Anda di halaman 1dari 19

Unit - 92

HRSG ( Heat Recovery Steam Generaion )

Pengenalan HRSG
HRSG adalah Unit yang memproduksi steam untuk
kebutuhan pabrik sehari-hari dengan memanfaatkan
buangan panas dari turbin sehigga dapat menghemat
penggunaan fuel gas untuk menghasilkan steam.
6 unit fired HRSG di power Generation Area.
2 unit unfired HRSG di Train-4 dengan memanfaatkan

gas panas yang keluar dari exhaust stack Kompresor


gas Turbin (KGT) 4401/2. (Mati)
2 unit unfired HRSG di Train-5 dengan memanfaatkan
gas panas yang keluar dari exhaust stack KGT-4501/2.
(Hidup)

Tujuan HRSG
Tujuan

dari
HRSG
ini
adalah
untuk
meningkatkan
efisiensi
pabrik
dengan
memanfaatkan panas buang turbin untuk
membangkitkan steam. Proses kerja HRSG ini
adalah dengan memanfaatkan energi panas
dari flue gas atau gas buang pada turbin
sehingga dapat menghemat pemakaian fuel
gas di boiler (HRSG).

Sistem Kerja HRSG


Adapun Sistem kerja HRSG di PAG terbagi 2 yaitu:
Fired HRSG,

menggunakan api internal pada burner


dalam proses pemanasan air menjadi uap. Fired unit
ini diletakkan jauh dari train guna menghindari
kecelakan seperti terbakarnya train akibat api yang
dihasilkan oleh burner.
Unfired HRSG, tidak menggunakan api internal
sehingga pada proses pemanasan air di boiler murni
dari dari hasil buangan turbin. Hal ini berakibat pada
hasil produksi steam yang lebih sedikit daripada fired
HRSG.

Sistem Pembentukan
Uap
Uap (steam) yaitu gas yang timbul akibat

perubahan fasa cair menjadi uap (gas)


dengan cara pendidihan (boiling). Untuk
melakukan proses pendidihan diperlukan
energi panas yang paralel dari sumber panas,
misalnya dari pembakaran bahan bakar
(padat, cair, gas), tenaga listrik dan gas panas
sebagai sisa proses kimia.

Proses pembentukan steam pada suatu bejana tertutup

menimbulkan peningkatan tekanan akibat peningkatan


volume yang berubah dari fase cair menjadi gas, pada
saat itu temperatur air dan uap (steam) juga
meningkat. Apabila pada puncak bejana tertutup
tersebut dibuat sebuah lubang maka uap akan keluar
ke udara karena tekanan dalam ketel lebih tinggi dari
tekanan udara luar. Jadi apabila steam yang dilepaskan
sama besar jumlahnya dengan uap yan terbentuk,
maka tekanan uap dalam ketel akan tetap. Keadaan
seperti ini terdapat pada ketel uap yang sedang
bekerja, dan biasanya uap yang terjadi (dihasilkan)
tersebut mempunyai energi potensial dan dapat
dipergunakan
sebagai
sumber
energi,
seperti
pemanfaatan ke sebuah turbin uap ataupun proses
pabrik lainnya.

Untuk merubah air yang berbentuk fasa cair ke

steam (fasa uap), energi panas ditambahkan untuk


menaikan temperatur disebut sebagai panas
sensibel, titik didih air pada tekanan atmosphere
adalah 100 0C (212 oF) dan akan naik bila tekanan
pada sistem dinaikan. Ketika perubahan air (liquid)
menjadi steam (uap) mulai berjalan,
temperaturnya
tidak
berubah
lagi
dengan
penambahan
panas.
Fluida
memperlihatkan
hubungan antara tekanan dan temperatur jenuh
sewaktu perubahan dari air ke steam. Energi panas
yang diberikan untuk merubah dari fasa cair ke uap
dengan temperature tetap disebut panas laten.

Flow dan Uraian Proses HRSG

Flow dan Uraian Proses HRSG Unfired

Flow dan Uraian Proses Fired HRSG

Feed per hari yang masok


Steam perhari yang dihasilkan
Apasaja yang harus dijaga
Faktor yang mempengaruhi produksi

Bagian-Bagian HRSG
Diverter
Burner
Boiler
Economizer
Steam Drum

Diverter
Pada diverter terdapat damper
yang
berfungsi
untuk
mengalihkan gas buang turbin
apakah gas buang tersebut
digunakan sebagai pemanas
atau tidak. Pengalihan ini
dapat diatur secara otomatis
atau manual. Pada diverter
terdapat MOV (motor operated
valve) yang berfungsi untuk
menggerakkan
katup
(damper) dan juga termokopel
element
(TE)
untuk
mendeteksi temperatur gas
buang
turbin
yang
akan
masuk kedalam diverter.

Burner
Burner merupakan penghasil api
yang ikut dalam memanaskan air
di boiler, sebagai tambahan
panas boiler bila produksi uap
panas yang di inginkan lebih
banyak. Pada ruang bakar ini
terdapat 4 (empat) tingkat api
pembakar yang masing-masing
memiliki
sensor
berupa
termokopel element (TE) untuk
mendeteksi besar kecilnya api.

Boiler

Boiler terdiri dari pipa tahan panas yang


digunakan dalam pemanasan air yang
akan menghasilkan steam (uap). Pada
boiler
juga
terdapat
sensor
yaitu
termokopel element (TE) yang mendeteksi
panas air yang masuk ke boiler. Sistem ini
merupakan close circulation. Sisi proses
boiler terdiri dari dua drum, yaitu upper
mud drum ( drum atas) dan lower mud
drum (drum bawah), dimana air mengalir
dari drum bawah ke drum atas dan
kemudian ke steam drum menghasilkan
steam produk sedangkan air yang belum
menjadi steam akan turun kembali ke
drum bawah ( lower mud drum ).

Economizer
Economizer berfungsi sebagai
tempat pemanasan awal agar
air yang disalurkan ke steam
drum tidak terlalu lama di
panaskan.
Fungsi
lainnya
yaitu menghemat pemakaian
bahan bakar
pada burner.
Economizer menyerap panas
dari
gas
exhaust
untuk
meningkatkan
temperature
air umpan hanya sampai
dibawah
temperature
saturated.
Kemudian
air
tersebut
dikirim
menuju
steam drum dan boiler.Pada
economizer juga terdapat
thermocouple element yang
mendeteksi temperature air

Steam Drum
Steam
drum
berfungsi
sebagai tempat penyimpan
steam yang dihasilkan pada
proses pemanasan. Pada
steam Drum terdapat 3
element
kendali
yaitu
Pressure Indicator Control
(PIC), Flow indicator control
(FIC) dan level Indicator
control (LIC).
Fungsi utama dari steam
drum
adalah
sebagai
tempat penampung steam,
tempat injeksi bahan kimia,
dan sistem blowdown.

PERALATAN
PENDUKUNG
Kompressor untuk penggerak MOV (KM-9202)

Kompressor ini digunakan untuk mengalirkan


udara untuk menggerakkan diverter agar dapat
mengisolasi aliran ke stack dibantu oleh 2 MOV
yaitu MOV-9203 A/B.
2 flow valve
Terdapat 2 Flow valve untuk mengatur aliran :
1.
2.

FV-9237 valve ini digunakan untuk mengatur flow


boiler feed water.
FV-9239 valve ini digunakan untuk mengatur flow
fuel gas yang di alirkan ke burner.

Orivice

Alat ini adalah alat untuk mengukur


flow/aliran, alat ini dingunakan pada header
steam sebelum steam masuk ke aliran steam
yang menuju ke unit yang membutuhkan
Mud Drum

Drum ini merupakan tempat aliran BFW dari


steam drum sebelum masuk ke boiler dan
berfungsi sebagai tempat SiO3 dan polymer
serta
sulfit
mengendap
dan
tempat
melakukan drain.