Anda di halaman 1dari 5

PERKEMBANGAN BAHASA GAUL DALAM BAHASA INDONESIA

Oleh:
BAYU ZIKRILLAH PRATAMA

135060201111065

KEMENTRIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS BRAWIJAYA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN TEKNIK MESIN
MALANG
2016

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Bahasa adalah sebuah sistem yang berhubungan satu sama lain, yang tersusun dari simbol
lisan yang bersifat arbitrer yang dipakai oleh sekelompok masyakat bahasa digunakan untuk alat
komunikasi dan berinteraksi antar sesamanya. Mengungkapkan ide pendapat serta semua hal
yang yang mereka butuhkan untuk sebuah interaksi yang nyaman.
Sebagai isyarat yang digunakan untuk sebuah komunikasi, bahasa memang sangat
beragam yang membedakan atara wilayah satu dengan yang lainnya. Di negara satu dengan
Negara yang lain juga pasti memiliki bahasa yang berbeda pula. Dan didalam negara itu pastinya
ada wilayah/ daerah-daerah yang berbeda pula bahasanya. Begitu juga di Indonesia. Sebagai
contoh Indonesia memiliki berbagai ragam bahasa, ada bahasa jawa, bahasa sunda, bahasa
Madura dan banyak lagi.
Dari sekian banyak bahasa di Indonesia inilah yang membedakan antara daerah satu
dengan lainnya. Namun entah dari mana datangnya muncul bahasa anak muda yang selanjutnya
disebut juga bahasa gaul.
pemakaian bahasa gaul mengakibatkan interferensi bahasa gaul yang terkadang muncul
dalam penggunaan bahasa Indonesia dalam situasi resmi yang mengakibatkan penggunaan
bahasa tidak baik dan tidak benar. Dalam makalah ini penyusun akan mencoba mengupas segala
sesuatu tentang bahasa gaul dan bahasa Indonesia.
B. Rumusan Masalah
1. Bahasa seperti apakah yang disebut dengan bahasa gaul itu?
2. Bagaimana pengaruh bahasa gaul terhadap eksistensi bahasa Indonesia?
3. Apa Dampak Pengaruh Penggunaan Bahasa Gaul ?
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui segala hal tentang bahasa gaul dan bahasa Indonesia yang baik dan
benar.
2. Memahami dampak dari bahasa gaul terhadap bahasa Indonesia.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1.

Bahasa seperti apakah yang disebut dengan bahasa gaul itu?


Bahasa gaul adalah ragam bahasa Indonesia nonstandar yang lazim digunakan di Jakarta
pada tahun 1980-an. Ragam ini semula diperkenalkan oleh generasi muda yang mengambilnya
dari kelompok waria dan masyarakat terpinggir lain. (Harimurti Kridalaksana (2008). Kamus
Linguistik (edisi ke-Edisi Keempat). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama).
Struktur Bahasa Gaul
Ragam bahasa gaul remaja memiliki ciri khusus, singkat, lincah dan kreatif. Kata-kata yang
digunakan cenderung pendek, sementara kata yang agak panjang akan diperpendek melalui
proses morfologi atau menggantinya dengan kata yang lebih pendek seperti memang menjadi
emang.
Kalimat-kalimat yang digunakan kebanyakan berstruktur kalimat tunggal. Bentuk-bentuk elip
juga banyak digunakan untuk membuat susunan kalimat menjadi lebih pendek sehingga
seringkali dijumpai kalimat-kalimat yang tidak lengkap. Dengan menggunakan struktur yang
pendek, pengungkapan makna menjadi lebih cepat yang sering membuat pendengar yang bukan
penutur asli bahasa Indonesia mengalami kesulitan untuk memahaminya.
1. Pengunaan awalan e
Kata emang itu bentukan dari kata memang yang disispi bunyi e. Disini jelas terjadi
pemendekan kata berupa mengilangkan huruf depan (m). Sehingga terjadi perbedaan saat
melafalkan kata tersebut dan merancu dari kata aslinya.
2. Kombinasi k, a, g
Kata kagak bentukan dari kata tidak yang bunyinya tid diganti kag. Huruf konsonan
pada kata pertama diganti dengan k huruf vocal i diganti a. Huruf konsonan kedua diganti g.
sehingga kata tidak menjadi kagak.
3. Sisipan e
Kata temen merupakan bentukan dari kata teman yang huruf vokal a menjadi e. Hal ini
mengakibatkan terjadinya perbedaan pelafalan.

2.2.

Bagaimana pengaruh bahasa gaul terhadap eksistensi bahasa Indonesia ?

`Bahasa gaul dapat timbul dimana saja,. Bahasa yang digunakan oleh anak muda pada
umumnya ini muncul dari kreativitas mengolah kata baku dalam bahasa Indonesia menjadi kata
yang tidak baku. Bahasa gaul kita dapati dimana saja, karena bahasa gul dapat timbul di iklan
tevisi, lirik lagu remaja, Novel remaja dan banyak lagi. Inilah kenyataan bahwa tumbuhnya
bahasa gaul ditengah eksistensi bahasa Indonesia tidak dapat dihindari ini karena pengaruh
perkembangan alat komunikasi yang terus berkembang dan karena bahasa gaul dipakai anak
muda kebanyakan maka bahasa baku akan tergeser eksistensinya.
2.3.

Apa Dampak Pengaruh Penggunaan Bahasa Gaul ?


Gejala bahasa yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan bahasa
Indonesia dianggap sebagai penyimpangan terhadap bahasa. Kurangnya kesadaran untuk
mencintai bahasa di negeri sendiri berdampak pada tergilasnya atau lunturnya bahasa Indonesia
dalam pemakaiannya dalam masyarakat terutama dikalangan remaja.
Apalagi dengan maraknya dunia kalangan artis menggunakan bahasa gaul di media
massa dan elektronik, membuat remaja semakin sering menirukannya di kehidupan sehari-hari
hal ini sudah menjadi wajar karena remaja suka meniru hal-hal yang baru. Inilah yang menjadi
awal lunturnya bahasa Indonesia yang baik dan berganti dengan bahasa gaul.

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Bahasa gaul sebagai bahasa anak muda merupakan keanekaragaman budaya negara kita
Indonesia dibidang bahasa Indonesia. Penggunaan bahasa gaul yang secukupnya dan digunakan
tepat sesuai dengan porsinya. Bahasa gaul sangat berperan dalam pembentukan bahasa yang
digunakan kalangan remaja karena penggunaannya yang bersifat santai dan fleksibel. Tapi
alangkah baiknya jika kita dapat menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, sehingga
eksistensi dari bahasa Indonesia tetap terjaga.
Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan yang dulu dikukuhkan oleh kalangan muda
dalam sumpah pemuda pada 28 Oktober 1928, jadi sebagai masyarakat Indonesia yang peduli
dan ,menghormati sumpah pemuda kita harus menjaga bahasa kita yaitu bahasa Indonesia.
Apabila kita sudah menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar maka secara tidak
langsung orang yang berada di sekitar kita akan tertular.