Anda di halaman 1dari 20

Sinkronisasi Estrus Pada

Ternak
Ardan Legenda De Arham
Mirsa Ita Dewi Adiana
Ari Prayudha
Dwi Mardiko
Ibnu Satria A

TERMINOLOGI

Estrus/ berahi = Fase dimana seekor betina mau menerima pejantan


untuk mengawini.

Siklus estrus = Jarak antara satu estrus dengan estrus yang berikutnya

Sinkronisasi estrus = Upaya manusia untuk menyerentakkan berahi.

Fase / Periode Estrus


Proestrus
Fase Folikuler
Estrus

Metestrus
Fase Luteal
Diestrus

Hormon selama Siklus estrus

Keuntungan Siklus Estrus

Memudahkan dan efisiensi deteksi birahi.

Memudahkan dalam pelaksanaan kawin buatan.

Memudahkan tatalaksana kelahiran dan pemeliharaan anak.

Memudahkan tatalaksana pemibibitan.

Sinkronisasi Estrus

Sinkronisasi estrus merupakan teknik manipulasi siklus estrus


untuk menimbulkan gejala estrus dan ovulasi pada sekolompok
hewan secara bersamaan.

Teknik ini terbukti efektif untuk meningkatkan efisiensi


penggunaan inseminasi buatan, efisiensi deteksi estrus, sehingga
dapat diaplikasikan untuk memperbaiki reproduktivitas sapi

(Williams et al., 2002: Patterson et al., 2005).

Fungsi Sinkronisasi Estrus

Mengurangi waktu untuk menemukan hewan birahi.

Memberi kemudahan bagi penggunaan inseminasi buatan, terutama pada kawanan


sapi pedaging, dengan memberi perlakuan pada hewan secara berkelompok.

Dalam hubungan dengan prosedur saat ovulasi, agar dapat melakukan inseminasi
sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.

Sebagai kelanjutan dari pembiakan serentak, membatasi keseluruhan periode


kelahiran pada kawanan atau kelompok ternak.

Memungkinkan melakukan pengawasan kelahiran dengan tujuan mengurangi


kematian anak baru lahir dan pengaturan pengasuhan anak pada induk lain.

Setelah pengendalian perkawinan yang berhasil, memungkinkan untuk melakukan


penyapihan, penggemukan, dan pemasaran kawanan ternak yang seragam.

Memudahkan pemanfaatan transfer embrio.


(Hunter, 2000)

Manfaat Sinkronisasi Estrus

Optimalisasi dan efisiensi pelaksanaan IB.

Mengatasi masalah kesulitan pengenalan birahi (ex: Subestrus atau


birahi tenang)

Mengatasi masalah reproduksi tertentu, misalnya anestrus post


partum (anestrus pasca beranak).

Fasilitasi program perkawinan dini pasca beranak (early post


partum breeding) pada sapi potong dan perah. Teknik ini dapat
digunakan untuk mempercepat birahi kembali pasca beranak,
pemendekkan days open (hari-hari kosong) dan pemendekkan jarak
beranak.

Persyaratan Sinkronisasi Estrus

Ternak tidak dalam keadaan Bunting

Induk memiliki alat Reproduksi yang Baik

Terbebas dari Peradangan alat Reproduksi (endometris,


metritis, dan vaginatis)

BCS optimum ( 3 3,5 )

Khusus sinkronisasi estrus menggunakan PG2a, hewan harus


memiliki CL

Mekanisme Sinkronisasi Estrus


1. Disuntikkan
Injeksi PGF2a

2. Pemberian Progestogen dan PGF

Progestogen (CIDR, PRID) sebagai Vaginal Pessary (Device) selama 7 Hari

PGF di injeksi i.m. pada Hari ke 6

Sapi di IB :
berdasarkan
84

gejala berahi muncul

Jam pasca injeksi PGF

3. Progestogen dan Estrogen

Estrogen (5 mg Estradiol Valerat)

Progestogen (3 mg NORGESTOMET) pada hari ke I

Kemudian pemberian Progestogen (Norgestomet, CIDR/Ear-Implant)


selama 9 Hari

Sapi di IB 54 Jam pasca pencabutan CIDR/Implant

Cara
Penggunaan
CIDR

VIDEO CARA PENGGUNAAN CIDR

SKEMA
PENGGUNAAN
BERBAGAI
HORMON
UNTUK
SINKRONISASI
ESTRUS

Aplikasi Sinkronisasi Estrus Pada Ternak Lain

Domba dan Kambing

Injeksi progesteron melalui intra vagina selama 12 -14 hari untuk domba dan 18 -21 hari untuk
Kambing.

Secara fisologis, setelah penarikan spons maka suplay progesterone akan terhenti ini
menyebabkan ransangan pada hipofisa untuk mengeluarkan FSH dan LH,selanjutnya folikel
akan tumbuh pata taraf yang matang sehingga terjadilah estrus.

Pemberian PGF2 alpha. Secara umum dilakukan dengan suntikan intra muskuler dengan dosis 6-8
mg/ekor.

KESIMPULAN

Sinkronisasi estrus merupakan teknik manipulasi siklus estrus untuk


menimbulkan gejala estrus dan ovulasi pada sekolompok hewan
secara bersamaan.

Metode penggunaan sinkronisasi estrus dapat dilakukan dengan


beberapa cara, yaitu penggunaan sediaan progesteron, prostaglandin
F2a(PGF2a), dan kombinasinya dengan gonadotropin releasing
hormone (GnRH).

Manfaat sinkronisasi estrus adalah diantara meningkatkan efisiensi


penggunaan inseminasi buatan, efisiensi deteksi estrus atau birahi,
menekan biaya inseminasi buatan, mengatasi masalah pendeteksian
birahi, dan mengatasi masalah reproduksi tertentu seperti anestrus
post partum.

Thankyou
Malang, 3 Maret 2016