Romawi. Karena alasan inilah, Yunani Klasik dianggap sebagai
pondasi bagi peradaban Barat.

Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai:


Yunani Kuno

Bangsa Yunani[sunting]

Siapakah Orang Yunani?

Sejarah[sunting]

Yunani Pra-Hellen

Peradaban Minoa

Peradaban Mikenai

Invasi Doria

Zaman Kegelapan Yunani

Sparta dan Athena

Aleksander Agung dan Zaman Hellenis

Sekilas Tentang Romawi

Dunia Yunani[sunting]

Kalender

Festival

Pesta Olahraga

Tujuh yang Terkenal

Alfabet

Linear B

Arsitektur

Seni

Pengetahuan

Agama[sunting]

Agama Yunani

Agama Romawi

Penulisan Mitologi
[sembunyikan]
lbs

Yunani Kuno
Bangsa Yunani

Kalender
Festival
Pesta Olahraga
Tujuh yang Terkenal
Alfabet
Linear B
Lingkungan (Cuaca)
Agama Yunani

Agama Romawi
Penulisan Mitologi
Arsitektur
Seni
Sastra
Filsafat
Pengetahuan

Sejarah

Yunani Pra-Hellen
Peradaban Minoa
Peradaban Mykenai
Invasi Doria
Sparta dan Athena
Aleksander Agung
Kronologi (Zaman Batu Lama
Zaman Batu Pertengahan
Zaman Batu Baru
Zaman Perunggu Awal
Zaman Perunggu Pertengahan
Zaman Perunggu Akhir
Zaman Kegelapan
Zaman Arkaik
Zaman Klasik
Zaman Hellenistik

Zaman Romawi)

Athena (Pengadilan)
Pemerintahan

Korinthos
Sparta

Hoplites
Militer dan transpor

Kapal Perang
Kapal Kargo

Zaman (Arkaik
Klasik
Ekonomi
Hellenistik)
Koin

Keluarga
Perbudakan
Persahabatan
Sosial & Budaya

Persahabatan
Kuliner (Anggur
Minyak Zaitun)
Pakaian

Kota Zaman kuno (Mesir Kuno) :

sistem penguasaannya adalah menggunakan sistem kerajaan,seperti mesir kuno, Ciri-ciri


perancangan kota di era Mesir kuno yaitu :

Tidak memiliki benteng yang mengelilingi kota

bentuk kota yang grid

perumahan penduduk saling membelakangi

Perumahan besar berderet disepanjang jalan besar


Penduduk bergerak dibidang pertanian dan Konstruksi bangunan
Kota klasik : Sistem penguasaannya adalah menggunakan sistem pemerintahan, seperti
Yunani,
Era yunani termasuk salah satu era yang berpengaruh secara berkelanjutan dalam
perkembangan kota,kota ini dipengaruhi oleh paham demokrasi,Pada zaman yunani ini
tempat tinggi atau bukit sangat disakralkan,Acropolis merupakan salah satu tempat
peribadatan orang yunani pada dewa yang dipercaya disana,Acropolis merupakan salah
satu contoh karya yunani kuno dengan "limited entities".

Gb. 2. Acropolis Yunani


Sumber : Spreiregen, 1965

Gb. 3. Siteplan Acropolis Yunani


Sumber : Spreiregen, 1965

Ciri-ciri perncangan kota era Yunani yaitu :

Arsitek dizaman yunani kuno dalam merancang sebuah kota memiliki pandangan yang dominan
tentang keterbatasan. sehingga menyikapi keterbatasan tersebut segala ide harus terukur

karena faktor keterbatsan tersebut, maka perancangan ,menggunakan skala manusia

Kegiatan bersifat publik (Pertemuan)

Motivasi hidup dizaman era yunani adalah untuk berlindung/mencari keamanan

fesus Kota Yunani Kuno Di Seluk Turki


June 19, 2012 7:26 am Mancanegara ( LN ) 8 Comments

Efesus adalah sebuah kota Yunani kuno, dan kemudian menjadi besar sebagai kota Romawi. Terletak di
pantai barat Asia, dekat Seluk provinsi Izmir di Turki . Lokasi ini dulunya merupakan salah satu dari dua
belas kota dari Liga Ionia selama era Yunani Klasik. Pada periode Romawi, Efesus memiliki populasi
lebih dari 250.000 di abad ke-1 SM, merupakan salah satu kota terbesar di dunia Mediterania. Dulunya
Efesus merupakan kota yang berkembang dan menjadi kota perdagangan yang kaya dan bernilai budaya
tinggi.

Kota ini terkenal karena kuil Artemis (yang dibangun sekitar 550 sebelum masehi), yang menjadi salah
satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno. Pada kaisar Konstantin I dibangun dikembangkan kembali
perkotaan dan mendirikan pemandian umum baru. Bila kita berkunjung kesini kita masih dapat melihat
tempat-tempat pemandian umum. Sistem perairan yang kita juga masih dapat melihatnya. Kota ini
sempat hancur diwaktu 401 Masehi oleh sekelompok massa yang dipimpin oleh St Yohanes Krisostomus.
Lalu kota ini pun sebagian juga hancur oleh gempa bumi di 614 AD.

Efesus adalah merupakan salah satu kota yang banyak dikutip dalam Kitab Wahyu dan Kisah Para
Rosul bagi umat Kristiani. Injil Yohanes (salah satu murid Yesus/Isa) mungkin banyak menulis dikota ini.
Kota ini juga merupakan tempat kuburan gladiator besar pada jaman Romawi. Sebuah legenda, yang
pertama kali disebutkan oleh Epifanius dari Salamis pada abad ke-4, diakui bahwa Maria mungkin telah
menghabiskan tahun-tahun terakhir hidupnya di Efesus. John pun hidup di kota ini, sehubungan dengan
perintah Yesus kepada Yohanes untuk mengurus Maria setelah kematiannya. Sejak abad ke-19, Rumah
Perawan Maria, sekitar 7 km (4 mil) dari Seluk, konon telah menjadi rumah terakhir dari Maria,

berdasarkan visi Suster Anne Catherine Emmerich. Hingga kini RUmah Perawan Maria menjadi tempat
yang populer ziarah Katolik yang telah dikunjungi oleh tiga paus terakhir.

Di Efesus ini selain Kuil Artemis yang merupakan salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno, juga
memiliki tempat-tempat menarik lainnya seperti Odeon yaitu teater kecil yang beratap yang dibangun oleh
Vedius Antonius dan istrinya sekitar 150 AD, teater untuk drama dan konser dimana teater ini dapat

menampung 1500 orang, terdapat 22 tangga. Dibagian atasnya dihiasi dengan pilar granit merah dan
gaya Korintus.

Selain itu juga terdapat Kuil Hadrian yang berasal dari abad ke-2 hingga ke-4 yang banyak menjalani
perbaikan. Kuil ini menjadi gambar di mata uang Turki, uang kertas 20 lira tahun 2005-2009. Ada juga
terdapat Kuil Domitianus yang merupakan satu kuil terbesar didalam kota. Dan terdapat teater terbuka

terbesar di dunia kuno yang dapat menampung kapasitas 44 ribu tempat duduk. Dan ada juga Makam
(air mancur) Pollio yang didirikan pada tahun 97 masehi.

Yang paling terlihat antik adalah terdapat Perpustakan Celsus, walau kondisinya sudah reruntuhan
namun tambah pilar depannya masih terlihat. Kebanyakan para turis sering melakukan foto-foto didepan
lokasi ini. Perpustakaan Celsus dibangun untuk menyimpan 12 ribu gulungan dan untuk melayani
sebagai makam monumental untuk Celsus. Celsus dimakamkan dibawah perpustakaan.

Bila kamu melakukan perjalankan wisata ke Turki, agenda untuk mengunjungi kota Efesus ini pasti ada.
Karena Efesus merupakan tempat popular pra sejarah yang sangat terkenal dan banyak mengundang
wisatawan untuk berkunkung ke tempat ini. Kita dapat melihat kota Efesus yang begitu besar dengan
kondisi yang sudah runtuh berantakan, pada beberapa bagian dicagar kembali seperti teater terbuka
yang besar tersebut.