Anda di halaman 1dari 21

Deliverable B

Laporan Penjaminan Kualitas


Bagian 4
Kajian Lingkungan Hidup Strategis
untuk Kawasan Strategis Nasional
Danau Toba
Output 2.2. SEA Applied in Policy Analysis and Environmental Planning
National Technical Assistant
Contract no: 104.INDO.1.MFS.4-1/122/090

Prepared by:

Yayasan Inovasi Pemerintahan Daerah


Tebet Barat Dalam IIIA/2, Jakarta
Telp.: 62 21 83794518 Fax.: 62 21 83497210
Web: http://www.yipd.or.id
Event

Laporan Penjaminan Kualitas: KLHS KSN Danau Toba

Output

2.2

Date

Budget Line

Recurrent

Environmental Support Programme 2 Component 1


Jakarta, 18 Mei 2012

Laporan Penjaminan Kualitas


Kajian Lingkungan Hidup Strategis
untuk Kawasan Strategis Nasional
Danau Toba

Catatan:
Laporan penjaminan kualitas ini adalah bagian dari deliverable B dalam proyek SEA
Applied in Policy Anaysis and Environmental Plan National Technical Assistance
November 2011 April 2012. Keseluruhan laporan penjaminan kualitas ini terdiri dari 7
laporan yaitu laporan penjaminan kualitas untuk 1) KLHS RTRW Tasikmalaya; 2) RTRW
Sulawesi Utara; 3) Manajemen dan Konservasi Sumberdaya Air di Bali; 4) KSN Danau
Toba; 5) Sektor Pertambangan Batubara; 6) RPJMD Provinsi Jawa Tengah; 7) KLHS
Kabupaten Kebumen

Daftar Isi

Daftar Istilah dan Singkatan

iii

Pengantar

Temuan Utama dan Kesimpulan

Rekomendasi untuk Praktik KLHS

Tinjauan Kualitas

ii

Daftar Istilah dan Singkatan


Keputusan

Persetujuan resmi atau adopsi kebijakan, rencana atau program


dalam kaitannya dengan persyaratan perundangan yang relevan

Pembuat
keputusan

Badan atau representasi pemerintahan (Pemerintah Indonesia,


menteri, gubernur, walikota dsb.) secara legal menangani
persetujuan atau adopsi resmi kebijakan, rencana, atau program

ESP2

Indonesia-Denmark Environmental Support Programme, Phase 2,


Component 1

FGD

Focus Group Discussion

Badan
pelaksana

Badan pemerintah yang bertanggung-jawab untuk melaksanakan


kebijakan, rencana, atau program. Badan ini biasanya adalah
kewenangan perencanaan, dimana sekali dokumen disetujui
mengkoordinasikan pelaksanaannya.

KLH

Kementerian Lingkungan Hidup

UUPPLH

Undang-undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup


No. 32/2009

Otoritas
perencanaan

Sembarang badan pemerintahan yang bertanggungjawab untuk


penyiapan kebijakan, rencana, atau program

Proses
perencanaan

Penyiapan kebijakan, rencana, atau program yaitu urutan tahapan


tertentu, analisis dan konsultasi untuk menghasilkan draft
kebijakan, recana, atau program yang diajukan untuk persetujuan
atau adopsi resmi

KRP

Kebijakan, rencana, dan/atau program

PK

Penjaminan Kualitas

KLHS

Kajian Lingkungan Hidup Strategis

RPJM

Rencana Pembangunan Jangka Menengah

RPJP

Rencana Pembangunan Jangka Panjang

RTR

Rencana Tata Ruang

RTRW

Rencana Tata Ruang Wilayah

Tim KLHS

Tim ahli yang melakukan KLHS (yaitu mengkoordinasikan proses,


melalukan analisis, membuat draft laporan KLHS, memfasilitasi
konsultasi dengan stakeholders dan sebagainya)

Pemangku
kentingan

Individual, kelompok, komunitas, organisasi, lembaga pemerintah


dan non pemerintah, bisnis, universitas yang terpengaruh dan/atau
tertarik dengan kebijakan, rencana, atau program (persiapan dan
implementasinya)

KA/ToR

Kerangka Acuan / Terms of Reference

iii

Laporan Penjaminan Kualitas


Kajian Lingkungan Hidup Strategis untuk
Kawasan Strategis Nasional Danau Toba

Pengantar
Informasi latar belakang
Tinjauan Kualitas KLHS KSN Danau Toba adalah kegiatan menganalisis KLHS yang telah dilakukan
untuk Rencana Tata Ruang KSN Danau Toba, baik dari sisi prosedur maupun substansi. Tinjauan
kualitas ini dilakukan berdasarkan kriteria penjaminan kualitas yang disarankan dalam draft
Panduan Penjaminan Kualitas1 yang disusun oleh tim konsultan nasional dan internasional untuk
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dengan dukungan ESP 2 DANIDA.
Tujuan dilakukannya tinjauan kualitas ini adalah untuk mencermati secara cepat kualitas proses
pelaksanaan KLHS KSN Danau Toba dan menguji-cobakan draft Panduan Penjaminan Kualitas.
Kesimpulan tinjauan kualitas ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak terkait baik KLH,
Kementerian Pekerjaan Umum dan DANIDA untuk menyempurnakan draft Panduan Penjaminan
Kualitas dan memperhatikan lebih cermat lagi proses pelaksanaan KLHS di masa datang dengan
memperhatikan kriteria penjaminan kualitas dalam memastikan agar prinsip pembangunan
berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam KRP yang dikaji - serta dalam
pengambilan keputusan strategis untuk mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan
dan berkelanjutan.

Pendekatan tinjauan
Tinjauan kualitas ini didasarkan utamanya pada dokumen KLHS KSN Danau Toba. Dalam proses ini
tidak dilakukan diskusi dengan tim KLHS dan/atau tim pakar, dan tidak pula dilakukan konsultasi
publik mengenai hasil kesimpulan yang diperoleh. Analisa dilakukan berdasarkan draft panduan
Penjaminan Kualitas yang bersumber dari UUPPLH dan Permen LH No. 09/2011.

Draft Panduan Penjaminan Kualitas per 24 Februari 2012

Temuan utama dan kesimpulan


Temuan utama dan kesimpulan dari tinjauan kualitas KLHS KSN Danau Toba adalah sebagai
berikut:
KLHS mengikuti tahapan dan analisis yang relatif logis dalam dokumen KLHS
didefinisikan lingkup penilaian (misalnya isu-isu strategis), mengevaluasi dampak
dan menyarankan tindakan mitigasi, serta kesimpulan dan rekomendasi.
KLHS secara sangat tepat menjelaskan isu-isu lingkungan, tetapi kurang
mempertimbangkan isu-isu ekonomi dan sosial untuk dikaji lebih jauh apakah
dipengaruhi oleh RTR KSN Danau Toba.
Sepertinya tidak terjadi komunikasi antara tim KLHS dan instansi perencana
dalam seluruh prosesnya karena RTR KSN Danau Toba sudah menjadi Raperpres.
KLHS luput melakukan analisis baseline yang menyajikan kecenderungan kualitas
lingkungan untuk isu-isu lingkungan hidup strategis. Analisis baseline kurang
rinci dan penyajiannya dijadikan satu pada bab yang sama dengan identifikasi
KRP (setelah sub bab baseline).
Dampak KRP terhadap isu-isu lingkungan hidup strategis memerlukan uraian yang
lebih jelas, termasuk didalamnya uraian mengenai pembuktian dampak tersebut.
Kajian pengaruh KRP dilakukan utamanya secara kualitatif.
Evaluasi dampak isu-isu lingkungan hidup strategis dideskripsikan secara umum
dan tidak secara khusus memperlihatkan dimana potensi dampak dapat terjadi
dari tujuan KRP misalnya tidak diidentifikasi secara spesifik konflik-konflik sosial.
Beberapa isu strategis yang dimuat dalam dokumen KLHS tidak dibahas dalam
telaah pengaruh KRP, khususnya isu sosial dan ekonomi (misalnya perekonomian
lokal/regional).
Telaah pengaruh KRP terutama difokuskan terhadap dampak/pengaruh negatif;
sementara itu beberapa dampak positif tidak dievaluasi (misalnya isu ekonomi
lokal/regional).
Laporan KLHS mendefinisikan tindakan mitigasi dan rekomendasi; tindakan
mitigasi yang disarankan diformulasikan secara umum dan dapat dipahami
terutama sebagai rekomendasi kebijakan, dari pada tindakan spesifik yang
menggambarkan dampak khusus.
Alternatif penyempurnaan KRP yang disajikan hanya satu alternatif, yang
sekaligus dapat menjadi rekomendasi untuk muatan KRP yang berpengaruh
terhadap isu lingkungan hidup strategis.
Penyajian laporan KLHS mempunyai struktur yang logis yaitu mulai dari informasi
pendahuluan dan latar belakang, dilanjutkan dengan metodologi KLHS, melalui
analisis kondisi lingkungan hidup awal (baseline) terhadap RTR KSN Danau Toba
(termasuk identifikasi KRP), evaluasi pengaruhnya (walau tidak rinci), mitigasi
dan rekomendasi.
Laporan KLHS secara jelas menyebutkan rekomendasi, namun laporan ini tidak
menyebutkan mengenai integrasi rekomendasi tersebut dalam RTR KSN Danau
Toba. Hal ini dapat dimengerti karena RTR KSN Danau Toba sudah berbentuk
Raperpres.
KLHS sepertinya telah melibatkan pemangku kepentingan dalam semua tahap;
namun laporan KLHS belum memuat pertimbangan saran dari pemangku
kepentingan dalam KLHS dan/atau KRP secara rinci.
Rekomendasi disusun secara sistematis dalam bentuk matrik dengan
pertimbangan mitigasi yang diusulkan.

Rekomendasi untuk praktik KLHS


Dengan mempertimbangkan temuan dari tinjauan kualitas yang telah dilakukan, berikut ini
beberapa hal yang dapat disimpulkan sebagai kunci rekomendasi untuk praktik KLHS yang lebih
efisien :
Setiap KLHS selayaknya mendefinisikan secara jelas posisinya dalam perencanaan
yaitu apakah terintegrasi atau setelah KRP selesai disusun. Dengan demikian,
dapat dijelaskan proses dan pendekatan KLHS yang lebih baik terkait dengan
proses perencanaannya yaitu diawali pada tahap administratif, analisis yang
dilakukan, konsultasi dengan pemangku kepentingan, hingga tahap pengambilan
keputusan.
Bila hal tersebut di atas tidak direncanakan secara jelas pada awal proses KLHS,
sebaiknya badan perencana bekerjasama dengan tim KLHS menjelaskan secara
tertulis bagaimana hasil KLHS yang akan dilakukan akan dipertimbangkan dalam
proses perencanaan dan pengambilan keputusan.
Laporan KLHS harus jelas mendeskripsikan setiap komunikasi dan konsultasi
antara tim KLHS dengan badan perencana setidaknya dalam bentuk notulensi
rapat. Hal ini dilakukan untuk melihat adanya pembahasan-pembahasan yang
memiliki indikasi telah dipertimbangkannya masukan-masukan terkait analisa
telaahan KRP terdapat isu lingkungan hidup strategis dalam KLHS. Selain itu
notulensi rapat diharapkan juga memuat bagaimana saran-saran yang dibuat oleh
KLHS diintegrasikan dalam KRP yang akan diperbaiki walaupun RTR KSN Danau
Toba sudah berbentuk Raperpres.
Untuk menentukan isu-isu lingkungan hidup strategis, setiap isu dapat dijelaskan
arti pentingnya dan relevansinya terhadap KRP/sektor yang dinilai. Untuk analisis
yang lebih mendalam, setiap isu strategis harus dielaborasi menjadi sub isu yang
rinci untuk menunjukkan masalah utamanya.
Isu-isu lingkungan hidup strategis harus dapat juga dijelaskan dengan tujuan
yang relevan hal ini dapat diambil dari dokumen resmi yang ada misalnya
undang-undang, kebijakan nasional dan propinsi yang disetujui dan lain
sebagainya.
Tujuan tersebut dapat membantu untuk membuktikan isu-isu
pembangunan berkelanjutan terpilih mewakili aspek relevan yang paling penting
dengan penataan ruang KSN Danau Toba.
KLHS hendaknya menganalisis hubungan antara RTR KSN Danau Toba dan KRP
lainnya misal bagaimana KRP ini dikaitkan dengan rencana pembangunan
nasional dan propinsi, serta sektor terkait lainnya yang sangat relevan. Dengan
demikian, KLHS dapat menyumbangkan sistem perencanaan yang lebih efisien,
dan lebih jauh dapat juga mengevaluasi kaitan antara prioritas dan/atau tujuan
RTR KSN Danau Toba dan setiap isu lingkungan hidup strategis.
Pendekatan analisis kondisi lingkungan hidup wilayah (baseline) dalam laporan
KLHS masih perlu diperdalam dan pertajam.
Analisis baseline seharusnya
mengikuti isu-isu kunci yang telah didefinisikan dalam tahap pelingkupan KLHS,
dan lebih tajam dan tepat terhadap masalah-masalah utama yang dibahas. Hal
tersebut seharusnya membahas hal-hal sebagai berikut :
o Analisis kecenderungan isu strategis masa lalu sehingga dapat menduga
pembangunan yang mungkin ke depan selanjutnya akan dapat mengevaluasi
pengaruh KRP.
o Perlu diidentifikasi pendorong utama dan penyebab masalah-masalah dalam
isu-isu strategis yang dipilih misal kualitas air Danau Toba ditentukan oleh
aktifitas di hulunya, kemultigunaan Danau Toba yang dapat menimbulkan
konflik antar sektor atau sosial.
o KLHS
seharusnya
melakukan
pendugaan
isu-isu
strategis
unutk
pembangunan ke depan. Namun diperlukan analisis pengetahuan evolusi
masa depan tanpa RTR KSN Danau Toba yang sering disebut business as
usual atau zero scenario. Misalnya, apa perkembangan ekonomi regional
beberapa tahun yang akan datang, bagaimana kecenderungan lingkungan ke
depan (polusi air dan udara) dan sebagainya.
KLHS seharusnya memuat secara rinci pengaruh/dampak dari RTR KSN Danau
Toba, diantaranya tentang besaran (magnitude), skala geografis, periode waktu
RTR KSN berlaku, permanen atau sementara, positif atau negatif, mungkin atau
tidak mungkin, sering atau jarang, dan dampak sekunder atau bukan, dampak

kumulatif atau sinergis (sesuai dengan muatan Ps 16 UU 32/2009). Hal sejalan


dilakukan juga untuk mengidentifikasi muatan KRP yang hanya akan
mempengaruhi isu-isu lingkungan hidup strategis.
Rekomendasi hendaknya disusun berdasarkan lebih dari satu bentuk alternatif.
Alternatif itu sendiri disusun berdasarkan mitigasi dari dampak atau pengaruh
muatan KRP terpilih terhadap isu-isu lingkungan hidup strategis yang telah
dijelaskan rinci sebelumnya. Rekomendasi yang disusun hendaknya benar-benar
telah mengarus-utamakan atau mempertimbangkan semua aspek dalam
pembangunan berkelanjutan (environmentally friendly, economically viable, and
socially acceptable)
Evaluasi dampak terhadap isu-isu strategis harus dijelaskan dengan data dan
informasi yang memadai, didukung oleh contoh-contoh, referensi, diilustrasikan
dengan bantuan gambar (peta dan grafik) dan sebagainya. Hal ini dimaksudkan
agar badan perencana dan pemangku kepentingan lainnya tidak reluctant untuk
mempertimbangkan evaluasi dan saran yang ada dalam KLHS karena
pemahaman yang terbatas dapat disebabkan informasi yang terbatas juga.
Metode, pendekatan, teknik dan perangkat yang digunakan untuk mengevaluasi
dampak harus diterangkan secara jelas. Seandainya ketersediaan data sangat
terbatas atau terdapat keterbatasan waktu dan sebagainya, maka laporan KLHS
seharusnya dapat menjelaskan secara baik melalui pendekatan kualitatif (yang
terpaksa dipilih) terhadap evaluasi dampak.
Untuk meningkatkan pemahaman prosesnya, laporan KLHS hendaknya juga
menyediakan informasi sebagai berikut :
o Deskripsi latar belakang setiap tahap KLHS (data, informasi, opini pemangku
kepentingan dan lain sebagainya) dan bagaimana kesimpulan akhir
dijelaskan (analisis data, opini ahli dan lain sebagainya).
o Deskripsi yang lebih rinci dari konsultasi dan kesimpulan diperoleh.
o Telaahan terhadap semua komentar yang dimunculkan oleh pemangku
kepentingan bersamaan dengan penjelasan bagaimana komentar-komentar
tersebut telah dipertimbangkan dalam KLHS.
o Telaahan terhadap semua saran dan rekomendasi yang tersaji dalam KLHS
hingga indikasi diterima oleh perencana dan terintegrasi dalam KRP.
o Disamping uraian dampak terhadap isu-isu strategis, laporan KLHS
seharusnya juga menyimpulkan (i) dampak-dampak mana yang nyata, dan
(ii) dampak-dampak nyata mana yang dapat dimitigasi, dihindari atau
dikompensasi (dan bagaimana).
o Hendaknya disebutkan jika KLHS berhadapan dengan kesulitan tertentu
dan/atau keterbatasan prosedural dan analisis sering dapat berupa kasus
ketiadaan data, waktu pendek untuk melakukan analisis, ketertarikan
masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya yang rendah, komunikasi
buruk dari sisi badan perencana dan lain sebagainya.

Tinjauan Kualitas
Skoring keseluruhan
Berdasarkan tinjauan pada kriteria rinci (lihat Bab 4.2) evaluasi kualitas kunci terhadap
topik-topiknya skoring keseluruhan dirangkum sebagai berikut :
Topik 1: Perancangan Proses KLHS
Skoring keseluruhan:
Ada
Topik 2: Identifikasi dan Pelibatan Masyarakat dan Pemangku Kepentingan
Lainnya
Skoring keseluruhan:
Ada
Topik 3: Identifikasi Isu Pembangunan Berkelanjutan
Skoring keseluruhan:
Ada
Topik 4: Identifikasi KRP
Skoring keseluruhan:

Ada

Topik 5: Telaahan Pengaruh KRP terhadap Kondisi Lingkungan Hidup di


Suatu Wilayah
Skoring keseluruhan:
Ada sebagian
Topik 6: Perumusan Alternatif Penyempurnaan KRP
Skoring keseluruhan:
Ada sebagian
Topik 7: Rekomendasi Perbaikan KRP dan Pengintegrasian Hasil KLHS
Skoring keseluruhan:
Ada
Topik 8: Dokumentasi KLHS dan Akses Publik
Skoring keseluruhan:
Tidak ada

Tinjauan Kualitas Rinci


Tabel 1 menyajikan evaluasi rinci KLHS dibandingkan dengan kriteria kualitas.

Tabel 1: Telaahan rinci kualitas


Komentar
Pertanyaan telahaan kualitas

Evaluasi verbal

Sembarang komentar yang relevan


dengan evaluasi misal saran untuk
perbaikan laporan, tindakan yang harus
dilakukan dsb.

Topik 1: PERENCANAAN PROSES KLHS


Apakah ada penjelasan mengenai
maksud dan tujuan KLHS?
Apakah mekanisme pelaksanaan KLHS
telah direncanakan dan dirancang
sesuai dengan KRP?
Apakah proses perencanaan KRP
dipertimbangkan ketika merancang
proses KLHS?

Ada dan jelas


Ya tapi KRP (RTR KSN Danau Toba) sudah pada tahap final

Perlu banyak diskusi dengan penyusun


KRP tentang proses penyusunan KRP
agar hasil KLHS sejauh mungkin dapat
diintegrasikan ke dalam KRP

Ya walaupun tidak dijelaskan secara eksplisit

Notulensi proses perencanaan KRP perlu


dijadikan referensi dalam proses KLHS

Jika pelaksanaan proses KLHS sebagai


bagian integral dari proses penyusunan
KRP tidak terjadi, maka apakah ada
penjelasan interaksi antara proses
penyusunan KRP dan KLHS?

KLHS disusun menyusul setelah RTR KSN Danau Toba (disingkat


sebagai KSN DT) disusun Raperpres-nya sehingga proses KLHS
tidak sepenuhnya bagian integral dari proses penyusunan KSN (Posisi
KSN DT adalah sudah pada tahap finalisasi)

Jika pengaturan di atas tidak dilakukan,


apakah ada interaksi antara proses
perencanaan dan KLHS?

Karena KSN DT hampir selesai maka interaksi proses perencanaan


sangat sedikit

KLHS disusun dalam posisi ex post, yaitu


RTR KSN Danau Toba telah disusun
hingga berbentuk Raperpres, memang
sebaiknya KLHS dilakukan terintegrasi
dengan penyusunan KRP sehingga
interaksinya bisa terjadi dengan baik

Topik 2: IDENTIFIKASI DAN PELIBATAN MASYARAKAT DAN PEMANGKU KEPENTINGAN LAINNYA


Apakah pemangku kepentingan yang
akan dilibatkan dalam KLHS
diidentifikasikan pada permulaan proses
KLHS?

Ya

Apakah rencana konsultasi dan


partisipasi dibuat?

Ya

Komentar
Pertanyaan telahaan kualitas

Evaluasi verbal

Sembarang komentar yang relevan


dengan evaluasi misal saran untuk
perbaikan laporan, tindakan yang harus
dilakukan dsb.

Apakah dijelaskan juga representasi


pemangku kepentingan yang dilibatkan,
termasuk pembuat KRP?

Ya

Apakah undangan, daftar hadir,


notulensi atau berita acara, dari
kegiatan diskusi terbuka untuk
pemangku kepentingan yang relevan?

Ya

Apakah partisipasi dan konsultasi


dengan pemangku kepentingan dalam
pelaksanaan proses KLHS dilakukan
bersama-sama dengan pelaksanaan
proses penyiapan KRP?

Tidak, karena KSN DT sudah pada tahap finalisasi yaitu sudah berupa
Raperpres

Apakah lingkup KLHS didiskusikan


dengan pembuat KRP dan pemangku
kepentingan?

Ya

Apakah pemangku kepentingan


dikonsultasikan dengan cara dan pada
waktu yang memberikan mereka
kesempatan awal dan efektif dalam
kerangka waktu yang sesuai untuk
menyampaikan pendapat mereka
terhadap draf KRP dan laporan KLHS?

Konsultasi dengan masyarakat dan stakeholders sejak awal draft KSN


DT disusun tidak bisa dilakukan dan tidak ditemukan catatan atau
semacam notulen dan daftar hadirnya

Catatan dan notulensi pelibatan


masyarakat dan stakeholders dalam
proses penyusunan KRP dapat dijadikan
referensi dalam menggali aspirasi
masyarakat dan stakeholders dalam
proses penyusunan KLHS

Apakah semua pemangku kepentingan


yang relevan mempunyai kesempatan
untuk memberikan komentar dan
masukan selama proses KLHS?

Ya walaupun KSN DT sudah tahap final (Raperpres)

Hendaknya pelibatan masyarakat dan


stakeholders dilakukan tidak hanya
dalam penentuan isu-isu lingkungan
hidup strategis

Apakah informasi dan dokumentasi KLHS


yang relevan (mulainya proses KLHS,
pelingkupan, pertemuan, laporan,
rekomendasi, persetujuan, dll) terbuka

Mestinya ya terbuka setidaknya draft atau dokumen Raperpres KSB


DT

Walaupun tidak dilakukan bersamaan


dengan proses penyiapan KRP, tapi
dokumen atau laporan pelibatan dan
konsultasi dapat ditelaah apakah isu-isu
lingkungan hidup strategis sudah dibahas
atau belum.

Komentar
Pertanyaan telahaan kualitas

Evaluasi verbal

Sembarang komentar yang relevan


dengan evaluasi misal saran untuk
perbaikan laporan, tindakan yang harus
dilakukan dsb.

untuk publik?
Jelaskan juga apakah
informasi/dokumen dapat diakses
melalui media masa?

Mestinya ya dapat diakses, setidaknya dalam proses konsultasi publik

Apakah pembuat KRP melakukan


konferensi pers dan/atau pengumuman
untuk mensosialisasikan atau
mengumumkan hasil KLHS kepada
publik untuk mendapatkan komentar?

Tidak ada / jelas

Catatan atau dokumen tentang


konferensi pers dan/atau pengumuman
hasil KLHS yang disusun oleh pembuat
KRP (kalau ada) bisa dijadikan referensi
untuk mendapatkan komentar publik

Topik 3: IDENTIFIKASI ISU PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN


Apakah isu-isu strategis lingkungan
hidup/pembangunan berkelanjutan
yang akan ditangani KLHS
diidentifikasikan dengan jelas (seperti
sebab dan akibat, tingkat keseriusan dan
lokasinya)? Jika demikian, jelaskan.

Sangat jelas

Apakah ruang lingkup wilayah KLHS


(yaitu kawasan yang mungkin akan
terkena pengaruh KRP) termasuk lokasi
di luar batas administratif didefinisikan?

Tidak dituliskan secara jelas, tersirat dari KRP yang terkait dengan
RTR KSN Danau Toba

Apakah deskripsi isu strategis


lingkungan hidup / pembangunan
berkelanjutan telah didukung oleh data,
informasi dan analisis yang sesuai?

Data untuk aspek lingkungan (di luar aspek sosial dan ekonomi)
mencukupi dan ada penyajian data secara time series walaupun
tanpa analisis

Apakah diterangkan dengan jelas


bagaimana isu strategis telah
didefinisikan?

Ya, sangat jelas tapi hanya isuisu lingkungan, hanya sedikit isu-isu
ekonomi, dan tidak ada isu-isu sosial

Apakah tujuan yang relevan untuk


isu strategis pembangunan

isu-

Penggunaan data spasial seperti peta dan


citra dapat membantu mengidentifikasi
ruang lingkup wilayah KLHS

Ya, tapi hanya untuk tujuan isuisu lingkungan, hanya sedikit isu-isu
ekonomi, dan tidak ada isu-isu sosial

Komentar
Pertanyaan telahaan kualitas

Evaluasi verbal

Sembarang komentar yang relevan


dengan evaluasi misal saran untuk
perbaikan laporan, tindakan yang harus
dilakukan dsb.

berkelanjutan diidentifikasi dan


dijelaskan?
Jika ada isu tertentu yang diabaikan
dalam pelaksanaan KLHS, apakah
diberikan dan dijelaskan Dasar
Pemikirannya?

Tidak ada penjelasan isu tertentu yang diabaikan

Topik 4: IDENTIFIKASI KRP


Apakah subyek dari kajian (yaitu KRP)
didefinisikan dengan jelas?

Ya, yaitu RTR KSN DT

Apakah maksud dan tujuan dari KRP


yang ditelaah dikemukakan dengan jelas?

Ya, walaupun dijadikan satu dengan baseline

SubBab Identifikasi KRP perlu dipisahkan


dari Bab kondisi lingkungan hidup
wilayah (baseline) dan dapat dijadikan
satu dengan Bab Pengaruh KRP terhada
Isu-isu Strategis

Apakah ada penjelasan mengenai proses


KRP?

Tidak, karena sudah berupa Raperpres

Perlu membaca dan menelaah dokumen


RTR KSN DT agar proses KRPnya dapat
lebih jelas dipahami

Apakah bagian-bagian dari KRP yang


mempunyai dampak strategis
lingkungan hidup diidentifikasikan dan
dijelaskan?

Ya, sub bab 6.6 dan 3.7

Topik 5: TELAAHAN PENGARUH KRP TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN HIDUP DI SUATU WILAYAH
Apakah aspek berikut (ps 16 UU
32/2009) ditangani dalam evaluasi?

Tidak

Dengan terbitnya KemenLH No 9 tahun


2011, muatan Ps 16 UU No. 32/2009
hendaknya benar-benar menjadi acuan
dalam menelaah pengaruh KRP (hasil
pelingkupan) terhadap isu-isu lingkungan
hidup strategis (hasil pelingkupan)

Apakah kondisi awal dari isu strategis

Ya, tapi tidak menyajikan data time series

Perlu dimanfaatkan Laporan Status

Komentar
Pertanyaan telahaan kualitas

Evaluasi verbal

pembangunan berkelanjutan dijelaskan?

Sembarang komentar yang relevan


dengan evaluasi misal saran untuk
perbaikan laporan, tindakan yang harus
dilakukan dsb.
Lingkungan Hidup Daerah (SLHD)
beberapa tahun terakhir untuk
menganalisis kecenderungan isu-isu
lingkungan hidup (pembangunan
berkelanjutan)

Apakah perkembangan kecenderungan


pada masa lalu hingga saat ini dianalisis
untuk isu- isu strategis?

Ya, tapi sangat minim, hanya kualitas air Danau Toba

Jika hal tersebut di atas dilakukan,


apakah penggerak utama (yaitu faktor
yang mempengaruhi kecenderungan)
diidentifikasi?

Ya, hanya untuk kualitas air Danau Toba dibahas di sub-subbab


3.2.6.2.

Tanpa diterapkannya suatu KRP, apakah


kecenderungan isu-isu strategis pada
masa depan dianalisis?

Tidak

Perlu dimanfaatkan antara lain terutama


Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah
(SLHD) beberapa tahun terakhir untuk
menganalisis kecenderungan isu-isu
lingkungan hidup (pembangunan
berkelanjutan)

Apakah wilayah yang lebih luas


daripada batas-batas administrasi atau
fisik dari wilayah pengaruh KRP
dipertimbangkan dalam analisis?

Tidak jelas

Penggunaan data spasial seperti peta dan


citra mutakhir akan sangat membantu
menganalisis pengaruh KRP terhadap isuisu strategis, sementara peta yang
disajikan hanya peta struktur dan pola
ruang

Apakah hal-hal dan masalah utama


yang berkaitan dengan isu-isu strategis
dinyatakan dengan jelas?

Ada penjelasan tapi sangat deskriptif kualitatif

Bila demikian, apakah dijelaskan jika


hal-hal dan masalah utama tersebut
dapat dipengaruhi oleh KRP?

Ya, tapi tidak disertai pembuktian apalagi dengan


mempertimbangkan Ps 16 UU 32/2009 dalam bentuk matrik yang
dapat memandu pembuktian pengaruh KRP. Matrik yang
menghubungkan muatan KRP dan isu-isu lingkungan hidup strategis

Perlu dibuat matrik hubungan antara


pengaruh KRP terhadap isu-isu
lingkungan hidup strategis yang masingmasing merupakan hasil pelingkupan

10

Komentar
Pertanyaan telahaan kualitas

Evaluasi verbal

Sembarang komentar yang relevan


dengan evaluasi misal saran untuk
perbaikan laporan, tindakan yang harus
dilakukan dsb.

hanya untuk memberikan arahan untuk membuat alternatif perbaikan


KRP

sebelumnya sehingga lebih mudah dalam


pembahasan mengacu muatan Ps16 dan
penjelasan Ps15 UU32/2009

Apakah KLHS dr KRP


mempertimbangkan data dan informasi
dari KRP lain yang terkait (dan KLHSnya)?

Tidak diuraikan secara jelas, hanya sedikit dalam subbab


pengumpulan data

Hal ini perlu diuraikan untuk lebih bisa


menjelaskan dampak lintas wialyah
adminsitrasi

Apakah konflik antara sasaran


pengelolaan lingkungan hidup terhadap
isu-isu strategis dan tujuan KRP
diidentifikasi dan dijelaskan?

Tidak ada penjelasannya

Apakah dalam analisis KLHS dijelaskan


mengenai kemungkinan keterbatasan
data dan informasi yang tersedia dan
mengenai potensi yang terkait dengan
ketidakpastian?

Ya, walaupun tidak dijelaskan bentuk ketidak-pastiannya

Apakah seluruh dampak KRP terhadap


isu-isu penting lingkungan hidup /
pembangunan berkelanjutan dievaluasi
dalam pengkajian?

Hanya secara deskriptif kualitatif (Tabel 5.1) dan tidak dianalisis


pembuktian pengaruh KRP terdapat isu lingkungan hidup strategis,
apalagi dibuktikan secara kuantitatif berdasarkan Ps 16 UU32/2009

Apakah ada dampak dari isu lingkungan


hidup/pembangunan berkelanjutan
yang ditiadakan dari evaluasi?

Tidak

Jika demikian, apakah diberikan Dasar


Pemikirannya?

--

Apakah dampak positif dan negatif


keduanya dipertimbangkan?

Tidak diuraikan secara jelas, misal dampak positif di hal 48 (Tabel


5.1) hanya disebutkan kesempatan membuka lapangan kerja,
sementara dampak negatif lebih banyak diuraikan walaupun

Dengan matrik hubungan antara


pengaruh KRP terhadap isu-isu
lingkungan hidup strategis maka
evaluasinya lebih terstruktur dan mudah
dengan mengacu muatan Ps16 dan
penjelasan Ps15 UU 32/2009

Uraian terhadap dampak positif pengaruh


KRP terhadap isu-isu strategis perlu
dieksplorasi, karena tujuan penataan

11

Komentar
Pertanyaan telahaan kualitas

Evaluasi verbal

Sembarang komentar yang relevan


dengan evaluasi misal saran untuk
perbaikan laporan, tindakan yang harus
dilakukan dsb.

deskripstif kualitatif

ruang adalah untuk meningkatkan


perekonomian wilayah

Apakah dampak sekunder atau turunan


dipertimbangkan dalam pengkajian?

Tidak diuraikan secara jelas kecuali air danau karena pencucian


pupuk pertanian dan sumber pencemar lainnya

Perlu dibahas dirvers dan dampak


turunan dari isu-isu strategis yang tekah
ditentukan berdasarkan pengaruh KRP
yang dipilih juga

Apakah dampak kumulatif


dipertimbangkan dalam pengkajian?

Tidak diuraikan secara jelas

Apakah karakteristik dampak (keadaan,


signifikansi, probabilitas, lingkup dan
jangkauan, frekuensi dan durasi,
keterbalikkan/reversibility) dijelaskan?

Tidak jelas

Perlu diuraikan pembuktian pengaruh


KRP terhadap isu-isu strategis sehingga
karakteristik dampak akan bisa
dideskripsikan secara jelas

Apakah dampak dikuantifikasikan jika


mungkin?

Tidak, sangat deskriptif

Data-data biofisik sangat mudah untuk


dikuantifikasikan, misalnya signifikasi
dampak terhadap kualitas air dapat
dibahas dengan baku mutu

Apakah pengkajian dampak didukung


oleh perhitungan, contoh, referensi
kepada kepustakaan nasional dan
internasional dll.?

Tidak

Perlu dibuat dan dibahas

Apakah metode yang digunakan untuk


mengkaji dampak dijelaskan?

Tidak

Perlu dibuat dan dibahas

Apakah potensi ketidakpastian dalam


pengkajian dampak dijelaskan?

Tidak

Perlu dibuat dan dibahas

Topik 6: PERUMUSAN ALTERNATIF PENYEMPURNAAN KRP


Apakah semua alternatif yang diusulkan
oleh KRP dikaji berdasarkan analisis
dampak dari KLHS?

Ya, tapi tidak secara runut dan komprehensif

Perlu dibuat lebih dari satu alternatif


untuk setiap dampak terhadap satu isu
strategis sehingga memudahkan dalam

12

Komentar
Pertanyaan telahaan kualitas

Evaluasi verbal

Sembarang komentar yang relevan


dengan evaluasi misal saran untuk
perbaikan laporan, tindakan yang harus
dilakukan dsb.
menentukan rekomendasi perbaikan KRP

Apakah potensi timbulnya dampak dari


setiap alternatif dideskripsikan dengan
jelas?

Tidak, alternatif hanya dibuat satu dari setiap dampak terhadap


setiap isu strategis dan tidak diuraikan dengan jelas potensi
dampaknya karena hanya disajikan dalam matrik

Apakah diberikan peringkat alternatif


(bila disarankan oleh KRP)?

Tidak, hanya dibuat satu alternatif dari KRP yang perlu diperbaiki,
jadi bukan alternatif tapi langsung seperti rekomendasi

Apakah KLHS merekomendasikan


alternatif dengan kinerja lingkungan
hidup/pembangunan berkelanjutan yang
lebih baik dibandingkan dengan
alternatif yang disarankan oleh KRP?

Ya, walaupun banyak muatan KRP tidak diperbaiki terkait dampak


terhadap isu-isu lingkungan hidup strategis karena boleh jadi dinilai
sudah berwawasan lingkungan (pembangunan berkelanjutan)

Apakah ada alasan mengenai alternatif


yang diabaikan atau yang dipilih?

Tidak ada

Apakah dalam membangun alternatif


diberikan arahan atau rambu-rambu
mitigasi; penyesuaian ukuran, skala,
dan lokasi; penundaan, perbaikan
urutan; pengubahan KRP?

Ya, tapi tidak diuraikan dengan rinci dan jelas kecuali dalam bentuk
matrik

Seandainya uraian atau pembuktian


pengaruh dampak dibuat secara jelas
terlebih secara kuantitatif, maka lebih
mudah dibuat lebih dari satu alternatif
untuk setiap dampak terhadap setiap isu
strategis sehingga memungkinkan
disusun peringkat alternatifnya

Arahan perlu diuraikan sesuai dengan


rambu-rambu mitigasi sehingga alternatif
lebih mudah dibuat

Topik 7: REKOMENDASI PERBAIKAN KRP DAN PENGINTEGRASIAN HASIL KLHS


Apakah rekomendasi didasarkan pada
alternatif KRP?

Ya, tapi hanya sedikit dan hanya dibuat satu alternatif terhadap KRP
yang diperbaiki sehingga alternatif dijadikan rekomendasi perbaikan
KRP

Apakah ada penjelasan yang rasional


dalam penyusunan rekomendasi?

Tidak jelas, satu alternatif untuk KRP yang diperbaiki tidak bisa
memberikan pilihan untuk rekomendasi

Apakah rekomendasi KLHS didiskusikan

Tidak jelas seperti disajikan pada Tabel 4.4, terlebih posisi KLHS

Proses pelibatan masyarakat dan stake-

13

Komentar
Pertanyaan telahaan kualitas

Evaluasi verbal

Sembarang komentar yang relevan


dengan evaluasi misal saran untuk
perbaikan laporan, tindakan yang harus
dilakukan dsb.

dengan pembuat KRPdari sudut pandang


sumberdaya yang ada? Jika demikian,
apakah hasil diskusi ini diintegrasikan
dalam kesimpulan KLHS?

terhadap KRP adalah ex post

holders dalam penyusunan rekomendasi


penting dilakukan hingga rekomendasi
tersebut diintegrasikan kedalam KRP

Apakah rekomendasi dalam bentuk


perbaikan rumusan dan/atau isi
dan/atau substansi dari KRP?

Ya hanya beberapa (7 rekomendasi) dari puluhan muatan KRP,


mungkin muatan KRP dinilai sudah sangat mempertimbangkan
pembangunan berkelanjutan

Apakah kesimpulan dan rekomendasi


yang diberikan oleh KLHS dideskripsikan
secara eksplisit?

Tidak

Apakah tindakan yang disarankan oleh


KLHS untuk mencegah, mengurangi
dan/atau mengimbangi dampak negatif
yang signifikan untuk semua dampak
utama diidentifikasi?

Ya, cukup jelas

Apakah institusi yang bertanggungjawab


untuk melaksanakan tindakan mitigasi
ditetapkan?

Tidak dijelaskan

Perlu dibuat dan dibahas

Apakah dokumen KLHS atau KRP


menjelaskan status mengenai saran dan
rekomendasi KLHS yang mana yang
telah terintegrasi dalam KRP (dalam hal
KRP berubah karena KLHS)?

Tidak jelas (Tabel 4.4)

Perlu dibuat dan dibahas

Apakah kesimpulan dan rekomendasi


yang diberikan oleh KLHS
dipertimbangkan dalam proses
pengambilan keputusan KRP?

Tidak jelas (Tabel 4.4)

Perlu dibuat dan dibahas

Jika beberapa rekomendasi dan saran


belum terintegrasi, apakah dalam
keputusan persetujuan terhadap
rancangan akhir KRP diberikan

Tidak jelas (Tabel 4.4)

Perlu dibuat dan dibahas

Perlu dibuat dan dibahas

14

Komentar
Pertanyaan telahaan kualitas

Evaluasi verbal

Sembarang komentar yang relevan


dengan evaluasi misal saran untuk
perbaikan laporan, tindakan yang harus
dilakukan dsb.

penjelasan?
Apakah KLHS menyarankan indikatorindikator untuk pemantauan dampak
terhadap lingkungan hidup?

Tidak ada indikator untuk pemantauan

Jika demikian, apakah indikatorindikator tersebut berdasarkan


informasi kondisi awal, indikator dan
tujuan dari KRP dan/atau KLHS?

--

Ketika pemantauan mungkin


mengungkapkan pengaruh buruk yang
signifikan, apakah KLHS menunjukkan
tindakan-tindakan yang perlu dilakukan
untuk menanggulangi pengaruh buruk
ini?

Tidak ada pemantauan

Perlu dibuat dan dibahas

Perlu dibuat dan dibahas

Topik 8: DOKUMENTASI KLHS DAN AKSES PUBLIK


Apakah laporan KLHS jelas dan ringkas
dalam tataletak dan penyajiannya?

Ya, walupun belum lengkap betul

Apakah laporan KLHS menggunakan


bahasa yang mudah dan jelas dan
menghindari atau menjelaskan istilah
teknis?

Ya, walaupun ada beberapa hal yang harus dijelaskan dengan istilah
teknis

Perlu dibuat glossary yang lengkap dan


jelas

Apakah laporan KLHS berisikan ringkasan


non-teknis?

Tidak

Sebaiknya dibuat karena hal ini akan


lebih memudahka bagi eksekutif/pejabat
dapat segera menangkap dan memahami
isi laporan KLHS

Apakah laporan KLHS menggunakan peta


dan ilustrasi lainnya, bila diperlukan?

Ya, dari RTR KSN DT

Sayangnya hanya peta struktur dan pola


ruang, sedangkan peta dan ilustrasi lain
untuk pembuktian pengaruh KRP
terhadap isu-isu strategis tidak
ada/diuraikan dalam laporan

15

Komentar
Pertanyaan telahaan kualitas

Evaluasi verbal

Apakah dokumentasi KLHS memuat


hasil pelaksanaan penapisan, apabila
dilakukan (untuk KRP yang bukan wajib
melakukan KLHS)?

Ya, secara ringkas

Apakah dokumentasi KLHS memuat hasil


identifikasi pemangku kepentingan?

Ya secara jelas

Apakah dokumentasi KLHS memuat hasil


identifikasi isu strategis pembangunan
berkelanjutan?

Ya secara jelas

Apakah dokumentasi KLHS memuat hasil


pengkajian pengaruh KRP yang
signifikan terhadap isu strategis?

Ya walau hanya deskriptif kualitatif

Apakah dokumentasi KLHS memuat


rumusan tindakan mitigasi?

Ya hanya bebrapa yang dianggap dampak penting

Apakah dokumentasi KLHS memuat


rumusan alternatif penyempurnaan KRP?

Ya walau hanya satu alternatif untuk setiap muatan KRP yang perlu
diperbaiki

Apakah dokumentasi KLHS memuat


rekomendasi perbaikan untuk
pengambilan keputusan KRP?

Ya

Apakah laporan KLHS menjelaskan


pendekatan menyeluruh terhadap KLHS?

Ya

Apakah dokumentasi KLHS memuat


rangkaian urutan tahapan pelaksanaan
KLHS yang dikerjakan?

Ya

Apakah laporan KLHS menjelaskan


metodologi yang digunakan dalam
analisis-analisis?

Ya, sebagian kecil

Apakah laporan KLHS mengidentifikasi


sumber informasi, termasuk pendapat

Ya tersirat dalam Pelingkupan dan pelibatan masyarakat dan


stakeholder

Sembarang komentar yang relevan


dengan evaluasi misal saran untuk
perbaikan laporan, tindakan yang harus
dilakukan dsb.

16

Komentar
Pertanyaan telahaan kualitas

Evaluasi verbal

Sembarang komentar yang relevan


dengan evaluasi misal saran untuk
perbaikan laporan, tindakan yang harus
dilakukan dsb.

dan penilaian ahli?


Apakah laporan KLHS menjelaskan siapa
yang dikonsultasikan, metode apa yang
digunakan dalam kegiatan konsultasi,
dan bagaimana kesimpulan dari
konsultasi telah dipertimbangkan dalam
KLHS dan/atau KRP?

Ya tapi kesimpulannya tidak jelas diuraikan

Apakah kesimpulan dari komunikasi


dalam interaksi antara proses penyiapan
KRP dan KLHS (jika ada)
didokumentasikan dengan jelas dalam
laporan KLHS?

Tidak

Perlu dibuat dan dibahas

Apakah laporan KLHS mendeskripsikan


kesulitan teknis, prosedural dan lainnya?

Ya, tapi tidak jelas diuraikan

Perlu dibuat dan dibahas

Apakah dokumentasi KLHS memuat


laporan pelaksanaan, metode dan
kesimpulan dari setiap pembahasan dan
konsultasi publik (yaitu undangan,
daftar hadir, notulen atau berita acara)?

Tidak

Perlu dibuat dan dibahas

Apakah dokumen KLHS diberikan juga


kepada institusi lingkungan hidup untuk
referensi?

Mestinya dokumen KLHS nantinya setelah final tentunya akan


diserahkan ke instansi lingkungan, tapi tidak dijelaskan dalam
dokumen KLHS

17