Anda di halaman 1dari 8

A.

LKMM
1. MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)

Lebih dari satu dekade lalu, para pemimpin Asean sepakat membentuk sebuah pasar
tunggal di kawasan Asia Tenggara pada akhir 2015 mendatang.
Ini dilakukan agar daya saing Asean meningkat serta bisa menyaingi Cina dan India
untuk menarik investasi asing. Penanaman modal asing di wilayah ini sangat dibutuhkan
untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan.
Pembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean
(MEA) ini nantinya memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke
negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan semakin ketat.
Masyarakat Ekonomi Asean tidak hanya membuka arus perdagangan barang atau jasa, tetapi
juga pasar tenaga kerja profesional, seperti dokter, pengacara, akuntan, dan lainnya.
Riset terbaru dari Organisasi Perburuhan Dunia atau ILO menyebutkan pembukaan
pasar tenaga kerja mendatangkan manfaat yang besar. Selain dapat menciptakan jutaan
lapangan kerja baru, skema ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan 600 juta orang yang
hidup di Asia Tenggara. Pada 2015 mendatang, ILO merinci bahwa permintaan tenaga kerja
profesional akan naik 41% atau sekitar 14 juta. Sementara permintaan akan tenaga kerja
kelas menengah akan naik 22% atau 38 juta, sementara tenaga kerja level rendah meningkat
24% atau 12 juta. Namun laporan ini memprediksi bahwa banyak perusahaan yang akan
menemukan pegawainya kurang terampil atau bahkan salah penempatan kerja karena
kurangnya pelatihan dan pendidikan profesi.
2. PUBLIC SPEAKING
Public Speaking adalah komunikasi lisan berupa pidato, ceramah, presentasi, dan
jenis berbicara di depan umum (orang banyak) lainnya. Public Speaking juga diartikan
sebagai "pembicaraan publik" yang maksudnya berbicara di depan orang banyak juga.
Banyak orang takut public speaking dengan ragam alasan: suka merasa gugup, grogi, merasa

tidak bisa, tidak biasa, takut salah ucap, takut lupa, dan sebagainya yang masuk kategori
"demam panggung".
Berikut ialah 7 hal yang penting dalam public speaking ;
a. Mengatasi gugup/grogi dalam Public Speaking
b. Teknik pernapasan untuk Public Speaking
c. Teknik vokal untuk Public Speaking
d. Persiapan Public Speaking
e. Teknik Membuka Public Speaking
f. Penyampaian/Penguasa Materi Public Speaking
g. Penyampaian/Penguasa Materi Public Speaking
3. SIDANG
A. Pengertian Sidang
Sidang adalah sebuah media diskusi yang melibatkan lebih dari 2 orang dengan
materi pembahasan yang telah disepakati bersama. Sementara teknik persidangan sendiri
ialah suatu mekanisme atau cara untuk mengatur jalannya sebuah persidangan agar tercipta
sebuah forum persidangan yang tertib dan teratur. Bentuk-bentuk siding dibedakan menjadi
dua, sidang terbuka dan sidang tertutup ;
a. Sidang Terbuka : sebuah forum persidangan yang dihadiri oleh berbagai kalangan,
misal para undangan, peserta sidang, panitia pelaksana(Organizing Committee
(OC) dan Steering Committee(SC))
b. Sidang Tertutup yaitu forum persidangan yang dibuka hanya untuk kalangan
tetentu saja, misalnya khusus dihadiri oleh peserta sidang dan Steering Committee

B. Jenis-jenis persidangan
a. Sidang Paripurna : sebuah forum persidangan yang dihadiri oleh seluruh peserta
sidang, untuk memutuskan kesepakatan bersama dari sidang sidang
sebelumnya(misalnya hasil sidang pleno) , peserta sidang dalam hal ini tidak
memiliki hak-hak yang dimilikinya.
b. Sidang Pleno adalah sebuah forum persidangan yang mengesahkan hasil
keputusan sidang sidang komisi atau hasil keputusan dari sidang pleno itu sendiri.
c. Sidang Komisi adalah sebuah forum persidangan yang membahas dan membuat
sebuah keputusan sementara dari peserta sidang komisi yang didelegasikan dan
ditunjuk.
d. Sidang Sub Komisi adalah sebuah forum persidangan yang melakukan
pembahasan dan membuat keputusan sementara dari peserta sidang sub komisi,
dengan materi materi yang lebih kecil skupnya dari sidang komisi, sidang ini
bersifat fleksibel bisa diadakan atau tidak.>untuk pembahasan pada hal yang
insidentil atau penyikapan terhadap suatu rumusan atau pandangan dari sebuopini
yang erkembang dalam sidang.
C. Perangkat Sidang
a. Peserta siding
b. Peridium atau pemimpin siding
c. Materi
d. Tata tertib
e. Ruangan
f. Perlengkapan

4. INTEGRASI KEISLAMAN, KESEHATAN DAN KEBANGSAAN


a. Ilmu sangat penting dalam dunia islam
b. Banyaknya tututan menuntut ilmu di alquran dan alhadist
c. Dari segala aspek, Indonesia kini masih terpuruk, ini karena pendidikan di negara kita ini
masih belum maju yang selanjutnya menghasilkan lulusan yang kurang unggul.
d. Ilmu dan agama adalah hal yang paling penting di dunia kita saat ini.
B. FKIK CAMP
1. PERGERAKAN MAHASISWA
Pergerakan mahasiswa berasal dari dua kata, yaitu pergerakan dan mahasiswa.
pergerakan disini diartikan menjadi sebuah golongan yang beraksi untuk bangkit dan berubah
dari kondisi yang memang sebelumnya buruk menjadi kondisi yang lebih baik lagi dan yang
diharapkan. Pengertian Mahasiswa dapat diartikan sebagai pelajar yang tinggi yang mempunyai
tanggung jawab yang besar dan mempunyai peranan moral, sosial dan peranan intelektual, atau
seseorang yang belajar di perguruan tinggi/ universitas.
Selain

itu,pergerakan

mahasiswa

merupakan

usaha

untuk

meningkatkan

intelektualitas dan kemampuan kepemimpinan para golongan atau kelompok para mahasiswa
dalam melakukan kegiatan kemahasiswaan yang ada di dalam maupun di luar kampus.
Pernyataan lain menyebutkan bahwa, gerakan mahasiswa adalah gerakan moral. Gerakan moral
yang digambarkan dalam gerakan mahasiswa digambarkan dengan pahlawan yang muncul
untuk mengatasi kekacauan dan segera menghilang saat kekeacauan itu mereda (Soe Hok Gie,
2011). Jadi, setelah pemaparan penjelasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa pengertian
gerakan mahasiswa adalah suatu gerakan mahasiswa dalam bentuk aksi gerakan moral yang
dilakukan sebagai usaha untuk perubahan tatanan kehidupan sosial-budaya, ekonomi-politik dan
hukum menjadi tatanan yang lebih baik dari sebelumnya.
2. MANAJEMEN AKSI
Manajemen aksi merupakan suatu cara yang digunakan untuk mengatur
suatu massa aksi agar tetap terkoordinir dan sesuai dengan rencana dan target

awal hingga mencapai hasil yang diinginkan. Beberapa bentuk aksi ialah; Aksi
Demonstrasi, Aksi Mogok makan, Aksi Damai, Aksi Mimbar bebas, Aksi Theatrikal,
dan lain-lain
Dalam melaksanakan aksi, harus mempertimbangkan beberapa hal penting.
baik perangkat yang mesti dipersiapkan maupun tahapan-tahapan yang harus
dilalui bersama. Aksi memiliki beberapa tahapan yang harus dilalui, antar lain:

a. Pra-aksi
a.1 Persiapan dan pematangan issue
a.2 Menyusun tim aksi
b. Aksi
Dalam tahapan inilah peran, fungsi dari perangkat aksi diaplikasikan sesuai
dengan tugas masing-masing, komunikasi serta koordinasi antar perangkat aksi
tidak boleh terputus karena perubahan situasi di lapangan sangatlah cepat,
sehingga hal-hal yang tidak diinginkan dalam suatu aksi dapat dihindari, misalnya :
Provokasi, Infiltran, Represif aparat, Chaos.
c. Pasca aksi

c.1 Absensi, sebagai pemastian terhadap jumlah peserta aksi yang terlibat selama
pelaksanan aksi.
c.2 Evaluasi, untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan dari aksi
c.3 Rekomendasi, dari hasil-hasil yang telah dicapai melalui aksi dapat dikerangkakan
menjadi sebuah masukan untuk gerakan yang akan dilaksanakan selanjutnya.
3. MANAJEMEN ISU DAN KONFLIK
Manajemen issue adalah proses manajemen yang tujuannya membantu melindungi
pasar, mengurangi resiko, menciptakan kesempatan-kesempatan serta mengelola imej sebagai
sebuah aset organisasi bagi manfaat keduanya, organisasi itu sendiri serta stakeholder utamanya,
yakni pelanggan/konsumen, karyawan, masyarakat dan para pemegang saham. (Caywood,
1997:173)
Para pakar PR Indonesia mengartikan manajemen issue sebagai fungsi manajemen yang
mengevaluasi sikap masyarakat, baik internal maupun eksternal, mengidentifikasi hal-hal atau

masalah yang patut dikhawatirkan dan melakukan usaha-usaha ke arah perbaikan. Selain itu,
mereka juga mengartikannya sebagai suatu usaha aktif untuk ikut serta mempengaruhi dan
membentuk persepsi/pandangan/opini dan sikap masyarakat yang mempunyai dampak terhadap
perusahaan. (Wongsonagoro, 1995). Kita tidak akan mudah memahami terminologi
Manajemen Issue di atas tanpa mengetahui apa yang sebenarnya dimaksud dengan issue
(bukan terjemahan dari gossip/ rumour). Menurut dua pakar di AS, Hainsworth dan Meng,
sebuah issue muncul sebagai suatu konsekuensi atas beberapa tindakan yang dilakukan, atau
diusulkan untuk dilakukan, oleh satu atau beberapa pihak yang dapat menghasilkan negosiasi
dan penyesuaian sektor swasta, kasus pengadilan sipil atau kriminal, atau dapat menjadi masalah
kebijakan publik melalui tindakan legislative atau perundangan. Ada 4 pendekatan manajemen
isu ;
a.
b.
c.
d.

Pendekatan system
Pendekatan strategic
Pendekatan restores
Pendekatan terintegrasi

Proses manajemen isu


Manajemen isu strategis adalah tanggung jawab seluruh organisasi. Tanggung jawab
tersebut melintasi semua unit kerja. Kerangka manajemen isu melibatkan tiga fungsi, yaitu :
1. Pengumpulan/pemantauan intelijen dan infprmasi;
2. Menganalisis informasi dan mengelompokka masalah (issue classificaton)
3. Mengambil tindakan dan mengevaluasi hasil (taking action and evaluating the results)
Proses manajemen isu adalah proses mengidentifikasi dan memecahkan masalah dalam
suatu organisasi. Menggunakan proses manajemen isu, kita dapat mengidentifikasi dan
menyelesaikan masalah dengan cepat sebelum isu memiliki dampak yang tidak diinginkan.
Proses manajemen isu akan membantu :
1.
2.
3.
4.
5.

Mengidentifikasi isu
Menentukan dampak dari tiap isu
Membuat prioritas isu dan melaporkan stasus pengembangan isu
Meninjau semua masalah dan memutuskan suatu tindakan
Mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah dengan cepat

RESUME MATERI LKMM DAN FKIK CAMP


Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Public Speaking, Teknik Sidang, dan integrasi
Keislaman, Kesehatan, dan Kebangsaan
Pergerakan Mahasiswa, Manajemen Aksi, dan Manajemen Isu dan Konflik

Disusun oleh :
Muhammad Rosikh Ruhul Amin
NIM 11151020000010

PROGRAM STUDI FARMASI


FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN)
SYARIF HIDAYATULLAH
JAKARTA
2015