Anda di halaman 1dari 2

47

BAB III
KESIMPULAN
Sirosis merupakan suatu keadaan patologis yang menggambarkan stadium akhir fibrosis
hepatik yang berlangsung progresif yang ditandai dengan distorsi dari arsitektur hepar dan
pembentukan nodulus regenerative. Sirosis hati disebabkan oleh berbagai etiologi yang tersering
yaitu hepatitis. Terdapat 2 stadium pada sirosis hati stadium kompensata dan dekompensata.
Ultrasonografi yang dikombinasikan dengan color flow Doppler, merupakan alat yang
paling baik untuk evaluasi pasien sirosis. USG adalah alat skrining yang sangat baik karena
pemeriksaannya yang cepat dan relatif murah dan tidak melibatkan radiasi . Dengan penggunaan
teknik warna Doppler, kelainan pembuluh darah hati termasuk trombosis vena dan temuan
hipertensi portal dapat diidentifikasi. Temuan yang paling penting pada sirosis adalah iregularitas
permukaan hati. Ekogenisitas dari parenkim hati dipengaruhi oleh adanya fibrosis dan
regenerasi. Kekasaran dan peningkatan heterogenisitas eko hati dapat menggambarkan adanya
fibrosis dan regenerasi pada sirosis.
Sedangkan pada pencitraan menggunakan CT-Scan dan MRI hipertrofi lobus kaudatus
merupakan karakteristik morfologi pada sirosis hati. Rasio melintang, lebar lobus kaudatus ke
lobus kanan lebih besar dari atau sama 0.65 merupakan indikator positif untuk diagnosis sirosis
dengan tingkat akurasi yang tinggi. Primary sclerosing cholangitis dan primary biliary cirrhosis
memiliki beberapa fitur khas dibandingkan dengan jenis lain sirosis. Dalam primary sclerosing
cholangitis menandakan stadium akhir sirosis, hampir semua pasien yang diamati terdapat
pembesaran pseudotumoral dari lobus caudatus, bersama dengan atrofi segmen hati perifer.
Beberapa striktur tidak teratur seiring dengan intra dan ekstrahepatik saluran empedu juga

48

diamati. PBC merupakan tanda-tanda awal dari hipertensi portal,"Fibrosis lacelike," nodul
regeneratif, dan limfadenopati. Tahap akhir primary biliary cirrhosis memberikan morfologis
perubahan ukuran hati yang menyusut, firbrosis, yang dibedakan dari etiologi lainnya.