Anda di halaman 1dari 24

KELOMPOK 3

ASEP AHMAD W
IHSAN M ERVIAN
FAHMI FARHAN N
FAJAR MAULANA
SYAHRIL RIFKI A
M FIZIKRI A
ADITYA MAHENDRA
SATRIO BUDI W

rown

exit

Elektroforesis

Adorbsi

Koagulasi

Koloid Pelindung

Dialisis

Koloid Liofob & Liofil

rown

exit
SIFAT SIFAT KOLOID

EFEK TYNDALL
Efek Tyndall adalah efek penghamburan
cahaya oleh partikel koloid shg tampak
lintasan berkas sinar tsb.
Perbandingan ??
Gambar nyata

Elektroforesis

Adorbsi

Koagulasi

Koloid Pelindung

Dialisis

Koloid Liofob & Liofil

rown

exit
SIFAT SIFAT KOLOID
home

Efek Tyndall
Efek Tyndall adalah efek
penghamburan cahaya oleh
partikel koloid shg tampak
lintasan berkas sinar tsb.

Lintasan
sinar

close

Elektroforesis

Adorbsi

Koagulasi

Koloid Pelindung

Dialisis

Koloid Liofob & Liofil

exit
SIFAT SIFAT KOLOID

EFEK TYNDALL
Efek Tyndall adalah efek penghamburan cahaya
oleh partikel koloid shg tampak lintasan berkas
sinar tsb.

Percobaan pada air deterjen

Dari gambar dapat


dilihat bahwa berkas
cahaya yang mengenai
air sabun terlihat di
hamburkan dan pada
layar tampak hanya
sedikit
sinar yangdengan
Lihat perbedaanya
larutan
/ dispersi molekuler ????
diteruskan.

rown

exit
SIFAT SIFAT KOLOID
home

EFEK TYNDALL
Percobaan pada larutan tidak menunjukkan gejala efek tyndall,
tampak pada gambar cahaya diteruskan ke layar dengan jelas tanpa
berkas cahaya pada larutan.

close
Elektroforesis

Adorbsi

Koagulasi

Koloid Pelindung

Dialisis

Koloid Liofob & Liofil

rown

exit

Percobaan pada larutan

Off
On
Off
On

Percobaan pada koloid

Off
On
Off
On

Elektroforesis

Adorbsi

Koagulasi

Koloid Pelindung

Dialisis

Koloid Liofob & Liofil

rown

exit

Percobaan pada larutan

Off
On
Off
On

Percobaan pada koloid

Off
On
Off
On

Elektroforesis

Adorbsi

Koagulasi

Koloid Pelindung

Dialisis

Koloid Liofob & Liofil

rown

exit

Percobaan pada larutan

Off
On
Off
On

Percobaan pada koloid

Off
On
Off
On

Elektroforesis

Adorbsi

Koagulasi

Koloid Pelindung

Dialisis

Koloid Liofob & Liofil

rown

exit

Percobaan pada larutan

Off
On
Off
On

Percobaan pada koloid

Off
On
Off
On

Elektroforesis

Adorbsi

Koagulasi

Koloid Pelindung

Dialisis

Koloid Liofob & Liofil

GERAK BROWN
Fenomena dimana partikel kecil yang
terlarut dalam cairan cenderung bergerak
secara psuedo-acak atau mengikuti pola
stokastik, bahkan saat cairan tersebut
dalam keadaan tenang.

SEBAB TERJADINYA GERAK


BROWN
Gerak Brown terjadi akibat adanya
tumbukan yang tidak seimbang
antara partikel-partikel koloid dengan
molekul-molekul fase pendispersinya.
Gerak Brown koloid akan terjadi
semakin cepat jika ukuran partikelpartikel koloid semakin kecil.

Faktor faktor yang


mempengaruhi gerak Brown
1. Suhu (T) : semakin tinggi suhu sistem koloid, maka
semakin besar energi kinetik yang dimiliki partikel-partikel
medium pendispersinya. Akibatnya, gerak Brown dari
partikel-partikel fase terdispersinya semakin cepat. Demikian
pula sebaliknya, semakin rendah suhu sistem koloid, maka
gerak Brown akan semakin lambat.

2. Partikel () : semakin kecil ukuran partikel koloid, maka


semakin cepat gerak brown. Sebaliknya semakin besar
ukuran partikel koloid, maka semakin lambat gerak Brown.
Hal ini menjelaskan mengapa gerak Brown sulit diamati
dalam larutan dan tidak ditemukan dalam zat padat
(suspensi).

3. Visikositas () : makin kecil


visikositas/kekentalan maka gerak
Brown semakin cepat. Sebaliknya
semakin besar visikositas kekentalan
maka gerak Brown semakin lambat.

CONTOH GERAK BROWN


KOLOID

1. Susu

Contoh gerak brown


2. Asap dalam botol

ADSORPSI
Adsorpsi adalah peristiwa penyerapan
partikel atau ion atau senyawa lain pada
permukaan partikel koloid yang
disebabkan oleh luasnya permukaan
partikel.
Penyerapan partikel atau ion oleh
permukaan koloid atau yang disebut
peristiwa adsorpsi ini dapat menyebabkan
koloid menjadi bermuatan listrik.

rown

exit
SIFAT SIFAT KOLOID

SIFAT
ADSORPSI
Sifat adsorpsi : penyerapan terhadap
partikel atau ion atau senyawa yang lain
sehingga partikel koloid bermuatan.
Contoh :
Koloid Fe(OH)3 bermuatan positif karena
permukaannya menyerap ion H +.

Elektroforesis

Adorbsi

Koagulasi

Koloid Pelindung

Dialisis

Koloid Liofob & Liofil

PERBEDAAN ADSORPSI DAN


ABSORPSI
Perbedaan Adsorpsi dan Absorpsi bukan hanya
terletak pada hurup D dan B nya saja tetapi juga pada
daya serapnya.
Pada Adsorpsi daya serap koloid hanya pada
permukaannya saja tetapi pada Absorpsi penyerapan
terjadi hingga ke bagian dalam dibawah permukaan
suatu zat. Intinya,Adsorpsi di definisikan sebagai
penyerapan partikel di permukaan suatu zat,
sedangkan Absorpsi di definisikan sebagai penyerapan
partikel sampai ke bawah permukaan suatu zat.

MANFAAT DAN KEGUNAAN


ADSORPSI KOLOID
Adsorpsi sebagai salah satu sifat koloid mempunyai manfaat
yang sangat banyak, diantaranya:
1. Pemutihan Gula pasir
2. Pewarnaan serat wol, kapas atau sutera
3. Penjernihan air sol Al(OH)3 atau tawas
4. Penggunaan Norit untuk mengobati sakit perut
5. Pembersihan dengan sabun
6. Penyerapan Humus oleh Tanah liat

rown

exit

ADSORPSI
Sifat adsorpsi : penyerapan terhadap
partikel atau ion atau senyawa yang
lain sehingga partikel koloid
bermuatan.
Contoh :
Cl-

H+

Fe

3+

H+
Cl

H+

Fe(OH)3

Cl-

(i) Koloid Fe(OH)3 bermuatan positif


karena
permukaannya
menyerap ion
H
Cl
H
Cl
Cl
H+.
-

Elektroforesis

Adorbsi

Koagulasi

Koloid Pelindung

Dialisis

Koloid Liofob & Liofil

exit
SIFAT SIFAT KOLOID

KOAGULASI

Koagulasi adalah penggumpalan


partikel koloid sehingga membentuk
endapan karena kerusakan stabilitas
sistem koloid
-

Lebih lanjut
+

+
-

Fe(OH)2
+

Kembali ke
pengolahan air

TERIMA KASIH