Anda di halaman 1dari 3

A.

Pembahasan
Percobaan Cincin Newton merupakan percobaan yang menghasilkan pola
interferensi berupa lingkaran-lingkaran gelap dan terang yang konsentris. Pola lingkaran
gelap dan terang ini akan diamati oleh praktikan untuk menentukan panjang gelombang
sumber cahaya yang digunakan dalam percobaan cincin newton .Interferensi yang
dihasilkan pada percobaan adalah interferensi yang terjadi dengan konsep pembagi
intensitas sumber cahaya yang datang. Interferensi terjadi karena adanya beda fase yang
karena adanya perbedaan lintasan. Percobaan Cincin Newton menggunakan sumber
cahaya monokromatis berwarna kuning. Percobaan ini dilakukan dalam dua kali , yaitu
menentukan jari-jari kelengkungan lensa dan menentukan panjang gelombang sumber
cahaya.
1. Menentukan Jari-Jari Kelengkungan Lensa Cembung Datar dengan Sferometer
Sferometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur jari-jari
kelengkungan permukaan lensa. Percobaan cincin newton ini diawali dengan
mengukur jari-jari kelengkungan lensa cembung datar dengan menggunakan
sferometer. Berdasarkan hasil pengukuran dan perhitungan didapatkan besarnya jarijari kelengkungan lensa cembung datar tersebut adalah sebesar

Jari-jari

kelengkungan yang diperoleh kemudian dapat digunakan untuk menentukan panjang


gelombang sumber cahaya yang digunakan tersebut.
2. Menentukan Panjang Gelombang Sumber Cahaya pada Pola Gelap Cincin Newton
Setelah menentukan jari-jari kelengkungan lensa cembung datar dengan
sferometer, dapat ditentukan panjang gelombang sumber cahaya yang digunakan
menggunakan ralat grafik. Panjang gelombang merupakan sebuah jarak antara satuan
berulang dari sebuah pola gelombang (pola gelap-pola terang).
Berdasarkan perhitungan dan analisis dengan menggunakan ralat grafik
didapatkan besarnya panjang gelombang sumber cahaya pada pola gelap cincin
newton adalah sebesar

sebesar

dengan kesalahan relatif

dan ketelitian sebesar

Setelah diketahui besar panjang sumber cahaya yang datang secara praktek
dibandingkan dengan panjang gelombang secara teori. Panjang gelombang secara
Page 13

teori yang digunakan sebesar 589,3 x 10-9 m karena sumber cahaya yang digunakan
adalah sinar lampu bewarna kuning. Hasil perbandingan yang dilakukan menunjukkan
ketepatan hasil percobaan sebesar 92,57% atau dengan kesesatan sebesar 7,43%
Kesalahan relatif dan kesesatan yang diperoleh tersebut menunjukkan bahwa
masih adanya kekurangan dalam percobaan yang dilakukan, kesalahan tersebut terjadi
karena:
a. Pola cincin newton yang terbentuk sangat kecil, sehingga praktikan mengalami
kesulitan dalam mengamati pola gelap dan terang yang terbentuk.
b. Kurang telitinya praktikan dalam mengukur jari-jari lingkaran cincin newton
untuk setiap ordenya.
c. Kurang telitinya praktikan dalam membaca skala pada jangka sorong.
d. Kurang telitinya praktikan dalam melakukan perhitungan.
e. Adanya pembulatan dalam perhitungan.
Oleh karena itu, untuk memperoleh data yang lebih akurat perlu dilakukan:
a. Melakukan pengukuran berulang
b. Menggunakan dan merawat alat yang digunakan sebaik mungkin
c. Menambah ketelitian praktikan
d. Memperkuat kerjasama antar anggota kelompok

H. Kesimpulan
Dari percobaan yang telah dilakukan, praktikan dapat menyimpulkan beberapa hal
sebagai berikut :
1. Percobaan cincin newton adalah percobaan yang menghasilkan pola interferensi
berupa lingkaran-lingkaran gelap dan terang yang konsentris.
2. Panjang gelombang sumber cahaya pada pola gelap cincin newton dapat dihitung

dengan persamaan

3. Besarnya panjang gelombang sumber cahaya pada pola gelap cincin newton adalah
sebesar

dengan kesalahan relatif sebesar

dan ketelitian sebesar

I. Daftar Pustaka
Khanafiyah, Siti. 2013. Fenomena Gelombang. Semarang: Laboratorium Fisika FMIPA
Universitas Negeri Semarang.
Page 13

Ahmed, Sawsan Ahmed Elhouri & Mubarak Dirar Abd-Alla. 2013. The Effect of
Magnetic Flux on Newtons Ring Using Typical Galss Lenses with Refractive
Index of 1.5. Dalam: Journal of Applied and Industrial Sciences. ISSN:2328-4595.
Rao, Bayyarapu Prasada. 2013. Interference and Diffraction A New Theory. Dalam:
International Journal of Applied Physics and Mathematics. DOI: 10.
7763/IJAPM.2013.V3.170

Page 13