Anda di halaman 1dari 3

Bulunya

berwarna cokelat
kemerahan, mempunyai lengan yang panjang serta kuat, kaki pendek, serta
tidak mempunyai ekor. Makanannya orang utan ialah buah, dedaunan, kulit
pohon, bunga, telur burung dan serangga, serta vertebrata kecil yang lain. Hewan
endemik kalimantan ini aktif di siang hari. Mereka dapat berkomunikasi dengan
suara.
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mamalia
Ordo : Primata
Famili : Hominidae
Genus : Pongo
Spesies : Pongo pygmaeus
1. Pavo muticus
Merak hijau (Pavo muticus) adalah salah satu burung dari tiga spesies merak.
Seperti burung-burung lainnya yang ditemukan di suku Phasianidae, merak hijau
mempunyai bulu yang indah. Bulu-bulunya berwarna hijau keemasan. Burung

jantan dewasa berukuran sangat besar, panjangnya dapat mencapai 300 cm,
dengan penutup ekor yang sangat panjang. Di atas kepalanya terdapat jambul
tegak. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan. Bulu-bulunya
kurang mengkilap, berwarna hijau keabu-abuan dan tanpa dihiasi bulu penutup
ekor. Walaupun berukuran sangat besar, merak hijau adalah burung yang pandai
terbang. Pakan burung merak hijau terdiri dari aneka biji-bijian, pucuk rumput dan
dedaunan, aneka serangga, serta berbagai jenis hewan kecil seperti labalaba, cacing dan kadalkecil.
2. Badak jawa (Rhinoceros sondaicus)
Kulitnya yang sedikit berbulu, memiliki warna abu-abu atau abu-abu-coklat
membungkus di pundak, punggung dan pantat. Kulitnya mempunyai pola mosaik
alami yang mengakibatkan badak mempunyai perisai. Pembungkus leher badak
Jawa lebih kecil dari pada badak india, namun terus membentuk wujud pelana
pada pundak.
Badak jawa jarang memakai culanya utk bertarung, namun memakainya
utk memindahkan lumpur di kubangan, utk menarik tanaman supaya bisa
dimakan, dan buka jalur melewati vegetasi tidak tipis.
Badak Jawa mempunyai bibir panjang, atas dan tingginya yang
membantunya mengambil makanan. Gigi serinya panjang dan tajam ; saat badak
jawa bertempur, mereka memakai gigi ini. Di belakang gigi seri, enam gigi
geraham panjang dipakai utk mengunyah tanaman kasar. Layaknya seluruh
badak, badak jawa mempunyai penciuman dan pendengaran yang baik namun
mempunyai pandangan mata yang jelek.
Kerajaan:Animalia
Filum:Chordata
Kelas:Mammalia
Ordo:Perissodactyla
Famili:Rhinocerotidae
Genus:Rhinoceros
Spesies:R. Sondaicus
3. Harimau sumatera (Panthera tigris)
Harimau sumatera mempunyai warna paling gelap di antara semua
subspesies harimau lainnya, pola hitamnya berukuran lebar dan jaraknya rapat
kadang kala dempet. Belang harimau sumatera lebih tipis daripada subspesies
harimau lain. Warna kulit harimau sumatera merupakan yang paling gelap dari
seluruh harimau, mulai dari kuning kemerah-merahan hingga oranye tua.
Subspesies ini juga punya lebih banyak janggut serta surai dibandingkan
subspesies lain, terutama harimau jantan. Ukurannya yang kecil memudahkannya
menjelajahi rimba. Terdapat selaput di sela-sela jarinya yang menjadikan mereka
mampu berenang cepat. Harimau ini diketahui menyudutkan mangsanya ke air,
terutama bila binatang buruan tersebut lambat berenang. Bulunya berubah warna
menjadi hijau gelap ketika melahirkan.

1. Komodo
Komodo memiliki ekor yang sama panjang dengan tubuhnya, dan sekitar 60 buah
gigi yang bergerigi tajam sepanjang sekitar 2.5 cm, yang kerap diganti.[10] Air liur
komodo sering kali bercampur sedikit darah karena giginya hampir seluruhnya

dilapisi jaringan gingiva dan jaringan ini tercabik selama makan.[11] Kondisi ini
menciptakan lingkungan pertumbuhan yang ideal untuk bakteri mematikan yang
hidup di mulut mereka.[12]
Komodo memiliki lidah yang panjang, berwarna kuning dan bercabang. [8] Komodo
jantan lebih besar daripada komodo betina, dengan warna kulit dari abu-abu
gelap sampai merah batu bata, sementara komodo betina lebih berwarna hijau
buah zaitun, dan memiliki potongan kecil kuning pada tenggorokannya. Komodo
muda lebih berwarna, dengan warna kuning, hijau dan putih pada latar belakang
hitam.
Sisik-sisik komodo, beberapa di antaranya diperkuat dengan tulang, memiliki
sensor yang terhubung dengan saraf yang memfasilitasi rangsang sentuhan.
Sisik-sisik di sekitar telinga, bibir, dagu dan tapak kaki memiliki tiga sensor
rangsangan atau lebih.[11]
2. Maleo
Burung ini memiliki bulu berwarna hitam, kulit sekitar mata berwarna kuning, iris
mata merah kecoklatan, kaki abu-abu, paruh jingga dan bulu sisi bawah berwarna
merah-muda keputihan. Di atas kepalanya terdapat tanduk atau jambul keras
berwarna hitam.[1] [7] [8] Jantan dan betina serupa.[1] Biasanya betina berukuran
lebih kecil dan berwarna lebih kelam dibanding burung jantan. [1]
Maleo Senkawor adalah monogami spesies.