Anda di halaman 1dari 1

Rumah Toraja Modern

Arsitek | Fariz R. Putra


Pemilik | Bapak Fernandus
Lokasi | Toraja, Sulawesi Selatan
Konsep tropis hunian pribadi yang akan dikembangkan menjadi homestay di tanah Toraja
menjadi pilihan tepat untuk merespon lingkungan sekitar lokasi bangunan berada. Bentuk fasad
bangunan yang tetap mempertahankan nilai-nilai kebudayaan setempat menjadi daya tarik
tersendiri. Aplikasi bentuk atap rumah tradisional Toraja pada pintu masuk utama rumah
menegaskan identitas pemilik. Perpaduan elemen batu alam berwarna coklat muda semakin
menguatkan kesan natural dari bangunan rumah tinggal sekaligus homestay tersebut.
Desain hunian ini memberikan gambaran bahwa sesungguhnya budaya yang dimiliki Indonesia
tidak akan luntur apabila kita sebagai pemiliknya dapat melestarikan dan mempertahankan nilainilai di dalamnya. Salah satu contoh kecil seperti pada bentuk bangunan ini, yang
mengkombinasikan modern dengan tradisional sehingga terdapat suatu keseimbangan yang
cantik. Karena pada dasarnya secara arsitektural Indonesia sangat maju sejak dulu, hal ini
terbukti dengan beragamnya bentuk rumah tradisional di Indonesia. Sistem konstruksi dan
material yang digunakan sangat memperhitungkan kondisi alam di mana rumah akan didirikan.
Kenapa harus tersusun seperti itu? Kenapa harus menggunakan bahan bangunan seperti ini? Apa
dasar penataan ruang yang sedemikian rupa? Semua pertanyaan yang bersifat filosofis maupun
teknis sudah dipikirkan oleh nenek moyang kita.
Tidak ada salahnya kita mengikuti perkembangan teknologi yang semakin maju, akan tetapi ada
baiknya jika kita bisa mengeksplor lebih jauh tentang kekayaan budaya Indonesia.