Anda di halaman 1dari 19

EVALUASI LINGKUNGAN

EKSTERNAL PERUSAHAAN
Baiq Normalita Nitisari
Hisner Glori Faley
Aliefiah Arief Zuraidha

Komponen-Komponen Lingkungan Makro Perusahaan


yang secara Stratejik Relevan

Demografi penduduk
Gaya hidup dan nilai-nilai sosial
Politik dan hukum
Faktor-faktor regulasi, lingkungan hidup dan faktor
ekologis
Kondisi perekonomian secara umum
Kekuatan-kekuatan global

perubahan pada jaman sekarang telah menjadi


suatu hal yang konstan, akan tetapi pola dari
perubahan itu sendiri justru seringkali mengikuti
alur yang tidak bisa ditebak.

bagaimana para manajer perusahaan dihadapkan


pada pilihan-pilihan strategi berdasarkan dampak
yang mungkin ditimbulkan oleh lingkungan makro.

Pemahaman terhadap bagaimana lingkungan


kompetitif perusahaan sangat dipengaruhi oleh
lingkungan makro merupakan hal yang perlu
diperhatikan lebih dalam lagi.

3
2
1

Perlukah dan Pentingkah Berpikir secara


Stratejik tentang Industri serta Lingkungan
Kompetitif Perusahaan?

bagaimana para manajer memandang suatu


tren, mengidentifikasi tentang peluang dan
ancaman terhadap organisasi, dan memilih
respon tentang bagaimana agar organisasi
dapat mengambil keuntungan dari kesempatan
potensial sekaligus mengurangi suatu ancaman.

merupakan langkah pengumpulan,


penginterpretasian, dan evaluasi sejumlah
informasi atau gagasan dalam rangka meraih
keunggulan bersaing organisasi secara
berkelanjutan.

Apa itu Berpikir Stratejik?

1. Apakah Suatu Industri Menawarkan


Peluang-peluang yang Menarik Bagi
Pertumbuhan?

Ukuran perusahaan dan tingkat pertumbuhan

Cakupan dari kompetisi persaingan

Jumlah pesaing

Kebutuhan pembeli

Kapasitas Produksi

Perubahan teknologi

Inovasi produk

Diferensiasi Produk

Skala Ekonomi

Tekanan kompetitif yang muncul dari daya tawar menawar


serta sensitivitas harga para pembeli.
Tekanan kompetiitf yang muncul dari daya tawar para
pemasok
Tekanan kompetitif yang datang dari penjual dengan produk
substitusi
Tekanan kompetitif yang terkait dengan ancaman dari pemainpemain baru yang masuk ke pasar
Tekanan kompetitif yang diciptakan melalui persaingan di
antara para penjual

2. Kekuatan-kekuatan Daya Saing


Apa yang Dihadapi dan Seberapa
Kuatkah Mereka?

Tekanan Kompetitif Yang Diciptakan


Melalui Persaingan Di Antara Para
Penjual
Persaingan secara umum lebih kuat ketika
(Thompson, et.al, 2005):
a. Para pesaing aktif dalam membuat gerakangerakan
gerakan segar
segar untuk
untuk meningkatkan
meningkatkan posisi
posisi mereka
mereka
di dalam pasar dan performa bisnis.
b. Permintaan pembeli tumbuh perlahan.
c. Permintaan pembeli menurun dan penjual
kelebihan kapasitas dan inventory (persediaan).
d. Jumlah persaingan meningkat dan pesaing
memiliki
memiliki ukuran
ukuran dan
dan kemampuan
kemampuan kompetitif
kompetitif yang
yang
sama.
e. Produk pesaing yang berupa komoditi atau yang
lain sulit dibedakan.
f. Biaya yang dikeluarkan oleh pembeli untuk
mengganti
mengganti merek
merek adalah
adalah rendah.
rendah.
g. Satu atau lebih pesaing tidak puas dengan posisi
dan market share mereka sekarang dan membuat
gerakan agresif untuk menarik lebih banyak
konsumen.
h.
h. Pesaing
Pesaing memiliki
memiliki strategi
strategi dan
dan objektif
objektif yang
yang
berbeda dan berlokasi di beberapa negara.
i. Orang luar yang mengakuisisi pesaing yang lemah
dan mencoba merubah mereka menjadi pesaing
utama.
j. Satu atau dua pesaing memiliki strategi yang kuat
dan pesaing lainnya berebut untuk tetap tinggal

Persaingan secara umum lebih


lemah
lemah ketika:
ketika:
a. Anggota industri bergerak hanya
dalam waktu yang jarang atau
dalam cara yang tidak agresif
untuk menggambarkan penjualan
dan market share yang menjauh
dari
dari pesaing.
pesaing.
b. Permintaan pembeli bertumbuh
dengan cepat.
c. Produk pesaing sangat berbeda
dan loyalitas konsumen sangat
tinggi.
tinggi.
d. Biaya yang dikeluarkan oleh
pembeli untuk mengganti merek
adalah lebih besar.
e. Hanya ada kurang dari lima
penjual
penjual atau
atau lainnya
lainnya begitu
begitu
banyak pesaing sehingga tindakan
dari suatu perusahaan memiliki
dampak langsung yang kecil
terhadap bisnisnya.

Strategi khusus untuk melawan


pesaing dan menarik pembeli,
yaitu:

Harga yang rendah


Fitur yang lebih banyak atau berbeda
Peforma produk yang berbeda
Kualitas yang lebih tinggi
Gambaran merk dan pendekatan yang lebih kuat
Pemilihan model dan gaya yang lebih luas
Jaringan penyalur yang lebih besar/baik
Pembiayaan dengan tingkat bunga rendah
Iklan yang lebih tinggi tingkatannya
Kemampan inovasi produk lebih kuat
Kemampuan pelayanan kepada konsumen yang lebih baik
Kemampuan yang lebih kuat untuk menyediakan pembeli
dengan adanya produk custom made.

Tekanan kompetitif yang terkait


dengan ancaman dari pemainpemain baru yang masuk ke pasar
Ancaman pendatang baru lebih kuat
ketika:
a. Kumpulan kandidat pendatang baru
berjumlah besar dan beberapa dari kandidat
tersebut memiliki sumber daya yang dapat
membuat mereka menjadi pesaing yang
hebat di pasar.
b.
b. Hambatan
Hambatan untuk
untuk masuk
masuk rendah
rendah atau
atau dapat
dapat
segera dilompati oleh kandidat pendatang
baru tersebut.
c. Ketika anggota industri yang sudah ada
mencoba untuk memperluas capaian
mereka
mereka dengan
dengan memasuki
memasuki segmen
segmen produk
produk
atau area geografis di mana sebelumnya
mereka tidak memiliki keberadaan dalam
segmen atau area tersebut.

Ancaman pendatang baru lemah


ketika:
ketika:
a. Kumpulan kandidat pendatang baru
berjumlah kecil
b. Hambatan untuk masuk tinggi
c. Kompetitor yang sudah ada berjuang
untuk
untuk memperoleh
memperoleh profit
profit yang
yang sehat
sehat
d. Pandagan tentang industri tersebut
beresiko atau tidak pasti
e. Permintaan pembeli bertumbuh pelan
atau dalam kondisi stagnant.
f.
f. Anggota
Anggota industri
industri akan
akan segera
segera kuat
kuat
menguji
dari
pendatang
baru
untuk
menguji dari pendatang baru untuk
meraih kedudukan di dalam pasar.

Tekanan kompetitif yang


datang dari penjual dengan
produk substitusi

Tekanan dari tiga faktor adalah :

Harga dari produk substitusi cukup atraktif bagi pembeli

Apakah produk substitusi memiliki kualitas, performance, dan atribut


lain yang dapat memuaskan pembeli.

Tingkat kemudahan pembeli untuik beralih kepada produk substitusi


Produk substitusi yang tersedia di pasar dengan harga atraktif
menciptakan tekanan persaingan dengan adanya plafon harga bagi
perusahaan pemain dalam industri sehingga mereka harus memberikan
insentif agar pembeli tidak beralih pada produk substitusi.

Tekanan kompetitif yang muncul dari daya tawar


para pemasok.

Jumlah pemasok utama. Pemasok didominasi oleh beberapa perusahaan


dan lebih terkonsentrasi dibandingkan industri dimana para pemasok
menjual produknya

Ketersediaan substitusi. Pemasok tidak menghadapi produk pengganti lain


untuk dijual kepada industri

Produk kelompok pemasok terdiferensiasi atau pemasok telah penciptaan


switching cost.

Ancaman integrasi dari pemasok. Kelompok pemasok memperlihatkan


ancaman yang meyakinkan untuk melakukan forward integration

Biaya beralih pemasok. Biaya peralihan yang harus dikeluarkan cukup


tinggi apabila berganti pemasok

Tekanan kompetitif yang muncul


dari daya tawar menawar serta
sensitivitas harga para pembeli.

Jumlah konsumen sedikit.

Daya beli konsumen rendah.

Biaya berganti merek rendah.

Loyalitas konsumen rendah.

Informasi yang dimiliki lengkap.

3. Faktor-faktor Apa Sajakah yang


Mendorong Perubahan Pada Industri, dan
seperti Apa Dampaknya?
1. Menganalisa dinamika industri:
a. Meningkatkan penggunaan internet dan
muncul aplikasi teknologi internet baru.
b. Meningkatkan industri globalisasi.
c. Perubahan tingkat pertumbuhan industri
jangka panjang.
d. Perubahan yang membeli produk dan
bagaimana mereka menggunakannya.
e. Inovasi produk.
f. Perubahan teknologi dan proses manufaktur.
g. Inovasi Pemasaran.
h. Masuk atau keluar dari perusahaan besar.
i. Difusi pengetahuan teknis di perusahaan
lebih banyak negara.
j. Perubahan biaya dan efisiensi.
k. Berkembang preferensi pembeli untuk
produk dibedakan bukan standar produk
komoditas (atau untuk produk yang lebih
standar bukannya kuat produk dibedakan).
l. Penurunan ketidakpastian dan risiko bisnis.
m. pengaruh peraturan dan perubahan
kebijakan pemerintah.
n. Mengubah keprihatinan sosial, sikap, dan
gaya hidup.

2. Mengidentifikasi penyebab perubahanperubahan dalam industri,


a. Apakah kekuatan pendorong yang
menyebabkan permintaan untuk produk
industri untuk meningkatkan atau
mengurangi?
b. Apakah kekuatan pendorong bertindak
untuk membuat kompetisi lebih atau
kurang intens?
c. Akankah kekuatan pendorong
menyebabkan profitabilitas industri yang
lebih tinggi atau lebih rendah?
3. Melakukan obeservasi atas dampak
beberapa hal yang menyebabkan
perubahan dalam industri

4. Mengembangkan sebuah strategi yang


mempertimbangkan peran perubahanperubahan dalam kondisi industri.

4. Bagaimanakah para Pesaing dalam


Industri Diposisiskan Siapa yang
Berpengaruh Kuat, dan Siapa yang tidak
Terlalu Berpengaruh?

Perlu melakukan analisis seperti:


Memanfaatkan peta-peta Kelompok
Strategik untuk meneliti posisi pasar
dari para pesaing utama.
Mengambil intisari yang dapat
dipelajari dari Peta Kemlompok
Stratejik.

5. Apakah Tindakan-tindakan strategik


yang kira-kira akan dilakukan para
pesaing?

Cara yang paling lazim digunakan adalah


melalui aktivitas competitive intelligence
terhadap strategi pesaing serta tindakan
yang mereka lakukan beberapa waktu
terakhir, pengumuman serta laporan kinerja
keuangan mereka, kekuatan serta
kelemahan mereka, gaya kepemimpinan
para top management-nya. Melalui
pendekatan tadi, kita diajak untuk lebih teliti
terhadap sinyal-sinyal para pesaing dalam
menentukan langkah-langkah berikutnya.

5. Apakah Tindakan-tindakan strategik


yang kira-kira akan dilakukan para
pesaing?

Identifikasi Strategi Kompetitor serta


Kekuatan dan Kelemahan

Prediksi Tindakan Pesaing Selanjutnya

6. Apa sajakah faktor Utama bagi


keberhasilan kompetitif Masa Depan?

Faktor sukses utama sebuah industri merupakan


faktor kompetitif yang berdampak langsung pada
kemampuan pemain-pemain di industri tersebut
untuk tetap bertahan hidup dan bertumbuh di pasar.
Lepas dari keadaan disekitarnya, faktor sukses utama
perusahaan dapat digali melalui tiga pertanyaan
sebagai berikut:
Atas dasar apa pembeli memilih produk diantara
produk-produk serupa yang bersaing dalam industri?
apa sajakah sumber daya serta kemampuan bersaing
yang dimiliki sebuah perusahaan untuk berhasil?
Masalah-masalah apa yang bisa muncul yang dapat
menyebabkan perusahaan mengalami
ketidakunggulan dalam persaingan?

7. Apakah Industri Menawarkan Prospek


yang baik untuk Mencapai Keuntungan
yang Menarik?
Faktor-faktor penting untuk membuat kesimpulan
diantaranya adalah :
1. Potensi pertumbuhan industri
2. Apakah kekuatan persaingan yang tinggi akan menurunkan
keuntungan (profit) industri pada tingkat yang sangat rendah.
3. Apakah keuntungan (profit) industri akan suka atau tidak
dipengaruhi oleh faktor-faktor penyebab perubahan yang timbul
dalam industri.
4. Apakah suatu perusahaan berada pada posisi pasar yang kuat
dibandingkan dengan para pesaingnya, dan apakah kondisi ini bisa
berubah seturut jalannya interaksi persaingan.
5. Seberapa bagus sebuah strategi perusahaan menciptakan faktorfaktor utama keberhasilan industri.

Pada Umumnya, jika prospek laba industri secara


keseluruhan diatas rata-rata, maka lingkungan
industri pada dasarnya menarik; jika prospek
laba industri dibawah rata-rata, maka kondisinya
tidak menarik