Anda di halaman 1dari 2

Kenakalan Remaja

Oleh: Warsikin
Remaja adalah setiap orang yang sedang berada antara jenjang SMP sampai
SMA. Bisa diartikan antara umur 13 sampai 18 tahun. Saat remaja itulah, setiap orang
ingin belajar, mencontoh, mencoba hal baru, mengekspresikan jiwanya untuk mencari
jati diri mereka.
Sayangnya, tidak sedikit dari mereka yang terlibat pada kasus kenakalan
remaja. Kenakalan remaja merupakan suatu perilaku menyimpang (dalam artian
negatif) yang dilakukan oleh remaja. Tidak jarang dari mereka yang bangga telah
melakukan perilaku negatif tersebut.
Banyak hal yang tergolong dalam kasus kenakan remaja. Entah itu perorangan
atau berkelompok, kasus kecil sampai kasus pidana besar. Kenakalan remaja bisa
berwujud pemalakan, aksi bullying, vandalisme, pelecehan, pergaulan bebas, sampai
dengan kasus yang melibatkan korban tewas, seperti pembunuhan.
Adapun kenakalan remaja bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Faktor
internalnya biasanya datang dari keluarga yang kurang baik; perekonomian keluarga,
perceraian, perselingkuan, broken home, merasa tidak diperhatikan, mau pun
gangguan jiwa orang tersebut. Sedangkan faktor eksternal dapat terjadi karena
pergaulan sosial dengan orang-orang yang salah, masyarakat yang acuh, pengaruh
teman yang kurang baik dan lain sebagainya.
Setalah melakukan peilaku tersebut, banyak dampak negatif yang akan
ditimbulkan. Dampak pada diri sendiri; seseorang akan mudah marah, anti sosial,
suka mengganggu orang lain, bertindak kriminal, sakit keras yang disebabkan dari
pola hidup tidak sehat, dibenci orang lain, susah mendapat pekerjaan. Sedangkan
dampak buruk pada orang lain dapat berupa; ketakutan pada diri korban, kerusakan
dan kehilangan harta benda bahkan mengancam jiwa orang lain. Bisa saja seorang
korban kenakalan remaja tidak terima dan dendam dengan orang-orang tersebut, dan

malah ikut menjadi remaja nakal agar tidak menjadi korban dan dapat membalas
dendamnya.
Hal-hal tersebut dapat ditanggulangi dengan selalu mendekatkan diri pada
Tuhan YME dan selalu berbuat baik pada orang lain. Supaya kita tidak terlibat dalam
kasus kenakalan remaja, kita juga harus berprasangka baik pada orang lain, mengisi
waktu dengan hal positif, memilih pergaulan yang baik, saling membantu,
mendamaikan orang yang sedang berseteru dan tidak mencoba untuk membalas
dendam perbuatan buruk orang lain pada kita. Keluarga menjadi faktor terpenting
yang berperan dalam hal ini, sebaiknya orang tua selalu menasihati anaknya dan anak
tidak segan berbagi atau memberi tahukan masalahnya pada keluarga. Jika sudah
terlanjur, sebaiknya pelaku kenakalan remaja jangan langsung dipidanakan dan
dipenjara, tapi diberi bimbingan dan arahan yang baik terlebih dahulu.
Jadi kenakalan remaja merupakan suatu perbuatan menyimpang yang dapat
merugikan diri sendiri mau pun orang lain. Sedangkan kasus-kasus tersebut dapat
didasari dari berbagai latar belakang, dan keluarga sangat berperan penting dalam
kasus tersebut untuk mencetak anak yang akan menjadi pelaku kenakalan remaja atau
pun menjadikan anak aset berharga masa depan bagi keluarga dan dapat
menanggulangi kenakalan remaja.