Anda di halaman 1dari 11

Raudhatul Jannah

1301103010037
Teori Akuntansi
1.

Jelaskan pengertian seni, sains, dan teknologi dalam kaitannya dengan


karakteristik disiplin akuntansi
Akuntansi dapat dikatakan sebagai kerajinan (art) karena orang yang
akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan akuntansi harus
terjun langsung dalam dunia praktik dan mengerjakan magang
(apprenticeship) pada praktisi.
Akuntansi dipandang sebagai sains maka akuntansi akan membahasa
seperti mengapa perusahaan memilih metoda akuntansi tertentu,
faktor-faktor yang mendorong manajemen memanipulasi laba dan
partisipasin dalam penyusunan anggaran mempengaruhi kinerja
manajer divisi.
Seperangkat pengetahuan akuntansi sebenarnya lebih merupakan suatu
teknologi dan oleh karenanya harus dikembangkan sesuai dengan sifat
teknologi tersebut agar lebih bermanfaat dan mempunyai pengaruh
nyata dalam kehidupan sosial tertentu. Akuntansi masuk dalam bidang
pengetahuan teknologi, maka akuntansi dapat dideinisikan sebagai
rekayasa informasi dan pengendalian keuangan.

2.

Apa yang dimaksud dengan praktik akuntansi dan apa arti penting teori
akuntansi?
Praktik akuntansi merupakan seperankat gagasan-gagasan yang
melandasi praktik tersebut berupa asumsi-asumsi dasar, konsepkonsep, penjelasan, dan penalaran yang keseluruhannya membentuk
bidang pengetahuan teori akuntansi.
Teori akuntansi membahas perlakuan-perlakuan dan model-model
alternatif yang dapat menjadi jawaban atas masalah-masalah yang
dihadapi dalam praktik.
Jadi Teori akuntansi merupakan landasan untuk memecahkan masalahmasalah akuntansi secara beralasan atau bernalar yang secara etis dan
ilmiah dapat dipertanggungjawabkan.

3.

Jelaskan dan beri contoh yang dimaksud dengan ungkapan bahwa praktik
yang sehat harus dilandasi teori yang sehat pula.
Praktik akuntansi yang baik dan maju tidak akan dapat dicapai tanpa
suatu teori baik yang melandasinya. Praktik dan profesi harus
dikembangkan atas dasar penalaran (causes and reasons). Dari
argumen-argumen tersebut, dapat dikatakan bahwa teori merupakan
unsur yang penting dalam mengembangkan dan memajukan praktik
akuntansi. Teori merupakan obor yang menerangi praktik dengan
prinsip-prinsip yang masuk akal.
Ilustrasinya, kalau orang melihat suatu kota dari sebuah helikopter,
orang akan kehilangan pandangan terhadap hal-hal yang kecil tetapi

jika dia akan mampu melihat prinsip kerja (teori) tentang tata kota itu :
batas-batasnya, pengkawasannya, jaringan jalan lalu-lintasnya, pusatpusat kegiatan, dan keterkaitan antara unsur-unsur tersebut.
4.

Jelaskan peran perguruan tinggi dalam pengembangan akuntansi.


Perguruan tinggi memandang akuntansi sebagai dua bidang kajian yaitu
bidang praktik dan teori. Bidang praktik berkepentingan dengan
masalah bagaimana praktik dijalankan sesuai dengan PABU. Bidang
teori berkepentingan dengan penjelasan, deskripsi, dan argumen yang
dianggap melandasi praktik akuntansi yang semuanya dicakup dalam
suatu pengetahuan yang disebut teori akuntansi. Pendidikan akuntansi
di perguruan tinggi harus mampu mengubah praktik akuntansi yang
berjalan menjadi lebih baik. Pendidik akuntansi berperan untuk
menjembatani praktik dan teori akuntansi sehingga praktik akuntansi
selalu berkembang menuju ke keadaan yang lebih baik. Ini berarti
bahwa pendidikan dan pengajaran akuntansi tidak hanya membatasi
pada apa yang nyatanya dipraktikan (aspek teknis) tetapi juga
memasukkan alternatif-alternatif dan penalarannya sehingga peserta
didik nantinya dapat menerapkan gagasan alternatif yang menuju ke
perbaikan praktik.

5.

Dalam hal bagaimana pengembangan akuntansi mengalami stagnasi?


Dalam kenyataan, proses pengajaran yang ideal tidak selalu dapat
dilaksanakan karena berbagai faktor. Keadaan yan menggambarkan
proses pengajaran yang bersifat menguatkan praktik tetapi tidak akan
mengembangkan praktik dilukiskan oleh sterling dalam gambar
berikut.

Mengamati praktisi dan


mengidentifikasi apa yg
dipraktikkan
Lulusan mempraktikkan
apa yg nyatanya
dipraktikkan

Mengkondifikasi apa yg
dipraktikkan sebagai
pengetahuan

Mengajarkan apa yang


nyatanya dipraktikkan

6.

Jelaskan peran riset, pengajaran, dan praktik dalam pengembangan disiplin


akuntansi.

RISET

PENGAJAR

PRAKTIK

Peran riset, pengajaran, dan praktik dalam pengembangan akuntansi


akan mengalami perkembangan yang pesat dan memuaskan apabila
terjadi interaksi yang baik antara ketiga aspek di atas. Aliran yang
berlawanan dengan arah jarum jam (aliran luar) menunjukkan kontribusi
riset terhadap pengajaran/pendidik yang pada gilirannya pengajaran
menambahkan pengetahuan profesional untuk meningkatkan kualitas
praktik. Aliran panah searah jarum jam (aliran dalam) menunjukkan
kemampuan pengajar untuk mengevaluasi apa yang nyatanya
dipraktikkan dan apa yang secara normatif atau ideal harus dipraktikkan
sehingga timbul gagasan-gagasan baru untuk pengembangan praktik.
Gagasan-gagasan baru ini harus merupakan bahan penelitian dan
pembahasan di tingkat akademik sehingga dihasilkan praktik-praktik
alternatif yang dapat menjadi solusi bila ditemukan masalah dalam
praktik atau bila solusi tersebut lebih baik daripada apa yang nyatanya
dipraktikkan.
7.

Sebutkan dan jelaskan beberapa kata kunci yang membentuk pengertian


akuntansi sebagai suatu pengetahuan
The body of knowledge : akuntansi didefinisikan seperangkat
pengetahuan karena wilayah materi dan kegiatan cukup luas dan dalam
serta telah membentuk kesatuan pengetahuan yan terdokumentasi
secara sistematis dalam bentuk literatur akuntansi.
Service activity : akuntansi sebagai kegiatan penyedia jasa
mengisyaratkan bahwa akuntansi yang akhirnya harus diterapkan untuk
merancang dan menyediakan jasa berupa informasi keuangan harus
bermanfaat untuk kepentingan sosial dan ekonomik negara tempat
akuntansi diterapkan (to be useful in making econimic decisions).

8.

Apakah perbedaan antara laporan dan pelaporan serta laporan dan


statemen?
Laporan adalah bentuk penyajian fakta tentang suatu keadaan atau
suatu kegiatan, pada dasarnya fakta yang disajikan itu berkenaan
dengan tanggung jawab yang ditugaskan kepada si pelapor.
Pelaporan meliputi segala aspek yang berkaitan dengan penyediaan dan
peyampaian informasi.
Statement merupakan suatu perulangan penyeleksi kondisi yang
digunakan agar program dapat terseleksi sehingga program dapat
menentukan tindakan apa yang harus dikerjakan, tergantung dari

kondisi yang diseleksi. Atau dengan kata lain merupakan aksi akan
dilaksanakan berulang kali selama kondisi bernilai benar, jika salah
maka badan pengulangan tidak akan dilaksanakan yang berarti
pengulangan selesai.
9.

Sebutkan dan jelaskan beberapa kata kunci yang membentuk pengertian


akuntansi sebagai proses atau fungsi
Akuntansi dapat didefinisikan sebagai proses, fungsi atau praktik,
sebagai berikut "Proses pengidentifkasian, pengesahan, pengukuran,
pengakuan, pengklasifikasian, penggabungan, peringkasan dan
penyajian datakeuangan dasar (bahan olah akuntansi) yang terjadi dari
kejadian-kejadian, transaksi-transaksi, atau kegiatan operasi suatu unit
organisasi dengan cara tertentu untuk menghasilkan informasi yang
relevan bagi pihak yang berkepentingan."
Dua kata kunci penting dalam definisi tersebut adalah
perekayasaan (engineering) dan cara tertentu (in a certain manner).
Akuntansi akan mempunyai peran yang nyata kalau informasi yang
dihasilkan oleh akuntansi dapat mengendalikan perilaku pengambil
keputusan ekonomik untuk bertindak menuju ke suatu pencapaian
tujuan sosial dan ekonomik negara secara efisien.

10. Mengapa akuntansi sering diartikan sebagai seni?


Akuntansi diartikan sebagai seni karena orang yang akan memperoleh
pengetahuan dan keterampilan akuntansi harus terjun langsung dalam
dunia praktik dan mengerjakan magang pada praktisi.
11. Sebutkan dan jelaskan karakteristik sains
Karakteristik sains adalah koherensi (coherence), korespondensi
(correspondence), keterujian (testability atau verfiability), dan
keuniversalan (universality). Koherensi menuntut bahwa seperangkat
pernyataan-pernyataan diturunkan ssecara logis atau bernalar dari
asumsi atau premis yang mendasarinya. Korespondensi menentukan
apakah konklusi yang diturunkan dari teori yang melandasinya didukung
oleh fakta empiris di dunia nyata. Keterujian menghendaki terdapatnya
metoda yang cukup meyakinkan untuk menguji teori. Keuniversalan
atau kekomprehensifan adalah kriteria untuk menentukan apakah
pernyataan-pernyataan (teori) mampu mencukupi dan menjelaskan
fakta yang berkaitan dengan fenomena yang dibahas. Proses evaluasi
untuk menentukan apakah kriteria tersebut dipenuhi disebut dengan
proses validasi atau konfirmasi. Proses validasi ini juga pertimbangan
(judgemnt) tetapi dalam sains pertimbangan tersebut dikendalikan oleh
metoda atau kaidah ilmiah (rules of science).
12. Apakah akuntansi dapat dikatakan sebagai sains?
Seperangkat pengetahuan akuntansi tidak tepat diklasifikasikan sebgai
sains, karena tujuan akuntansi adalah menghasilkan atau menemukan

prinsip-prinsip umum (general principles) untuk menjustifikasi kebijakan


dalam rangka mencapai tujuan tertentu (tujuan pelaporan keuangan)
bukan untuk mendapatkan kebenaran penjelasan (teori). Pertimbangan
dalam sains dibimbing oleh metoda ilmiah sementara pertimbangan
akuntansi dibimbing oleh kebermanfaatan dalam mencapai tujuan
ekonomik sehingga prinsip umum dalam akuntansi (termasuk asumsi)
tidak dapat diuji validitasnya atau bahkan tidak memerlukan pengujian
validitas.
Bahwa akuntansi tidak dapat diklasifikasi sebagai sains bukan berarti
bahwa
akuntansi
tidak
ilmiah.
Dalam
proses
pemahaman,
pembelajaran, dan pengembagan akuntansi, pendekatan atau sikap
ilmiah (scientific approach atau attitude) tetap dapat diterapkan karena
pendekatan dan sikap tersebut akan memberikan keyakinan yang tinggi
terhadap apa yang dihasilkan akuntansi.
13. Apakah pengertian teknologi?
Teknologi merupakan seperangkat pengetahuan untuk menghasilkan
sesuatu (goods) yang bermanfaat dan pengertian teknologi tidak
terbatas pada teknologi fisis (hard technology) tetapi juga teknologi
lunak (soft technology).
Teknologi merupakan sarana untuk memecahkan masalah nyata dalam
lingkungan tertentu dan untuk mencapai tujuan tertentu. Oleh karena
itu, teknologi bermuatan budaya dan nilai tempat teknologi berkembang
atau diterapkan.
14. Apakah akuntansi dapat dimasukkan sebagai pengetahuan teknologi?
Seperangkat pengetahuan akuntansi sebenarnya lebih merupakan suatu
teknologi (paling tidak teknologi lunak) dan oleh karenanya harus
dikembangkan sesuai dengan sifat teknologi tersebut agar lebih
bermanfaat dan mempunyai pengaruh nyata dalam kehidupan sosial.
Karena akuntansi masuk dalam bidang pengetahuan teknologi,
akuntansi dapat didefinisi sebagai rekayasa inforomasi dan
pengendalian keuangan.
15. Sebut, jelaskan dan beri contoh beberapa pengertian teori?
Teori sering diartikan sebagai suatu yang tidak operasional atau sesuatu
bersifat abstak atau sesuatu yang ideal sebagai lawan dari sesuatu
yang nyata dan dikerjakan dalam dunia nyata. Makna teori diasosiasi
dengan apa yang diharapkan atau apa yang seharusnya dilakukan
dalam kehidupan senyatanya dan tidak bersifat praktis.
Pengertian teori menurut Cooper dan Schindler yaitu seperangkat
konsep, definisi, dan proporsi yang saling berkaitan secara sistematis
yang diajukan untuk menjelaskan dan memprediksi fenomena atau
fakta.
Teori adalah seperangkat konsep, definisi, dan proporsi yang saling
berkaitan secara sistematis yang diajukan untuk menjelaskan dan

memprediksi fenomena atau fakta. Teori akan berisi pernyataanpernyataan asumsi dan hipotesis (proposisi).
16. Apakah arti penting teori akuntansi?
Jadi Teori akuntansi merupakan landasan untuk memecahkan masalahmasalah akuntansi secara beralasan atau bernalar yang secara etis dan
ilmiah dapat dipertanggungjawabkan.
Teori akuntansi membahas perlakuan-perlakuan dan model-model
alternatif yang dapat menjadi jawaban atas masalah-masalah yang
dihadapi dalam praktik.
17. Berilah beberapa contoh pemecahan masalah praktik akuntansi yang
bersifat pragmatis dengan pedekatan taktik jeli.
Teori akuntansi menjadi landasan untuk memecahkan masalah-masalah
akuntansi secara etis dan ilmiah. Pemecahan masalah semata-mata
atas alasan pragmatik atau dengan menggunakan taktik cerdik/jeli
hanya berdasarkan pengalaman, dapat dipastikan bahwa hasilnya tidak
akan memadai dan tidak akan menuju praktik yang sehat. Pengetahuan
tentang teori akan mengimbangi keterbatasan pengalalaman dan
kepentingan praktis.
Contoh pemecahan masalah:seorang pria bijaksana menyadari bahwa
praktek suara tergantung pada teori suara. ia menyadari dirinya tidak
mempunyai
wawasan mendalam untuk
memberikan ilmu. Ia
menggunakan teori berevolusi dari eksperimentasi dari pria lain untuk
mendasari praktiknya.
18. Apabila akuntansi dipandang sebagai teknologi, jelaskan karakteristik teori
akuntansi.
Teknologi merupakan seperangkat pengetahuan untuk menghasilkan
sesuatu (produk) yang bermanfaat dan pengertian teknologi sendiri
tidak hanya fisis (hard technology) tetapi juga teknolgi lunak (soft
tecnology). Akuntansi dipandang sebagai teknologi karena akuntansi
merupakan alat institusi sosial untuk menyediakan pedoman
pengukuran dan metode untuk mengendalikan kegiatan dan prilaku
pengambilan keputusan ekonomik yang dominan dalam lingkup
organisasi, perusahaan ataupun lembaga pemerintahan (negara).
19. Apabila akuntansi dipandang sebagai sains, jelaskan pengertian teori
akuntansi.
Teori akuntansi akan merupakan seperangkat hipotesis-hipotesis yang
bersifat deskriptif sebagai hasil penelitian dengan menggunakan
metoda ilmiah tertentu. Oleh karena itu, teori akuntansi berisi
keseluruhan analisis dan komponen-komponennya (asumsi, definisi, dan
hipotesis) yang menjadi sumber acuan untuk menjelaskan dan
memprediksi gejala-gejala atau peristiwa dalam akuntansi.

20. Apakah yang dimaksud dengan penalaran logis sebagai suatu teori
akuntansi?
Penalaran logis berisi asumsi, dasar pemikiran, konsep, dan argumen
yang saling berkaitan dan yang membentuk suatu kerangka pikir yang
logis. Hasil proses penalaran logis dapat dituangkan dalam bentuk
dokumen yang berisi prinsip-prinsip umum yang menjadi landasan
umum untuk menentukan tindakan atau praktik yang terbaik dalam
mencapai suatu tujuan.
Bila diterapkan untuk akuntansi, teori akuntansi sering dimaksudkan
sebagai suatu penalaran logis yang memberikan penjelasan dan alasan
tentang perlakuan akuntansi tertentu dan tenang struktur akuntansi
yang berlaku dalam suatu wilayah tertentu. Teori akuntansi membahas
proses pemikiran atau penalaran untuk menjelaskan kelayakan prinsip
atau praktik akuntansi tertentu yang sudah berjalan atau untuk
memberi landasan konseptual dalam penentuan standar atau praktik
yang baru.
21. Bedakan karakteristik teori akuntansi positif dan normatif.
Pandangan sains akan menghasilkan teori akuntansi positif dan
pandangan teknologi akan menghasilkan teori akuntansi normatif.
Penjelasan positif berisi pernyataan tentang sesuatu (kejadian,tindakan,
atau perbuatan. Penjelasan positif diarahkan untuk memberikan
jawaban apakah sesuatu penyataan itu benar atau salah (true or false)
atas dasar kriteria ilmiah. Penjelasan normatif berisi pernyataan dan
penalaran untuk menilai apakah sesuatu itu baik atau buruk (good or
bad) atau relevan atau takrelevan (relevant or irrelevant) dalam
kaitannya dengan kebijakan ekonomik atau sosial tertentu. Penjelasan
normatif diarahkan untuk mendukung atau menghasilkan kebijakan
politik sehingga bersifat pembuatan kebijakan (policy making).
Teori positif berkepentingan dengan masalah fakta (realm of fact)
sedangkan teori normatif berkepentingan dengan masalah nilai (realm
of values).
Unsur pembeda
Sasaran pemaparan
Bentuk pernyataan
Bahan pertimbangan
Dasar penyimpulan

Masalah fakta
Positive
Is
Facts
Objective/ empirical

Nada pernyataan
Descriptive
Metode
pengujian Science
validitas
Kriteria penerimaan teori True/ false

Masalah nilai
Normative
Ought/ should
Values
Subjective/
reasoning
Prescriptive
Art
Good/ bad

Sasaran teori akuntansi positif adalah menghasilkan penjelasan tentang


apa yang nyatanya terjadi secara objektif tanpa dilandasi oleh

pertimbangan nilai (value judgment). Sasaran teori akuntansi normatif


adalah menghasilkan penjelasan atau penalaran mengapa perlakuan
akuntansi tertentu lebih baik atau lebih efektif (good or bad) daripada
perlakuan akuntansi alternatif karena tujuan akuntansi tertentu harus
dicapai.
22. Berilah contoh pertanyaan-pertanyaan atau pokok bahasan yang masuk
dalam bidang masalah teori akuntansi normatif maupun positif.
Bidang masalah teori positif
Bidang masalah teori normatih
1 Mengapa perseroan terbatas sebagai
1 Konsep entitas mana yang harus
bentuk perusahaan tetap bertahan
digunakan?
sampai saat ini?
2 Apakah
rugi
selisih
kurs
2 Apakah laba akuntansi mengandung
dikapitalisasi atau dibiayakan?
informasi sehingga di tanggapi oleh
3 Apakah kriteria untuk mengakui
pasar modal pada saat diumumkan?
pendapatan?
3 Mengapa
perusahaan
besar
4 Kapan suatu sewaguna harus
cenderung
memilih
metoda
dikapitalisasi?
akuntansi yang menurunkan laba?
5 Atas dasar apa sediaan barang harus
4 Faktor apa saja yang mendorong
dinilai dan dicantumkan dalam
perusahaan
mengunngkapkan
neraca?
informasi tambahan (disclosure)
6 Elemen elemen apa saja yang
secara suka rela?
harus dilaporkan dalam seperangkat
5 Dalam kondisi apa menejemen laba
statement keuangan yang lengkap?
(earnings management) terjadi dalam
7 Bagaimana
perubahan
harga
perusahaan?
diperhitungkan dan disajikan dalam
6 Adakah hubungan antara rasio
statement keuangan?
keuangan dengan harga saham?
8 Apakah pengertian laba untuk tujuan
7 Apakah informasi aliran kas
pelaporan keuangan?
mempunyai kandungan informasi
9 Pengungkapan apa saja yang harus
(bermanfaat)?
dimuat dlam penjelasan atau
8 Faktor apa saja yang menentukan
pencatatan statement keuangan?
perusahaan minyak dan gas bumi
10 Bagaimana pengaruh perubahan
memilih metoda kos penuh (full
akuntansi sebaiknya disajikan dalam
cost)
untuk
statemet keuangan?
mempertanggungjelaskan
kos
11 Tepatkah istilah beban untuk
eksplorasi?
expense dan biaya atau harga pokok
9 Mengapa para auditor menggunakan
untuk cost?
istilah beban untuk expense dalam
12 Dapatkah bunga utang pendanaan
laporan keuangan auditannya?
pembanguna gedung dikapitalisasi?
10 Apakah dampak reformasi pajak
terhadap tingkat investasi dalam
asset tetap produktif?

23. Jelaskan tataran teori akuntansi bila akuntansi dipandang sebagai bahasa
perusahaan dalam komunikasi bisnis.
Teori Akuntansi Semantik
Teori akuntansi semantik menekankan pembahasan pada masalah
penyimbolan dunia nyata atau realitas (kegiatan perusahaan) ke dalam
tanda-tanda bahasa akuntansi (elemen statemen keuangan) sehingga
orang dapat membayangkan kegiatan fisis perusahaan tanpa harus
secara langsung menyaksikan kegiatan tersebut. Informasi semantik
dalam pelaporan keuangan antara lain adalah likuiditas, solvensi,
profitabilitas, dan efisiensi. Teori akuntansi semantik berkepentingan
dengan pelambangan dan penafsiran objek akuntansi untuk
menghasilkan informasi semantik yang bermakna bagi pemakai laporan.
Teori Akuntansi Sintaktik
Teori akuntasi sintaktik adalah teori yang berorientasi untuk membahas
masalah-masalah tentang bagaimana kegiatan-kegiatan perusahaan
yang telah disimbolkan secara semantik dalam elemen-elemen
keuangan dapat diwujudkan dalam bentuk statemen keuangan. Teori
sintaktik meliputi pula hubungan antara unsur-unsur yang membentuk
struktur pelaporan keuangan atau struktur akuntansi dalam suatu
negara yaitu manajemen, entitas pelapor (pelaporan), pemakai
informasi, sistem akuntansi, dan pedoman penyusunan laporan.
Teori Akuntansi Pragmatik
Teori akuntansi pragmatik memusatkan perhatiaanya pada pengaruh
informasi terhadap perubahan perilaku pemakai laporan. Teori ini
membahas reaksi pihak yang dituju oleh informasi akuntansi. Teori
pragmatik akan banyak berisi pengujian-pengujian teori tentang
hubungan antara variabel akuntansi dengan variabel perubahan atau
perbedaan perilaku pemakai. Subjek pemakai yang diukur perilakunya
dapat berupa akuntan, pelaku pasar modal, manajer, dan auditor. Yang
dapat menjadi indikator perubahan perilaku anatara lain perubahan
harga saham, voluma saham, kinerja manajer, kinerja karyawan, kinerja
perusahaan, dan perbedaan pemilihan metoda akuntansi.
24. Bagaimana kita tahu bahwa informasi akuntansi bermanfaat bagi yang
dituju oleh informasi tersebut?
Apabila informasi tersebut benar-benar atau seakan-akan digunakan
dalam pengambilan keputusan oleh pemakai yang dituju. Hal ini
ditunjukkan dengan adanya asosiasi antara angka akuntansi atau
peristiwa (event) denga return (return), harga, atau voluma sahan di
pasar modal.
25. Jelaskan pengertian penalaran deduktif dan deduktif serta berilah suatu
contoh penalaran tersebut dalam akuntansi?
Penalaran deduktif adalah proses penyimpulan yang berawal dari suatu
pernyataan umum yang disepakti (disebut premis) ke pernyataan
khusus sebagai simpulan (konklusi). Contohnya, akuntansi menyajikan

aset sebesar kos historis karena akuntansi menganut konsep kontinuitas


usaha. Degan konsep ini, fungsi neraca adalah untuk menunjukkan sisa
potensi jasa dan bukan menunjukkan nilai jual sehingga kos historis
merupakan pengukur yang paling tepat. Menganut konsep kontinuitas
usaha merupakan premis sedangkan penilaian aset atas dasar kos
historis merupakan konklusi.
Penalaran induktif merupakakn kebalikan dari penalaran deduktif.
Penalaran ini berawal dari suatu pernyataan atau keadaan yang khusus
dan berakhir dengan pernyataan umum yang merupakan generalisasi
( perampatan) dari keadaan khusus tersebut. Contohnya, pengamatan
menunjukkan bahwa voluma saham beberapa perusahaan yang dijual
belikan beberapa hari setelah penerbitan statemen keuangan
meningkat dengan tajam. Oleh karena itu, dapat disimpulkan dengan
tingkat keyakinan tertentu bahwa informasi akuntansi bermanfaat bagi
investor di pasar modal. Pengamatan beberapa perusahaan merupakan
suatu keadaan khusus yang menjadi premi sedangkan pernyataan
bahwa informasi bermanfaat merupakan generalisasi.
26. Gambarkan secara diagramatis hubungan orientasi akuntansi atas dasar
perspektif.

Positif-induktif
Normativededuktif

sintatik
pragmati
k
semant
ik

27. Jelaskan pendekatan perekayasaan pelaporan keuangan yang disebut


dengan decision usefulness approach.
Penyediaan informasi keuangan historis agar lebih bermanfaat disebut
decision usefulness approach. Pendekatan ini memiliki pandangan
bahwa apabila kita tidak bisa menyiapkan laporan keuangan yang
secara teoritis berkonsep benar, paling tidak kita dapat menyusun
laporan keuangan historis lebih bermanfaat.
Penyediaan informasi keuangan yang sesuai untuk tujuan pengambilan
keputusan tertentu tentu saja tidak mudah. Untuk mengatasi hal ini,
akuntan perlu mempelajari berbagai teori dari ekonomi dan keuangan
dan menggunakan teori-teori tersebut sebagai pedoman.
28. Jelaskan berbagai kriteria dan prosedur untuk menverifikasi teori akuntansi.

Verifikasi teori merupakan prosedur untuk menentukan apakah suatu


teori valid atau tidak. Pendekatan untuk mengevaluasi validitas teori
bergantung pada sasaran dan tataran teori yang diverifikasi. Teori
akuntansi normatif dievaluasi validitasnya atas dasar penalaran logis
yang melandasi teori yang diajukan. Penalaran logis menjadi criteria
validitas karena teori normative dalam banyak hal tidak mau belum
menghasilkan fakta dan observasi untuk mendukungnya.
Teori akuntansi positif dinilai validitasnya biasanya atas dasar
kesesuaian teori dengan fakta atau apa yang nyatanya terjadi.
Menentukan fakta melibatkan observasi secara objektif. Pada umumnya,
observasi objektif dapat dicapai melalui penelitian ilmiah dengan
metoda ilmiah. Validitas teori akuntansi positif banyak dilakukan dengan
penilitian empiris. Penelitian empiris biasanya didasarkan atas
pengamatan terbatas untuk menguji teori secara statists. Karena teori
akuntansi positif bebas nilai, verifikasi dibatasi pada apa yang nyatanya
dipraktikkan tetapi tidak di arahkan untuk menentukan apakah teori
tersebut baik atau tidak bila dijadikan basis untuk menentukan
kebijakan.
Teori akuntansi sintaktik biasanya tidak berkaitan langsung dengan
fakta sehingga verifikasi validitasnya mengandalkan penelaran logis
semata-mata. Teori akuntansi semantic melibatkan penyimbolan
fakta/realitas sehingga mengandung unsur empiris. Oleh karenanya,
validitas dapat diverifikasi secara empiris dengan pengamatan. Untuk
menentukan apakah symbol cost dalam akuntansi dipahami makanya
dengan benar oleh pemakaiannya dapat diuji dengan melakukan
penelitian empiris. perlengkapan sebagai padan kata supplies dapat
diuji validitasnya dengan menenyai pemakai tentang persepsinya
terhadap istilah tersebut.
Teori akuntansi pragmatik mempunyai kandungan empiris yang besar
karena teori ini banyak memanfaatkan fakta atau data empiris perilaku
pasar/individual sebagai reaksi terhadap informasi akuntansi. Apabila
data empiris belum tersedia, perilaku dapat di ukur dengan
menggunakan instrument penelitian di rancang untuk keperluan
tersebut.