Anda di halaman 1dari 13

BAB II

PEMBAHASAN
A. Pengertian Komputer Sebagai Media Pembelajaran
1. Pengertian Komputer
Definisi dari komputer diartikan berbeda-beda oleh beberapa orang, namun pada intinya
apa yang mereka ungkapkan benar dan semua ada dalam computer itu sendiri. Beberapa definisi
dari computer antara lain : 1) Komputer berasal dari bahasa latin computare yang mengandung
arti menghitung. 2) Menurut Hamacher (dalam Computer Organization), komputer adalah mesin
penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudian
memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output
berupa informasi. 3) Menurut Blissmer (dalam Computer Annual), komputer adalah suatu alat
elektonik yang mampu melakukan beberapa tugas : menerima input, memproses input tadi
sesuai dengan programnya, menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan. 4)
computer adalah mesin yang dirancang khusus untukmemanipulasi informasi yang diberi kode,
mesin elektronik yang otomatis melakukan pekerjaan dan perhitungan sederhana dan rumit (Prof.
H. Azhar Arsyad, M.A :53) 5) Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI, 2003) mengartikan
komputer sebagai alat elektronik otomatis yang dapat menghitung atau mengolah data secara
cermat menurut yang diinstruksikan, dan memberikan hasil pengolahan, serta dapat menjalankan
sistem multimedia (film, musik, televisi, faksimile, dsb), biasanya terdiri atas unit pemasukan,
unit pengeluaran, unit penyimpanan, serta unit pengontrolan.
Dari beberapa definisi tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa komputer adalah suatu
perangkat elektronik yang terdiri dari software (perangkat lunak) dan hardware (perangkat keras)
yang digunakan khususnya dalam pengolahan data dan membantu dalam aktifitas-aktifitas lain
dalam menyalurkan kreativitas tiap individu dengan menggunaan teknologi tersebut. Dalam
satu unit computer terdapat beberapa komponen penting yang dapat kita lihat dengan mata
telanjang diantaranya : input yang terdapat di computer (misalnya input audio,video, LCD,
keyboard), prosesor (CPU: bagian pemrosesan data input), memori untuk penyimpanan data
baik, dan output (misalnya layar monitor, printer). Bagian-bagian tersebut dapat dimanfaatkan
dalam proses pembelajaran seperti pemasangan LCD, DVD, ataupun mik.
Komputer sebagai teknologi canggih memiliki banyak manfaat dan kegunanan dalam
pemanfaatanya khususnya dalam bidang pendidikan. Di mana fungsi dari komputer dapat

dikembangkan dan digunakan dalam berbagai hal. Seperti tadi yang telah disampaikan bahwa
computer memiliki beberapa input yang dapat dimanfaatkan antara lain penggunaan komputer
sabagai pemutar video ataupun audio, sumber informasi jika terkoneksi dengan internet ,
penyampaian informasi dengan LCD, dan berbagai aplikasi yang dapat diterapkan dalam
komputer untuk pembelajaran yang efektif dan aktif.
Dalam penggunaan komputer diperlukan perangkat-perangkat lain yang mendukung
komputer dalam melakukan kinerjanya misalnya dengan sebuah headphone kita dapat
komunikasi atau mendengarkan lagu ataupun pemasangan modem agar terkoneksi dengan
internet. Dalam kinerjanya, komputer yang telah terkoneksi dengan internet, sangat mendukung
kegiatan pembelajaran interaktif , banyak hal positif yang dapat dilakukan siswa dalam
pembelajaran antara lain mencari sumber materi lain, dapat berinteraksi dengan guru melalui email atau chatting, dapat berkarya dan menyalurkan bakatnya melalui blog/web. Yang dimaksud
internet adalah singkatan dari Interconnected Network, artinya kerja jaringan yang saling
berhubungan. Ada juga yang mengatakan bahwa internet merupakan singkatan dari International
Network, artinya kerja jaringan secara internasional/antar bangsa. Secara umum Internet adalah
sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan berbagai mesin komputer dan jaringanjaringan komputer di seluruh dunia, yang pengaturannya dilakukan oleh satu komputer induk.
Hubungan dari berjuta-juta jaringan komputer di dunia dan jangkauanya sangat luas serta
bersifat bebas terhadap penggunanya itulah internet. Dimana setiap orang dapat mengakses
informasi dimanapun dan kapan pun serta sebagai alat komunikasi jarak jauh.
Sebagai teknologi canggih komputer dapat dimanfaatkan guru untuk meningkatkan
komunikasi dan pembentukan pengetahuan yang lebih luas dimana fungsi dan kreativitas serta
semangat guru sangat mendukung terhadap peningkatan penggunaan teknologi computer dalam
pembelajaran.
2. Komputer Sebagai Media Pembelajaran
Proses pembelajaran merupakan proses yang sangat penting dalam pembelajaran. Dimana
semua komponen dalam pembelajaran berperan aktif dalam mencapai tujuan dari pembelajaran.
Guru sebagai komponen penting dalam proses pembelajaran diharapkan mampu memilih dan
menggunakan media yang efektif dalam pembelajaran sehingga penyampaian informasi serta
pembentukan pengetahuan siswa dapat tercapai dengan baik. Yang dimaksud dengan media
pembelajaran adalah semua perangkat yang digunakan oleh pendidik sebagai perantara terhadap
informasi atau pesan yang akan disampaikan kepada komunikan/siswa dalam rangka pencapaian
maksud dan tujuan dari pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan minat dan menumbuhkan

daya rangsang siswa untuk terus belajar dan membentuk pengetahuan dalam diri mereka.
Berbagai media pembelajaran telah banyak bermunculan, dan pemakaian dari media tersebut
dapat efektif dan maksimal dalam penggunaanya jika guru benar-benar memahami dan ahli serta
kreatif dalam memberi inovasi terhadap media yang digunakan.
Adanya media dalam pembelajaran sesungguhnya untuk merangsang kegiatan belajar,
dan peningkatan minat siswa dalam belajar. Media digunakan dalam pembelajaran, karena di
dalamnya mengandung beberapa nilai praktis, dimana seorang guru sangat terbantu dengannya.
Nilai-nilai praktis tersebut berupa kemampuan untuk: (1) membuat konsep yang abstrak menjadi
konkret, misalnya peredaran darah atau pencernaan makanan manusia; (2) membawa obyek yang
sukar didapat atau berbahaya ke dalam lingkungan belajar, seperti binatang buas atau jenis
tumbuhan ganja; (3) menampilkan obyek yang terlalu besar ke dalam kelas, seperti kabah,
candi, gunung, pasar, dan sejenisnya; (4) menampilkan obyek yang tidak dapat dilihat oleh mata
telanjang, seperti bakteri, virus dan sejenisnya; (5) memungkinkan siswa mampu berinteraksi
dengan lingkungan.
Media pembelajaran memberi ruang kepada siswa untuk dapat lebih memahami suatu
makna yang disampaikan, mengenali lebih jauh masalah atau topic yang dibahas, sebagai media
yang mempermudah belajar siswa, dan meningkatkan rasa ingin tahu siswa, memperkenalkan
siswa terhadap perkembangan teknologi serta membantu guru dalam proses pembelajaran yang
lebih cepat dan efektif.
Komputer sebagai media pembelajaran memiliki arti penting dalam penyampaian
informasi dan komunikasi dengan siswa. Dimana guru dapat menggunakan komputer sebagai
alat komunikasi dengan siswa jika telah terkoneksi dengan internet, sumber bahan, diskusi dilain
tempat, presentasi, praktek, dan pembelajaran langsung dalam dunia warna, teks, gambar, grafik,
tabel dan interaksi aktif melalui prakteknya, dan seterusnnya. Sehingga dalam penggunaanya
komputer memberi ruang bagi siswa dengan guru untuk saling berinteraksi dalam pembentukan
pengetahuan dan pemunculan ide-ide baru.
Komputer merupakan salah satu media yang dapat mentranformasi berbagai simbol
dalam informasi dari bentuk yang satu ke bentuk lainnya. Siswa dapat mengetik teks, dan
komputer yang canggih dapat mentranformasikannya ke dalam bentuk lain, misalnya gambar
bahkan suara. Satu sistem operasi komputer disamping terdiri dari hardware dan software, harus
ada brainware. Hardware (Perangkat Keras) yaitu peralatan yang secara fisik terlihat dan bisa
dijamah, contohnya CPU, Mouse, Keyboard, Monitor. Software (Perangkat Lunak) yaitu program

di dalam sistem komputer, yang berisi instruksi/perintah untuk melakukan pengolahan data,
contohnya Window, L:inux, Opensource, Excel, Word, Powerpoint, Internet Explorer, dan lainlain. Brainware (Perangkat Otak) yaitu manusia yang mengoperasikan dan mengendalikan
sistem komputer.
Jadi komputer sebagai media atau teknologi canggih tidak akan berfungsi atau berguna
jika brainware tidak dapat menjalankanya ataupun tidak memahami bagaimana penggunaan dari
teknologi tersebut. Media pembelajaran yang memerlukan keahlian dari guru, agar penggunaan
dari teknologi dapat dilakukan secara optimal dalam pembelajaranya diruang kelas. Interaksi
guru dengan siswa lebih tinggi dan pengetahuan terbentuk secara berkesinambungan terhadap
apa yang selalu siswa temui dalam perkembangan pengetahuan. Di mana penggunaan media
komputer sebagai pendukung dalam kegiatan pembelajaran sebagai media perantara, komunikasi
dan sumber pengetahuan.
Sebagai media pembelajaran, computer diharapkan dapat meningkatkan interaksi belajar
siswa dengan guru, dengan pemanfaatan yang optimal terhadap keberadaanya antara lain :
1. Penggunaan computer dalam kegiatan belajar mengajar yang digunakan guru untuk
menyampaikan materi dengan presentasi didepan kelas dengan desain power point yang menarik
dan disertai dengan sessi tanya jawab. Itu akan memberi sedikit inovasi dalam penyampaian
materi sehingga menigkatkan minat belajar siswa dan tidak membosankan.
2. Penggunaan komputer dalam diskusi kelas, dimana semua computer telah terkoneksi dengan
internet baik melalui sebuah group maupun menggunakan aplikasi lain. Dan guru memantau
3.

diskusi siswa serta menanggapi hal-hal yang dianggap kurang benar.


Siswa secara aktif membuat kretivitasnya masing-masing melalui teknologi computer.
Kreativitas yang dimaksud misalnya pembuatan pemandangan yang bagus atau gambar-gambar
yang menarik melalui computer, karya tulis melalui computer untuk dishare kan ke web (jika

4.

telah terkoneksi dengan internet.


Menjadikan computer sebagai sumber bahan lain selain buku dalam pencarian bahan dimana

computer disini telah terkoneksi dengan internet.


5. Penggunaan bagian-bagian atau komponen-komponen dalam computer untuk menunjang proses
pembelajaran. Misalnya pemanfaatan suara, gambar, dan video dalam pembelajaran.
B. Penggunaan Komputer dalam Pembelajaran
Dalam dunia pendidikan saat ini penggunaan komputer sudah marak digunakan,
khususnya dalam perguruan tinggi. Dalam perkembanganya komputer memiliki banyak
pengaruh terhadap pengetahuan dan informasi yang dibutuhkan banyak orang. Pada awalnya

komputer dimanfaatkan di sekolah sebagai penunjang kelancaran pekerjaan bidang administrasi


dengan memanfaatkan software Microsoft word, excel dan access. Dengan masuknya materi
Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kurikulum baru, maka peranan komputer sebagai
salah satu komponen utama dalam TIK mempunyai posisi yang sangat penting sebagai salah satu
media pembelajaran. Kutipan dari Kurikulum untuk Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan
Komunikasi
Jadi dalam pemanfaatanya, komputer saat ini belum dikatakan memberi dampak besar
terhadap proses pembelajaran, karena penggunaan atau pemanfaatan dari teknologi tersebut
belum maksimal. Dimana komputer belum memiliki ruang khusus dalam proses belajar, yaitu
adanya penggunakaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari atau menjadikanya makanan
sehari-hari untuk tujuan membangun pengetahuan yang selalu berkembang dan berubah.
Pemanfaatan komputer untuk pendidikan dikenal dengan pembalajaran berbantuan
komputer (CAI) yang dikembangkan dalam beberapa format pembelajaran, antara lain drill and
practice, tutorial, simaulasi, permainan dan discovery. Komputer juga telah digunakan untuk
mengadministrasikan tes dan pengelolaan administrasi sekolah.
Dalam pemanfaatan komputer saat ini telah berkembang meliputi pengelolaan tes melalui
komputer selain itu dapat dilihat pula komputer dijadikan sebagai media untuk menampilkan
nilai-nilai ujian siswa melalui komputer yang telah terkoneksi dengan internet, penggunaan
komputer dalam penyaluran pendapat serta berbagi pemikiran antar individu. Perkembangan
pemanfaatan komputer tersebut belum begitu luas, dimana masih banyak lembaga-lembaga
pendidikan dan guru-guru yang tidak memaksimalkan penggunaan dari teknologi tersebut. Hal
itu terjadi karena kemalasan dan ketidakpahaman individu terhadap teknologi ataupun media
yang berada disekelilingnya.
Oleh karena itu guru yang professional harus dapat memanfaatkan semaksimal mungkin
teknologi yang ada serta pemikiran bahwa setiap ilmu pengethuan selalu berkembang dan
berubah sehingga guru pun harus menyesuaikan diri serta memperhatikan benar segala potensi
yang dapat dikembangkan dan ditingkatkan biak dalam bentuk potensi siswa maupun bendabenda mati yang ada disekelilingnya (komputer misalnya). Pembelajaran dengan Komputer
membantu siswa untuk dapat mengembangkan pengetahuanya dan memberi ruang pada siswa
untuk dapat berinteraksi aktif dalam menanggapi permasalahan melalui media komputer.
Dalam penggunaanya komputer memiliki banyak manfaat, sehingga teknologi tersebut
menjadi sangat penting dan dibutuhkan oleh semua bidang pekerjaan tak terkecuali dalam bidang
pendidikan. Penerapan komputer dalam pendidikan membantu guru dalam penyampaian materi

melalui berbagai inovasi yang dapat dibuat dan dikembangkan guru sehingga pesan tersebut
lebih menarik dan disukai siswanya. Namun dalam pemakaianya belum banyak guru yang secara
optimal menggunakan semua fungsi dari komputer, antara lain : diskusi melalui media komputer
yang telah online, mencari bahan dari komputer yang tersambung internet, memberi
pembelajaran mengenai pengeditan gambar dan teks, penyuntingan video dan masih banyak
aplikasi dalam computer yang dapat ditingkatkan guru dalam pembelajaranya untuk lebih
mengaktifkan siswa.
Dengan makin berkembangnya kemampuan komputer (misalnya dalam menampilkan
gambar), perangkat lunak latihan soal dirasakan tidak memanfaatkan kemampuan sesungguhnya
yang ada pada komputer. Keadaan bertambah runcing dengan perkembangan pengetahuan di
bidang kognitif, seperti munculnya teori-teori tentang human information processing. Akibatnya
para ahli dibidang komputer dan kognitif melihat bahwa komputer untuk pendidikan dapat
berfungsi lebih dari sekedar alat mempresentasikan materi pelajaran. Komputer harus dapat
meningkatkan cara berfikir seseorang. Hal ini dapat dicapai misalnya dengan bantuan bidang AI
(artificial intelligence). "peningkatan cara berfikir" ini dirasakan penting karena perkembangan
teknologi yang sangat pesat mengharuskan seseorang untuk mempunyai ketrampilan belajar
(cara berfikir) yang tinggi. Dengan kata lain, proses belajar merupakan proses pembentukan
pengetahuan bukan proses menghafal pengetahuan. Jadi kita dapat menggunakan pengetahuan
yang telah kita miliki untuk membangun pengetahuan yang baru.
Jadi di sini penggunaan teknologi komputer dalam pembelajaran belum dijalankan secara
optimal dalam prakteknya. Guru sebagai kompononen pembelajaran memiliki peranan penting
dalam proses pendidikan, dimana strategi, metode dan semangat pendidik serta kemampuannya
melihat karakter dari anak didiknya masing-masing menjadi suatu jalan dalam memperbaiki
semua system yang kurang efektif dalam penggunaanya. Sehingga pembelajaran dapat
berlangsung dengan pemanfaatan optimal dari suatu penggunaan teknologi maupun alat bantu
pendidikan yang lain. Penempatan siswa sebagai pusat dari pembelajaran adalah kunci terpenting
bagi guru untuk dapat berinteraksi aktif. Bukan hanya guru yang aktiv didepan kelas untuk
menjelaskan materi, tapi guru melibatkan siswa dalam pembentukan pengetahuan melalui
interaksinya dengan memanfaatkan berbagai teknologi yang ada untuk meningkatkan interaksi
keduanya dalam pembelajaran dan mengembangkan pengetahuan bersama.
Memang dalam penggunaan komputer tidak semua lembaga pendidikan telah mampu
mengadakan keberadaan dari komputer, dalam buku Paul G. Geisert dan Mynga K. Futrell yang

berjudul Teachers, Computers, and Curriculum disebutkan penggunaan komputer didalam


kelas secara umum : a) satu komputer digunakan disemua tempat, b) satu kelas satu komputer, c)
komputer server untuk satu kelas, dan d) lab komputer untuk satu kelas. Dimana dapat dilihat
keefektifan dari penggunaan komputer disetiap tempat, banyaknya computer yang disediakan
tidak sesuai dengan banyaknya individu yang menggunakan. Sehingga penggunaan dari
komputer tidak dapat lebih dikhususkan dan dikembangkan, jika teknologi dan fasilitas di
lembaga pendidikan belum memadai. Jadi pembelajaran berbantuan komputer dapat diterapkan
dengan menyesuaikan lingkungan pendidikanya, seperti apakah pendidik ataupun sekolah
mampu menyediakan komputer dalam pembelajaran, apakah tenaga pengajar memahami dan
mampu memanfaatkan teknologi secara maksimal dan apakah kemampuan siswa mampu
memahami atau cocok ataupun menerima ilmu komputer serta aksesibilitas/ jangkauan sinyal
akses.
C. Peran Komputer dalam Meningkatkan Interaksi Siswa dengan Guru
Seperti apa yang telah dikatakan sebelumnya bahwa proses pembelajaran merupakan
bagian terpenting dalam pembelajaran. Hal tersebut seharusnya menjadi pusat perhatian bagi
guru untuk dapat memanfaatkan atau menggunakan kesempatan atau waktu tersebut untuk dapat
memaksimalkan apa yang dapat guru lakukan dalam penyampaian materi dan penggunaan
seoptimal mungkin teknologi yang ada.
Komputer sebagai salah satu teknologi mutakhir yang sedang berkembang saat ini baik
dalam kehidupan pendidikan maupun kehidupan profesi lainnya, merupakan salah satu buah
hasil dari perkembangan ilmu pengetahuan seorang individu yang mampu menghasilkan suatu
produk yang bermanfaat di dunia. Perkembangan dan peningkatan kecerdasan serta kecepatan
berfikir tiap individu didukung oleh suatu proses pembelajaran yang bermakna dimana setiap
individu mampu memberikan makna yang tertanam kuat dalam pemikiranya dan pemahaman
yang mendalam terhadap suatu masalah.
Secara umum pembelajaran berbasis komputer dapat dimasukan dalam dua kategori,
yaitu komputer mandiri dan komputer dalam jaringan.perbedaan terletak pada aspek
interaktifitas, dalam komputer mandiri interaktiviitas siswa terbatas dengan materi ajar yang ada
dalam program pembelajaran. Pada pembelajaran dengan komputer dalam jaringan, interaktivitas
peserta ajar menjadi lebih banyak alternatifnya. Pada proses pembelajaran dengan computer
dalam jaringan dikenaldua jenis fungsi komputer, yaitu komputer server (untuk melayani

interaksi, seperti website server, e-mail server) dan komputer klien (dilengkapi dengan browser,
misalnya Netscape atau internet explorer) . Interaksi peserta ajar dengan tenaga pengajar
dilakukan melalui kedua jenis computer tersebut.( Drs. H. Isajoni, dkk. :19)
Pembelajaran berbantuan computer yang terhubung internet dapat lebih mengaktifkan
siswa, sehingga pembelajaran dengan komputer tidak hanya untuk mempraktekan materi ajar
yang berhubungan dengan computer. Siswa dapat berdiskusi melalui computer yang telah
terkoneksi dengan internet dimana pun dan kapan pun, dan pembelajaran jarak jauh pun dapat
dilakukan antara siswa dengan guru, guru dapat melayani aktivitas diskusi atau tanya jawab
dengan siswa melalui fasilitas dari internet seperti website, e-mail, mailing list, dan chat.
Penggunaan komputer dalam pembelajaran memberi kemudahan dan daya tarik tersendiri
dalam pembelajaran, sehingga apa yang dipelajari dapat menjadi lebih menarik dan tidak
membosankan

serta

penggunaan

komputer

merupakan

salah

satu

alternatif

dalam

memperkenalkan kemajuan teknologi sekarang. Peran komputer dalam meningkatkan interaksi


siswa dengan guru antara lain :
1. Komputer sebagai media pembelajaran aktif siswa dan guru. Dimana keduanya belajar melalui
komputer dan dapat mendalami manfaat dari komputer itu sendiri sehingga dapat meningkatkan
2.

aktifitas pembelajaran dan mengoptimalkan penggunaan dari teknologi komputer.


Komputer sebagai media komunikasi siswa dengan guru. Dimana komputer telah terkoneksi
dengan internet, sehingga diskusi dan tanya jawab terhadap topik masalah dapat ditanyakan
dalam kelas sewaktu diskusi berlangsung sehingga mempersingkat waktu dan tanya jawab pun

dapat dilakukan diluar kegiatan belajar/ luar kelas.


3. Komputer sebagai sumber pengetahuan lain. Selama ini siswa hanya memperoleh pengetahuan
melalui apa yang disampaikan guru dan guru memperoleh pengetahuan melalui buku, namun
sekarang guru dan siswa dapat memperoleh bahan lain melalui komputer yang telah terkoneksi
4.

dengan internet.
Pembelajaran saat ini telah berkembang hanya karena komputer yang telah terhubung dengan
internet. Dimana siswa memiliki peran aktif dalam pengembangan dan pembentukan
pengetahuan karena pembelajaran dapat dilakukan secara mandiri melalui komunikasi di dunia

5.

maya seperti e-learning.


Siswa dapat menyalurkan dan mengembangkan kreatifitas dan ide-ide barunya melalui dunia
blog dan aplikasi lain yang dapat dimanfaatkan guru dalam peningkatan motivasi dan belajar

siswa untuk terus berkarya.


6. Guru bersama siswa dapat saling memberi dan membentuk pengetahuan baru terhadap sumbersumber bahan materi lain yang mereka dapat.

7. Adanya pertukaran pendapat dan komunikasi dengan narasumber lain dalam interaksi di dunia
maya sehingga pengetahuan yang terbentuk lebih luas.
8. Komputer sebagai ajang untuk mempertontonkan kreatifitas tiap individu. Sehingga bakat dan
kemampuan tiap individu dapat dikembangkan dan pendidik dapat melihat karakter tiap individu
melalui karyanya, sehingga guru dapat mengidentifikasi potensi dan kemampuan yang mungkin
dpat dikembangkan.
D. Dampak Positif dan Negatif dari Penggunaan Komputer dalam Pembelajaran.
Pembelajaran yang berbasis komputer memiliki banyak manfaat dalam penerapanya,
namun karena perkembangan teknologi dan pemikiran manusia, maka dalam penggunaanya saat
ini komputer pun banyak disalah gunakan oleh manusia terutama untuk jaringan komputer yang
terkoneksi dengan internet, dimana setiap individu bebas melakukan apapun terhadap informasi
yang ingin mereka peroleh. Berikut dikemukakan beberapa kekuatan dan keterbatasan
komputer yang digunakan untuk tujuan-tujuan pendidikan, beberapa keterbatasanya yaitu : a)
komputer dapat mengakomodasi siswa yang lamban menerima pelajaran, karena ia dapat
memberikan iklim yang lebih bersifat afektif dengan cara yang lebih individual, tidak pernah
lupa, tidak pernah bosan, sangat sabar dalam menjalankan instruksi seperti yang diinginkan
program yang digunakan, b) komputer dapat merangsang siswa untuk mengerjakan latihan,
melakukan kegiatan laboratorium atau simulasi karena tersedianya animasi grafik, warna, dan
music yang dapat menambah realism, c) kendali berada ditangan siswa sehingga tingkat
kecepatan belajar siswa dapat disesuaikan dengan tingkat penguasaanya, dengan kata lain
komputer dapat berinteraksi dengan siswa secara perorangan misalnya dengan bertanya dan
menilai jawaban, d) kemampuan merekam aktifitas siswa selama menggunakan suatu program
pembelajaran memberi kesempatan lebih baik untuk pembelajaran secara perorangan dan
perkembangan setiap siswa selalu dapat dipantau, e) dapat berhubungan dengan, dan
mengendalikan peralatan lain seperti compact disc, video tape, dan lain-lain dengan program
pengendali dari komputer. Sedangkan keterbatasanya yaitu : a) meskipun harga perangkat keras
komputer cenderung semakin menurun/murah, pengembangan perangkat lunaknya relatif mahal,
b) penggunaan komputer diperlukan pengetahuan dan ketrampilan khusus tentang komputer, c)
keragaman model komputer (hardware) sering menyebabkan program (software) yang tersedia
untuk satu model tidak cocok (kompatibel) dengan model lain, d) program yang tersedia saat ini

belum memperhitungkan kreativitas siswa, sehingga hal tersebut tentu tidak akan dapat
mengembangkan kreativitas siswa, e) komputer hanya efektif bila digunakan satu orangatau
beberapa orang dalam kelompok kecil. (Prof. Dr. Azhar Arsyad, M.A.: 54-56)
Dapat dilihat bahwa dampak dari penggunaan komputer dalam pembelajaran dapat
mempengaruhi beberapa aspek bidang dalam pendidikan. Penggunakan komputer dalam
pembelajaran

dapat dilihat dampaknya

setelah seorang individu menggunakan dan

memanfaatkan teknologi tersebut, beberapa dampak positif dan negatif dari penggunaan
1)
a.
1.
2.

komputer dalam pembelajaran, yaitu :


Dampak positif
Peserta didik
Merangsang minat dan daya tarik siswa untuk terus belajar
Memberi ruang bagi siswa untuk turut berpartisipasi aktif dalam interaksi melalui diskusi dan

3.

tanya jawab dengan jaringan komputer yang terkoneksi dengan internet


Sebagai media untuk mempertontonkan kreativitas dan menampilkan bakat mereka melalui

penciptaan karya. Untuk mereka yang merasa malu menampilkanya dimasyarakat ataupun tidak.
4. Mengembangkan pengetahuan siswa terhadap munculnya sumber bahan lain yang dapat
5.

meningkatkan pengetahuan dan pengenalan teknologi-teknologi canggih kepada mereka.


Pemikiran lebih maju dan kritis dengan adanya pengetahuan yang selalu berkembang dan

berubah
b. Pendidik
1. Komputer membantu pendidik dalam komunikasi dan penyampaian materi yang tidak
terjangkau (tidak dapat dijelaskan melalui kata-kata).
2. Pembelajaran lebih efektif dan efisien ( pembelajaran dapat direncanakan tepat waktu dan jelas
pencapaianya).
3. Pendidik dapat membentuk dan membangun pengetahuan bersama dengan siswa. Dimana
keduanya berdiskusi dan menghasilkan pemikiran-pemikiran baru serta pencarian sumber bahan
materi lain.
c. Bahan ajar
1. Bahan ajar tidak hanya berasal dari satu sumber saja. Dimana siswa dapat mencari informasi
melalui media lain selain buku dan guru yaitu melalui internet
d. Pengetahuan
1. Pengetahuan yang dibangun atau dibentuk selalu berkembang dan berubah
2. Tidak hanya menerima pengetahuan mengenai apa yang sedang dipelajari dan dicari, namun
secara tidak sadar penggunaan teknologi telah membuat siswa tahu dan mengerti manfaat dan
2)
a.

penggunaan dari teknologi.


Dampak Negatif
Peserta didik

Adanya ketidakmampuan peserta didik dalam menerima pemahaman atau pengetahuan


komputer, sehingga mereka tertinggal yang tertinggal semakin tertinggal dan yang mengerti
semakin mengerti.
b. Pendidik
Siswa lebih aktif menggunakan computer, sehingga jika sewaktu-waktu keberadaan
computer hilang, maka kemungkinan siswa menjadi malas untuk belajar. Dan mereka telah
berpikiran bahwa pembelajaran nantinya pasti membosankan.
c.

Pengetahuan
Sumber

bahan

pengetahuan

terlalu

luas

sehingga

dapat

membingungkan.

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa :
Komputer sebagai media pembelajaran memberi ruang kepada siswa untuk lebih
interaktif dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran, seperti pemanfaatan komputer
sebagai media diskusi aktif antara siswa dengan guru dan siswa dengan siswa melalui jaringan
komputer yang terhubung dengan internet, media untuk mengemukakan pendapat diantara tiap
individu dan menciptakan kreatifitas-kreatifitas siswa melalui pemanfaatan secara optimal
terhadap software/ program dalam komputer. Dalam pemanfaatanya, penggunaan komputer
harus dibatasi untuk hal-hal yang positif dan penting serta yang menunjang pendidikan untuk
menghindari adanya individu yan konsumtif atau tergantung terhadap pemakaian computer.
Peran guru sangat penting dalam pemahamanya serta keahlianya dalam memanfaatkan computer,
sehingga guru perlu memperhatikan betul penggunaanya serta memaksimalkan penggunaan
positif dari media dengan memperhatikan karakteristik siswanya.

B. Saran
1. Pemahaman pendidik atau guru terhadap teknologi dan media yang berkembang saat ini perlu
2.

ditingkatkan, sehingga dalam pemanfaatan dan penggunaanya dapat dilakukan secara maksimal
Pemerintah perlu menyamaratakan pendidikan rakyat Indonesia dan membantu lembagalembaga pendidikan yang kurang sehingga kekurangan-kekurangan mereka seperti sarana dan
prasarana yang tidak memadai dan ketidaktersediaan teknologi dapat teratasi dan diperoleh

3.

pencapaian kompetensi yang sama dan sesuai dengan apa yang diinginkan.
Perlu adanya pemahaman dan memperkenalkan perkembangan teknologi dan pengetahuan

kepada siswa sehingga pemikiran mereka tidak terus tertinggal.


4. Keterbatasan biaya pada lembaga pendidikan yang merupakan salah satu penyebab
ketidakmampuan lembaga sekolah dalam meningkatkan pengetahuan dan kualitas pendidikan