Anda di halaman 1dari 27

TURBIN

UAP

PENGERTIAN

JENIS TURBIN UAP


-

Berdasarkan proses transformasi energi:


- Turbin impulse
- Turbin reaksi
Berdasarkan tekanan uap keluar turbin
- Back pressure
- Condensing.
Berdasarkan tekanan uap masuk turbin
- Tekanan super kritis ( 225 bar )
- Tekanan sangat tinggi ( 170 bar keatas )
- Tekanan tinggi ( diatas 40 bar ).
- Tekanan menengah ( s/d 40 bar ).
- Tekanan rendah ( 1,2 2bar abs )
Berdasarkan pengaturan uap masuk
- Constant pressure with throttle control.
- Constant pressure with Nozzle control.
- Sliding pressure

TURBIN UAP

KELENGKAPAN TURBIN UAP

KERUGIAN KERUGIAN

Kerugian internal yaitu kerugian yang


berkaitan dengan jalannya uap didalam turbin.
Kerugian external yaitu kerugian yang tidak
berkaitan dengan jalannya uap didalam turbin
seperti kerugian mekanik dan kerugian
perapatan uap pada poros turbin.

KERUGIAN INTERNAL
Kerugian didalam katup pengatur uap masuk turbin H
Kerugian didalam nozzle atau
sudu tetap hn
Kerugian didlm sudu jalan hb
Kerugian karena uap meninggalkan sudu hl
Kerugian karena gesekan uap
dengan cakra pemegang sudu
Kerugian pada perapatan antar tingkat sudu ( labirint ).
Kerugian akibat uap basah

KERUGIAN LABIRINT
Tekanan uap sebelum nozel yang lebih tinggi dari
tekanan sesudahnya menyebabkan uap mengalir
melalui celah diantara cakra nozel dan poros. Untuk memperkecil kebocoran ini dipasang perapat
yang dikenal dengan nama labirint seal, namun
demikian perapatan ini
tidak dapat menghilangkan sepenuhnya kebocoran tersebut

KERUGIAN UAP
MENINGGALKAN SUDU

Kecepatan uap keluar nozel


menyebabkan vakuum pada sela
sela antara sudu tetap ( nozel )
dan sudu jalan. Akibatnya uap
bekas keluar sudu jalan kembali
lagi tersedot oleh aliran uap baru

KERUGIAN KEBASAHAN
UAP
Pada sudu sudu akhir akan terjadi pengembunan sebagian uap menjadi butir butir
air
Butir butir air ini jalannya akan lebih lambat dari uap karena itu ia menghambat
aliran uap.

KEBASAHAN UAP

Uap basah atau uap yang mengandung air akan menyebabkan erosi,
pada sudu turbin, karena itu butir butir air harus dikeluarkan dari laluan
uap melalui saluran extraction dan khususnya pada sudu tetap tingkat
terakhir diberi saluran pengkap dan pembuang air.

PERLAKUAN DAN
PENGAMATAN SELAMA START
Pastikan bahwa suhu dan tekanan uap telah sesuai dengan jenis
start sebelum uap dimasukkan ke turbin.
Buka pelan pelan throttle valve secara manual dan perhatikan laju
dan langkah2 pertambahan putarannya disesuaikan kondis relatif
expansionnya sesuai dgn buku petunjuk
Lalui putaran kritis dengan cepat.
Lakukan test protective device ketika putaran mencapai putaran
sinkroon.
Lakukan test overspeed jika unit habis overhaul
Segera tambahkan aliran uap setelah sinkroon.
Lakukan trip manual jika unit habis overhaul.
Pembebanan selanjutnya sesuaikan dengan buku petunjuk.

PUTARAN KRITIS

Putaran kritis adalah putaran dimana terjadi kesamaan


frequensi antara getaran pribadi ( natural vibration )
dengan frequensi ge-taran karena putaran poros.
Besarnya putaran kritis :

n cr 300
G
Dimana = gaya yang diperlukan untuk melendutkan poros
turbin sebesar 1 cm.
G = Berat poros turbin.

PUTARAN KRITIS UNTUK GABUNGAN


POROS TURBIN GENERATOR

Untuk poros turbin yang ditumpu dengan banyak bantalan dengan


sambungan kopling critical speed dimiliki oleh masing masing poros:
a & h untuk generator, g exciter, b HP turbine, c IP turbine, d e f LP turbine.

STOP TURBIN
Waktu start memerlukan
waktu yang panjang
khususnya untuk start
dingin. Hal tersebut untuk
menghindari perbedaan
pemuaian yang besar
antara rotor dan stator.

Waktu stop hanya


memerlukan waktu 20
menit,karena perbedaan
suhu stator dan rotor tidak
akan menjadi besar.

PEMELIHARAAN

Pemeliharaan selama operasi.


Pemeliharaan waktu berhenti.
Overhaul
- Simple.
- Mean.
- Major.

SIMPLE OVERHAUL

Memeriksa kondisi bantalan.


Memeriksa clearance bantalan.
Memeriksa kondisi alignment.
Memeriksa gerakan governing valve
terhadap tekanan minyak governor.
Memeriksa kondisi sudu terakhir.
Memeriksa steam strainer.
Kalibrasi alat alat proteksi dan alat ukur.

MEAN OVERHAUL

Simple overhaul +
Membuka casing bagian atas.
Memeriksa kondisi sudu turbin
Memeriksa clearance antara bagian rotor
dan bagian casing.
Memeriksa sistim perapat poros.

MAJOR OVERHAUL
Mean overhaul +
Mengangkat rotor dan membersihkannya.
Melepas diapragma sudu tetap dan membersihkannya.
Memeriksa cacat yang terjadi pada bagian stator dan
rotor dan mencegah cacat tsb agar tidak berlanjut.
Pembersihan digunakan cara sand blasting jika kotoran
sulit dilepas.
Mengganti bantalan jika batasan yang diizinkan hampir
terlampaui.
Memasang kembali / mengganti baru semua yang
dilepas dan mencatat semua clearance clearancenya.

SISTIM PROTEKSI TURBIN

Proteksi terhadap tekanan pelumas


rendah.
Proteksi terhadap dorongan axial
lebih.
Proteksi terhadap vacuum rendah.
Proteksi terhadap putaran lebih.
Proteksi terhadap vibrasi.
Proteksi terhadap high defferential
expansion.

GOVERNOR

Fungsi governor adalah untuk


mempertahan-kan putaran turbin ketika
terjadi perubahan beban, dengan
menambah atau mengurangi jumlah aliran
uap.
Ada 3 jenis governor:
Mekanik
Hydrolik
electronik

GOVERNOR
1. Dalam keadaan normal turbin
berputar pada 3000 rpm.
2. Naiknya putaran akibat turunnya
beban menyebabkan bandul terlempar keluar, sehingga 2 slipper bergerak naik dan pilot valve
6 juga bergerak naik.
7

3. Minyak hidrolik masuk kebagian


atas hidrolik silinder 3, menyebabkan piston bergerak turun,
mengurangi jumlah aliran uap.
4. Pergerakan katup uap terhenti
setelah pilot valvemenutup aliran
minyak.

SISTIM PELUMASAN
Sistim pelumasan turbin generator berfunsi:
Membentuk lapisan antara (dengan ketebalan
tertentu) sehingga tidak terjadi kontak langsung
antara poros dan bantalan, dan kotoran yang
terbawa pelumas tidak melukai permukaan
bantalan.
Membuang panas yang timbul pada bantalan akibat
gesekan atau yang lainnya.
Pelumas harus terjamin kondisinya sehingga tidak merusak
bagian bagian yang dilaluinya, karena itu sistim pelumas
turbin dilengkapi dengan sistim pemberSih yang dikenal
dengan nama oil condtioner

SISTIM PELUMASAN

OIL CONDITIONER

SISTIM PERAPATAN POROS


Sistim gland perapatan
poros berfungsi untuk:
Pada turbin tekanan tinggi
untuk menhindari bocor
uap keudara luar.
Pada turbin tekanan rendah untuk menghindari
masuknya udara luar
kedalam sistim air uap.

DETAIL PERAPATAN POROS