Anda di halaman 1dari 108

MENGENAL KOTA

What is a City?

Suatu tempat yang relatif


luas, padat, dan permanen,
yang secara sosial terdiri dari
individu-individu heterogen
(L. Wirth)

Suatu titik konsentrasi


maksimum dari kekuasaan dan
budaya suatu komunitas
(Mumford)

Kota terbentuk melalui proses evolusi pola sosiologis dari


pemukiman manusia.
Spiro Kostof juga mengatakan beberapa hal yang mempengaruhi
bentuk kota diantaranya adalah kepentingan pertahanan / militer,
kekuatan politik, respon social masyarakat, agama dan kepercayaan
serta kebutuhan infrastruktur kehidupan (air bersih, drainase, dll)

Spiro Kostof

Bentuk kota sebagai artefak kehidupan manusia dapat dirinci


melalui karakteristik kota tersebut

Karakteristik
Kota
A.
B.
C.
D.
E.
F.
G.
H.

I.

Energized Crowding
Urban Clusters
Physical
Circumcription
Differentiation of
uses
Urban Resources
Written Records
City and
Countryside
Monumental
Framework
Buildings and
People

Energized Crowding
Merupakan tempat yang memiliki kekuatan menghidupi sejumlah
manusia (energized crowding of people)

Tidak ada ukuran dan jumlah absolut

Urban Clusters
Keberadaan kota terjadi dalam suatu kelompok terkait
Urban system
Urban hierarchy
Tidak ada kota yang eksis tanpa ada keterkaitan dengan kota lain di
sekitar-nya
Semarang

Solo

Yogyakarta

JOGLO SEMAR

Urban System
Semarang

Pelabuhan
-Pusat perdagangan
- transportasi keluar

Solo

Yogyakarta

Pedalaman
-Pusat pertanian
-Konsentrasi penduduk
dan budaya
JOGLO SEMAR

Pedalaman
-Pusat pertanian
- produksi hasil

Urban
hierarchy

Ibu kota propinsi


-Pusat
pemerintahan
daerah
-Pusat
perdagangan

Semarang

Solo

Yogyakarta

Propinsi
-Budaya
-Pemerintahan
daerah khusus

JOGLO SEMAR

Kota Madya
-Budaya
- pertanian

Physical Circumcription
Tempat yang dikelilingi batas fisik, berupa material atau simbol
Untuk membedakan segala sesuatu yang menjadi milik kota tsb
ataupun yang bukan milik kota tsb

Differentiation of uses
Tempat terdapatnya pembedaan spesialisasi pekerjaan (pengrajin,
tentara, rohaniwan)

Tempat kekayaan terdistribusi tidak merata diantara


penduduknya yang heterogen

Sosial hierarchy

Urban Resources
Tempat yang didominasi oleh sumber daya penghasilan tertentu
(perdagangan, pariwisata, industri dll)

Written Records
Tempat yang mengandalkan aturan-aturan (record) tertulis

Terkait dengan aturan/hukum


penghuninya
Terkait dengan hak milik

City and Countryside


Tempat yang berhubungan dengan daerah
pinggir kota yang memiliki teritori sebagai
pen-supply makanan dan atau melayani
kebutuhan kota

Monumental framework
Tempat yang dibedakan dari keberadaan berbagai macam definisi
monumental sebagai identitasnya

Buildings and People


Tempat yang dibangun dan terdiri dari bangunan dan manusia
(masyarakat)

History of human settlement, terkait dengan latar


belakang sejarah perkembangannya

Yunani

Sosial system, terkait dengan sistem sosial


kemasayarakatan setempat.

Misalnya sistem pemerintahan dan sosial tradisional

Sehingga kita mengenal

BENTUK KOTA

BENTUK KOTA
(apa dan bagaimana dibangun)
Bentuk kota, fungsi-fungsi aktual, idealisme dan nilai-nilai
masyarakatnya membentuk suatu fenomena.

Mengapa masyarakat menciptakan bentuk tsb


Bagaimana masyarakat merasakan hasilnya

Mengenal bentuk kota, kita perlu memahami

sejarah

terbentuknya kota

Kota tertua adalah kota candi


Terbentang di sepanjang jalan upacara-upacara ritual
dengan pemandangan yang mengesankan
Dibangun untuk mempesona para peziarah
sehingga kota akan memperoleh upeti persembahan dari
mereka
Mr.Disney menggambarkan
The oldest known cities
were temple cities
Laid out along processional
avenues
and impressive sights
Built to impress pilgrims
and get
their tribute
(Disney World, Las Vegas)

Keberadaan kota candi kerap dikaitkan dengan aktivitas pemujaan atau


perjalanan para peziarah menyelusuri atau menuju kota
(piligrimates to Meccah)

Borobudur dan candi Buddha sekitar Jawa Tengah


Kota candi di Jawa tengah Magelang peninggalan dinasti Syailendra
Peninggalan Buddha
Ritual, ziarah, napak tilas hingga saat ini....

karakteristik KOTA CANDI


Secara fisik, elemen utama pembentuk kota adalah candi sebagai pusat yang
biasanya dikelilingi oleh jalur air yang berperan sebagai sarana transportasi
utama kota.

Fungsi KOTA CANDI


Candi berfungsi sebagai tempat pemujaan kepada Tuhan/Yang
Maha Tinggi. Karena fungsinya yang dianggap sakral, candi menjadi

pusat kota, dilindungi oleh elemen tertentu (dinding kota,


benteng) dalam

konsentrik

pola axial maupun radial


dengan sistem hirarki yang jelas...

BOROBUDUR.........
Konsep Mandala diterapkan bukan saja dalam konteks desain candi
Borobudur tetapi juga dalam konsep desain kotanya namun hal ini masih
merupakan sebuah hipotesa yang harus dibuktikan kebenarannya oleh para
arkeolog

Fungsi KOTA CANDI


tempat
bagi manusia dalam dunia
kosmik, memisahkan manusia dari
Kota candi adalah kota sebagai

kekacauan

holy city /cosmic city

raja

Kedudukan Pemerintah kota/


dalam
kota candi sangat vital karena dianggap
sebagai representasi Dewa/Dewi
sehingga memegang peranan sentral
dalam tatanan kota

Selain kota candi, terdapat model kota lain yang


digambarkan sebagai....

Permukiman baru dalam tanah entah berantah dalam


sebuah pola GRID
Yang memungkinkan perencanaan, ekspansi, perubahan
dan impermanenitas
Digabungkan dengan ide pembentengan demi memperkuat
pertahanan kota
Yang dikendalikan pula oleh sebuah segregasi (pemisahan
antara
pola/fungsi baru dengan pola asli lokal)
New settlements in foreign lands
laid out on a grid
Allows planning, expansion, change
and impermanence
Combined with fortification,
allows easier defense
Control by segregation
(Roskilde Festival)

Karakteristik KOTA MESIN


Secara umum, kota mesin dinilai sebagai
sebuah koleksi/kumpulan dari bagian-bagian
atau elemen atau komponen
Bersifat fleksibel terhadap perubahan (Akibat
pertumbuhan penduduk)
Biasanya mengulang kembali pola-pola yang
sama
Mengadopsi ide Sprawl (pemekaran)

Bagaimana dengan di Indonesia ?

Pola tatanan kota


lama Yogyakarta
memiliki empat
komponen utama
disebut caturgatra
tunggal atau empat
komponen dalam
suatu kesatuan.

Keempat komponen
itu adalah keraton,
masjid, alun-alun,
dan pasar.

Struktur fisik kota di dunia diciptakan berdasarkan fisiologi

dan psikologi manusia

BENTUK
KOTA
menurut Kostof
the city shaped

01

ORGANIC PATTERNS

Istilah kota organik muncul


bersamaan dengan bangkitnya
pengetahuan biologi pada abad ke-17
sebagai cabang ilmu yang
mempelajari segala sesuatu yang
hidup.
Kota organik dianalogikan dengan
tubuh manusia dan organ
tubuhnya

01

ORGANIC PATTERNS

Ruang terbuka seperti taman dan


hutan berfungsi sebagai paru-paru
kota,
pusat kota merupakan jantung
Jaringan jalan kota (jalan)
sebagai arteri saluran yang
mengedarkan darah ke seluruh
sistem kota lainnya (transportasi
publik)

Kota terencana dalam pola organik


adalah kota yang secara sengaja dibangun ,
direncanakan, dirancang dan ditetapkan oleh para
pemegang kekuasaan/ otoritas setempat dan dengan
seiring waktu yang senantiasa berjalan, kota dalam pola
ini akan berkembang menjadi pola kota yang lebih
geometrik dan teratur atau berbentuk pola grid

Zagros Mountains, Erbil


Kurdistan Region, Iraq.

ORGANIC PATTERNS_Kota terencana

Pola regular dan geometrik


suatu kota terencana berusaha
ditingkatkan keteraturannya
antara lain melalui aturan
membangun yang menata
setback bangunan di kota agar
tetap seragam/segaris

Kota tidak terencana


dalam pola organik adalah
kota yang tumbuh secara spontan
dan terjadi karena adanya faktorfaktor khusus, terbangun tanpa
dimaksudkan demi meraih
keuntungan bagi para pendiri/
perencananya, kota tidak
memiliki master plan kecuali
hanya berserah pada waktu yang
senantiasa berjalan, tergantung
pada faktor alam dan kehidupan
sehari-hari warganya sehingga
lahirlah bentuk yang irregular,
tidak geometrik, bersifat sangat
organik dengan ciri pola jalan
yang melengkung dan kadang
terpotong serta memiliki ruang
terbuka yang tersebar secara acak

ORGANIC PATTERNS_Kota tidak terencana

faktor pembagian lahan/


land division
faktor topografi/geografi

Apa saja faktor pengaruh/penentu utama yang


mengakibatkan lahirnya

synoecism

bentuk kota organik

faktor non fisik

hukum dan aturan sosial

Sebagian wilayah di dunia seperti di


negara-negara Amerika Latin,
peletakan dan penyebaran
permukiman penduduk sangat
tergantung pada kontur lahan
sehingga sungguh mustahil untuk
dapat memisahkan pengalaman
penduduk kota dengan
dampak/pengaruh yang diakibatkan
oleh sifat alam.
Kota apakah ini dan dimana?

Rio de Janeiro misalnya merupakan kota


yang bentuknya sangat dipengaruhi oleh
bentang alam berupa perbukitan ,
pegunungan dan pantai selama 300 tahun
sejarah kehidupan kota ini...

simbol-simbol kota Rio de


Janeiro
dalam image postcard

Kondisi topografi yang


menentukan bentuk kota organik
(Kostof, 1991, hal.54)
1. Permukiman sungai (riverine
settlement) kota dibangun
dengan karakteristik kota berupa
sistem jaringan jalan yang berada
di sepanjang jalur sungai

1. Faktor TOPOGRAFI/GEOGRAFI

2. Pelabuhan alam (natural harbor)


kota dibangun dengan karakteristik
berupa area pelabuhan sebagai
gerbang masuk kota, titik pusat
pergerakan lokal dan distribusi
barang /komoditas yang vital bagi
keberlangsungan kehidupan kota.
Pelabuhan tumbuh dari aktivitas
warga lokal.

Pantai Base-G merupakan sebuah pantai


yang paling populer di kalangan
masyarakat Jayapura.

3. defensive site
kota dibangun dengan karakteristik
berupa benteng dan struktur kota
lainnya yang befungsi untuk
menjaga keamanan kota dari
kekuatan asing

Contoh : Kota London

4. Linear ridge kota dibangun di


sepanjang fitur/elemen alam
berbentuk linear panjang mengikuti
aksen arsitektural eksisting alam
kota misalnya di sepanjang punggung
perbukitan/ pegunungan atau di
sepanjang pantai

Torria, located on the


slope of Mount Crocetta,

4. Linear ridge kota memiliki


fitur/elemen alam berbentuk linear
panjang yang mengikuti aksen
arsitektural eksisting alam kota di
sepanjang punggung
perbukitan/pegunungan, sepanjang
pantai seperti bangunan landmark
gereja, istana di salah satu atau
kedua ujung jalan linear

Vernaccia di Serrapetrona.

biasanya terdapat bangunan landmark baik berupa

gereja atau istana di salah satu atau


kedua ujung axis jalan linear

5. Kota puncak perbukitan


(hilltop town)

Tuscany italia

6. Daerah landai (sloped terrain)

Rio de Jeneiro Brasil

faktor pembagian lahan/


land division

Apa saja faktor pengaruh/penentu utama yang


mengakibatkan lahirnya

synoecism

bentuk kota organik

faktor non fisik

hukum dan aturan sosial

Kota organik dapat terjadi karena adanya


sistem pembagian lahan kota dengan
teknik:
1. Pembagian lahan berdasarkan hasil
pengukuran menggunakan teknik
metes and bounds yang ditujukan
untuk menentukan batas lahan
seseorang atau pemerintah dengan
mempertimbangkan keberadaan
elemen penting kota eksisting
dalam menentukan batas pembagian
lahan (misal:adanya monumen penting kota
yang harus dipertimbangkan saat akan
membagi lahan) atau ternyata ditemukan
sebuah candi sehingga lahan perlu diatur lagi
pembagiannya)

Jangan sampai pembagian lahan


mengganggu keberadaan monumen saat
lahan akan dibagi /diukur

2. Faktor PEMBAGIAN LAHAN

2. Pembagian lahan dengan


didasarkan pada hasil survey
menggunakan berbagai
instrumen yang sesuai dan yang
akhirnya akan mengakibatkan
lahirnya hubungan ortogonal antar
bagian/fungsi lahan kota. Misal:jalur
sungai sebagai faktor penentu deliniasi
lahan, bukit, kontur lahan

Sebuah istilah yang dikembangkan oleh


Aristoteles yaitu berarti living together

(hidup bersama)
Kota organik dapat terjadi karena adanya
sebuah pengaturan administratif kota yang
mengakibatkan bermergernya/bersatunya
beberapa kelompok unit permukiman yang ada
sehingga membentuk sebuah wilayah kota baru

3. SYNOECISM

Beberapa areal/kawasan
pedesaan yang
berdekatan jaraknya
bergabung menjadi
satu sehingga
melahirkan sebuah
bentuk tunggal
permukiman masyarakat
lokal .

Permukiman Romulus Roma di Palatine bergabung menjadi


satu dengan berbagai daerah pedesaan di atas perbukitan di
Esquiline, Caelian dan Capitoline.

Kota organik lahir dari adanya


kohesi atau penggabungan
antar lingkungan permukiman
yang terjadi berdasarkan
adanya keterdekatan
hubungan kelompok, suku
dan etnis atau akibat
pengaturan kota yang
didasarkan pada aktivitas
sosial dan aturan hukum
lokal,
Misalnya kota-kota Islam di Arab
dan Iraq dimana kampungkampung permukiman berdiri
sebagai suatu kelompok tertentu
berdasarkan kesamaan etnis,
masyarakat lokal sangat
menjunjung tinggi privasi sehingga
orientasi bukaan bangunan
terutama pada hunian wanita
diminimalisir untuk menghadap ke
4. FAKTOR
arah
jalan publik NON FISIK:

hukum dan aturan sosial

Dalam kota organik, aturan tradisional sangat melekat dalam


menentukan struktur ruang kota

Misal:dikaitkan dengan pola pengaturan kota Islam dimana


lebar jalan publik diatur memiliki lebar sekitar 7 kubit atau
sekitar 3,5 meter yang menurut Nabi Muhammad disesuaikan
dengan minimal dimensi dua ekor unta berpenumpang
untuk melewati jalan tersebut secara leluasa

4. FAKTOR NON FISIK: hukum dan aturan sosial

man walks in a straight line because he has a goal and


knows where he is going..

Manusia modern dituntut untuk mengejar EFESIENSI dan


EFEKTIVITAS sehingga kota didesain untuk kebutuhan
ini...mencapai tujuan dengan cepat dan mudah melalui
sistem jalan yang jelas, terhubung langsung dan menerus

menurut Kostof
the city shaped

02

GRID PATTERNS

1. Topografi tidak menjadi


permasalahan yang penting.
2. Penataan bersifat rasional
dan sederhana untuk
mengatur /membagi lahan
3. Sistem jalan sebagai
landasan pertama dalam
merencanakan kota
4. Sebuah pola kota yang paling
baik atau skema standar
paling ideal untuk membagi
lahan
5. Alat untuk menjamin
distribusi fungsi lahan
secara adil serta
mempermudah proses jual
beli real estate/properti
6. Alat yang paling praktis
untuk merencanakan kota

02

GRID PATTERNS

Grid memiliki peran simbolis bagi


beberapa pemerintahan dengan
kekuasaan absolut seperti Cina.
Dalam sejarah imperial Cina, ibukota
administratifnya merupakan sebuah
areal permukiman yang kuat dan
berada di bawah kontrol politik
pemerintah Cina . Kota melambangkan
kekuatan dan bertugas melayani
kebutuhan penguasa.

Bentuk ortogonal kota didesain


untuk membekukan struktur ruang
kotanya guna mempertahankan
hirarki ruang kota agar tidak berubah
meskipun zaman berubah.
Dalam pusat kota ditempatkan istana,
pusat administrasi, agama dan
permukiman berdasarkan pada kelas
sosial penduduknya

Bentuk kota merupakan proses dari pembentukan


menerus, variasi bentuknya adalah hasil dari tekanantekanan yang dominan selama kurun waktu tertentu

The Castle of Salah ad-Din stands high on a mountain ridge, the citadel of Allepo, Syria

Type komunitas urban menentukan bentuk kota

Setiap komunitas urban


melengkapi tujuan khusus dalam
struktur sosial dan ekonomi

Beberapa type komunitas urban:

The crossroad (persinggahan)


The primary agriculture community (petani)
The commercial city (perdagangan)
The industrial city (industri)
The transportation city (transit)
The recreational city (wisata)
The educational city (pendidikan)
Mining communities (tambang)
Retirement communities (pensiunan)
Governmental centres (pusat pemerintahan)
Combination (regional cities) / kombinasi

Campur aduk fungsi lahan

Lalu
bagaimana kondisi kota modern saat ini ?

Kemacetan .

Kepadatan penduduk

Disebabkan oleh Pola penataan


elemen kota yang tidak
teratur/kacau

Urban & City Issues


Permasalahan dalam ruang kota dan kawasan modern

Penyebab 1:

Perencanaan kota yang


mengabdi pada kepentingan
kendaraan pribadi dengan
terus menerus membangun
infrastruktur jalan

Penyebab 2:

Desain ruang terbuka kota yang


terbentuk tidak lebih hanya sebagai
ruang sisa yang tidak memiliki
makna sosial (lost space).

Arsitek modern memiliki sumbangsih


bagi munculnya permasalahan ruang kota modern

berpikir fragmented
Ruang terbuka direncanakan tidak terintegrasi dengan rencana
bangunan,merancang suatu ruang bangunan tidak memikirkan
ruang terbuka secara integral (ruang terbuka direncanakan
belakangan sehingga mengakibatkan ruang NEGATIF)

No intention to accuse the architects


alone
for the issues...

Struktur ruang kota yang


kacau disebabkan oleh pola
penataan elemen-elemen
kota yang tidak teratur

Bagaimana merencanakan dan merancang


sebuah kota yang baik ?

Pertimbangkan dengan seksama elemen yang


mempengaruhinya

ELEMEN PERANCANGAN KOTA


Perancangan kota harus
memperhatikan elemen yang
menyusunnya.
Domain Perancangan Kota
adalah ruang antar
bangunan, dari eksterior dari
sebuah bangunan sampai
dengan bangunan yang
lainnya.

"Designing cities without designing buildings"


(Barnett, 1974 dalam Shirvani 1985: 6)

Berdasar Urban Design Plan of San Francisco


(1970), Shirvani mulai dari memetakan adanya empat
kelompok keterkaitan ruang kota:
1. Internal pattern and image
2. External form and image
3. Circulation and parking
4. Quality of environment
(Wilson dkk, 1979 dalam Shirvani, 1985:6)

Shirvani mengelompokkan domain


elemen Urban Design sebagai berikut:

1. Land use
2. Building form and massing
3. Circulation and parking
4. Open space
5. Pedestrian ways
6. Activity Support
7. Signage
8. Preservation
(Shirvani, 1985:8)

Land use

Tujuannya adalah untuk


menentukan:
Tipe penggunaan yang
diperbolehkan dalam area
tertentu.
Menciptakan adanya hubungan
fungsional antar berbagai area.
Floor Area yang memungkinkan
untuk setiap penggunaan yang
diijinkan.
Skala pembangunan baru.
Tipe insentif pembangunan
yang sesuai untuk area tertentu

Building form and massing


Tujuannya adalah untuk menentukan:
Mengatur penampilan bangun-bangunan
di antaranya adalah ketinggian (height),
sempadan (setback) dan ketutupan
(coverage), bulk, dan konfigurasinya.
Skala (terkait dengan human vision,
sirkulasi, ketetanggaan antar bangunan dan
ukuran ketetanggaan/distrik/bangunbangunan.
Ruang kota" (bentuk dan tipenya,
keterkaitan dengan bangunan
pembentuknya, elemen yang ada di
dalamnya dll.)
Massa kota" (urban mass: bangunbangunan, permukaan lansekap dan besar
atau kecilnya objek dalam kota

Bentuk, ukuran, kemasan sangat mempengaruhi


karakter ruangnya

Circulation and parking

Parkir mempunyai 2 dampak penting:


Keberhasilan atau ketidakberhasilan suatu fasilitas
(terutama komersial)
Dampak visual yang memperburuk kualitas fisik
suatu ruang

Sirkulasi mempunyai
dampak penting:
Alat yang paling kuat
dalam menstrukturkan
ruang kota
Dapat membentuk
(shape), mengarahkan
(direct) dan mengatur
pola aktifitas (activity
pattern control).
Dampak visual dan
lingkungan (terutama
dengan perkembangan
jalan ekspress - tol)

Open space
Ruang terbuka mempunyai banyak makna:
Softspace (semua elemen lansekap dalam kota).
Hardscape (jalan, jalur jalan kaki dan sejenisnya, tempat parkir
terbuka dan sejenisnya).
Taman-taman, alun-alun (square).
Ruang rekreasional lainnya

Ruang yang
"terabaikan" bukan
ruang terbuka!
Dahulu ruang
terbuka bukan
bagian penting
dalam urban
design, tetapi
sekarang harus
dipikirkan sebagai
bagian integral!

Pedestrian ways

Jalur pedestrian merupakan bagian


penting sejalan dengan sirkulasi dan
parkir kendaraan
Mereduksi ketergantungan pada
mobil.
Memperbaiki kualitas lingkungan
terutama udara!.
Mempromosikan skala kota yang
lebih manusia.
Memungkinkan adanya integrasi
yang lebih baik antara fungsi
bangunan satu dengan yang lain
(fasilitas rest room publik,
amenities, atau bahkan para
penjual di antara kantor-kantor
besar misalnya).

Perlu adanya street furniture yang menjadi


"pengisi antar bangun-bangunan

Activity Support
Semua penggunaan dan aktifitas yang membantu
memperkuat ruang-ruang publik kota, termasuk di dalamnya adalah
semua fungsi dan penggunaan yang menimbulkan aktifitas seperti
pasar, tempat rekreasi, perpustakaan umum dll.

park

Street
shop

Activity support harus


diintegrasikan dan
dikoordinasikan melalui
pemrograman yang kuat
Diarahkan untuk mixed
use, keragaman dan
intensitas penggunaan
Penting untuk
memperhatikan "food
service dan hiburan
dengan memberi stimuli
visual melalui objek fisik
yang ada

Signage
Iklan menjadi elemen visual
yang semakin lama semakin
penting!
Mengatur kompatibilitas antara
media (ukuran, jenis, bentuk dll.)
dengan ruang yang ada
Mereduksi dampak visual negatif
Mereduksi kebingungan karena
banjir informasi yang tidak jelas
Menghindarkan adanya "kompetisi"
dengan tandatanda umum (lalu
lintas, petunjuk publik)
Dapat dibedakan: private info,
identitas bangunan, iklan bilboard
besar, public info, traffic signs dll.

Preservation (conservation)
Bukan hanya untuk bangunan lama tetapi memperhatikan seluruh
struktur (bangun-bangunan) dan tempat (place) yang ada dalam
kota baik permanen maupun temporer sepanjang ekonomis dan
signifikan secara kultural

Proteksi terhadap bangunan bersejarah /


penting
Memelihara aktifitas yang positif dan
terkait dengan bangun-bangunan/tempat
Mempertimbangkan kriteria-kriteria:
lokasi, design, setting, material,
workmanship (estetika), "feeling" dan
asosiasi dengan kualitas kesejarahan
tertentu.

1. Konsern dengan order estetika


2. Konsern dengan lingkungan sosial ideal
3. Idealisasi dari lingkungan sosial yang dicerminkan
dalam bentuk fisik
IDEOLOGI PERANCANGAN KOTA

Dapat diwujudkan melalui

Penataan Ruang
Massa Pembangunan
Jalan / lingkage
Kota dan Ruang terbuka
Tata Guna Lahan dan lingkungan

SISTEM TRANSPORTASI

TATA GUNA LAHAN

Mengenal Kota
ELEMEN PEMBENTUK KOTA