Anda di halaman 1dari 2

Jenis-jenis reaksi

Beragamnya reaksi-reaksi kimia dan pendekatan-pendekatan yang dilakukan


dalammempelajarinya mengakibatkan banyaknya cara untuk mengklasifikasikan reaksireaksitersebut, yang sering kali tumpang tindih. Di bawah ini adalah contoh-contoh
klasifikasireaksi kimia yang biasanya digunakan.

Isomerisasi, yang mana senyawa kimia menjalani penataan ulang struktur tanpa perubahan pada
kompoasisi atomnya

Kombinasi langsungatausintesis, yang mana dua atau lebih unsur atau senyawa kimia bersatu
membentuk produk kompleks: N
2
+ 3H
2
2 NH
3

Dekomposisi kimiawiatau
analisis
, yang mana suatu senyawa diurai menjadisenyawa yang lebih kecil:2H
2
O 2 H
2
+O
2

Penggantian tunggalatausubstitusi, dikarakterisasikan oleh suatu unsur digantikan oleh unsur


lain yang lebih reaktif:2 Na(s) + 2 HCl(aq) 2 NaCl(aq) + H
2
(g)

Metatesisatau
Reaksi penggantian ganda
, yang mana dua senyawa saling bergantiionatau ikatan untuk membentuk senyawa yang
berbeda: NaCl(aq) + AgNO
3
(aq) NaNO
3
(aq) +AgCl(s)

Reaksiasam basa, secara luas merupakan reaksi antaraasamdengan basa. Ia memiliki berbagai
definisi tergantung pada konsep asam basa yang digunakan.Beberapa definisi yang paling umum
adalah:
o
DefinisiArrhenius: asam berdisosiasi dalam air melepaskan ion H
3

O
+
; basa berdisosiasi dalam air melepaskan ion OH
-.o
DefinisiBrnsted-Lowry: Asam adalah pendonor proton (H
+
) donors; basaadalah penerima (akseptor) proton. Melingkupi definisi Arrhenius.
o
DefinisiLewis: Asam adalah akseptor pasangan elektron; basa adalah pendonor pasangan
elektron. Definisi ini melingkupi definisi Brnsted-Lowry.

Reaksi redoks, yang mana terjadi perubahan pada bilangan oksidasiatom senyawa yang bereaksi.
Reaksi ini dapat diinterpretasikan sebagai transfer elektron. Contoh reaksi redoks adalah:2 S
2O32(aq) + I2(aq) S4O62(aq) + 2 I(aq)Yang mana I2direduksi menjadi I-dan S2O32(aniontiosulfat) dioksidasi menjadiS4O62.