Anda di halaman 1dari 4

LAMPIRAN LIMBAH B3

1. Lokasi limbah B3
Tempat penampungan sementara (TPS 1) limbah B3 terletak dilantai dasar (basement)
Rumah Sakit Syafira yang memiliki luas 2 m x 6 m, sedangkan tempat penampungan
sementara (TPS 2) limbah B3 terletak di dekat lapangan Matador Jalan Pahlawan Kerja
yang memiliki luas 4 m x 6 m dengan titik koordinat sebagai berikut :

Nama Intake
TPS (1) LB3

Drajat
0

Lintang
Menit
29

Detik
53.426

Drajat
101

Bujur
Menit
27

Detik
17.863

TPS (2) LB3

27

13

101

29

55

Adapun TPS 1 LB3 terbagi menjadi 3 ruangan yang masing-masing terdiri dari
ruangan pertama tempat penyimpanan jarum suntik, ampul dan benda tajam, ruangan
kedua tempat penyimpanan lampu neon bekas dan ruangan ketiga tempat penyimpanan aki
bekas, oli dan filter bekas. TPS 2 LB3 Incenerator terbagi 2 ruangan yang masing-masing
ruangan terdiri dari ruangan pertama penyimpanan sampah medis dan sampah benda tajam
untuk sementara, ruangan kedua tempat penyimpanan sementara abu hasil pembakaran
incenerator.
2. Karakteristik per jenis limbah B3
Limbah dianggap B3 apabila bersifat mudah meledak (explosive), mudah terbakar
(flamable), mudah bereaksi terhadap oksigen (oxidant), menimbulkan karat (corosive) dan
beracun (toxic). Limbah B3 yang dihasilkan oleh RS.Syafira diperkirakan adalah oli bekas
mesin genset, filter oli dan minyak genset, neon bekas, baterai bekas, aki bekas, kemasan /
kaleng bekas pengharum ruangan.

3. Uraian tentang proses pengumpulan dan perpindahan limbah B3


Proses pengumpulan limbah B3 dilakukan dengan mengumpulkan semua limbah B3
(aki bekas, oli bekas, baterai bekas, neon bekas serta filter bekas) yang dihasilkan dari
kegiatan rumah sakit ke TPS limbah B3 yang berada di basement rumah sakit. Apabila

limbah B3 sudah banyak maka dilakukan pemindahan (diserahkan) pada pihak ketiga yang
sudah memiliki izin kementerian Lingkungan Hidup dan melaporkan ke BLH setiap
limbah yang dikeluarkan dari TPS B3.
4. Uraian tentang pengelolaan limbah B3
Untuk pengelolaam limbah B3 yang berasal dari aktifitas RS. Syafira seperti aki
bekas, baterai bekas, oli bekas, filter bekas serta neon bekas akan dilakukan sebagai
berikut :
a. Membuat tempat penyimpana sementara (TPS) limbah B3
b. Pengelolaan secara teknis mengacu pada PP 85 Tahun 1999 tentang pengelolaan Bahan
Berbahaya dan Beracun
c. Menyerahkan Limbah B3 pada pihak ketiga yang sudah memiliki izin dari Kementerian
Lingkungan Hidup dan melaporkan ke BLH setiap limbah yang dikeluarkan dari TPS
Limbah B3
5. Perlengkapan sistem tanggap darurat
Tempat penampungan sementara bahan berbahaya dan beracun (TPS LB3) RS.
Syafira memiliki kelengkapan sistem tanggap darurat berupa kotak pertolongan pertama
pada kecelakaan (P3K) serta alat pemadam kebakaran (APAR).
6. Tata letak saluran drainase
Tata letak saluran drainase pada tempat penampungan sementara bahan berbahay dan
beracun (TPS LB3) RS. Syafira terletak didekat TPS LB3 itu sendiri yaitu berupa saluran
air hujan dan langsung mengalir ke parit yang ada didekat TPS LB3.

Gambar Tempat Penampungan Sementara Limbah


Bahan Berbahaya Dan Beracun (TPS LB3)
1. TPS (1) LB3

2. TPS (2) LB3