Anda di halaman 1dari 24

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

NYONYA I DENGAN BERDUKA ANTISIPASI DI KEDUNG HALANG


MEKAR RT 01/01 KECAMATAN SUKARAJA, DESA CILEBUT TIMUR,
KABUPATEN BOGOR

Disusun Oleh :
Bagjalia Agustina
Marisyeu Diniati Lestari
Rani Suryani
Widiyarti Noer Thoyibah
Tingkat III-B

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES BANDUNG


PROGRAN STUDI KEPERAWATAN BOGOR
2013

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA


NYONYA I DENGAN BERDUKA ANTISIPASI DI KEDUNG HALANG
MEKAR RT 01/01 KECAMATAN SUKARAJA, DESA CILEBUT TIMUR,
KABUPATEN BOGOR

I.

PENGKAJIAN
A. Data Umum :
1. Nama KK

: Ny. I

2. Umur

: 59 tahun

3. JenisKelamin

: Perempuan

4. Pendidikan terakhir

: SMA

5. Pekerjaan

: Ibu Rumah Tangga

6. Alamat

:Kedung

Halang

Mekar

RT

01/01

Kecamatan Sukaraja, Desa Cilebut Timur,


Kabupaten Bogor
7. Tanggal pengkajian

: 12 Maret 2016

8. Komposisi anggota keluarga :

Nama

Ny. I

Jenis
kelamin

Perempuan

Hub.dg klg

Kepala

Tanggal
Lahir

31-12-1957

Pendidikan

SMA

Keluarga
Tn. S

Laki laki

Anak

Pekerjaan

Ibu Rumah
Tangga

02-04-1981

D3

Tidak
Bekerja

Tn. S

Laki laki

Anak

15-03-1987

SMA

Karyawan
Swasta

Ny. W

Perempuan

Anak

08-08-1987

S1

Guru

An. M

Laki laki

Cucu

27-12-2015

9. Genogram :

Keterangan genogram :

: Laki laki yang meninggal

: Laki laki

: Ny. I

: Perempuan

: Tinggal serumah

10. Tipe keluarga :


Tipe Keluarga Ny. I termasuk tipe extended family (keluarga besar). Terdiri
dari Ibu, anak-anak dan cucu yang tinggal dalam satu rumah.
11. Suku bangsa :

Keluarga Ny. I bersuku sunda dan bahasa yang digunakan sehari-hari


adalah bahasa sunda dan bahasa Indonesia.
12. Agama

Seluruh anggota keluarga Ny. I beragama islam dan selalu menjalankan


kegiatan ibadah kepada Allah SWT.
13. Status sosial ekonomi keluarga :
Penghasilan Ny. I bersumber dari hasil pendapatannya membuka warung
dan warnet. Penghasilan keluarga Ny. I yaitu Rp. 2.000.000,-/bulan
Pengeluaran keluarga perbulan:
Biaya listrik dan speedy
Makan
Lain-lain
Jumlah

: Rp. 1.200,000,: Rp. 400.000,: Rp. 400,000,: Rp. 2.000.000,-

14. Aktivitas dan rekreasi keluarga :


Keluarga Ny. I sering mengisi waktu luangnya dengan berkumpul bersama
di rumah, terkadang saat Alm. Tn Y masih ada, keluarga juga berekreasi ke
luar rumah setelah Alm. Tn. Y selesai melakukan hemodialisa; contohnya
ke restoran.

15. Pola kebiasaan sehari hari (makan, minum, tidur, personal hygiene)

Nama
Ny. I

Makan
Makan

Minum

dan habis

hari.

minum

secukupnya, porsi dari


makan

Hygiene

2-3 Minum 6- 8 gelas Ny. I biasanya Mandi 2x sehari.

kali/hari , menu per


makanan

Personal

Tidur

air

Air tidur

berasal pukul
sumur WIB,

sedang yang direbus

mulai Gosok gigi 2x


20.00 sehari. Keramas
bangun 3

untuk

seminggu

mengerjakan
shalat

kali

malam

dalam

pada pukul 01.00


tidur

kembali

dan bangun pagi


pada pukul 04.30
WIB. Serta tidur
siang pada pukul
14.00
Tn. S

Makan

2-3 Minum 6- 8 gelas Tn. S tidur pukul Mandi 2x sehari.

kali/hari , menu per


makanan

minum

secukupnya, porsi dari


makan

hari.

Air 22.00 WIB dan Gosok gigi 2x

berasal bangun

air

sumur pukul

sedang yang direbus

dan habis

pagi sehari. Keramas


05.00 3

kali

dalam

WIB. Serta tidur seminggu


siang pada pukul
14.00.

Tn. S

Makan

2-3 Minum 6- 8 gelas Tn. S tidur pukul Mandi 2x sehari.

kali/hari , menu per


makanan

minum

secukupnya, porsi dari


makan

hari.

Air 22.00 WIB dan Gosok gigi 2x

berasal bangun

air

sumur pukul

sedang yang direbus

dan habis

WIB.
tidur

pagi sehari. Keramas


05,00 3

kali

dalam

Jarang seminggu
siang

karena bekerja
Ny. S

Makan

2-3 Minum 6- 8 gelas Ny.S tidur pukul Mandi 2x sehari.

kali/hari , menu per


makanan

minum

secukupnya, porsi dari


makan

hari.
air

Air 22.00 WIB dan Gosok gigi 2x

berasal bangun
sumur pukul

sedang yang direbus

dan habis

pagi sehari. Keramas


04.30 3

kali

dalam

WIB. Serta tidur seminggu


siang

ppada

pukul 14.00 WIB


An. M

An.

hanya An.

hanya An.M

tidur Mandi 2x sehari

diberikan ASI dan diberikan ASI dan kurang lebih 12 yaitu pada pagi
tambahan

susu tambahan

susu jam/ hari

dan sore hari

formula

formula

B. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga


1. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Tahap perkembangan keluarga saat ini adalah tahap perkembangan
keluarga dengan usia pertengahan dengan karakteristik:
a. Menjalin kembali hubungan perkawinan (Tn. Y sudah meninggal, Ny. I
mengatakan hanya ingin mempertahankan status sebagai orang tua
tunggal saja)
b. Membina hubungan dengan generasi baru (Cucu: An. M)
c. Mempertahankan kesehatan individu
d. Mempertahankan hubungan yang serasi dan memuaskan dengan anakanaknya dan sebaya (Ny. I mempunyai hubungan baik dengan anakanaknya dalam keluarga dan membina hubungan yang baik juga dengan
rekan sebayanya; contoh dengan mengikuti pengajian bersama yang
dilakukan 3 kali dalam satu minggu)

2. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi


Menurut Ny. I saat ini tahap perkembangan yang belum terpenuhi adalah
keinginan untuk membelikan rumah untuk kedua anaknya yang masih
tinggal satu rumah dengan Ny. I

3. Riwayat keluarga inti


Keluarga Ny. I mengatakan masih dalam proses berduka tetapi sudah
menerima kepergian Alm. Tn. Y

4. Riwayat keluarga sebelumnya

Keluarga Ny.I mengatakan bahwa dikeluarganya tidak ada yang memiliki


penyakit keturunan seperti diabetes dan jantung. Namun, almarhum Tn.Y
pernah mengalami hipertensi, stroke dan gagal ginjal kronik.

C. Lingkungan
1. Karakteristik Rumah
Status rumah Ny. I merupakan rumah milik pribadi. Satu rumah
terdiri dari 2 KK, tipe rumah permanen dengan lantai keramik terdiri
dari 2 kamar tidur, 3 dapur, 1 ruang tamu, 1 ruang tengah, luas tanah
120 meter2, penerangan dari listrik, sinar matahari cukup memasuki
ruangan, ventilasi udara sangat baik melalui bebeapa jendela berukuran
besar maupun kecil dan lubang-lubang udara, sumber air berasal dari
sumur dengan pompa listrik, kamar mandi 3 dilengkapi dengan WC dan
1 kamar mandi tanpa WC di dalam rumah, sampah dikelola dengan
cara dikumpulkan lalu dibuang ke tempat sampah, limbah rumah tangga
dibuang melalui septictank, penataan peralatan dan barang di rumah
cukup lengkap, rapi dan bersih, lingkungan disekitar rumah bersih,
sarana transportasi yang digunakan adalah kendaraan pribadi (sepeda
motor) dan terkadang angkutan umum, komunikasi menggunakan
telpon selular, fasilitas kesehatan yang biasa digunakan adalah
puskesmas dan rumah sakit menggunakan asuransi kesehatan, fasilitas
kesehatan yang terdekat adalah posyandu.

2. Denah rumah :
KM

Dapur
Halaman Depan
Kamar
Ruang Tamu

Warnet dan Warung

Kamar
Ruang Keluarga
WC

WC
Dapur
Dapur

Ruang Makan

WC

2.

Halaman Belakang

Karakteristik tetangga dan komunitas


Ny. I mengatakan di daerah lingkungan rumah, tetangganya berasal dari
berbagai suku seperti jawa dan sunda, bersifat ramah, saling berinteraksi,
menjalin komunikasi, dan berhubungan baik kadang dengan berbahasa
sunda maupun bahasa Indonesia; jarak antar rumah cukup dekat;
berkumpul bersama saat ada kegiatan seperti pengajian; saling membantu
jika ada yang memerlukan bantuan seperti ada yang meninggal

3.

Mobilitas geografis keluarga


Keluarga Ny. I mengatakan pertama menikah tahun 19 tinggal di Banjaran
Bandung, dan pidah pada tahun 1989 ke daerah Bogor tepatnya di Kedung

Halang

Mekar RT 01/01 Kecamatan Sukaraja, Desa Cilebut Timur,

Kabupaten Bogor

4.

Sistem pendukung keluarga


Keluarga Ny. I mengatakan saat keluarga mengalami masalah yang
pertama dihubungi dan memberi bantuan adalah saudara-saudara Ny. I
yang tinggal di Kedung Halang Mekar RT 01/01 Kecamatan Sukaraja,
Desa Cilebut Timur, Kabupaten Bogor , selain itu keluaga juga dibantu
oleh, terkadang keluarga mendapat bantuan dari tetangga ataupun teman
dari anggota keluarga.

D. StrukturKeluarga
1. Pola komunikasi keluarga
Keluarga Ny. I berkomunikasi sehari-hari menggunakan bahasa Indonesia
bahasa sunda. Komunikasi berjalan lancar tanpa ada hambatan kepada
tiap-tiap anggota keluarga, terkecuali An, M karena belum bisa berbicara.
Keluarga Ny. I berkomunikasi dengan cara musyawarah bersama anggota
keluarga satu rumah untuk menyelesaikan masalah keluarganya.
2. Struktur kekuatan keluarga
Dalam keluarga Ny. I struktur keluarga yang digunakan yaitu keluarga
kawin, karena anak keempat Ny. I yang sudah menikah tinggal bersama
dengan Ny. I dan anak ketiga. Semua anggota keluarga sangat
menghormati Ny. I sebagai pengambil keputusan, saling berhubungan,
saling ketergantungan antara anggota keluarga, setiap anggota memiliki
kebebasan, namun juga mempunyai keterbatasan dalam menjalankan
fungsi dan tugasnya masing-masing.

3. Struktur peran

a. Ny. U
Ny. I berperan sebagai kepala rumah tangga yang berperan dan
bertanggung jawab terhadap keluarga dan pengambil keputusan.
b. Tn. S
Ny. M berperan sebagai anak ke-tiga yang bertanggung jawab
membantu perekonomian keluarga
c. Tn. S
Tn. S berperan sebagai menantu (suami dari anak ke-empat Ny. I)
yang telah berkeluarga dan bertanggung jawab mencari nafkah
untuk keluarga inti dan membantu perekonomian keluarga
besarnya.
d. Ny. W
Ny. W sebagai anak ke-empat Ny. I bertanggung jawab merawat
An. M dan membantu pekerjaan rumah.
e. An. M
An. M sebagai anak dan cucu yang membutuhkan perawatan.
4. Nilai dan norma budaya
Keluarga Ny. I menerapkan aturan-aturan atau pedoman sosial sesuai
dengan agama yang dianut, yaitu islam dan asal budaya keluarga, yaitu
sunda
E. Fungsi keluarga
1. Fungsi afektif
Keluarga Tn.I menerapkan prinsip saling asah, saling asih dan saling asuh
pada setiap anggota keluarganya tanpa membedakan satu dengan yang
lain.
2. Fungsi sosialisasi
Keluarga Tn.I saling mendukung dan memberikan kebebasan anggota
keluarganya untuk berkumpul, berinteraksi dan berkomunikasi dengan
lingkungan sosial diluar rumah.
3. Fungsi perawatan kesehatan ( kaitkan dengan kemampuan keluarga dalam
melaksanakan 5 tugas keluarga dalam bidang kesehatan ) :
a. Mengenal masalah kesehatan

Keluarga dapat

Ny. I mengatakan dapat mengenal beberapa masalah

kesehatan jika salah satu anggota keluarganya mulai menunjukkan tanda


dan gejala suatu masalah kesehatan.
b. Mengambil keputusan
Keluarga Ny. I mengatakan bila ada salah satu anggota keluarga yang
sakit, maka segera diputuskan untuk dibawa ke puskesmas atau rumah
sakit.
c. Merawat anggota keluarga yang sakit
Keluarga Ny. I mengatakan jika salah satu anggota keluarga ada yang
sakit. Semua anggota keluarga secara bergantian merawat anggota
keluarga yang sakit; seperti mengantar ke rumah sakit, menemani berobat
dan memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
d. Memodifikasi lingkungan yang menunjang kesehatan
Keluarga Ny. I mengatakan mengetahui cara membuat lingkungan sekitar
rumah yang sehat untuk menunjaang kesehatan keluarga.
e. Memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada
Jarak rumah Keluarga Ny. I dengan fasilitas kesehatan cukup terjangkau,
sehingga ketika ada salah satu anggota keluarga yang sakit maka Keluarga
Ny. I akan segera membawanya ke fasilitas kesehatan
f. Fungsi reproduksi
Keluarga Ny. I mengatakan karena Tn. Y sudah meninggal dunia, untuk
usia saat ini, hanya ingin merawat, menjaga cucunya.
g. Fungsi ekonomi
Keluarga Ny. I mengatakan pemenuhan ekonomi untuk kehidupan seharihari sudah cukup, karena adanya bantuan ekonomi dari anak- anaknya.
F. Stress dan koping keluarga
1. Stressor jangka pendek

Keluarga Ny. I mengatakan dua minggu yang lalu adik ipar Ny. I
meninggal dunia, saat ini keluarga sudah menerima kepergiannya. Untuk
saat ini, keluaga mengatakan masih dalam berduka atas meninggal
dunianya Alm. Tn. Y (Suami Ny. I) pada hari Kamis (3 Maret 2016),
namun keluarga mengatakan sudah menerima dan mengikhlaskan atas
meninggalnya Alm. Tn. Y karena sudah merasa cukup baik dalam merawat
Alm. Tn. Y untuk berobat, perawatan sehari-hari karena keluarga
mengatakan tenang karena Alm. Tn. Y meninggal dunia dengan cara yang
baik (tidak mengalami kesulitan apapun).
2. Kemampuan keluarga berespon terhadap masalah
Keluarga Ny. I mengatakan jika ada masalah dalam keluarga, Keluarga Ny.
I akan memecahkan masalah tersebut

dengan bermusyawarah serta

menghadapinya dengan sabar dan berdoa kepada Allah


3. Strategi koping yang digunakan
Keluarga Ny. I mengatakan saat ada masalah lebih memilih mengisi waktu
luangnya untuk hal-hal positif seperti mengaji, dan berkumpul dengan
keluarga
4. Strategi adaptasi disfungsional
Keluarga Ny. I mengatakan memilih untuk tidak melakukan hal- hal
negatif saat ada masalah
G. Harapan keluarga
Keluarga Ny. I mengatakan harapan untuk kedepan semoga terjaganya
kesehatan keluarganya, tetap dalam kondisi keluarga yang harmonis.
H. Pemeriksaanf isik
(pemeriksaan fisik pada Keluarga dilakukan dg head to toe dan
disesuaikan dengan masalah kesehatan yang ditemukan saat pengkajian,
aplikasikan pemeriksaan fisik : Keperawatan Anak, Jiwa, Gerontik,
Maternitas, dan KMB).

No
1.

Pemeriksaan
Fisik
Kepala

Ny. I

Tn. S

Mata

dan putih
Bentuk
konjungtiva

hitam

hitam

simetris, Bentuk

simetris, Bentuk

tidak konjungtiva

konjungtiva

Hidung

Telinga

An. M

hitam
simetris, Bentuk

hitam
simetris, Bentuk

tidak konjungtiva tidak anemis,

simetris,

konjungtiva tidak anemis,

anemis,

tidak anemis,

anemis,

sklera tidak

sklera tidak

sklera tidak

sklera tidak

sklera tidak

ikterik

ikterik

ikterik, mengalami (+) ikterik


3

Ny. W

Bentuk simetris, rambut Bentuk simetris, rambut Bentuk simetris, rambut Bentuk simetris, rambut Bentuk simetris, rambut
hitam

Tn. S

ikterik

2,75
Bentuk simetris, tidak

Bentuk

ada sekret,

ada sekret, tidak ada lesi

tidak ada lesi


Bentuk simertis, tidak

Bentuk

ada lesi, tidak

ada lesi,

ada lesi,

lesi,

ada lesi,

ada serumen

tidak ada

tidak ada

tidak ada

tidak ada

serumen
Warna merah

serumen
Warna merah

serumen
Warna merah

simetris,

simertis,

tidak Bentuk simetris, tidak Bentuk simetris, tidak ada Bentuk simetris, tidak
ada sekret, tidak ada sekret, tidak ada lesi

ada sekret,

lesi
tidak ada lesi
tidak Bentuk simertis, tidak Bentuk simertis, tidak ada Bentuk simertis,

tidak

Bibir

Warna merah

serumen
Warna merah

Gigi

muda, lembab
Terlihat bersih,

muda, lembab
Terlihat bersih,

muda, lembab
Terlihat bersih,

muda, lembab
Terlihat bersih,

muda, lembab
Belum tumbuh gigi

Dada

ada caries
Bentuk simetris, bunyi

tidak ada caries


Bentuk simetris, bunyi

ada caries
Bentuk simetris, bunyi

ada caries
Bentuk simetris, bunyi

Bentuk simetris, bunyi

s1 dan s2,

s1 dan s2,

s1 dan s2,

s1 dan s2,

s1 dan s2,

8
9

10

11

Perut

nafas vesikuler
Bentuk (gendut), tidak

nafas vesikuler
Bentuk (gendut), tidak

nafas vesikuler
nafas vesikuler
nafas vesikuler
Bentuk simetris, tidak Bentuk simetris, tidak ada Bentuk simetris, tidak

Ekstremitas

ada lesi
Fungsi baik,

ada lesi
Fungsi baik,

ada lesi
Fungsi baik,

lesi
Fungsi baik,

ada lesi
Fungsi baik,

atas

tidak ada

tidak ada

tidak ada

tidak ada

tidak ada

edema, tidak

edema, tidak

edema, tidak

edema, tidak

edema, tidak

Ekstremitas

ada lesi
Fungsi baik,

ada lesi
Fungsi baik,

ada lesi
Fungsi baik,

ada lesi
Fungsi baik,

ada lesi
Fungsi baik,

bawah

tidak ada

tidak ada

tidak ada

tidak ada

tidak ada

edema, tidak

edema, tidak

edema, tidak

edema, tidak

edema, tidak

Tanda-tanda

ada lesi
TD :

ada lesi
TD :

ada lesi
TD :

ada lesi
TD :

ada lesi
N : 90 x/mnt

vital

120/90mmHg

120/80mmHg

110/80mmHg

100/60mmHg

: 24 x/mnt

N: 82 x/menit

N : 80 x/mnt

: 82 x/mnt

N : 76 x/mnt

: 36,50 C

R: 22 x/menit

: 20 x/mnt

: 20 x/mnt

: 22 x/mnt

S : 36,70 C

: 36,20 C

: 36,00 C

: 36,50 C

I. Status imunisasi ( khusus Bayi An.M )


Umur Pemberian Vaksin
Jenis Vaksin
Lahir 1 2
1
2
0
1
1 kali
1
1
1
1

Hepatitis B
Polio
BCG
DTP
Hib
PCV
Rotavirus
Influenza
Campak
MMR
Tifoid
Hepatitis A
Varisela
HPV

Bulan
4 5 6

12 15 18 24 3

Tahun
7 8 10

II RUMUSAN MASALAH
A. Analisa Data:
Data

Penyebab

DS:

Salah satu anggota


sudah

keluarga meninggal

menerima atas meninggalnya Alm.

dunia (Alm. Tn. Y)

Keluarga

mengatakan

Tn. Y karena sudah merasa cukup


baik dalam merawat Alm. Tn. Y
untuk berobat, perawatan sehari-hari

Berduka

Keluarga mengatakan tenang karena


Alm. Tn. Y meninggal dunia dengan
cara yang baik (tidak mengalami
kesulitan apapun)

DO:

Antisipasi

Masalah
Berduka antisipasi

12

18

Keluarga tampak tegar dan tidak


menangis saat bercerita tentang
Alm. Tn. Y saat sehat, sakit hingga
meninggal dunia

Kriteria (Berduka)
Sifat masalah

Kemungkinan

Bobot
1

Skoring
3/3 x 1 = 1

2/2 x 2 = 1

masalah untuk
dipecahkan
Potensi masalah

=3

Risiko

=2

Potensial
Mudah

=1
=2

Sebagian

=1

Tidak dapat = 0
Tinggi
=3

2/3 x 1= 0,67

untuk dicegah
Menonjolnya

Skor
Aktual

Cukup
1

=2

Rendah
=1
Segera diatasi = 2

2/2 x1= 1

masalah

Tidak segera diatasi = 1


Tidak dirasakan adanya
masalah = 0

Jumlah
3,67
B. Prioritas Masalah ( Skoring )

C. Diagnosa Keperawatan Keluarga berdasarkan prioritas


Berduka antisipasi : fase penerimaan (acceptance)

III. Rencana Asuhan Keperawatan Keluarga

Diagnosa
Keperawatan
Berduka

Tujuan
Umum
Keluarga

Khusus
1. Terjalin

Evaluasi
Kriteria
1. Respon

Standar
1. Keluarga

Rencana Tindakan
1. Bina hubungan

antisipasi :

mampu

hubungan

non

memberika

saling percaya

fase

melewati

saling

verbal

n timbal

penerimaan

tahap-

percaya

balik

dengan Keluarga
a. Perkenalan

(acceptance)

tahap

dengan

positif

kehilangan

Keluarga

diri
b. Buat kontrak
asuhan dengan

dengan

Keluarga
c. Jelaskan

selesai

bahwa perawat
akan
membantu
Keluarga
d. Jelaskan
bahwa perawat
akan menjaga
privasi
Keluarga
e. Dengarkan
dengan penuh
empati
f. Diskusikan
dengan
2. Respon
2. Keluarga

Keluarga

verbal

kehilangan

mampu

yang

mengungka

dialaminya
2. Diskusikan

pkan
perasaannya

dengan Keluarga

saat ini

tentang
kehilangan saat ini
a. Kondisi
fikiran, fisik,
2. Keluarga
dapat
mengungka
pkan
perasaanny

perasaan,
sosial dan
spiritual
Keluarga saat

a saat ini

mengalami
kehilangan
b. Kondisi
fikiran, fisik,
perasaan,
sosial dan
spiritual
Keluarga

3. Respon

setelah

verbal

mengalami

3. Keluarga

kehilangan
c. Hubungan

dapat
menyebutka

antara kondisi

n cara-cara

saat ini dengan

mengatasi

sebelum

kehilangan

peristiwa
kehilangan
3. Keluarga

cara mengatasi

dapat
menjelaska
n

cara

mengatasi
4. Respon
verbal

terjadi
3. Diskusikan cara-

kehilangan

kehilangan yang
dialaminya
a. Cara verbal
(ventilasi
perasaan)
b. Cara fisik
(beri
kesempatan

4. Keluarga
dapat

5. Respon

menyebutka
n

kegiatan

yang

dapat

dilakukan
5. Keluarga
dapat

verbal

aktifitas fisik
sekemampuan
nya)
c. Cara sosial
(sharing
dengan rekan
senasib
melalui self

menyebutka
n

4. Keluarga

kegiatan

yang

dapat

baru

menjelaska

akan

n kegiatan

dimulai

yang dapat
dilakukan

help group)
4. Diskusikan
kegiatan yang bisa
dilakukan
5. Diskusikan
kegiatan baru

5. Keluarga

yang akan dimulai

dapat
menjelaska
n kegiatan
yang baru
akan
dimulai

IV.Implementasi danEvaluasi

Diagnosa
Berduka

Tgl dan waktu


Sabtu, 12

TUM:

Implementasi

antisipasi: fase

Maret 2016

Keluarga mampu melewati

penerimaan

tahap-tahap kehilangan

(acceptance)

dengan selesai

Evaluasi

TUK 1
Ds : Keluarga mengatakan

S : Keluarga mengatakan

perasaannya masih

senang dengan kunjungan

berduka tetapi sudah bisa

kami

menerima kepergian suami

O:

sekaligus ayahnya

Keluarga tampak
menyambut

Do : Keluarga tampak
tenang dan tersenyum

kedatangan kami
Keluarga tampak
ramah

Tindakan :
Membina hubungan saling
percaya dengan Keluarga

A:
-

Terjalin hubungan

saling percaya
Keluarga mau

a. Memperkenalan

menceritakan tentang

diri
b. Membuat kontrak

kehilangan yang

asuhan dengan

P: Diskusikan dengan

dialaminya

Keluarga
Keluarga tentang
c. Menjelaskan bahwa
kehilangan saat ini
perawat akan
membantu
Keluarga
d. Menjelaskan bahwa
perawat akan
menjaga privasi
Keluarga
e. Mendengarkan
dengan penuh
empati
f. Mendiskusikan
dengan Keluarga
kehilangan yang
dialaminya

TUK 2

S:

Ds: Keluarga mengatakan

saat ini Keluarga sudah

Keluarga mengatakan
saat suami sekaligus

ikhlas menerima kepergian

ayahnya meninggal

suami sekaligus ayahnya

kondisi fikiran dan


perasaan Keluarga

Do:

tidak menentu selalu

Keluarga menceritakan

teringat kenangan

perasaannya dengan tenang

dengan Alm. Tn. Y

dan tidak menangis

Keluarga mengatakan
setelah kehilangan

Tindakan:

suami sekaligus

Mendiskusikan dengan

ayahnya fikirannya

Keluarga tentang

terkadang teringat

kehilangan saat ini

dengan Alm. Tn. Y

d. Kondisi fikiran,
fisik, perasaan,

bila sedang sendiri


-

Keluarga mengatakan

sosial dan spiritual

setiap shalat selalu

Keluarga saat

mendoakan Alm. Tn.

mengalami

kehilangan
e. Kondisi fikiran,
fisik, perasaan,
sosial dan spiritual
Keluarga setelah
mengalami

O: Keluarga tampak
tenang saat menceritkan
perasaannya saat dan
setelah kehilangan Alm.
Tn. Y

kehilangan
f. Hubungan antara
kondisi saat ini
dengan sebelum
peristiwa
kehilangan terjadi

A: kondisi fikiran,
perasaan dan spiritual
Keluarga saat ini sudah
stabil dan dapat menerima
kepergian suami sekaligus
ayahnya
P: Diskusikan cara-cara
mengatasi kehilangan
yang dialaminya

TUK 3

S:

Ds: Keluarga mengatakan

Keluarga mengatakan

setelah kehilangan suami

bila sedang ingat

sekaligus ayahnya

suami sekaligus

fikirannya terkadang

ayahnya hanya bisa

teringat dengan Alm. Tn. Y

berdoa

bila sedang sendiri

Keluarga mengatakan
jika sepi sering

Do: mimik muka kelurga

bermain dengan

terlihat sedikit sedih tetapi

cucunya

tidak menangis
O:
Tindakan:

Keluarga tampak

Mendiskusikan cara-cara

antusias saat

mengatasi kehilangan yang

membicarakan cara

dialaminya

mengatasi kehilangan

d. Cara verbal
(ventilasi perasaan)
e. Cara fisik (beri

baik verbal maupun


non verbal

kesempatan

A: Keluarga sudah dapat

aktifitas fisik

menceritakan cara-cara

sekemampuannya) untuk mengatasi


f. Cara sosial (sharing kehilangan yang dialami
dengan rekan
senasib melalui

P: Diskusikan kegiatan

self help group)

yang bisa dilakukan

TUK 4

S: Keluarga mengatakan

Ds:

bisa melakukan aktivitas

Keluarga mengatakan

seperti biasa seperti

bila sedang ingat suami

sebelum Tn.Y meninggal

sekaligus ayahnya
hanya bisa berdoa

O: Keluarga mengelola

Keluarga mengatakan

warung dan warnet

jika sepi sering


bermain dengan

A: Keluarga melakukan

cucunya

dapat melakukan aktivitas


sehari-hari

Do: Keluarga terlihat


sering menggendong
cucunya

P: Diskusikan kegiatan
baru yang akan dimulai

Tindakan:
Mendiskusikan kegiatan
yang bisa dilakukan
TUK 5

S: Keluarga mengatakan

Ds : Keluarga mengatakan

akan berekreasi pada akhir

bisa melakukan aktivitas

bulan ini

seperti biasa seperti


sebelum Tn.Y meninggal

O: Keluarga tampak
bersemangat sat

Do: Keluarga mengelola

menceritakan akan

warung dan warnet

berekreasi

Tindakan:

A: Keluarga memiliki

Mendiskusikan kegiatan

kegiatan baru yaitu

baru yang akan dimulai

berekreasi
P Keluarga : Rencanakan
kegiatan positif dengan
Keluarga untuk
menambah semangat diri