Anda di halaman 1dari 15

SATUAN ACARA PENYULUHAN

PENTINGNYA 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN


PRE DIETETIC INTERNSHIP GIZI FKUB RSUD SIDOARJO 2016
A. Latar Belakang
Dewasa ini Indonesia masih mengalami masalah gizi ganda, masalah
gizi kurang dan gizi lebih. Status gizi kurang dapat dilihat berdasarkan
prevalensi stunting/pendek, berat badan kurus/sangat kurus, dan
underweight. Pada tahun 2013, prevalensi stunting pada balita mencapai
37,2 persen, sedangkan prevalensi balita kurus mencapai 12,1 persen dan
underweight 19,6 persen. Masalah gizi kurang yang tidak segera ditangani
dapat meningkatkan angka kematian bayi. Angka Kematian Neonatal
(AKN) hidup pada tahun 2010 19 per 1.000 kelahiran. AKN ini berkontribusi
pada 59,4 persen kematian bayi (SDKI 2012 sebagaimana dikutip dari
Buku II RPJMN ke III 2015-2019).
Disisi lain, prevalensi masalah gizi lebih juga meningkat tajam dan
mengkhawatirkan terutama pada perempuan. Gizi lebih (overweight)
meningkat lebih dari dua kali dari 2007 hingga 2013 dari 14,8 persen
menjadi 32,9 persen pada kelompok perempuan dewasa dan dari 18,8
persen menjadi 26,6 persen pada laki-laki dewasa. Sedangkan pada anak
balita, gizi lebih menurun dari 12,2 menjadi 11,9 persen selama periode
2010-2013 (Riskesdas). Menurut RPJMN ke III peningkatan gizi lebih
berkorelasi dengan meningkatnya faktor resiko penyakit tidak menular.
Dampak lain gizi kurang pada anak-anak adalah kegagalan tumbuh
kembang. Kegagalan tumbuh kembang anak bukan disebabkan oleh faktor
genetik saja melainkan juga karena faktor lingkungan. Faktor lingkungan
inilah yang dapat diperbaiki dengan fokus pada masa 1000 HPK melalui
pemberian nutrisi penting pada masa emas pertumbuhan. PBB telah
meluncurkan gerakan Scaling Up Nutrition (SUNMovement) pada tahun
2010 dan telah diikuti oleh 54 Negara termasuk Indonesia. Gerakan ini
diadakan sebagai upaya pemerintah untuk mewujudkan penguatan
kesadaran dan komitmen yang menjamin akses masyarakat terhadap
makanan yang bergizi. Gerakan 1000 HPK telah diperkuat melalui
terbitnya Peraturan Presiden Nomor 42 tahun 2013 tentang Gerakan
Nasional Percepatan Perbaikan Gizi. Perpres ini mengatur upaya bersama
pemerintah dan masyarakat secara terencana dan terkoordinasi untuk
percepatan perbaikan gizi masyarakat dengan prioritas pada 1000 HPK.
Untuk mendukung program 1000 HPK pemerintah, perlu dilakukan
upaya penyuluhan kepada masyarakat untuk menyebarluaskan informasi
terkait 1000 HPK. Rumah sakit terutama Ruang VK-Bersalin adalah salah
satu lokasi strategis yang dapat dijadikan sebagai tempat untuk
menyebarluaskan informasi terkait 1000 HPK untuk membantu
memperbaiki generasi Indonesia di masa yang akan datang. Dengan
berbagai pertimbangkan yang telah disebutkan kami bermaksud untuk
mengadakan kegiatan penyuluhan terkait 1000 HPK pada pasien yang
berada di Ruang VK-Bersalin RSUD Sidoarjo.
B. Tujuan
Tujuan Umum
Pasien dan keluarga pasien di ruang VK-Bersalin RSUD Sidoarjo memahami
pentingnya gizi pada masa 1000 hari pertama kehidupan
Tujuan Khusus

C.
D.
E.

F.
G.
H.

Setelah diadakan edukasi, pasien dan keluarga pasien di ruang VKBersalin RSUD Sidoarjo diharapkan mengetahui tentang:
- Definisi 1000 hari pertama kehidupan
- Zat gizi yang penting pada masa kehamilan
- Pentingnya ASI eksklusif sampai usia enam bulan
- Tahapan pemberian MP ASI dari usia 6 24 bulan
Sasaran
Pasien dan keluarga pasien di ruang VK-Bersalin RSUD Sidoarjo
Tempat
Bangsal ruang VK-Bersalin RSUD Sidoarjo
Materi
- Definisi (pengertian, batasan periode, dan pentingnya) 1000 hari
pertama kehidupan
- Zat gizi yang penting pada masa kehamilan
- Pentingnnya dan manfaat ASI eksklusif sampai usia enam bulan
- Tahapan pemberian MP ASI dari usia 6 24 bulan
Media
- Leaflet
Metode
- Penyuluhan
Kegiatan
Rundown Kegiatan
Jam
Waktu
Kegiatan
(menit)
07.30
30
Persiapan kegiatan di ruang instalasi gizi
08.00
RSUD Sidoarjo
08.00
10
Persiapan kegiatan di ruang VK-Bersalin RSUD
08.10
Sidoarjo
08.10
5
Pembagian leaflet
08.15
08.15
5
Pembukaan dan perkenalan
08.20
08.20
10
Materi: Definisi 1000 Hari Pertama Kehidupan
08.30
08.30
20
Materi: Gizi pada Masa Kehamilan
08.50
08.50
10
Sesi Tanya Jawab 1
09.00
09.00
10
Materi: Pentingnya ASI Eksklusif
09.10
09.10
30
Materi: Tahapan Pemberian MP ASI
09.40
09.40
10
Sesi Tanya Jawab 2
09.50
09.50
10
Quiz
10.00

I. Evaluasi
- Jenis: Quiz
- Instrument:
Soal (terlampir)


J.

...

Hadiah bagi yang bisa menjawab

Lampiran 1
Materi: Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan
1. Definisi 1000 Hari Pertama Kehidupan
Masa 1000 hari pertama kehidupan manusia mulai dari janin sampai
berusia 2 tahun
9 bulan kehamilan : 9 x 30 hari = 270 hari
Usia 0 2 tahun
: 2 x 365 hari
= 730 hari
2. Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan
1000 Hari Pertama Kehidupan adalah masa sejak anak dalam
kandungan sampai berusia dua tahun. Fase ini disebut sebagai Periode
Emas Kehidupan karena pada masa ini terjadi pertumbuhan otak yang
sangat pesat. Masalah kurang gizi pada periode ini mengakibatkan
kerusakan atau terhambatnya pertumbuhan yang sulit atau bahkan tidak
dapat diperbaiki pada masa kehidupan selanjutnya. Kecukupan energi dan
zat gizi selama dalam kandungan akan membuat janin tumbuh dan lahir
sebagai bayi yang sehat kuat dan sempurna dalam tiap fase
perkembangan dan pertumbuhannya.
Bayi yang mendapat cukup energi dan gizi selama Periode Emas
Kehidupan, termasuk Inisiasi Menyusu Dini (IMD) langsung setelah bayi
dilahirkan, ASI Eksklusif sejak usia 0 - 6 bulan, imunisasi lengkap, dan gizi
cukup dengan makanan pendamping ASI setelah usia 6 bulan, akan
tumbuh menjadi anak yang sehat, kuat dan cerdas dan akan terus tumbuh
menjadi anak usia sekolah yang aktif, tidak sakit-sakitan, cerdas dan ceria.
Anak-anak usia sekolah yang sehat akan tumbuh menjadi remaja belia
yang penuh harapan siap menimba ilmu demi masa depan, Remaja putri
minum pil tambah darah setiap hari selama haid, dan satu kali seminggu
saat tidak haid, agar tetap sehat dan tidak pernah anemia (kurang darah).
Dengan meneruskan kebiasaan hidup sehat, makan gizi seimbang, rendah
lemak dan garam, tidak
merokok, tidak minum alkohol, tidak
menggunakan narkoba, maka para remaja ini akan tumbuh menjadi
manusia dewasa yang sehat, cerdas, produktif dan penuh vitalitas dalam
bekerja, serta siap membina keluarga bahagia. Perempuan dewasa yang
sehat sejak masa remajanya akan siap menjadi calon ibu yang sehat, kuat
dan mampu melahirkan bayi yang sehat, tumbuh sempurna, dan cerdas.
Jika kebiasaan hidup sehat terus dipertahankan, maka dengan pasti masa
lansia menjadi hari-hari penuh tawa bahagia, tetap sehat, tidak
membebani anak dan keluarga karena tidak sakit-sakitan, bebas dari
penyakit tidak menular seperti sakit jantung, diabetes, stroke, dan kanker.
Gangguan yang terjadi pada periode emas kehidupan, akan
berdampak pada kelangsungan hidup dan tumbuh kembang anak yang
bersifat permanen dan berjangka panjang serta lebih sulit untuk diperbaiki
setelah anak berusia 2 tahun. Berbagai penelitian mengungkapkan bahwa
Intervensi pada 1000 HPK akan menunjang proses tumbuh kembang
manusia sampai usia 2 tahun secara efektif. Kegagalan tumbuh kembang
pada periode 1000 HPK setidaknya akan berakibat pada fisik anak yang

tidak normal,kecerdasan anak yang rendah, daya tahan tubuh anak yang
lemah dan berakibat pada gangguan metabolik sebagai salah satu risiko
penyakit tidak menular.

Lampiran 2
Materi: Gizi pada Masa Kehamilam
1. Tahapan Pertumbuhan Janin

2. Gizi pada Masa Kehamilan


a. Energi
- Trimester 1: belum terlalu memerlukan penambahan energi. Pada
masa ini terjadi pertumbuhan organ vital seperti otak dan alat
indera. Namun seringkali pada masa ini juga terjadi komplikasi
kehamilan seperti mual dan muntah, sehingga makanan sulit untuk
masuk ke dalam tubuh. Selain itu, pada masa awal kehamilan
biasanya calon ibu tidak mengetahui sedang hamil sehingga
mengabaikan makan dan keselamatannya
- Trimester 2: penambahan kalori sebesar 300-350 kkal atau setara
dengan 200-250 gram nasi (2-2,5 centong nasi) atau setara juga
dengan menambahkan 4-5 sendok makan nasi pada setiap makan
- Trimester 3: Kal
b. Protein
Pada masa kehamilan asupan protein juga perlu dilakukan
penambahan hingga mencapai 75 gram/hari. Sumber protein dapat
diperoleh dari protein hewani dan nabati seperti ayam, daging, ikan,
telur, susu, tahu, tempe, dan kacang-kacangan
c. Zat Besi
Selama dalam kandungan janin akan mengambil cadangan zat besi
dari ibunya untuk digunakan pada 6 bulan awal kehidupannya. Selain
itu, zat besi juga diperlukan untuk cadangan saat melahirkan. Sumber
zat besi dapat diperoleh dari makanan seperti hati ayam, hati sapi, dan
bayam. Selain itu, saat ini juga telah tersedia tablet tambah darah
untuk ibu hamil
d. Folat
Zat gizi folat pada masa kehamilan diperlukan untuk sintesa jaringan
dan organ janin. Sumber folat diantaranya bayam, jeruk, dan
strawberry. Selain itu, folat juga telah tersedia daam bentuk supplemen
untuk membantu memenuhi kebutuhan folat ibu selama kehamilan
e. Kalsium

Selama proses pertumbuhan janin dalam kandungan, janin akan


mengambil cadangan kalsium dalam tulang ibu untuk pertumbuhan
tulangnya. Oleh karenanya ibu memerlukan asupan kalsium yang lebih
pada masa kehamilan untuk menggantikan kalsium yang diambil oleh
janin. Sumber kalsium diantaranya ikan, daging, dan susu

Lampiran 3
Materi: Pentingnya ASI Eksklusif
1. Definisi ASI Eksklusif
ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja kepada bayi sejak usia 0
6 bulan, tanpa penambahan apapun, air juga tidak, benar-benar
hanya ASI. Karena lambung bayi sangat kecil, dan ASI saja sudah
memenuhi seluruh kebutuhan gizi bayi secara sempurna. ASI
merupakan makanan bayi utama dan pertama bagi bayi ibu.
Kandungan yang kaya akan berbagai macam kebutuhan yang
diperlukan oleh bayi, semuanya berada dalam ASI. Sehingga jenis
makanan apapun akan sulit menandingi kualitas daripada ASI. Jangka
waktu pemberian ASI eksklusif (hanya ASI saja tanpa tambahan
apapun, air juga tidak boleh) adalah hingga mencapai usia 6 bulan .
2. Manfaat ASI Eksklusif bagi Bayi
a. ASI Ekslusif mengandung kombinasi dan jumlah gizi yang
dibutuhkan bayi secara lengkap dan sempurna
b. Bayi yang baru lahir membutuhkan tingkat lemak yang lebih tinggi
selama 6 bulan, tubuh seorang ibu akan mengetahui hal itu dan
menyesuaikannya dengan tepat sehingga membantu memulai
kehidupannya dengan baik
c. ASI mengandung antibodi dalam jumlah besar yang berasal dari
tubuh ibu, sehingga bayi memiliki kekebalan dan terhindar dari
penyakit di awal kehidupannya
d. Bayi menjadi cerdas karena ASI mengandung nutrisi yang
mendukung pertumbuhan pesat otak bayi yang sedang terjadi
diperiode emas ini
e. Hormon yang terdapat di dalam ASI menciptakan rasa kantuk dan
rasa nyaman. Hal ini dapat membantu menenangkan kolik, dan
membantu membuat bayi tertidur setelah menyusu, ini
dibutuhkannya untuk bertumbuh
f. Membantu perkembangan rahang dan merangsang pertumbuhan
gigi karena gerakan mengisap mulut bayi pada payudara sang
ibuMenyusui secara psikologis baik bagi bayi dan meningkatkan
ikatan dengan ibu. Ibu tetap bisa melakukan kegiatan sambil
menyusui. Bayi tetap mendapat manfaat dari kehangatan dan
keamanan karena meringkuk ke tubuh ibu.
3. Manfaat ASI Eksklusif bagi Ibu dan Keluarga
a. Pelepasan hormon oksitosin ketika menyusui meningkatkan
perasaan tenang, nyaman, dan cinta untuk bayi
b. Bagus untuk kesehatan. Menyusui membantu uterus kembali ke
ukuran normal lebih cepat dan mencegah perdarahan. Wanita yang
menyusui memiliki risiko lebih sedikit terkena osteoporosis dan
beberapa tipe kanker termasuk kanker payudara dan kanker
ovarium
c. ASI merupakan metode kontrasepsi yang alami

d. Ibu menjadi cantik dan ceria. Cara paling mudah untuk menurunkan
berat badan. Karena ibu menyusui membakar ekstra kalori
sebanyak 200-250 per hari. Biarkan wanita lain berkeringat di
tempat senam, semua yang perlu Anda lakukan adalah berpelukan
dengan bayi ibu
e. Ekonomis, karena menyusui itu gratis. Biaya untuk susu formula
selama
seminggu bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Dan biaya selama
setahun untuk susu formula mencapai lebih dari jutaan rupiah . Dan
lebih dari itu ibu harus membeli perlengkapan seperti dot, botol dan
peralatan sejenisnya kemudian Anda harus menjaga barang-barang
tersebut tetap bersih
f. Praktis karena ASI selalu siap tersedia. Tidak perlu mencampur susu
formula atau menunggu menghangatkan, sementara bayi menjerit
tak bisa ditenangkan. Tidak perlu khawatir kehabisan ketika tengah
malam atau khawatir tidak cukup membawa susu formula tersebut
ketika sedang berpergian
4. Jenis ASI
a. Kolostrum
Cairan kental berwarna kekuning-kuningan yang dihasilkan pada
hari pertama sampai hari ke-3. Kolostrum bisa dikatakan sebagai
"imunisasi" pertama yang diterima bayi karena banyak
mengandung protein untuk daya tubuh yang berfungsi sebagai
pembunuh kuman dalam jumlah tinggi.
b. ASI Transisi
Air susu ibu yang di produksi setelah kolostrum antara hari ke-4
sampai dengan hari ke-10. Dalam susu transisi ini terdapat
Immunoglobulin, protein dan laktosa dengan konsentrasi yang lebih
rendah dari kolostrum tetapi konsentrasi lemak dan jumlah kalori
lebih tinggi, vitamin larut lemak berkurang, vitamin larut air
meningkat. Bentuk atau warna susu lebih putih dari kolostrum.
c. Susu Matur
Air susu yang keluar setelah hari ke-10. Berwarna putih kental.
Komposisi ASI yang keluar pada isapan-isapan pertama (foremilk)
mengandung lemak dan karbohidratnya lebih banyak dibandingkan
hindmilk (ASI yang keluar pada isapan-isapan terakhir), maka
jangan terlalu cepat memindahkan bayi untuk menyusu pada
payudara yang lain, bila ASI pada payudara yang sedang diisapnya
belum habis agar bayi mendapat seluruh manfaat yang tersedia

Lampiran 4
Materi: Tahapan Pemberian MP ASI
Menginjak usia 6 bulan bayi akan mulai kehilangan cadangan zat besi dalam
tubuhnya sehingga memerlukan asupan zat besi selain dari ASI. Pada usia 6
bulan bayi mulai diperkenalkan pada makanan yang dinamakan makanan
pendamping ASI atau disingkat MP-ASI. Inilah makanan bayi kedua yang
menyertai pemberian ASI, artinya pemberian ASI sebagai makanan utama harus
terus dilanjutkan sampai usia dua tahun.
1. Tahapan Pemberian MP ASI
a. Usia 6-9 bulan:
- Teruskan beri ASI sesering mungkin. Berikan ASI dulu baru MP-ASI
- MP-ASI bubur tepung beras, pisang lumat (lihat MP-ASI yang dianjurkan)
- Setiap hari (pagi, siang, dan sore) bayi diberikan MP-ASI sebagai berikut:
Usia 6 bulan diberikan 2 kali makan masing-masing sebanyak 6 sdm
peres
Usia 7 bulan diberikan 2-3 kali makan masing-masing sebanyak 7
sdm peres
Usia 8 bulan diberikan 3 kali makan masing-masing sebanyak 8 sdm
peres
Usia 9 bulan diberikan 3 kali makan masing-masing sebanyak 9 sdm
peres
b. Usia 9 -12 bulan:
- Teruskan beri ASI sesering mungkin. Berikan ASI dulu baru MP-ASI
- MP-ASI lebih padat dan kasar seperti bubur, nasi tim, nasi lembik. Untuk
selingan: biscuit bayi dan buah.
- Setiap hari (pagi, siang, dan sore) bayi diberikan MP-ASI sebagai berikut:
Usia bayi 9 bulan diberikan 3 kali makan masing-masing sebanyak 9
sdm peres dan makanan selingan 2 kali
Usia bayi 10 bulan diberikan 3 kali makan masing-masing sebanyak
10 sdm peres dan makanan selingan 2 kali
Usia bayi 11 bulan diberikan 3 kali makan masing-masing sebanyak
11 sdm peres dan makanan selingan 2 kali
c. Usia 12-24 bulan:
Teruskan beri ASI. Berikan MP-ASI dulu baru ASI
Berikan makanan keluarga secara bertahap sesuai kemampuan anak,
jika perlu diawali dalam bentuk dicincang
Berikan makan keluarga 3 kali sehari, sebanyak 1/3 sampai porsi
dewasa, terdiri dari nasi, lauk pauk, sayur dan buah
Beri makanan selingan kaya gizi sebanyak 2 kali sehari diantara waktu
makan (pudding, kue, jus buah dll.)
Makanan keluarga harus bervariasi
2. Makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang dianjurkan
- Bubur tepung beras/beras merah yang dimasak dengan menggunakan air
atau kaldu daging atau sayuran
- Sayur-sayuran dan kacang-kacangan seperti kacang polong, kacang
merah, wortel, tomat, kentang, labu kuning, kacang hijau yang direbus
kemudian di haluskan.

- Buah-buahan yang dihaluskan seperti pepaya, pisang, apel, melon dan


alpukat
- Daging sapi pilihan yang tidak berlemak direbus dengan sedikit air,
kemudian dicincang halus dan ditambahkan ke bubur tepung
- Ikan yang tidak berduri seperti daging dari ikan kakap yang segar, ikan
gindara, atau ikan salmon, atau dengan daging ikan biasa yang telah difilllet sebelumnya
3. Makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak dianjurkan
- Hindari pemberian gula, garam, bumbu masak atau penyedap rasa pada
makanan bayi
- Makanan terlalu berlemak
- Makanan pedas atau berbumbu tajam
- Buah-buahan yang terlalu asam seperti jeruk dan sirsak
- Buah-buahan yang mengandung gas, durian, cempedak. Sayuran
mengandung gas, kol, kembang kol, lobak. Kedua makanan tersebut dapat
membuat perut bayi kembung
- Makanan yang dapat meninmbulkan alergi seperti daging ayam, ikan laut,
seafood, telur, kacang tanah, susu, dan gluten diberikan secara bertahap
untuk mengetahui apakah ada alergi atau tidak pada anak

Lampiran 5
Soal dan Jawaban Quiz
1. Jenis dari ASI apa saja sebutkan?
Jawab:
a. Kolostrum
Cairan kental berwarna kekuning-kuningan yang dihasilkan pada
hari pertama sampai hari ke-3. Kolostrum bisa dikatakan sebagai
"imunisasi" pertama yang diterima bayi karena banyak
mengandung protein untuk daya tubuh yang berfungsi sebagai
pembunuh kuman dalam jumlah tinggi.
b. ASI Transisi
Air susu ibu yang di produksi setelah kolostrum antara hari ke-4
sampai dengan hari ke-10. Dalam susu transisi ini terdapat
Immunoglobulin, protein dan laktosa dengan konsentrasi yang lebih
rendah dari kolostrum tetapi konsentrasi lemak dan jumlah kalori
lebih tinggi, vitamin larut lemak berkurang, vitamin larut air
meningkat. Bentuk atau warna susu lebih putih dari kolostrum.
c. Susu Matur
Air susu yang keluar setelah hari ke-10. Berwarna putih kental.
Komposisi ASI yang keluar pada isapan-isapan pertama (foremilk)
mengandung lemak dan karbohidratnya lebih banyak dibandingkan
hindmilk (ASI yang keluar pada isapan-isapan terakhir), maka
jangan terlalu cepat memindahkan bayi untuk menyusu pada
payudara yang lain, bila ASI pada payudara yang sedang diisapnya
belum habis agar bayi mendapat seluruh manfaat yang tersedia
2. Makanan yang tidak dianjurkan untuk dibuat MP ASI?
Jawab:
- Hindari pemberian gula, garam, bumbu masak atau penyedap rasa pada
makanan bayi
- Makanan terlalu berlemak
- Makanan pedas atau berbumbu tajam
- Buah-buahan yang terlalu asam seperti jeruk dan sirsak
- Buah-buahan yang mengandung gas, durian, cempedak. Sayuran
mengandung gas, kol, kembang kol, lobak. Kedua makanan tersebut dapat
membuat perut bayi kembung
- Makanan yang dapat meninmbulkan alergi seperti daging ayam, ikan laut,
seafood, telur, kacang tanah, susu, dan gluten diberikan secara bertahap
untuk mengetahui apakah ada alergi atau tidak pada anak
3. Manfaat ASI bagi bayi?
Jawab:
a. ASI Ekslusif mengandung kombinasi dan jumlah gizi yang dibutuhkan bayi
secara lengkap dan sempurna
b. Bayi yang baru lahir membutuhkan tingkat lemak yang lebih tinggi
selama 6 bulan, tubuh seorang ibu akan mengetahui hal itu dan

menyesuaikannya dengan tepat sehingga membantu memulai


kehidupannya dengan baik
c. ASI mengandung antibodi dalam jumlah besar yang berasal dari
tubuh ibu, sehingga bayi memiliki kekebalan dan terhindar dari
penyakit di awal kehidupannya
d. Bayi menjadi cerdas karena ASI mengandung nutrisi yang
mendukung pertumbuhan pesat otak bayi yang sedang terjadi
diperiode emas ini
e. Hormon yang terdapat di dalam ASI menciptakan rasa kantuk dan
rasa nyaman. Hal ini dapat membantu menenangkan kolik, dan
membantu membuat bayi tertidur setelah menyusu, ini
dibutuhkannya untuk bertumbuh
f. Membantu perkembangan rahang dan merangsang pertumbuhan
gigi karena gerakan mengisap mulut bayi pada payudara sang
ibuMenyusui secara psikologis baik bagi bayi dan meningkatkan
ikatan dengan ibu. Ibu tetap bisa melakukan kegiatan sambil
menyusui. Bayi tetap mendapat manfaat dari kehangatan dan
keamanan karena meringkuk ke tubuh ibu.
4. Apa yang dimaksud HPK?
Jawab :
1000 Hari Pertama Kehidupan adalah masa sejak anak dalam kandungan
sampai berusia dua tahun. Fase ini disebut sebagai Periode Emas Kehidupan
karena pada masa ini terjadi pertumbuhan otak yang sangat pesat. Masalah
kurang gizi pada periode ini mengakibatkan kerusakan atau terhambatnya
pertumbuhan yang sulit atau bahkan tidak dapat diperbaiki pada masa
kehidupan selanjutnya. Kecukupan energi dan zat gizi selama dalam
kandungan akan membuat janin tumbuh dan lahir sebagai bayi yang sehat
kuat dan sempurna dalam tiap fase perkembangan dan pertumbuhannya
5. Gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil?
Jawab:
a. Energi
- Trimester 1: belum terlalu memerlukan penambahan energi. Pada
masa ini terjadi pertumbuhan organ vital seperti otak dan alat
indera. Namun seringkali pada masa ini juga terjadi komplikasi
kehamilan seperti mual dan muntah, sehingga makanan sulit untuk
masuk ke dalam tubuh. Selain itu, pada masa awal kehamilan
biasanya calon ibu tidak mengetahui sedang hamil sehingga
mengabaikan makan dan keselamatannya
- Trimester 2: penambahan kalori sebesar 300-350 kkal atau setara
dengan 200-250 gram nasi (2-2,5 centong nasi) atau setara juga
dengan menambahkan 4-5 sendok makan nasi pada setiap makan
- Trimester 3: Kal
b. Protein
Pada masa kehamilan asupan protein juga perlu dilakukan
penambahan hingga mencapai 75 gram/hari. Sumber protein dapat
diperoleh dari protein hewani dan nabati seperti ayam, daging, ikan,
telur, susu, tahu, tempe, dan kacang-kacangan
c. Zat Besi

d.

e.

Selama dalam kandungan janin akan mengambil cadangan zat besi


dari ibunya untuk digunakan pada 6 bulan awal kehidupannya. Selain
itu, zat besi juga diperlukan untuk cadangan saat melahirkan. Sumber
zat besi dapat diperoleh dari makanan seperti hati ayam, hati sapi, dan
bayam. Selain itu, saat ini juga telah tersedia tablet tambah darah
untuk ibu hamil
Folat
Zat gizi folat pada masa kehamilan diperlukan untuk sintesa jaringan
dan organ janin. Sumber folat diantaranya bayam, jeruk, dan
strawberry. Selain itu, folat juga telah tersedia daam bentuk supplemen
untuk membantu memenuhi kebutuhan folat ibu selama kehamilan
Kalsium
Selama proses pertumbuhan janin dalam kandungan, janin akan
mengambil cadangan kalsium dalam tulang ibu untuk pertumbuhan
tulangnya. Oleh karenanya ibu memerlukan asupan kalsium yang lebih
pada masa kehamilan untuk menggantikan kalsium yang diambil oleh
janin. Sumber kalsium diantaranya ikan, daging, dan susu