Anda di halaman 1dari 14

KLASIFIKASI JENIS TANAMAN

RUMPUT

Rumput Gajah
Rumput gajah (Pennisetum purpureum) adalah spesies rumput tropis asli padang rumput
Afrika. Rumput gajah dapat hidup diberbagai tempat (0 3000 dpl). Rumput gajah
tumbuh hingga 2 5 m, merumpun dengan perakaran serabut yang kompak.Rumput
gajah merupakan tumbuhan C4 dan heterozigot, yang memiliki daun agak lebar,
memanjang, tipis dan mempunyai tulang daun yang tegap, mirip dengan tumbuhan tebu.
Bunga berbentuk silinder, berwarna kuning keemas-emasan, tetapi bijinya kurang bisa
menjadi Individu baru. Rumput gajah memerlukan tanah yang banyak mengandung
nitrogen untuk pertumbuhan yang baik dengan pH 4,5-8,2 (rata-rata 6.2).

Rumput Jepang
Daun rumput jepang kurus dan tumbuh rapat. Setiap bulan harus dipangkas agar sinar
matahari dapat menembus bagian bawah, sehingga bagian bawahnya tidak berwarna
kekuningan. Dibandingkan rumput gajah mini, rumput jepang perlu pupuk urea yang
lebih banyak. Biasanya butuh dua kali pemupukkan dalam sebulan. Rumput jepang biasa.
Rumput jepang adalah salah satu jeni rumput hias yang sering ditanam di halaman rumah
untuk memperindah taman. Cara menanam rumput jepang juga sangatlah mudah. Nama
lain rumput jepang yaitu di daerah lain sering disebut rumput jarum atau rumput babi.
Manfaat rumput jepang juga digunakan sebagai penahan tanah.Cara menanam rumput
jepang juga harus memperhatikan faktor cuaca, pupuk dan juga drainase. Ciri-ciri rumput
jepang yaitu berdaun hijau seperti duri, tinggi sekitar 5cm dan tumbuh bergerombol

Rumput Gajah mini ( Pennisetum purpureum schmach)


adalah spesies rumput tropis asli padang rumput Afrika. Rumput gajah dapat hidup
diberbagai tempat (0 3000 dpl). Rumput gajah tumbuh hingga 2 5 m, merumpun
dengan perakaran serabut yang kompak.Rumput gajah merupakan tumbuhan C4 dan
heterozigot, yang memiliki daun agak lebar, memanjang, tipis dan mempunyai tulang

daun yang tegap, mirip dengan tumbuhan tebu. Bunga berbentuk silinder, berwarna
kuning keemas-emasan, tetapi bijinya kurang bisa menjadi Individu baru. Rumput gajah
memerlukan tanah yang banyak mengandung nitrogen untuk pertumbuhan yang baik
dengan pH 4,5-8,2 (rata-rata 6.2).

GRUND COVER (PENUTUP TANAH )

Lantana
Nama Latin : Lantana camara
Nama Lain : Shurb verbena, Yellow sage
Famili : Verbenaceae
Keterangan dan Sejarah : Semak berbunga ini dapat dibentuk sehingga memiliki tajuk
penuh bunga yang indah. Bunga majemuk berwarna kuning, pink, merah dan orange,
serta kombinasi warna-warna tersebut ada pada satu tanaman. Panjang daun 2 5 cm,
permukaannya kasar serta pinggiran bergerigi. Cabang-cabangnya segitiga dengan sedikit
duri.Kegunaan (Fungsi) : Kombinasi warna bunga pada satu tanaman yang menghiasi
tajuk dengan bonggol batang sangat sesuai ditanam pada sentral taman. Warna-warninya
menjadi eye catcher di antara elemen taman lainnya.
Ubi jalar atau ketela rambat (Ipomoea batatas L.) adalah sejenis tanaman budidaya.
Bagian yang dimanfaatkan adalah akarnya yang membentuk umbi dengan kadar gizi
(karbohidrat) yang tinggi. Di Asia, selain dimanfaatkan umbinya, daun muda ubi jalar
juga dibuat sayuran. Terdapat pula ubi jalar yang dijadikan tanaman hias karena
keindahan daunnya. Ubi jalar dapat dibudidayakan melalui stolon/batang rambatnya
Kucai Mini
Tanaman alternatif pengganti rumput yang tidak hidup di tempat rindang atau teduh yang
dapat diinjak, mudah perawatan, apabila rumput tidak dapat hidup dengan baik. Pemilik
nama latin Carex Morrowii berkembang biak dengan cara tunas, memiliki ciri visual
berukuran mini. Daunnya kurus, meruncing, dan berwarna hijau tua. sikilas mirip
tanaman liar teki.Tidak jauh berbeda dengan rumput pada umumnya, kucai mini juga
memiliki tunas. Sehingga dapat tumbuh menyebar. Pertumbuhannya akan lebih efektif
jika Anda menanamnya dalam jumlah sekaligus banyak. menutupi seluruh permukaan

taman anda dengan kucai, bisa menjadi pilihan untuk mendapatkan nuansa hijau. atau
anda juga bisa menanmnya sebagai list atau bingkai pada pinggiran kolam.
Kelebihan kucai mini
Kuat di injak dan penampilan tidak rusak
Bisa hidup dengan baik walaupun di tempat yang panas terik matahari
Bisa hidup dengan baik walaupun di tempat yang teduh dimana rumput tidak bisa
hidup dengan baik
Perawatan yang mudah, tidak perlu dipangkas
Tidak perlu banyak siraman, pupuk
Permasalahan taman yang jelek dikarenakan di bawah pohon yang rindang tidak
ditumbuhi rumput karena rumput apapun seperti rumput gajah mini, rumput golf,
rumput gajah babat sudah tidak bisa tumbuh sama sekali, permasalahan tersebut
dapat diatasi dengan solusi menanam kucai mini.
SEMAK

pangkas kuning (Duranta Repens


adalah tanaman hias pekarangan populer berbentuk perdu dengan bentuk dan warna daun
yang sangat bervariasi. Beragam kultivar telah dikembangkan dengan variasi warna dari
hijau, kuning, jingga, merah, ungu, serta campurannya. Bentuk daun pun bermacam-

macam: memanjang, oval, tepi bergelombang, helainya "terputus-putus", dan sebagainya)


Asoka
Asoka (Saraca asoca (Roxb.) Wilde, suku polong-polongan atau Fabaceae), angsoka,
atau kadang-kadang dikacaukan dengan soka (Ixora javanica), adalah sebuah pohon
dengan bunga-bunga merah yang sangat indah. Namanya diambil dari bahasa Sanskerta
yang berarti "bebas dari rasa sedih" (a-: tanpa, soka:sedih). Tumbuhan ini didatangkan
dari India dan di Surakarta dan Yogyakarta biasa ditanam di pekarangan keraton dan
rumah-rumah bangsawan. Siddharta, penyebar agama Buddha, dipercaya lahir di bawah
pohon ini.

Pucuk Merah
Pucuk merah (Syzygium oleana) adalah sejenis tanaman yang tak sepopuler anthurium
atau sejenisnya. Bentuk daunnya pun tidak sevariatif tanaman hias populer tadi.
Warnanya hijau muda, bentuknya kecil agak memanjang, dengan batang yang kecil,
bentuknya hampir sama seperti tanaman perdu pada umumnya, namun saat ini sudah

menjadi trend tanaman hias.Keistimewaan dari tanaman ini adalah ujung daun mudanya
yang berwarna oranye dan merah. Tak heran bila tanaman ini lalu dikenal dengan nama
pucuk merah. Tajuk tanaman muda yang baru tumbuh akan menyembul indah di sela-sela
daun yang menghijau. Seperti layaknya bunga di antara dedaunan.

Tanaman teh-tehan(Acalypha microphylla)


Bentuk daunnya pun tidak sevariatif tanaman hias populer tadi. Warnanya hijau muda,
bentuknya kecil agak memanjang, dengan batang yang kecil, bentuknya hampir sama
seperti tanaman perdu pada umumnya, namun saat ini sudah menjadi trend tanaman hias.

PERDU

Palem botol
Nama Latin : Hyophorbe lagenicaulis
Nama Lain : Famili : Palmae
Keterangan dan Sejarah : Palem ini termasuk unik. Batangnya membentuk gembungan
yang mengecil pada bagian atasnya hingga mirip botol. Daun berwarna hijau dan kaku.
Satu pohon biasanya hanya terdiri dari 4 6 pelepah daun. Semakin tinggi, gembungan
batangnya juga semakin memanjang. Karangan bunganya berbentuk tanduk dengan buah
berwarna orange sampai hitam. Sensitif pada kondisi dingin dan menyukai kondisi
cahaya matahari penuh.Kegunaan (Fungsi) : Palem yang banyak dipilih oleh landscaper
ini selain digunakan pada sentral taman juga bisa sebagai latar depan. Tujuannya agar
keindahan botol batangnya dapat terlihat penuh tanpa tertutup tanaman lain. Cocok
ditanam tunggal sehingga sosoknya terlihat utuh. Bila ditanam mengapit jalan masuk
akan menampilkan kesan ramah.

Palem Putri
Nama Latin : Veitchia merrillii
Nama Lain : Manila Palm, Christmas Palm
Famili : Palmae
Keterangan dan Sejarah : Palem tropis ini berasal dari Filipina dan menyebar ke daerah
tropis lainnya. Tingginya mencapai 7 m, berwarna abu-abu dengan kumparan pelepah
daun berwarna hijau terang. Daunnya lebat berwarna hijau gelap berbulu melengkung
indah. Lebih dipercantik lagi oleh buahnya yang berwarna merah mengkilap berukuran 2
3 cm. Tumbuh dengan cepat dan buahnya telah muncul walau masih tergolong muda.
Sensitif pada cuaca dingin dan tumbuh bagus pada kondisi cukup cahaya serta
hangat.Kegunaan (Fungsi) : Sebagai elemen taman, palem ini dapat dijadikan
background, namun dengan buahnya yang cantik, tidak salah bila ia ditempatkan sebagai
eye catcher. Ia dapat juga menjadi peneduh pada pinggir kolam, atau ditanam pada sisi
jalan masuk. Cocok ditanam tunggal atau berkelompok dengan ketinggian yang berbeda

Palem Segitiga
Nama Latin : Neodypsis decaryi
Nama Lain : Madagascan Tree-sided palm, Tringular palm
Famili : Palmae
Keterangan dan Sejarah : Palem spektakuler dari Madagaskar ini mempunyai batang
berbentuk segitiga, karena disusun oleh pangkal daun tiga jalur. Tingginya mencapai 5 m.
Anak-anak daun berwarna hijau keabuan dengan tangkai daun agak kecokelatan dan

bagian punggungnya berwarna keputihan. Itu sebabnya kadang-kadang palem ini terlihat
keperakan bila ditimpa sinar matahari. Karangan bunganya muncul di balik daun
terendah, dengan panjang bunga 2,5 cm berwarna putih berkapur.Kegunaan (Fungsi) :
Palem ini ditanam tunggal pada kiri-kanan pintu masuk, hingga memberikan kesan
ramah. Sehingga sentral taman keindahannya dapat dinikmati secara utuh.

Pandan Bali
Nama Latin : Yucca elephantipes
Nama Lain : Giant yucca, spineless yucca, palm-lily
Famili : Liliaceae
Keterangan dan Sejarah : Di Jakarta tanaman ini banyak didatangkan dari Bali, namun
asalnya dari Meksiko dan guatemala. Batangnya bercabang pada bagian atas, dapat
mencapai ketinggian 15 m. Pada puncaknya terdapat daun-daun berbentuk pedang
dengan lebar 10 cm membentuk roset. Daun mengkilap berwarna hijau rumput dengan
pinggiran kasar dan ujung yang halus. Bunganya berwarna kuning gading dengan tandan
besar.Kegunaan (Fungsi) : Pandan yang besar ini sangat cocok sebagai pengisi salah satu
sudut taman. Dapat ditanam tunggal atau beberapa batang berkelompok. Dapat juga
dipakai sebagai latar belakang untuk sekelompok elemen taman lainnya atau ditanam di
antara batu-batuan di pinggir kolam.

Beringin
Nama Latin : Ficus benjamina
Nama Lain : Weeping fig
Famili : Moraceae

Keterangan dan Sejarah : Tanaman tropis ini tumbuh besar, tingginya mencapai 7 8 m,
dan semakin tua tajuknya semakin lebar. Daun-daun berwarna hijau mengkilap,
berbentuk oval, panjang 8 10 cm. Tanamaan menghasilkan akar-akar udara yang
menggantung dari dahan-dahannya. Ia tumbuh baik pada kondisi kering, tanah
berdrainase baik, dan mendapat cahaya matahari penuh.Kegunaan (Fungsi) : beringin
yang di alam bisa tumbuh besar ini, sering digunakan sebagai elemen tanam dalam
bentuk bonggol. Beringin bonggol tampak artistik, dan cocok ditanam tunggal sehingga
keindahannya lebih menonjol. Ia sering digunakan pada taman-taman bergaya Jepang.

Beringin Karet
Nama Latin : Ficus retusa
Nama Lain : Chinese banyan
Famili : Moraceae
Keterangan dan Sejarah : Beringin yang satu ini memiliki batang besar dan bisa tumbuh
tinggi. Daunnya tebal, bergetah, berbentuk oval sampai agak bundar, panjang 8 10 cm,
hijau, permukaannya mengkilap. Susunan daun padat, membentuk tajuk kompak dan
mudah dipangkas serta dibentuk. Tanaman ini berasal dari China bagian selatan, di
daerah subtropis.Kegunaan (Fungsi) : Beringin karet dalam bentuk bonggol sangat pas
untuk taman-taman bergaya Jepang. Ia lebih sesuai ditempatkan tunggal agar
keindahannya lebih tampak, dengan aksen tanaman-tanaman kecil di bawahnya.

Beringin Putih
Nama Latin : Ficus Benjamina Variegata
Nama Lain : Beringin varigata, Variegated mini-rubber
Famili : Moraceae

Keterangan dan Sejarah : Yang membedakan beringin ini dengan lainnya adalah daunnya
yang berbelang-belang hijau putih atau kuning gading, permukaannya halus, mengkilap.
Daun berbentuk elips, berujung lancip, panjangnya 6 8. Tanaman tropis ini berasal dari
Florida dan Kalifornia, Amerika Serikat.Kegunaan (Fungsi) : Beringin putih yang masih
kecil tampak indah, meskipun tidak dipangkas. Dan ada juga yang ditanam dalam bentuk
bonggol-bonggol berbatang besar. Ia bisa ditempatkan di salah satu sudut taman atau
sebagai eye catcher di tengah taman. Atau dikombinasi dengan tanaman lain yang
berwarna kontras.

Dracaena draco
Nama Latin : Dracaena draco
Nama Lain : Dragon tree
Famili : Liliaceae
Keterangan dan Sejarah : Tanaman subtropis yang artistik ini berasal dari Pulau Canary.
Sosoknya dapat mencapai ketinggian 20 cm dengan diameter tajuk mencapai 4,5 m.
Tanaman muda sangat dekoratif dengan susunan daun roset membentuk tajuk yang rapat.
Daun berbentuk pedang, tebal, dengan permukaan halus berwarna hijau kebiruan.
Pinggirannya tembus cahaya dan berwarna merah gelap bila ditimpa sinar matahari. Ada
kepercayaan bahwa resin merah tua yang dikeluarkan daun dan batangnya adalah darah
naga.Kegunaan (Fungsi) : Komposisi tajuk yang menarik ini cocok dipilih sebagai
pengisi sudut taman. Selain itu ia dapat juga dijadikan sentral pada taman yang luas
dengan menambahkan bedding plant di sekitarnya.

Furcraea
Nama Latin : Furcraea gigantea Striata
Nama Lain :

Famili : Amaryllidaceae
Keterangan dan Sejarah : Tanaman tropis ini berasal dari Brazil. Daunnya berbentuk
pedang, kaku, dengan permukaan licin, sepanjang 45 60 cm. Ujungnya runcing dan
kadang-kadang tajam seperti duri. Daunnya cantik dengan garis-garis memanjang
berwarna hijau cerah serta kuning gading. Daun bersusun roset terbuka lebar.Kegunaan
(Fungsi) : Warnanya yang menarik ini dapat dijadikan eye catcher pada taman dengan
menanamnya pada sentral taman baik tunggal maupun berkelompok. Dapat juga ditanam
berderet pada sisi pagar atau tembok. Pada taman berkontur kesan kaku dapat
dihilangkan dengan menambahkan Furcraea di bagian-bagian tertentu.

Kaktus Batang
Nama Latin : Euphorbia canariensis
Nama Lain : Hercules Club
Famili : Euphorbiacae
Keterangan dan Sejarah : Kaktus besar ini tingginya mencapai 10 m. Batang bersudut 5
atau 6 dengan warna hijau segar kecoklelatan. Pada puncak sudut batang terdapat duriduri berwarna kehitaman. Ia dapat tumbuh baik dalam kondisi panas dan cahaya matahari
penuh. Memiliki bunga-bunga kecil berwarna kuning. Getahnya mengandung
racun.Kegunaan (Fungsi) : Karena tanaman ini cukup artistik tapi berduri, sebaiknya
tidak ditanam di dekat jalan masuk atau daerah banyak orang lalu-lalang di taman. Ia
dapat ditanam di pinggir kolam, di antara batu-batu alam atau pada sisi pagar. Bila
ditanam dalam sekelompok tanaman lain, pada bagian depannya ditanam border dengan
komposisi yang disesuaikan dengan elemen taman lainnya.

POHON

Trembesi ( Samanea Saman (Rain Tree)


Ketinggian rata-rata 30 - 40 m, lingkar pohon sekitar 4,5 m dan mahkota pohon mencapai
40 - 60 m. Bentuk batangnya tidak beraturan kadang bengkok, menggelembung besar.
Daunnya majemuk mempunyai panjang tangkai sekitar 7-15 cm. Sedangkan pada pohon
yang sudah tua berwarna kecokelatan dan permukaan kulit sangat kasar dan terkelupas.
Daunnya melipat pada cuaca hujan dan di malam hari, sehingga pohon ini juga di
namakan Pohon pukul 5. Kulit pohon hujan ini berwarna abu-abu kecokelatan pada
pohon muda yang masih halus. Sedangkan lebar daunnya sekitar 4-5 cm berwarna hijau
tua, pada permukaan daun bagian bawah memiliki beludru, kalau di pegang terasa
lembut.

Mahoni( Swietenia sp)


Mahoni termasuk pohon besar dengan tinggi pohon mencapai 35-40 m dan diameter
mencapai 125 cm. Batang lurus berbentuk silindris dan tidak berbanir. Kulit luar
berwarna cokelat kehitaman, beralur dangkal seperti sisik, sedangkan kulit batang
berwarna abu-abu dan halus ketika masih muda, berubah menjadi cokelat tua, beralur dan
mengelupas setelah tua. Mahoni baru berbunga setelah berumur 7 tahun, mahkota
bunganya silindris, kuning kecoklatan, benang sari melekat pada mahkota, kepala sari
putih, kuning kecoklatan. Buahnya buah kotak, bulat telur, berlekuk lima, warnanya
cokelat. Biji pipih, warnanya hitam atau cokelat. Mahoni dapat ditemukan tumbuh liar di
hutan jati dan tempat-ternpat lain yang dekat dengan pantai, atau ditanam di tepi jalan
sebagai pohon pelindung. Tanaman yang asalnya dari Hindia Barat ini, dapat tumbuh
subur bila tumbuh di pasir payau dekat dengan pantai. Sifat Mahoni yang dapat bertahan
hidup di tanah gersang menjadikan pohon ini sesuai ditanam di tepi jalan.

Pinus
Tusam atau pinus adalah sebutan bagi sekelompok tumbuhan yang semuanya tergabung
dalam marga Pinus. Di Indonesia penyebutan tusam atau pinus biasanya ditujukan pada
tusam Sumatera (Pinus merkusii Jungh. et deVries).Tusam kebanyakan bersifat

berumah satu (monoecious), yaitu dalam satu tumbuhan terdapat organ jantan dan betina
namun terpisah, meskipun beberapa spesies bersifat setengah berumah dua (subdioecious).
Nama-nama umum di beberapa negara adalah:
Filipina: Mindoro Pinus, Tapulau (Sambali, Tagalog)
Indonesia: Damar Bunga
Thailand: Anak-haang-maa
Vietnam: Th[oo]ng l hai

Beringin
Nama Latin : Ficus benjamina
Nama Lain : Weeping fig
Famili : Moraceae
Beringin, yang disebut juga waringin atau (agak keliru) ara (ki ara, ki berarti pohon),
dikenal sebagai tumbuhan pekarangan dan tumbuhan hias pot. Pemulia telah
mengembangkan beringin berdaun loreng (variegata) yang populer sebagai tanaman hias
ruangan. Beringin juga sering digunakan sebagai objek bonsai.Beringin (Ficus
benjamina dan beberapa jenis (genus) Ficus lain dari suku ara-araan atau Moraceae)
sangat akrab dengan budaya asli Indonesia. Tumbuhan berbentuk pohon besar ini sering
kali dianggap suci dan melindungi penduduk setempat. Sesaji sering diberikan di bawah
pohon beringin yang telah tua dan berukuran besar karena dianggap sebagai tempat
kekuatan magis berkumpul. Beberapa orang menganggap tempat di sekitar pohon
beringin adalah tempat yang angker dan perlu dijauhi.Pohon bodhi sering
dipertukarkan dengan beringin, meskipun keduanya adalah jenis yang berbeda.

Tanjung
Pohon berukuran sedang, tumbuh hingga ketinggian 15 m. Daun-daun tunggal, tersebar,
bertangkai panjang; daun yang termuda berambut coklat, yang segera gugur. Helaian
daun bundar telur hingga melonjong, panjang 916 cm, seperti jangat, bertepi rata namun
menggelombang. Kayu teras tanjung coklat tua, sedangkan kayu gubalnya berwarna lebih

muda dengan batas-batas yang jelas. Teksturnya halus dan merata, dengan arah serat
lurus, agak bergelombang atau sedikit berpadu. Berat jenis kayu berkisar antara 0,92
1,12 (rata-rata 1,00), dan termasuk kelas kuat I. Keawetan kayu tanjung termasuk dalam
kelas I-II; daya tahannya terhadap jamur pelapuk kayu termasuk kelas II, sementara
terhadap rayap kayu kering termasuk kelas IV (tidak awet). Dalam pada itu,
keterawetannya tergolong sedang. Sayangnya, kayu tanjung tidak mudah dikeringkan
dengan hasil baik. Kayu ini cenderung melengkung, pecah ujung dan retak-retak
permukaannya apabila dikeringkan. Meskipun relatif mudah dikupas, akan tetapi venir
(lembaran tipis bahan kayu lapis) yang dihasilkan cenderung menggelombang.
Pengeringan alami harus dilakukan dengan hati-hati dan dalam waktu lama; pengeringan
papan setebal 3 cm (dari kadar air 39% hingga 15%) membutuhkan waktu sekitar 63 hari.

Akasia

Akasia juga dikenal sebagai pohon duri, dalam bahasa Inggris disebut whistling thorns
("duri bersiul ") atau Wattles,atau yellow-fever acacia ("akasia demam kuning") dan
umbrella acacias ("akasia payung").Sampai dengan tahun 2005, ada diperkirakan sekitar
1.300 spesies akasia di seluruh dunia, sekitar 960 dari mereka adalah flora asli Australia,
dengan sisanya tersebar di daerah tropis ke daerah hangat dan beriklim sedang dari kedua
belahan bumi, termasuk Eropa, Afrika, Asia selatan, dan Amerika . Namun, genus ini
kemudian dibagi menjadi lima, dengan nama Acacia hanya digunakan untuk spesies
Australia, dan sebagian besar spesies di luar Australia dibagi menjadi Vachellia da n
Senegalia.

Pohon Kiara Tanjung (Filicium decipiens)


Kiara sebagai tanaman Peneduh yang rindang sudah tidak diragukan lagi, apabila ditanam
dalam sekala luas sebagai material taman untuk memperindah tata ruang perkotaan
tanaman ini sangat cocok, bersetruktur kuat, dengan daun yang lebat dan berwarna hijau
tua, sangat tahan terhadap terik atau panas matahari, berbatang sangat keras dan lebih

kuat terhadap terpaan angin kencang.Tanaman ini bisa tumbuh hingga ketinggian 5 meter,
bahkan lebih, tetapi biasanya lebih stabil di ketinggian 5 m, sedangkan diameter tajuk
bisa mencapa 10 meter, apabila ditanam di kanan dan kiri jalan raya perkotaan yang mana
lebar jalan tersebut 12 meter, biasanya bisa menutupi badan jalan.

Glodokan Tiang
Glodokan tiang anyak digunakan sebagai penghias dipinggir jalan atau dalam tamantaman rumah. Tanaman ini bagus ditanam/dipindahkan saat tinggi satu sampai 2 meter.
Tanaman dengan tinggi mencapai 30 kaki, seperti pyramid simetris dengan cabang seperti
pendulum, serta seperti bangun kolumnar.Batang halus berwarna cokelat keabu-abuan,
serta lunak, semu dan tegak.Kadang-kadang cabangnya terumbai ke bawah hoizontal
sehingga batang terlihat jelas.
Daun berbentuk lanset dengan tepi bergelombang, daun glossy berwana hijau, panjang.

Cemara Kipas
Nama Latin : Thuja occidentalis Emerald
Nama Lain : American arbor-vitae, White cedar
Famili : Coniferae
Keterangan dan Sejarah : Sosoknya menyerupai piramida yang dapat mencapai tinggi 20
m. Daunnya berwarna hijau gelap dan hijau kekuningan pada bagian ujung, tersusun
menipis serta menyirap mirip kipas. Batangnya cokelat kemerahan dan cabangcabangnya muncul dekat pangkal batang. Cabang-cabang ini tersusun padat seperti pada
paku-pakuan namun lebih besar. Memiliki bau khas cemara yang kuat. Buah kerucutnya
muncul saat muda dan menggantung dengan warna cokelat sepanjang 2 cm bila telah
tua.Kegunaan (Fungsi) : Cemara ini dapat ditanam berderet sepanjang pagar baik di luar
maupun di dalam halaman, sehingga dapat berfungsi sebagai pembatas dan pemahat
angin. Pada taman yang luas, deretan cemara kipas di sepanjang jalan masuk akan
memberikan kesan pengarah yang kuat.

Pohon tanjung Nama latin : Mimusops elengi


Pohon berukuran sedang, tumbuh hingga ketinggian 15 m. Daun-daun tunggal, tersebar,
bertangkai panjang; daun yang termuda berambut coklat, yang segera gugur. Helaian
daun bundar telur hingga melonjong, panjang 916 cm, seperti jangat, bertepi rata namun
menggelombang. Kayu teras tanjung coklat tua, sedangkan kayu gubalnya berwarna lebih
muda dengan batas-batas yang jelas. Teksturnya halus dan merata, dengan arah serat
lurus, agak bergelombang atau sedikit berpadu. Berat jenis kayu berkisar antara 0,92
1,12 (rata-rata 1,00), dan termasuk kelas kuat I. Keawetan kayu tanjung termasuk dalam
kelas I-II; daya tahannya terhadap jamur pelapuk kayu termasuk kelas II, sementara
terhadap rayap kayu kering termasuk kelas IV (tidak awet). Dalam pada itu,
keterawetannya tergolong sedang. Sayangnya, kayu tanjung tidak mudah dikeringkan
dengan hasil baik. Kayu ini cenderung melengkung, pecah ujung dan retak-retak
permukaannya apabila dikeringkan. Meskipun relatif mudah dikupas, akan tetapi venir
(lembaran tipis bahan kayu lapis) yang dihasilkan cenderung menggelombang.
Pengeringan alami harus dilakukan dengan hati-hati dan dalam waktu lama; pengeringan
papan setebal 3 cm (dari kadar air 39% hingga 15%) membutuhkan waktu sekitar 63 hari.