Anda di halaman 1dari 71

BAB III

LANDASAN TEORI

3.1 Chiller
3.1.1 Pengertian Chiller
Chiller adalah mesin refrigrasi yang berfungsi untuk menghilangkan
panas cairan pada sisi evaporatornya, yang selanjutnya akan didistribusikan
pada mesin penukar kalor FCU/AHU. Untuk mengkondisikan udara di
gedung-gedung yang besar AC biasa mungkin sudah tidak efisien lagi. Dapat
dibayangkan jika menggunakan AC biasa sangat banyak Unit Refrigerant
yang harus digunakan. Begitu pula dengan kerja kompresornya. Oleh karena
itu sering kali sistem yang digunakan adalah sistem Chiller.

3.1.2 Komponen Chiller


Adapun komponen pada chiller adalah sebagai berikut :
1. Kompresor
a. Kompresor Reciprocating
Merupakan suatu kompresor bolak balik yang menggunakan torak
(piston) di dalam silinder yang bergerak bolak-balik kuntuk
menghisap, menekan dan mengeluarkan gas Refrigran secara terusmenerus.

19

Gambar 3.1

Kompresor

Reciprocating
Sumber :

www.artikerl-

teknologi.com
b. Kompresor Screw
Kompresor jenis ini

menggunakan 2 screw yang berputar dalam

ruang screw yang dinamakan dengan Air End. Dua screw ini berputar
digerakkan oleh motor. Perputaran 2 rotor screw ini akan
menghasilkan hisapan pada Intake Valve dan menghasilkan udara
bertekanan lewat lubang keluaran atau discharge.

Gambar 3.2 Kompresor Screw


Sumber : : iwanaik.wordpress.com
a.

Kompresor Centrifugal
Kompresor sentrifugal, (kadang-kadang dikenal sebagai kompresor
radial) adalah suatu kelas khusus aliran radial dari mesin turbo yang
bekerja dengan penghisapan gas Refrigran dari sisi tekan rendah
20

menuju sisi tekanan tinggi. Kompresor ini termasuk dalam kelompok


kompresor

dinamik

adalah

kompresor

dengan

prinsip

kerja

mengkonversikan energi kecepatan gas/udara yang dibangkitkan oleh


aksi/gerakan impeller yang berputar dari energi mekanik unit
penggerak menjadi energi potensial (tekanan) di dalam diffuser

Gambar 3.3 Kompresor Centrifugal


Sumber : iwanaik.wordpress.com

2. Kondensor
Fungsi dari kondesor yaitu untuk merubah wujud refrigerant
dari gas yang bertekanaan dan bersuhu tinggi dari discharge
compressor menjadi cairan rfrigrant yang masih bersuhu dan
bertekanan tinggi.Kondensor harus mempu membuang kalor tersebut
ke cooling medium yang digunakan oleh kondensornya. Menurut jenis
cooling medium yang digunakan, maka kondensor dapa di
klasifikasikan menjadi dua jenis yaitu Air Coold Condensor dan
Water Coold Condensor.
21

a. Water Coold Condensor


Air Condensing Chiller Type Water Cold Condensing
merupakan mesin pengkondisian udara dengan mengunakan system
udara sebagai pelepas panas(cooling medium) pada kondensornya.
Biasanya digunakan pada system bersekala rendah dan sedang dengan
kapasitas hingga 20 ton Refrigrasi. Condenser dengan pendinginan air
(water-cooled condenser) digunakan pada sistem yang berskala besar
untuk keperluan komersial di lokasi yang mudah memperoleh air
bersih. Water Cooled Condenser biasanya menjadi pilihan yang
ekonomis bila terdapat suplai air bersih secara mudah dan murah.
Faktor lain yang perlu mendapat pertimbangan adalah adanya
tumpukan kotoran dan kerak air di dalam pipa-pipa air pendingin
bila kualitas airnya tidak bagus. Dalam condenser jenis ini, suhu dan
banyaknya air sebagai media pendingin kondenser akan menentukan
suhu dan tekanan kondensing dari sistem refrigerasinya. Dan secara
tidak langsung juga akan menetukan kapasitas kompresinya.
Pada lokasi di mana air perlu dihemat karena kesulitan
memperoleh air bersih), maka biasanya digunakan : Cooling Tower.
Dengan cooling tower, maka air hangat yang keluar dari kondenser
dapat didinginkan lagi sampai mendekati tingkat suhu wet
bulb ambient temperatur. Hal ini memungkinkan untuk terus
mensirkulasi air dan mengurangi komsumsi penggunaan air.

22

Ada 3 jenis kontruksi water colled condenser yang banyak digunakan


yaitu :

Shell and Tube Condenser

Shell and Coil Condenser dan

Tubes and tube Condenser.

Gambar 3.4 Water Coold Condensor

b. Air Coold Condensor

23

Gmabar 3.x ari coold condensor

Air Coold Condensor terdiri dari pipa tembaga yang dibentuk coil
(continues tube coil) yang dilengkapi dengan rangkaian lembaran tipis
aluminium yang disebut fin (finned tube) untuk mempertingi luas
permukaan transfer panas.

24

Gambar 3.5 Air Coold Condensor


Mesin refrigerasi dengan pendinginan udara (air cooled chiller), pada prinsipnya
hampir sama dengan split duct AC, tetapi dalam ukuran besar. Unit mesin ini pada
umumnya berada diatas atap beton dari sebuah bangunan. Komponen utama dari 1
unit ACC adalah 2 kompresor atau lebih, dengan katup ekspansi dan evaporator
berada dalam unit utama, termasuk kondensornya. Evaporator mendinginkan air dan
air dingin disirkulasi kesetiap tingkat melalui alat pengatur udara (air handling unit)
atau disingkat AHU. Dari AHU dengan blower besar menyalurkan udara dingin,
yang diperoleh dari hembusan melalui pipa-pipa aliran air dingin unit utama diatas,
keruangan yang akan dikondisikan. Udara dingin yang masuk kedalam ruangan dari
AHU ini diatur dengan diffuser yang ada disetiap ruangan, Atau kadangkadang
dengan pipa-pipa langsung keruangan melalui alat kipas koil (Fan coil unit) atau
25

disingkat FCU. Dalam desain gedung, bila menggunakan air cooled chiller perlu
diperhatikan lokasi dan luas atap beton untuk penempatan unit-unit chillernya. Yang
sering kurang diperhatikan dalam desain atap untuk air cooled chiller adalah akses
untuk pemeliharaan unit tersebut. Ada kalanya terjadi perubahan desain dari water
cooled chiller ke air cooled chiller, karena terutama masalah waktu instalasi ataupun
keadaan air setempat.

3. Expansion Valve
Tujuan dari expansion vale adalah membuat cairan tekana yang tinggi
untuk di semprotkan masuk kedalam evaporator. Ia juga mengontrol,
atau sebagai pengatur system untuk emncegah evaporator dari
peluapan dan pembekuan (freezing Up).

Gambar

3.6
Expansion

Valve
Sumber :

www.indonetwork.co.id
4. Evaprator
26

Evaporator menerima atom cairan refrigerant bertekanan rendah dan


dingin dari expantion valve. Ketika reftrigerant dingin ini melewati
coils dari efaporator, maka pengabutan refrigerant akan menyerap
panas dari ruangan.

5.
5.
6.

27

5.
Gambar 3.7 Evaprator
Sumber : www.indonetwork.co.id

5. AHU (Air Hendling Unit) / Unit Penanganan Udara


scara sederhana pada unit penangan udara ini adalah menyedot udara
dari ruangan (return Air) yang kemudian dicampur degnan udara
segar dari lingkungn (fresh air) degnan komposisi yang bisa di ubanh
ubah sesuai keinginan. Campuran udara tersebut masuk menuju AHU
melewati filter, fan sentrifugal dan coil pendingin. Setelah itu udara
yang elah mengalami penurunan temperature didistribusikan secara
merata kesetiap ruangan melewati saluran udara (ducting) yang telah
dirancang terlebuih dahulu sehingga lokasi yang jauh sekalipun bisa
terjangkau.

Gambar 3.8 AHU (Air Hendling Unit)


Sumber : www.indonetwork.co.id
6. FCU
28

Fan Coil Unit (FCU): FCU adalah perangkat sederhana yang terdiri
dari kumparan (Coil) dan kipas. FCU digunakan untuk mengontrol
suhu dalam ruangan yang dikendalikan oleh on/off switch atau
thermostat. Karena kesederhanaannya FCU lebih ekonomis daripada
AHU. Perangkat sederhana yang terdiri dari kumparan (coil) dan
kipas. Dalam sistem ini AHU di gumakan mengkondisikan fres air
(udara segar) dari udara luar yang akan di distribusikan sebagai
tambahan udara segr ke FCU dan kamar juga sebagai distribusi suplai
udara dingin guna keperluan pada kamar atau ruangan.

Gambar 3.9 Skema FCU


Sumber : www.indonetwork.co.id

29

Gambar 3.10 Unit FCU


Sumber : www.indonetwork.co.id

3.1.3 Prinsip Kerja Chiller


Sistem tata udara AC central berarti proses pendinginan udara terpusat
pada satu lokasi yang didistribusikan ke semua arah atau lokasi. Sistem ini
memiliki beberapa komponen utama yaitu unit pendingin atau chiller, unit
penanganan udara/ air handling unit (AHU), cooling tower, system pemipaan,
system saluran udara atau dacting dan system kontrol kelistrika. Pada yunit
pendingin atau chileer yang menganut system kompresi uap, komponennya
terdidri dari kompresor, kondensor, expansi dan evaporator.

30

Gambar 3.11
Sumber : kusumaworld25.blogspot.com

3.1.4 Perawatan/cara maintenance chiller


Perawatan atau maintenance Chiller

Cleaning/Mencuci unit diantaranya (AHU,EVAPORATOR,CONDENSER)

Memerikasa,mengukur Ampere Compresor ( R-S-T)

Cleaning/Mencuci dan mengecek Kondisi Colling tower,Filter,dan instalasi


Pipa (Menggunakan cairan pembersih khusus jika di perlukan)

Mengecek kondisi pompa Colling tower dan Instalasinya


31

Mengecek kelistrikan pada panel AHU

3.1.5 Kelebihan dan Kelemahan Chiller


Kelebihan :

Kebisingan dan getaran mesin pendingin hampir tidak mempengaruhi


ruangan.

Perbaikan dan pemeliharaan lebih mudah.

Kekurangan :
Harga mula cukup tinggi .
Biaya operasional yang cukup mahal.
3.2

Pengertian Umum Building Automatic System (BAS)

3.3 Pengertian Komponen BAS Digunakan Untuk Kontrol FCU


3.3.1 Pengertian SMS (System Management Server) Model BCY45300M
SMS (Sistem Manajemen Server) adalah server berbasis Web
untuk

Savic-net

FX

BMS

(sistem

pengelolaan

gedung).

SMS menyediakan semua informasi manajemen (objek, Program, dll) dari


BMS. Informasi manajemen dapat bedis played, mengatur (dimodifikasi), dan
dioperasikan
SMS

juga

dengan
melacak

klien
alarm

PC

melalui

melaporkan,
32

operasi

browser
/

Web.

pengaturan

informasi,
kata,

dan

menyimpan

perubahan
data

status

historis

operasi.

menjadi

SMS,

solid-state

di

lain

drive

nya.

Selain itu, SMS mengelola layar untuk menunjukkan di layar PC client.


Pemantauan layar, layar operasi, dan Menampilkan Grafis lainnya dikelola
oleh SMS.
SMS Model BCY45300M sesuai dengan semua applicablestandards CE
Marking (Kelas A).

Gambar 3.12 System Management Server

Tabel 3.1 Specificatian dan Model Numbers

33

Gambar 3.13 Dimensions SMS

34

Gambar 3.14 System Configuration

Tabel 3.2 Devices and protocols configuring sav ic net FX System

35

3.3.2

Pengertian DSS (Data Storage Server) Model BCY46300M


DSS

(Data

Savic-net

Storage

FX

Server)

BMS

adalah

sebuah

(membangun

server

data

sistem

untuk

manajemen).

Data yang dikumpulkan oleh SCS (Sistem Server Core) ditransmisikan


DSS.

DSS

Database

mengelola

BMS

dan

data

yang

menyediakan

dikirimkan

data

untuk

dari

SCS

menampilkan

sebagai
/

cetak

tren historis grafik serta laporan harian, bulanan dan tahunan. DSS juga memproses
data
4.000.000

untuk
item

'pengolahan
data

(poin

data
=

Data

pengguna'
untuk

fungsi.

mengumpulkan

mengumpulkan siklus mengumpulkan periode) data tren grafik, dan selain itu,
laporan harian (selama 40 hari), laporan bulanan (selama 13 bulan), dan
Laporan

tahunan

(selama

10

tahun)

36

data

dapat

disimpan

dalam

drive solid-sate. DSS Model BCY46300M sesuai dengan semua standar yang berlaku
dari CE Marking (Kelas A).

Gambar 3.15 Data Storage Server

Tabel 3.3 Devices and protocols configuring sav ic net FX System

37

Gambar 3.16 Dimentions DSS

38

Gambar 3.17 System Configurations

39

System

Tabel 3.4 Devices and protocols configuring sav ic net FX

3.3.3 Infilex ZM WY5122


Infilex

ZM

(Infilex:

dinamai

"Infinity"

dan

"Fleksibel")

Model

WY5122, diintegrasikan ke FX Savic-net. BMS (bangunan sistem manajemen),


mengelola unit jarak jauh (juga disebut sub-controller), seperti Infilex VC, Infilex
FC, dan Infilex SC. Hingga 50 unit remote dapat terhubung.

Infilex ZM bisa

mengendalikan unit-unit ini secara terpisah serta per kelompok. Infilex ZM


berkomunikasi dengan Savic-net. Unit pusat FX melalui trunk line transmisi NC-bus
dan dengan unit remote melalui transmisi trunk line SC-bus.

40

Gambar 3.18 Infilex ZM WY5122


FITUR

Desain yang kompak: Ukuran kecil tubuh memastikan menghemat ruang.

Instalasi: Sebuah nirsekrup cepat-fit (penjepit) terminal blok digunakan untuk


blok terminal komunikasi modul I / O, memastikan hemat tenaga kerja dari
pekerjaan kabel. Selain itu, baik DIN rel pemasangan atau sekrup
pemasangan dapat dipilih.

Manajemen unit remote: Infilex ZM berhasil hingga 50 unit terpencil


terhubung (Infilex VC, Infilex FC, Infilex SC, dll), yang memungkinkan ON /
OFF, pemantauan kegagalan, mengukur, dan pengaturan secara individual
dari

unit

pusat

manajemen

unit

BMS.
remote

Infilex

ZM

dengan

dapat

melakukan

kelompok

dan

seperti
berlaku

untuk konfigurasi kelompok yang terdiri dari hingga 50 unit Infilex VC dan
Infilex FC. Selain itu, Infilex ZM menyediakan manajemen yang fleksibel.

41

Sebagai contoh, kelompok ON / OFF dapat diperintahkan bahkan ketika


individu pengukuran diperintahkan.

Diversifikasi
Infilex

ZM

risiko
memiliki

dan
50

pengawasan
program

dari

kecepatan
jadwal

tinggi:

waktu,

analog

pemantauan alarm, dan runtime / siklus-count mengintegrasikan di


memesan untuk mengelola terhubung Infilex VC itu, Infilex FC, SC Infilex,
dll ini mencapai diversifikasi risiko dan supervisi kecepatan tinggi dari BMS.

Satu Infilex ZM mengontrol hingga 4 set VAV (VAV: volume udara variabel,
dikendalikan oleh Infilex VC) dan AHU (dikontrol oleh Infilex GC). Beban
kontrol ulang pasokan suhu udara, kontrol kecepatan kipas, saling operasi
tersedia. Selain itu, kontrol hilangnya pencampuran interior VAV dan
perimeter FCU (unit koil kipas) dapat dilakukan.

Fungsi pendukung: Infilex ZM mendukung untuk menyesuaikan VAV dengan


menetapkan max. / min. tingkat volume udara semua unit VAV termasuk
dalam ditentukan set. Infilex ZM juga mendukung untuk menyesuaikan AHU
/

laju

membuka

aliran

FCU

dan

dan

menutup

menyiram
semua

pipa

katup

dengan
bahwa

sepenuhnya
Infilex

ZM

kontrol.

CE Marking produk bersertifikat : Infilex ZM Model WY5122W0000 (Model


NC-bus (Jalur A)) sesuai dengan semua standar yang berlaku dari CE
Menandai (Kelas A)

42

Gambar 3.19 System Configurations


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-6439.pdf

43

Tabel 3.5 Numbers Infilex ZM

44

Tabel 3.6 Specification Basic

45

Tabel 3.7 Wiring Specifications

46

Gambar 3.19 Input/Output and terminal arrangement example


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-6439.pdf

47

Gambar 3.20 Dimentions


Sumber :http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-6439.pdf

Gambar 3.21 Part Identification


Sumber :http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-6439.pdf

Tabel 3.8 Indication and operator of operation status led


48

1) Koneksi Data Setter Model QY5111A Tidak ada kabel konversi diperlukan. Langsung
memasukkan konektor laki-laki dari Setter data ke konektor perempuan disediakan di
unit utama Infilex ZM. Pada saat ini, memegang konektor laki-laki dengan themark
menghadap kiri dan masukkan sebagai titik tanda untuk themark pada unit utama
Infilex ZM. 2) Sambungan Data Setter Model QY7211A Mengkonversi konektor DSUB ke konektor DIN mini dengan kabel konversi (Bagian No 83.104.995-001). Pada
saat ini, memegang konektor laki-laki dengan themark menghadap kiri dan
masukkan sebagai titik tanda untuk themark pada unit utama Infilex ZM.

Gambar 3.22 Connecting Data Setter


Sumber : http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-6567.pdf

Pemasangan Dimensi DIN rel pemasangan Gunung dan memperbaiki Infilex


ZM di DIN rel sehingga tidak jatuh dari rel DIN. Kencangkan sisi bilateral Infilex
49

ZM dengan dua DIN rel m kurung ounting (Bagian No 83.104.567-001, agar terpisah
diperluk.

Gambar 3.23 Dimention infilex ZM


Sumber : http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-6439.pdf

50

Gambar 3.24 Dimention infilex ZM


Sumber : http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-6439.pdf

Kabel ke NC-bus Terminal Blok Sejak cepat-fit blok terminal nirsekrup


digunakan untuk NC-bus terminal blok, prosedur untuk jaringan kabel adalah
ditentukan sebagai berikut. 1) Strip selubung kawat 8 mm. (Indeks untuk strip
Panjang terletak di bagian depan bawah Infilex ZM.
unit utama. Jika bagian dilucuti lebih panjang dari 8 mm, konduktor akan
terkena, menyebabkan sengatan listrik atau hubung singkat antara terminal yang
berdekatan. Jika lebih pendek,konduktor mungkin tidak menghubungi konektor.)
2) Pastikan bahwa tidak ada serat kawat menonjol dari dilucuti konduktor.
3) Tekan tombol di blok terminal cukup mendalam untuk memasukkan kawat
menggunakan obeng slotted. (Maksimum kekuatan tombol-menekan adalah 14 N
{1,4 kgf}.) 4) Lepaskan tombol, dan tarik perlahan keluar kawat untuk
51

pastikan bahwa itu diikat erat. (Jika Anda menarik keluar kawat diagonal, mungkin
terputus.) Pastikan bahwa tidak ada serat kawat menonjol dari dilucuti konduktor.
Tindakan pencegahan untuk kabel yang terhubung Rapi menempatkan kabel
yang tersambung ke Infilex ZM sehingga tidak untuk menyembunyikan bagianbagian yang ditunjukkan pada Gambar. 8. Pastikan tidak ada kendur dalam kabel dari
kabel saluran untuk Infilex ZM.

Gambar 2.25 Connected wires in position


Sumber : http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-6439.pdf

52

Gambar 2.26 Battery replacement


Sumber : http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-6439.pdf

1) Tarik dudukan baterai dengan menggunakan obeng slotted. 2) Lepaskan


konektor dan lepaskan baterai lithium dari pemegang baterai. 3) Tempatkan
baterai lithium baru di dudukan baterai dan menghubungkan konektor untuk
itu. 4) Masukkan dudukan baterai ke dalam unit utama. 5) Isi tanggal untuk
penggantian

berikutnya

(5

tahun

setelah

penggantian)

pada

tag

menggunakan pena berbasis minyak.

3.3.4 Infilex FC Fan Coil Unit Controller Models WY5305W1000-X,


WY5305W2010-X
53

Infilex
WY5305
Selain

(Infilex:

memberikan
FCU

kecepatan
seperti

FC

mulai

kontrol
/

changeover,

kemunduran

dinamai

dan

"Infinity"

digital

dari

berhenti

operasi,

Infilex

FC

interlock

dan

"Fleksibel")

Model

unit

fan

(FCU).

katup

memberikan

operasi

dengan

coil

kontrol,

dan

kontrol
udara

luar

kipas
lanjutan
ruangan

penanganan Unit (OAHU). Infilex FC dapat antarmuka dengan terminal pengguna


untuk memungkinkan akhir pengguna untuk mengoperasikan FCU tersebut.
Infilex FC bisa langsung berkomunikasi dengan unit pusat dari terpadu Building
Management System (BMS), AZBIL Savic-net Corporation seri. Artinya,
dijadwalkan operasi, status operasi, dan pengukuran suhu FCU yang dapat terpusat
dipantau dan dikendalikan.

Gambar 2.27 Infilex FC


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-6569.pdf

Tabel 3.9 Model Numbers

54

FITUR

Ukuran Compact Tubuh berukuran kecil cocok dalam sebuah FCU.

Mudah instalasi Konektor memfasilitasi instalasi kabel.

Dua jenis kontrol FCU Valve control ON / OFF dan katup kontrol
proporsional untuk FCU tersedia.

Berbagai terminal dihubungkan Selain sensor suhu, digital dan analog


terminal pengguna dapat terhubung ke Infilex FC.

produk bersertifikat

LONMARK Jaringan kontrol FCU dikonfigurasi dengan LonTalk protokol.


Infilex FC (Model WY5305WXXXX-1) adalah LONMARK (versi 3.4)
bersertifikat dan dengan demikian interoperable terintegrasi dalam LonWorks
yang sistem.

CE Marking produk bersertifikat Infilex FC Model WY5305W1000,


WY5305W2010 sesuai dengan semua standar yang berlaku dari CE Marking
(Kelas A).
55

Gambar 2.28 System Configurations


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-6569.pdf

Catatan

MIS dapat digunakan sebagai pengganti SMS dan DSS untuk sistem anda.
Perhatikan bahwa MIS tidak dapat dicampur dengan SMS atau DSS dalam
56

sistem yang sama. Pada LS-bus, max. 50 unit jarak jauh (juga disebut 'subcontroller') dapat dihubungkan.

Pada LC-bus (2 baris 1 untuk saluran), max. 50 unit jarak jauh (juga disebut
'pengendali') dapat dihubungkan. Untuk Infilex ZM, bagaimanapun, max. 10
unit dapat dihubungkan pada LC-bus (5 unit per baris, 2 baris untuk 1
channel).

Infilex FC, Infilex VC, dan Infilex SC dapat langsung terhubung ke LC-bus
dengan variabel jaringan mereka.

Satu Neoplate (analog pengguna terminal) atau dua Neopanel (terminal


pengguna digital) dapat terhubung t satu Infilex FC. Neopanel atau Neoplate
dapat berbagi Infilex FC dengan sensor suhu.
Tabel 3.10 Specification

Tabel 3.11 Input/Output Specification

57

58

Gambar 2.29 Dimentions


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-6569.pdf

59

Gambar 2.30 Wiring Connection


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-6569.pdf

kabel katup air dingin: Hubungkan ke terminal 4 dan terminal 5. Tinggalkan


6 dan 7 tidak berhubungan.

Katup air panas: Hubungkan ke terminal 4 dan terminal 5. Tinggalkan 6 dan 7


tidak berhubungan.

Dingin / katup air panas: Hubungkan ke terminal 4 dan terminal 5.


Tinggalkan 6 dan 7 tidak berhubungan.

Katup air dingin + katup air panas: Hubungkan ke terminal 4 dan 5 untuk
katup air dingin. Terhubung ke terminal 6 dan 7 untuk katup air panas.

60

Katup air dingin + dingin / katup air panas: Hubungkan ke terminal 4 dan 5
untuk katup air dingin. Terhubung ke terminal 6 dan 7 untuk dingin / katup
air panas.

Gambar 2.30 Wiring Connection


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-6569.pdf

kabel katup Katup air dingin : Hubungkan ke terminal 4, 5 dan 6. terminal


Cuti 7, 8 dan 9 tidak berhubungan.

Katup air panas: Hubungkan ke terminal 4, 5 dan 6. terminal Cuti 7, 8 dan 9


tidak berhubungan.
61

Dingin / katup air panas: Hubungkan ke terminal 4, 5 dan 6. Cuti terminals7,


8 dan 9 tidak berhubungan.

Katup air dingin + katup air panas: Terhubung ke terminal 4, 5 dan 6 untuk
katup air dingin. Terhubung ke terminal 7, 8 dan 9 untuk katup air panas.

Katup air dingin + dingin / katup air panas: Terhubung ke terminal 4, 5 dan 6
untuk katup air dingin. Terhubung ke terminals7, 8 dan 9 untuk dingin / katup
air panas.

Tabel 3.12 Software Details

62

63

Tabel 3.13 Controller object

64

3.3.5 Neopanel Digital User Terminal for Infilex Series Controller Model
QY7205C (Thermoplate Model QY7205Z0000 (Auxiliary part))
65

Model QY7205 Neopanel adalah pengguna terminal digital untuk


thecontrollers seperti Infilex FC (FCU (unit coil fan) controller), Infilex VC (VAV
(variabel volume udara) controller), dan Infilex AC (AHU (unit penanganan udara)
controller). Neopanel memiliki elemen penginderaan suhu built-in dan berfungsi
sebagai sensor dan remote kontrol. Tambahan lagi kontrol ON / OFF, pengaturan
suhu, dan kontrol lainnya peralatan AC, Neopanel menunjukkan outdoor suhu udara
dan indikasi cuaca basah pada perusahaan display. Selain itu, jadwal waktu yang
telah ditetapkan dapat diubah (diperpanjang) melalui Neopanel sehingga AC tidak
tidak berhenti selama bekerja lembur di kantor. Desain tipis dan datar diadopsi untuk
Neopanelthat membutuhkan ruang pemasangan sedikit. Built-in sensor dengan
opsional Thermoplate (Model QY7205Z0000) mengurangi efek dari kondisi di mana
Neopanel mengukur suhu.

Gambar 2.31 Thermoplate Model QY7205Z0000


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-5439.pdf

FITUR
66

ON control / OFF, pengaturan suhu dan kecepatan kipas kontrol peralatan


pendingin udara.

Light-switch-plate bentuk / desain dalam warna dapat dipilih untuk


dicocokkan dengan berbagai jenis kamar. (Untuk sebuah Permintaan warna
non-standar, Neopanel perlu custom-memerintahkan.)

Tinggi visibilitas LCD.

perpanjangan waktu Pengoperasian AC untuk bekerja lembur jam.

Operasi Batch (single Neopanel beroperasi beberapa pengendali ditetapkan


sebagai grup).

Tampilan suhu udara luar dan basah indikasi cuaca untuk Neopanel
dikombinasikan dengan Infilex ZM.

Sederhana kabel dengan konektor modular untuk memudahkan instalasi.

CE Marking produk bersertifikat: Neopanel sesuai dengan semua standar


yang berlaku CE Marking

67

Gambar 2.32 System configuration example


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-5439.pdf

68

Tabel 3.14 Model Numbers

69

Gambar 2.33 Model QY205C1001


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-5439.pdf

Gambar 2.34 Model QY7205C2001


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-5439.pdf

70

Gambar 2.35 Model QY7205C2701


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-5439.pdf

Gambar 2.36 Key arrangement


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-5439.pdf

71

Tabel 3.15 Thermoplate Model QY7205Z0000

Hubungkan Dua Neopanel (untuk Remote Control) Sampai dua Neopanel


dapat dihubungkan ke controller. Untuk menghubungkan dua Neopanel,

Unit cabang Modular (Model DY7203A0000)

Neopanel dengan alamat 1 dan alamat 2. (Perhatikan bahwa dua


Neopanel dengan alamat 1 terhubung ke controller tidak bekerja)
dibutuhkan. Jumlah alamat yang tertera pada karton pengiriman dan
pada label yang melekat pada permukaan bagian dalam tubuh utama

72

Neopanel (dengan penutup bawah dihapus).

Gambar 2.37 neopanel


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-5439.pdf

Catatan:
* Antara Neopanel alamat 1 dan 2, perintah terbaru dari mulai / berhenti
operasi, pengaturan suhu, dan kecepatan kipas control menjadi prioritas.
* Neopanel dengan alamat 2 tidak memiliki suhu fungsi pengukuran
pemeliharaan
Pemeliharaan tidak diperlukan kecuali jika diperlukan.
Sebuah seluruh produk perlu diganti untuk penggantian apapun.
Untuk Neopanel dipasang di fasilitas penampungan hewan atau di ruang
operasi,

melampirkan

tutup

pelindung

untuk

Neopanel

sebelum

mensterilkan tempat.
Bersihkan layar dan area kunci dengan kain lembut kering. Jangan gunakan
deterjen

atau

pelarut

organik.

rusak, berubah warna, atau cacat


73

Jika

tidak,

Neopanel

mendapat

3.3.6 VC SERIES Way, Balanced Hydronic Valves


Ini 2-posisi (terbuka / tertutup) katup hydronic dimaksudkan untuk digunakan dalam
lingkungan indoor yang normal untuk mengontrol aliran panas dan / atau air dingin,
atau solusi glikol dengan konsentrasi 50%. Mereka terdiri dari aktuator, katup dan
katup cartridge diganti perakitan. Katup ini dirancang untuk "zona" on-off kontrol
sistem pemanas / pendingin, atau untuk mengontrol fan coil individu, alas tiang
radiator atau convector aplikasi. Tergantung pada model yang dipilih mereka dapat
dikontrol oleh baik SPST rendah atau tegangan line atau SPDT controller, seperti
ruang termostat, aquastat atau switch aliran.
SPESIFIKASI

Tegangan : Warna kode label 24V 50Hz, 24V 60Hz Model Biru 100-130 V
50-60 Hz, Model Hitam 200-240 V 50-60 Hz Model Red.

Konsumsi daya: 6 Watts Max. di Tegangan nominal (selama katup perubahan


posisi). Penggunaan 24 V Kelas 2 trafo. Menyediakan 6 VA untuk
transformator dan kawat sambungan sizing.

Tugas maksimum Siklus: 15%.

2.2 A induktif 5-110 Vac, 1.0 A induktif di atas 110-277 Vac. Min.

DC beralih kemampuan : 5 mA @ 24 Vdc

Waktu Nominal: Valve terbuka di 6 detik @ 60 Hz (20% lebih lama @ 50


Hz)

Tekanan operasi diferensial: Max. - 4 Bar [60 psi] Tekanan dari wisatawan:
Statis - 20 Bar [300 psi]Burst - 100 Bar [1500 psi] Tubuh perunggu; cartridge
dari Ryton (polifenilena. sulfida) & Noryl (polifenilena oksida); Segel Oring dari EPDM
74

Gambar 2.38 VC SERIES Way, Balanced Hydronic Valves


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-5439.pdf

Tabel 3.16 Nominal Dimensions In MM and Inches

75

Gambar 3.39: Aliran fluidadari2 arah


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-5439.pdf

PEMBUKA MANUAL
Pembuka pengguna dapat dimanipulasi hanya ketika di atas posisi.
Katup bermotor dapat dibuka dengan tegas mendorong merah tuas manual ke
pertengahan dan di. Ini memegang katup di tempat terbuka posisi, dan dengan
tambahan saklar model NO saklar ditutup. ini "manual terbuka" posisi dapat
digunakan untuk mengisi, ventilasi, atau menguras sistem, atau untuk
76

membuka katup dalam kasus kegagalan daya. Katup bisa dikembalikan


secara manual ke posisi tertutup dengan menekan manual merah tuas ringan
dan kemudian menarik tuas. Katup dan aktuator kehendak kembali ke posisi
otomatis ketika listrik hidup kembali. Catatan: Jika katup bertenaga terbuka,
tidak dapat ditutup secara manual kecuali aktuator dihapus
KETIKA MEMASANG PRODUK INI:
1. Baca petunjuk ini dengan seksama. Kegagalan untuk mengikuti mereka
bisa merusak produk atau menyebabkan kondisi berbahaya. 2. Periksa
peringkat yang diberikan dalam petunjuk dan produk untuk membuat
Pastikan produk ini cocok untuk aplikasi Anda. 3. Installer harus dilatih,
berpengalaman layanan-orang. 4. Selalu melakukan cek menyeluruh ketika
instalasi selesai. 5. Meskipun tidak diperlukan untuk menghapus actuator dari
tubuh, dapat dihapus karena kemudahan instalasi. Aktuator dapat dipasang di
setiap posisi yang sesuai dengan modus kabel yang paling nyaman. 6. Sebuah
25 mm kepala izin tambahan diperlukan untuk menghapus aktuator
Plumbing
PENTING:
Untuk operasi bebas masalah produk, instalasi yang baik praktek
harus mencakup sistem pembilasan awal, kimia pengolahan air, dan
penggunaan 50 mikron (atau lebih halus) sisi sistem aliran filter (s). Hapus
semua filter sebelum pembilasan.
Menempatkan VC pengguna aktuator tuas di tempat terbuka panduan
atau sepenuhnya terbuka posisi (bawah) untuk memungkinkan sistem awal
77

pembilasan dengan aktuator dipasang. Hal ini dapat dilakukan tanpa listrik
Pasang. Atau, topi siram dapat digunakan kembali, bagian # 272866B, dapat
dibeli secara terpisah untuk digunakan dalam pembilasan awal kotor sistem
hydronic. Jangan gunakan aditif boiler, solder fluks dan dibasahi bahan yang
berbasis minyak bumi atau mengandung mineral minyak, hidrokarbon, atau
etilena glikol asetat
. Senyawa yang dapat digunakan, dengan minimum pengenceran air 50%,
yang dietilen glikol, etilena glikol, dan propilen glikol (solusi antibeku).
Katup dapat diinstal dengan aliran dari A ke B, atau B ke A. katup dapat
menyelami di setiap sudut tetapi sebaiknya tidak dengan aktuator bawah
tingkat horisontal tubuh katup. Pastikan ada cukup ruang sekitar aktuator
untuk servis atau penggantian. Ketika digunakan untuk membentuk bagian
dari sistem pemanas sentral, tidak menemukan itu di mana akan memblokir
sistem ventilasi, pakan dingin atau memotong setiap saat katup tertutup.
Gunung katup langsung dalam tabung atau pipa. Jangan pegangan actuator
sementara membuat dan memperketat koneksi pipa. Baik tahan tubuh katup
di tangan Anda atau melampirkan spanner disesuaikan (38mm atau 1-1 / 2 ")
di wajah heksagonal atau flat pada tubuh katup. (Gambar 2).Jika katup
perakitan kereta di bangku, mengurus untuk tidak merusak tubuh dengan
wakil. Jangan letakkan mengangkat "H" logo antara rahang wakil. Kelebihan
kekuatan rahang dapat merusak tubuh.

78

Gambar 3.40. Pemipaan motorize vale


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-5439.pdf

Memasang atau mengganti ACTUATOR


CATATAN: Pemasangan aktuator baru tidak memerlukan menguras sistem
yang disediakan katup tubuh dan cartridge katup perakitan tetap di dalam
pipa.
1. Periksa bagian pengganti jumlah dan tegangan peringkat untuk
pertandingan dengan tua perangkat.
2. power supply Putus sebelum servis untuk menghindari sengatan
listrik atau kerusakan peralatan.

79

3. kabel memimpin Putus untuk aktuator, atau menekan tab pada


Molex konektor dan menghapus. Apabila diperlukan, label
kabel untuk rewiring.
4. Kepala aktuator otomatis terkunci ke katup. Untuk menghapus,
tekan pada mekanisme kait terletak langsung di bawah merah tuas
terbuka pengguna dengan ibu jari (Lihat Gambar 3 di bawah).
Secara bersamaan tekan aktuator bawah menuju tubuh dengan
kekuatan tangan moderat dan mengubah aktuator kontra-searah
jarum jam oleh 1/8 gilirannya (45 derajat). Angkat aktuator off
tubuh katup.
5.

Pasang aktuator baru dengan membalik proses di (4).

6.

Hubungkan kembali leadwires atau konektor Molex .

7.

Kembalikan kekuasaan, dan memeriksa operasi

Gambar 3.41 Actuator Head Removal


http://www.azbil.com/products/bi/ba/ss/AB-5439.pdf

80

CATATAN: Setiap 3-kawat (SPDT) aktuator harus memiliki individu


kontroler SPDT. Gunakan seri 40 atau 80 untuk controller tunggal untuk
control beberapa katup. VC2114 dan VC81 14 aktuator harus digunakan
dengan secara terpisah bertenaga (tertanam) pengendali elektronik. Mereka
menarik arus berkelanjutan terlalu rendah untuk daya mencuri (daya parasit)
termostat atau menanggulangi serangkaian termostat elektromekanis.Angka
4A, 4B, 5A, 5B koneksi kabel acara. Port "A" terbuka dan ditutup
menunjukkan katup terbuka dan tertutup posisi masing-masing. Pada model
saklar tambahan, terminal 4 (kawat abu-abu) kontak membuat di akhir
Pelabuhan Stroke pembukaan. Pada model konektor Molex , katup &
tambahan saklar tegangan harus sama untuk memenuhi kebutuhan
persetujuan. Untuk tegangan campuran dan (Tegangan Ekstra Rendah
Keselamatan) aplikasi 24 Vac, versi kabel dianjurkan.

Gambar 3.42 A-konfigurasiWire untukMolex


model untuk SPD kontroler. (Seri 20&60).

81

Gambar 3.43-Wiringkode warnauntuk modemkabel


untukSPSTkontroler.

OPERASI

SAAT

DIGUNAKAN

DENGAN

SPDT

(3-WIRE)

CONTROLLER
Pada panggilan untuk panas, NO kontak thermostat dekat, katup
terbuka. Ketika katup mencapai posisi terbuka penuh, cam digerakkan SW1
menutup dan membuka SW2. Ketika kebutuhan untuk panas puas NC kontak
thermostat dekat, energi katup melalui SW1 untuk menutup valve. Ketika
katup mencapai posisi sepenuhnya dekat, cam digerakkan SW2 menutup dan
membuka SW1 mengantisipasi panggilan berikutnya untuk siklus panas.
Dalam kegagalan daya katup akan tinggal di posisi apa pun itu di ketika
listrik terputus. Ketika listrik hidup kembali, katup akan menanggapi
permintaan kontroler
82

Gambar 3.44 Actuator wiring for SPDT controller

SAAT DIGUNAKAN DENGAN SPST CONTROLLER (Gambar. 7) :


Pada panggilan untuk panas, RLY1 adalah energi membuat kontak
NO di SW3, katup terbuka. Ketika katup mencapai posisi terbuka penuh cam
dioperasikan SW1 menutup dan membuka SW2. Ketika kebutuhan untuk
panas puas, termostat kontak terbuka, RLY1 adalah de-energized dan motor
katup digerakkan ditutup melalui SW1 dan NC kontak dari SW3. Ketika
katup mencapai posisi tertutup sepenuhnya, cam dioperasikan SW2 menutup
dan SW1 terbuka mengantisipasi panggilan berikutnya untuk siklus panas.

83

KELUAR
1. Angkat set point dari termostat di atas suhu kamar untuk memulai
panggilan untuk panas. Red katup posisi tuas harus bergerak ke
bawah ke posisi terbuka.
2.

Untuk model saklar tambahan, mengamati semua perangkat kontrol.


Katup harus membuka dan saklar tambahan (jika ada) harus menutup
dan membuat pada akhir stroke pembukaan untuk mengaktifkan
tambahan peralatan.

3. Turunkan set point dari termostat zona di bawah suhu kamar.


4.

Amati perangkat kontrol. Katup harus menutup dan semua peralatan


bantu harus berhenti.

SERVICE
Katup ini harus dilayani oleh terlatih, berpengalaman teknisi servis.
1. . Jika katup bocor, sistem menguras OR mengisolasi katup dari
sistem. Tidak menghapus tubuh dari pipa.
2. Periksa untuk melihat apakah cartridge perlu diganti.
3. Jika motor atau bagian internal lain dari actuator rusak, mengganti
seluruh aktuator perakitan.
CATATAN: katup hydronic Honeywell dirancang dan diuji untuk operasi diam di
sistem yang dirancang dengan baik dan diinstal. Namun, suara air dapat terjadi

84

sebagai akibat dari air yang berlebihan kecepatan. Suara pipa dapat terjadi pada suhu
tinggi (di atas 212).

Gambar 3.45 VC HYDRONIC VALVE

3.3.7 Penghantar (Kabel)


Penghantar yang digunakan adalah berupa kabel yang memiliki
bermacam-macam jenisnya. Penghantar untuk instalasi lisrik telah diatur
dalam PUIL 2000. Menurut PUIL 2000 pasal 7.1.1 Persyaratan umum
penghantar, bahwa semua penghantar yang digunakan harus dibuat dari
bahan yang memenuhi syarat, sesuai dengan tujuan penggunaannya, serta
telah diperiksa dan diuji menurut standar penghantar yang dikeluarkan atau
diakui oleh instansi yang berwenang.
Dilihat dari jenisnya penghantar dibedakan menjadi dua jenis yaitu
kabel dan kawat. Kawat adalah penghantar tanpa dilapisi bahan isolasi
85

(penghantar telanjang) Kabel adalah penghantar yang dilapisi dengan bahan


isolasi (penghantar berisolasi).

Gambar 3.46 Penghantar


Sumber : www.anneahira.com
3.3.8 Fuse
Fuse atau sering pula disebut sekering adalah alat yang dapat
memutuskan arus listrik pada saat terjadi arus hubung singkat (short circuit)
ataupun arus lebih (overcurrent) pada suatu rangkaian listrik atau beban-beban
lainnya seperti kendaraan, instalasi pada rumah, rangkaian pada peralatan
elektronik maupun pada rangkaian pada panel dll. Fuse juga dapat melindungi
kabel dan konektor dari kerusakan akibat oleh aliran arus yang disebabkan oleh
arus lebih atau short circuit. Kelebihan arus dapat menyebabkan fuse tersebut
terputus. Dimana terdapat beberapa jenis fuse berdasarkan fungsinya yaitu fuse
tipe blade/wedge dan fuse tipe cartridge/glass.
Prinsip kerja dari fuse ini adalah dimana fuse ini dipasang pada suatu
rangkaian atau instalasi listrik, ketika aliran arus melebihi batas maksimumnya
maka fuse akan putus atau bahkan meletus. Elemen di dalam fuse mencair,
membuka rangkaian dan mencegah komponen elektrik lainnya rusak oleh arus
86

yang berlebih. Ukuran elemen metal dari fuse membedakan nilai dari arus yang
dapat diterima oleh fuse. Namun yang menyebabkan fuse terputus bukanlah
diakibatkan oleh arus yang berlebih, melainkan dari arus yang berlebih tersebut
akan menyebabkan kelebihan panas dan panasnya itulah yang menyebabkan
fuse terputus. Dan jika sekali terputus maka fuse tersebut tidak bisa digunakan
kembali dan harus diganti dengan fuse yang baru.

Gambar 3.47 Fuse


Sumber : cnflimen.alibaba.co.id
3.3.9 Travo
Transformator atau trafo adalah suatu peralatan listrik yang dapat
memindahkan energy listrik atau memindahkan dan mengubah energy listrik
bolak balik dari satu level ke level tegangan yang lain melalui kinerja satu
gandengan magnet dan berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik.
Bentuk dasar transformator adalah sepasang ujung pada bagian primer
dan sepasang ujung pada bagian sekunder. Bagian primer dan skunder adalah
merupakan lilitan kawat email yang tidak berhubungan secara elektris. Kedua
lilitan kawat ini dililitkan pada sebuah inti yang dinamakan inti trafo. Untuk
trafo yang digunakan pada tegangan AC frekuensi rendah biasanya inti trafo
terbuat dari lempengan2 besi yang disusun menjadi satu membentuk teras besi.
87

Jenis lainnya adalah trafo CT yakni trafo atau transformator yang


mempunyai tegangan keluaran simetris. Tegangan keluaran di sebelah kiri
terminal CT sama dengan tegangan keluaran di sebelah kanan terminal CT.
Misalnya pada trafo dengan label 12 V CT 12 V, jika diukur dari terminal
12 V dan CT (baik yang kiri ataupun yang kanan) maka akan terukur tegangan
bolak-balik 12 Volt, tetapi jika diukur dari terminal 12 V sebelah kiri CT dan
terminal 12 V sebelah kanan CT, maka tegangan yang terukur adalah 24 Volt.
Jika yang diukur adalah termianl 9 V sebelah kiri CT dan terminal 12 V pada
terminal di sebelah kanan CT, maka tegangan yang terukur adalah 21 Volt

Gambar 3.48 Travo

Berdasarkan fungsinya terdapat beberapa jenis trafo yaitu:

1. Step-Up Transformator : Trafo yang berfungsi untuk menaikan tegangan bolak


balik

2. Step-Down Transformator : Trafo yang berfungsi untuk menurunkan tegangan


bolak-balik
88

3. Auto Transformator : Trafo yang hanya mempunyai satu lilitan dimana lilitan ini
merupakan lilitan primer sekaligus lilitan sekunder.

4. Isolator Transformator : Trafo yang mempunyai jumlah lilitan primer sama


dengan jumlah lilitan sekunder sehingga tegangan input akan sama dengan
tegangan output. Trafo jenis ini berfungsi sebagai isolasi dua bagian yaitu sebelum
trafo dan sesudah trafo.

5. Three Phases Transformator : Trafo yang mempunyai tiga terminal di bagian


primer dan tiga terminal lagi di bagian sekunder yang digubungkan secara delta
() dan secara bintang ().

Prinsip kerja trafo


yaitu lilitan primer trafo terhubung dengan input listrik AC. Adanya lilitan
primer pada besi lunak ini menyebabkan terjadinya induksi elektromagnetik, yang
merupakan peristiwa timbilnya GGL akibat peruban medan magnetic. GGL yang di
timbulkan pada proses induksi ini berada pada lilitan sekunder, yang siap digunakan
untuk memenuhi kebutuhan listrik alat-alat elektronika. Besarnya tegangan listri
pada ujung-ujung kumparan sekunder/lilitan sekunder dapat ditentukan dengan
mengatur perbandingan jumlah lilitan sekunder terhadap jumlah lilitan primer.

89