Anda di halaman 1dari 13

ANTIBIOTIK

AULIA CANDRA
I11111034

Pengertian
Antibiotik
Berasal
dari
bahasa
yunani:
Anti
(lawan),Bios (hidup)
Antibiotik adalah Suatu zat kimia yang
dihasilkan
oleh
berbagai
spesies
mikroorganisme
(bakteri,
jamur,
dan
actinomycota) yang berkhasiat obat apabila
digunakan dalam dosis tertentu dan dapat
mematikan
dan/atau
menghambat
pertumbuhan mikroorganisme lainnya.

Faktor Yang Perlu Dipertimbangkan


Dalam Penggunaan Antibiotika

Gambaran klinis adanya infeksi


yang diderita
Faktor sensitivitas bakteri terhadap
antibiotik
Fungsi ginjal dan hati pasien
Biaya pengobatan

Antibiotika Kombinasi diberikan


apabila pasien :
Pengobatan infeksi campuran
Pengobatan pada infeksi berat
yang belum jelas penyebabnya
Efek sinergis
Memperlambat resistensi

Berdasarkan mekanisme
kerja
Bakterisida membunuh kuman
Zat yang bekerja terhadap fase tumbuh, ex: penisilin
dan sefalosporin, polopeptida (polimiksin, basitrasin),
rifampisin, asam nalidiksat dan kuinolon.
Zat
yang
bekerja
trhadap
fase
istirahat,
ex:
aminoglikosida, nitrofurantoin, INH, kotrimoksazol.
Bakteriostatik
Menghambat replikasi dan pertumbuhan bakteri.
Efektif bila sistem imun host cukup kuat untuk melawan
infeksi patogen.
Cth: sulfonamida, kloramfenikol, tetrasiklin, makrolida,
linkomisin.

Berdasarkan luas aktivitasnya


Narrow-Spectrum (aktivitas sempit)
Obat ini terutama aktif terhadap beberapa jenis
kuman saja (Gram positif atau negatif saja)
Misal :

Penisilin G dan Penisilin V, eritromisin, klindamisin,


kanamisin hanya bekerja terhadap kuman Gram positif.
Streptomisin, gentamisin, polimiksin-B, asam nalidiksat
khusus aktif terhadap kuman Gram-negatif.

Broad Spectrum (aktivitas luas)


Bekerja terhadap lebih banyak kuman baik jenis
kuman Gram-positif maupun jenis kuman Gramnegatif.
Antara lain : Sulfonamida, ampisilin, sefalosporin,
kloramfenikol, tetrasiklin dan rifampisin

Mekanisme kerja Antibiotik

ggbbb