Anda di halaman 1dari 16

PTERIGIUM

Disusun
Denny Selendra
Pembimbing
Dr. Ira Karina Siregar, Sp.M

Definisi
Menurut American Academy of

Ophthalmology, pterygium adalah poliferasi


jaringan subconjunctiva berupa granulasi
fibrovaskular dari (sebelah) nasal konjuntiva
bulbar yang berkembang menuju kornea
hingga akhirnya menutupi permukaannya

Menurut Prof. dr.H. Sidarta Ilyas, Sp.M,

Pterigium adalah suatu penebalan konjungtiva


bulbi yang berbentuk segitiga, mirip daging
yang menjalar ke kornea, pertumbuhan
fibrovaskular konjungtiva yang bersifat
degeneratif dan invasif

Epidemiologi
Terdapat hubungan peningkatan prevalensi

pada daerah yang terkena paparan ultraviolet


lebih tinggi
Di daratan Amerika serikat, Prevalensinya
berkisar kurang dari 2% untuk daerah diatas
40olintang utara sampai 5-15% untuk daerah
garis lintang 28-36o

Etiologi
Etiologi pasti belum diketahui dengan jelas
Diduga disebabkan
iritasi kronis,
cahaya sinar matahari,
udara panas.

Patofisiologi
konjunctiva

Gejala Klinis
mata sering berair

Pemeriksaan Fisik
Adanya massa jaringan kekuningan pada

lapisan luar mata (sclera),berkembang


menuju ke arah kornea dan pada permukaan
kornea

A. Cap: Biasanya datar, terdiri atas zona abu-abu pada kornea yang kebanyakan terdiri atas fibroblast, menginvasi dan menghancurkan
lapisan bowman pada kornea

B.Whitish: Setelah cap, lapisan vaskuler tipis yang menginvasi kornea


C.Badan: Bagian yang mobile dan lembut, area yang vesikuler pada konjunctiva bulbi, area paling ujung

Klasifikasi
Derajat 1

(Gradasi klinis menurut Youngson ):

Diagnosa
Anamnesa

Diagnosa
Banding
1. Pinguekula
Penebalan terbatas pada konjungtiva bulbi,
berbentuk nodul yang berwarna kekuningan

2. Pseudopterigium
merupakan suatu reaksi dari konjungtiva oleh
karena ulkus kornea

Terapi
Konservatif

Prognosis
Pterigium adalah suatu neoplasma yang

benigna. Umumnya prognosis baik.


Kekambuhan dapat dicegah dengan
kombinasi operasi dan sitotastik tetes mata
atau beta radiasi