Anda di halaman 1dari 40

Reaksi redoks berdasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen

Soal 1

Menurut konsep reaksi redoks sebagai reaksi pengikatan dan pelepasan oksigen, zat yang mengikat oksigen disebut ....

Pilihan Tunggal

reduktor

oksidator

reduksi

oksidasi

redoks

Soal 2

Reaksi kimia yang ditandai dengan berkurangnya oksigen dari suatu senyawa disebut ....

Pilihan Tunggal

oksidasi

oksidator

reduksi

reduktor

redoks

Zat yang mengalami oksidasi disebut ....

Pilihan Tunggal

oksidator

reduktor

oksidasi

reduksi

redoks

Soal 4

Berdasarkan konsep pengikatan dan pelepasan oksigen, reaksi berikut ini merupakan reaksi oksidasi, kecuali ....

Pilihan Tunggal

Mg (s) + Cl(g) → MgCl(s)

2H(g) + O(g) → 2HO (g)

CH(g) + 2O(g) → CO(g) + 2HO (g)

  • 4 Fe (s) + 3O(g) → 2 FeO(s)

  • 2 Mg (s) + O(g) → 2 MgO (s)

Soal 5

Perhatikan reaksi oksidasi berikut ini.

3S (s) + 2KClO₃ (s) → 2KCl (aq) + 3SO₂ (g)

Pada reaksi tersebut, yang bertindak sebagai oksidator adalah ....

Pilihan Tunggal

S

KClO

KCl

SO

S dan SO

Perhatikan reaksi reduksi di bawah ini.

Cr₂O₃ (aq) + 2Al (s) → Al₂O₃ (aq) + 2Cr (s).

Pada reaksi tersebut, yang bertindak sebagai reduktor adalah ....

Pilihan Tunggal

Cr dalam CrO

Al

Al dalam AlO

Cr

Odalam CrO

Soal 7

Diketahui reaksi pembakaran anilina (CHN) sebagai berikut.

CHN (g) + 35O(g) → 24CO(g) + 4NO(g) + 14HO (l)

Pernyataan berikut ini yang sesuai dengan konsep reaksi redoks sebagai pengikatan dan pelepasan oksigen adalah ….

Pilihan Tunggal

anilina mengalami reaksi oksidasi

oksigen sebagai reduktor

COsebagai hasil reduksi

HO sebagai oksidator

NOsebagai oksidator

Pembakaran glukosa di dalam tubuh dinyatakan dengan reaksi berikut.

C₆H₁₂O₆ (s) + 6O₂ (g) → 6CO₂ (g) + 6H₂O (g)

Reaksi yang mengakibatkan perubahan glukosa menjadi gas karbondioksida dan air merupakan reaksi ....

Pilihan Tunggal

oksidasi, karena terjadi pelepasan oksigen

oksidasi, karena terjadi pengikatan oksigen

reduksi, karena terjadi pelepasan oksigen

reduksi, karena terjadi pengikatan oksigen

reduksi dan oksidasi

Zat-zat berikut ini mengandung belerang. Di antara zat tersebut yang tidak dapat direduksi adalah ....

Pilihan Tunggal

HSO

SO² -

SO² -

SO

-

Pernyataan berikut ini yang tidak tepat adalah ....

Pilihan Tunggal

reduksi melibatkan pelepasan oksigen

oksidasi melibatkan penambahan oksigen

dalam reaksi redoks, oksidasi tidak akan terjadi tanpa reduksi

oksidator merupakan zat yang menyebabkan zat lain tereduksi

oksidator adalah zat yang tereduksi

reaksi redoks sebagai serah terima elektron

Soal 1

Menurut konsep reaksi redoks sebagai reaksi pengikatan dan pelepasan elektron, zat yang mengikat elektron dinamakan ....

Pilihan Tunggal

reduktor

oksidator

reduksi

oksidasi

redoks

Petunjuk

Pahami konsep redoks sebagai reaksi serah terima elektron.

Pembahasan

Reaksi oksidasi dan reduksi terjadi secara bersamaan. Jika suatu zat mengalami oksidasi (melepas elektron), maka zat tersebut akan mereduksi zat lain, sehingga disebut reduktor. Sebaliknya, jika suatu zat mengalami reduksi (mengikat elektron), maka zat tersebut akan mengoksidasi zat lain, sehingga disebut oksidator.

Soal 2

Reaksi kimia yang ditandai dengan pelepasan elektron dari suatu atom disebut ....

Pilihan Tunggal

reduktor

oksidator

reduksi

oksidasi

redoks

Petunjuk

Pahami konsep reaksi redoks sebagai reaksi serah terima elektron.

Pembahasan

Berdasarkan konsep reaksi redoks sebagai reaksi serah terima elektron, reaksi oksidasi didefinisikan sebagai reaksi pelepasan elektron, sedangkan reaksi reduksi adalah reaksi pengikatan elektron.

Jadi, reaksi kimia yang ditandai dengan pelepasan elektron dari suatu atom disebut reaksi oksidasi.

Soal 3

Berikut ini yang merupakan reaksi oksidasi adalah ....

Pilihan Tunggal

Br+ 2e - → 2Br -

Cu 2+ + 2e - → Cu

H→ 2H + + 2e -

Cl+ 2e - → 2Cl -

Zn 2+ + 2e - → Zn

Petunjuk

Pahami definisi reaksi oksidasi sebagai reaksi serah terima elektron.

Pembahasan

Dalam suatu persamaan reaksi, jika elektron dilepaskan, maka elektron ditulis di ruas sebelah kanan tanda panah. Sebaliknya, jika elektron diterima, maka elektron ditulis di ruas sebelah kiri tanda panah. Oleh karena reaksi oksidasi adalah reaksi pelepasan elektron, maka jawaban yang benar adalah H→ 2H + + 2e - .

Soal 4

Berdasarkan konsep pengikatan dan pelepasan elektron, reaksi berikut ini merupakan reaksi reduksi, kecuali ....

Pilihan Tunggal

CrO(g) + 2Al (s) → AlO(g) + 2Cr (s)

CuO (s) + H(g) → Cu (s) + HO (l)

2Na (s) + H(g) → 2NaH (s)

2 Mg (s) + O(g) → 2 MgO (s)

2Na (s) + 2HO (l) → 2NaOH (aq) + H(g)

Petunjuk

Pahami kembali konsep reaksi reduksi.

Pembahasan

Mari kita teliti satu per satu pilihan jawaban yang ada.

CrO(g) + 2Al (s) → AlO(g) + 2Cr (s)

Cr 3+ (g) + 3e - → Cr (s)

Reaksi tersebut merupakan reaksi reduksi, karena Cr mengikat elektron yang dilepas oleh Al.

CuO (s) + H(g) → Cu (s) + HO (l)

Cu 2+ (s) + 2e - → Cu (s)

Reaksi tersebut merupakan reaksi reduksi, karena Cu mengikat elektron yang dilepas oleh H.

2Na (s) + H(g) → 2NaH (s)

H(g) + 2e - → 2H - (s)

Reaksi tersebut merupakan reaksi reduksi, karena H mengikat elektron yang dilepas oleh Na.

2 Mg (s) + O(g) → 2 MgO (s)

Reaksi tersebut merupakan reaksi oksidasi, karena Mg mengikat oksigen (konsep pengikatan dan pelepasan oksigen).

2Na (s) + 2HO (l) → 2NaOH (aq) + H(g)

2H + (l) + 2e - → H(g)

Reaksi tersebut merupakan reaksi reduksi, karena Hmengikat elektron yang dilepas oleh Na.

Jadi, yang bukan merupakan reaksi reduksi adalah 2 Mg (s) + O(g) → 2 MgO (s).

Reaksi antara magnesium dengan larutan asam klorida dapat dinyatakan dengan reaksi berikut.

Mg (s) + 2H + (aq) → Mg 2+ (aq) + H₂ (g)

Reaksi yang mengakibatkan perubahan atom magnesium menjadi ion magnesium termasuk reaksi ....

Pilihan Tunggal

reduksi, karena terjadi penambahan elektron

reduksi, karena terjadi pengurangan elektron

oksidasi, karena terjadi penambahan elektron

oksidasi, karena terjadi pengurangan elektron

tidak terjadi reaksi oksidasi maupun reduksi

Petunjuk

Atom magnesium hasil reaksi bermuatan positif.

Pembahasan

Perhatikan reaksi di bawah ini.

Mg (s) + 2H + (aq) → Mg 2+ (aq) + H(g)

Mg (s) → Mg 2+ (aq) + 2e - ………

..

(oksidasi)

Pada reaksi di atas, Mg melepas elektron menjadi ion Mg 2+ . Reaksi pelepasan elektron disebut sebagai reaksi oksidasi.

Soal 6

Perhatikan reaksi redoks berdasarkan konsep serah terima elektron berikut ini.

Cr₂O₃ (aq) + 2Al (s) → Al₂O₃ (aq) + 2Cr (s).

Pada reaksi di atas, yang bertindak sebagai penyerah elektron adalah ....

Pilihan Tunggal

Cr dalam CrO

Al

Al dalam AlO

Cr

Odalam CrO

Petunjuk

Suatu atom akan berubah menjadi ion positif jika menyerahkan elektronnya.

Pembahasan

Perhatikan reaksi berikut.

CrO(aq) + 2Al (s) → AlO(aq) + 2Cr (s).

Pada reaksi di atas, proses serah terima elektron dapat digambarkan melalui reaksi:

Cr 3+ (aq) + 3e - → Cr (s) …… (reduksi, karena Cr dalam CrOmengikat elektron)

Al (s) → Al 3+ (aq) + 3e - …… (oksidasi, karena Al melepas elektron)

Jadi yang berperan sebagai penyerah elektron dalam reaksi redoks tersebut adalah Al.

Perhatikan reaksi redoks di bawah ini.

2Na (s) + 2H₂O (l) → 2NaOH (aq) + H₂ (g)

Menurut konsep serah terima elektron, natrium dalam reaksi tersebut mengalami oksidasi, karena ….

Pilihan Tunggal

melepaskan 1 elektron sehingga bermuatan +1

menangkap 1 elektron sehingga bermuatan -1

dapat mengoksidasi air

dapat menyebabkan air kehilangan 1 elektronnya

dapat menyebabkan air kelebihan 1 elektronnya

Petunjuk

Pahami definisi reaksi oksidasi.

Pembahasan

Reaksi yang terjadi pada natrium dapat dinyatakan sebagai berikut.

Na (s) → Na + (aq) + e

-

Natrium melepaskan 1 elektron sehingga bermuatan +1, oleh karenanya natrium mengalami oksidasi.

Soal 8

Perhatikan reaksi berikut ini.

PCl₃ (g) + Cl₂ (g) → PCl₅ (g)

Spesi yang menangkap elektron adalah ....

Pilihan Tunggal

PCl

Cl

PCl

PCldan Cl

PCldan PCl

Petunjuk

Atom akan bermuatan negatif jika menangkap elektron.

Pembahasan

Perhatikan reaksi berikut.

PCl(g) + Cl(g) → PCl(g)

Pada reaksi di atas, terjadi proses serah terima elektron, yaitu:

P 3+ (g) → P 5+ (g) + 2e - … Cl(g) + 2e - → 2Cl - (g)…

..

(melepas elektron) (menangkap elektron)

..

Jadi, spesi yang menangkap elektron adalah Cl.

Soal 9

Perhatikan reaksi di bawah ini.

MnO₄ - + H + + Fe 2+ → Mn 2+ + H₂O + Fe 3+

Pada reaksi di atas, zat yang bertindak sebagai oksidator adalah ….

Pilihan Tunggal

H +

Fe 2+

Fe 3+

Mn 2+

MnO-

Petunjuk

Pahami definisi oksidator.

Pembahasan

Perhatikan reaksi di bawah ini.

MnO- + H + + Fe 2+ → Mn 2+ + HO + Fe 3+

Pada reaksi tersebut, terjadi serah terima elektron, yaitu:

Mn 7+ + 5e - → Mn 2+

..

(menangkap elektron, mengalami reduksi)

Fe 2+ → Fe 3+ + e -

..

(melepas elektron, mengalami oksidasi)

Fe 2+ mengalami oksidasi, karena dioksidasi oleh Mn dalam MnO4 - . Dengan demikian, yang bertindak sebagai oksidator (zat pengoksidasi) adalah MnO4 - .

Pernyataan berikut ini benar, kecuali ....

Pilihan Tunggal

reduksi melibatkan pengikatan elektron

oksidasi melibatkan pelepasan elektron

dalam reaksi redoks, oksidasi tidak akan terjadi tanpa reduksi

reduktor adalah zat yang menyebabkan zat lain tereduksi

oksidator merupakan zat yang teroksidasi

Petunjuk

Pahami kembali konsep reaksi redoks.

Pembahasan

Dalam reaksi redoks, oksidasi (reaksi pelepasan elektron) dan reduksi (reaksi pengikatan elektron) terjadi secara bersamaan. Zat yang mengalami reduksi akan menyebabkan zat lain teroksidasi, sehingga disebut oksidator. Sebaliknya, jika zat mengalami oksidasi dan menyebabkan zat lain tereduksi, disebut reduktor.

Jadi, pernyataan yang tidak tepat adalah oksidator merupakan zat yang teroksidasi.

3. Reaksi redoks berdasarkan perubahan bilangan biloks

Soal 1

Menurut konsep perubahan bilangan oksidasi, zat yang mengalami pertambahan biloks dinamakan ....

Pilihan Tunggal

reduktor

oksidator

reduksi

oksidasi

redoks

Petunjuk

Ingat kembali konsep perubahan bilangan oksidasi.

Pembahasan

Reaksi oksidasi dan reduksi terjadi secara bersamaan. Jika suatu zat mengalami reduksi (mengalami penurunan bilangan oksidasi), maka zat tersebut akan mengoksidasi zat lain, disebut oksidator. Sebaliknya, jika suatu zat mengalami oksidasi (mengalami pertambahan biloks), maka zat tersebut akan mereduksi zat lain, disebut reduktor.

Soal 2

Reaksi kimia yang ditandai dengan penurunan biloks dari suatu unsur disebut ....

Pilihan Tunggal

reduktor

oksidator

reduksi

oksidasi

redoks

Petunjuk

Ingat kembali konsep reaksi redoks.

Pembahasan

Dalam reaksi redoks, ada yang mengalami pertambahan biloks dan ada juga yang mengalami penurunan biloks. Reaksi yang ditandai dengan pertambahan biloks disebut reaksi oksidasi, sedangkan reaksi yang ditandai dengan penurunan biloks disebut reaksi reduksi.

Di antara perubahan berikut ini yang merupakan reaksi reduksi adalah ....

Pilihan Tunggal

Nmenjadi NO

Nmenjadi NH

NOmenjadi NO-

NHmenjadi NH-

NHmenjadi NH+

Petunjuk

Pahami definisi reaksi reduksi.

Pembahasan

Reaksi reduksi adalah reaksi penurunan bilangan oksidasi. Biloks N dalam Nadalah 0, sedangkan biloks N dalam NHadalah -3. Berarti, atom N mengalami penurunan biloks dan terjadi reaksi reduksi.

Soal 4

Reaksi berikut ini merupakan reaksi redoks, kecuali ....

Pilihan Tunggal

ClO(s) + HO (l) → HClO(aq)

3Cu (s) + 8HNO(aq) → 3Cu(NO)(aq) + 2NO (g) + 4HO (l)

Mg (s) + HSO(aq) → MgSO(aq) + SO(g) + HO (l)

Na (s) + HSO(aq) → NaSO(aq) + H(g)

S (s) + O(g) → SO(g)

Petunjuk

Pahami konsep reaksi redoks.

Pembahasan

Dalam reaksi redoks, dipastikan terdapat unsur yang mengalami perubahan biloks. Perhatikan masing-masing reaksi dan biloksnya yang ada pada pilihan jawaban berikut ini.

Jadi, yang bukan merupakan reaksi redoks adalah Cl ₂ O ₇ ( s ) + H

Jadi, yang bukan merupakan reaksi redoks adalah ClO(s) + HO (l) → HClO(aq).

Soal 5

Natrium perborat merupakan obat kumur yang disarankan. Pembuatan natrium perborat didasarkan pada reaksi berikut ini.

NaBO(aq) + NaO(aq) + HO(aq) → 4NaBO(aq) + 3HO (l)

Natrium perborat berperan sebagai ....

Pilihan Tunggal

pembunuh kuman

oksidator

reduktor

emulgator

flokulan

Petunjuk

Pahami konsep reaksi redoks.

Tentukan biloks masing-masing unsur.

Pembahasan

Perhatikan reaksi redoks di bawah ini.

 Pahami konsep reaksi redoks.  Tentukan biloks masing-masing unsur. Pembahasan Perhatikan reaksi redoks di bawah

Natrium perborat mengalami oksidasi karena unsur B mengalami pertambahan biloks dari +3 ke +5. Natrium perborat juga mereduksi peroksida (HO). Dengan demikian, natrium perborat berperan sebagai reduktor.

Soal 6

Natrium perborat merupakan obat kumur yang disarankan. Pembuatan natrium perborat didasarkan pada reaksi berikut ini.

NaBO(aq) + NaO(aq) + HO(aq) → 4NaBO(aq) + 3HO (l)

Dari reaksi di atas yang merupakan hasil oksidasi adalah ....

Pilihan Tunggal

NaBO

NaO

HO

NaBO

HO

Petunjuk

Hasil oksidasi ditulis di ruas kanan persamaan reaksi.

Pembahasan

Perhatikan reaksi redoks di bawah ini.

Dari reaksi di atas, natrium perborat (Na ₂ B ₄ O ₇ ) mengalami oksidasi menghasilkan

Dari reaksi di atas, natrium perborat (NaBO) mengalami oksidasi menghasilkan natrium borat (NaBO). Dengan demikian, yang merupakan hasil oksidasi adalah NaBO.

Soal 7

Natrium perborat merupakan obat kumur yang disarankan. Pembuatan natrium perborat didasarkan pada reaksi berikut ini.

NaBO(aq) + NaO(aq) + HO(aq) → 4NaBO(aq) + 3HO (l)

Dari reaksi di atas, bilangan oksidasi oksigen dalam hidrogen peroksida berubah dari ….

Pilihan Tunggal

-2 menjadi 0

-2 menjadi +2

-1 menjadi -2

0 menjadi -2

-1 menjadi 0

Petunjuk

Ingat kembali rumus kimia hidrogen peroksida.

Pahami aturan biloks.

Pembahasan

Perhatikan reaksi redoks di bawah ini.

Dari reaksi di atas, natrium perborat (Na ₂ B ₄ O ₇ ) mengalami oksidasi menghasilkan

Rumus kimia hidrogen peroksida adalah HO. Biloks oksigen dalam HOadalah -1, sedangkan dalam HO adalah -2. Jadi, biloks oksigen berubah dari -1 menjadi -2.

Soal 8

Natrium perborat merupakan obat kumur yang disarankan. Pembuatan natrium perborat didasarkan pada reaksi berikut ini.

NaBO(aq) + NaO(aq) + HO(aq) → 4NaBO(aq) + 3HO (l)

Dari reaksi di atas, yang merupakan hasil reduksi adalah ....

Pilihan Tunggal

NaBO

NaO

HO

NaBO

HO

Petunjuk

Pahami konsep reaksi redoks.

Pahami definisi reduksi.

Pembahasan

Perhatika reaksi redoks di bawah ini.

Rumus kimia hidrogen peroksida adalah H ₂ O ₂ . Biloks oksigen dalam H ₂ O

Dari reaksi di atas, hidrogen peroksida (HO) mengalami reduksi menghasilkan molekul air (HO). Jadi, yang merupakan hasil reduksi adalah HO.

Berikut ini merupakan reaksi pemurnian aluminium.

1. 3HO (l) + 2AlF(aq) → AlO(s) + 6HF (aq) 2. 3CaO (s) + 2AlF(aq) → CaF(aq) + AlO(s)

3.

2 AlO(s) + 3C (s) + 6Cl(g) → 4AlCl(aq) + CO(g)

  • 4. 2AlCl(aq) → 2Al (s) + Cl(g)

Dari reaksi di atas, yang merupakan reaksi redoks adalah ….

Pilihan Tunggal

  • 1 dan 2

  • 1 dan 3

  • 2 dan 3

  • 2 dan 4

  • 3 dan 4

Petunjuk

Pahami konsep reaksi redoks.

Tentukan biloks masing-masing unsur pada reaksi-reaksi pada soal.

Pembahasan

Kalian dapat memeriksa satu persatu reaksi yang ada pada soal. Dalam reaksi redoks, pasti terdapat unsur yang mengalami perubahan biloks. Perhatikan reaksi di bawah ini.

3. 2 Al ₂ O ₃ ( s ) + 3C ( s ) + 6Cl
3. 2 Al ₂ O ₃ ( s ) + 3C ( s ) + 6Cl

Jadi, yang merupakan reaksi redoks adalah 2 AlO(s) + 3C (s) + 6Cl(g) → 4AlCl(aq) + CO(g) dan 2AlCl(aq) → 2Al (s) + Cl(g).

Soal 10

Di antara data-data berikut, pengertian yang benar dari reaksi oksidasi adalah ....

Pilihan Tunggal A B C D E Petunjuk Pahami definisi reaksi oksidasi. Pembahasan Definisi reaksi redoks

Pilihan Tunggal

A

B

C

D

E

Petunjuk

Pahami definisi reaksi oksidasi.

Pembahasan

Definisi reaksi redoks mengalami perkembangan berdasarkan konsep yang melibatkan oksigen, serah terima elektron dan perubahan biloks. Dalam perkembangannya, reaksi oksidasi didefinisikan sebagai reaksi pengikatan oksigen, pelepasan elektron dan penambahan bilangan oksidasi. Jadi, pernyataan yang benar adalah B.

4. Bilangan oksidasi

Soal 1

Bilangan oksidasi Cl dalam senyawa asam perklorat, HClO 4 adalah ....

Pilihan Tunggal

-1

+1

+3

+5

+7

Petunjuk

Ingat kembali jumlah bilangan oksidasi seluruh atom-atom dalam suatu senyawa netral.

Ingat kembali bilangan oksidasi atom O dan H.

Pembahasan

Jumlah bilangan oksidasi seluruh atom-atom dalam suatu senyawa netral adalah nol.

Jumlah biloks 1 atom H + 1 atom Cl + 4 atom O = 0 1(+1) + biloks Cl + 4(-2) = 0 biloks Cl + 1 - 8 = 0 biloks Cl - 7 = 0 biloks Cl = +7

Jadi, bilangan oksidasi Cl dalam senyawa asam perklorat, HClO 4 adalah +7.

Soal 3

Bilangan oksidasi Cr pada ion Cr 2 O 7 2- adalah ....

Pilihan Tunggal

+2

+4

+10

+12

Petunjuk

Ingat kembali jumlah bilangan oksidasi seluruh atom-atom dalam suatu senyawa ion.

Ingat kembali bilangan oksidasi atom O.

Pembahasan

Jumlah bilangan oksidasi seluruh atom-atom dalam senyawa ion adalah sama dengan muatan ion tersebut.

Jumlah biloks 2 atom Cr + 7 atom O = -2

  • 2 biloks Cr + 7(-2) = -2

  • 2 biloks Cr - 14 = -2

  • 2 biloks Cr = +12 biloks Cr = +6

Jadi, bilangan oksidasi Cr pada ion Cr 2 O 7 2- adalah +6.

Soal 4

Bilangan oksidasi I pada ion IO 3 - adalah ....

Pilihan Tunggal

+5

+3

+1

-1

-5

Petunjuk

Ingat kembali jumlah bilangan oksidasi seluruh atom-atom dalam suatu senyawa ion.

Ingat kembali bilangan oksidasi atom O.

Pembahasan

Jumlah bilangan oksidasi seluruh atom-atom dalam senyawa ion adalah sama dengan muatan ion tersebut.

Jumlah biloks 1 atom I + 3 atom O = -1 biloks I + 3(-2) = -1 biloks I - 6 = -1 biloks I = +5

Jadi, bilangan oksidasi I pada ion IO 3 - adalah +5.

Soal 5

Bilangan oksidasi atom S yang paling tinggi terdapat pada ....

Pilihan Tunggal

SO 2

S 2 O 3

2-

S 4 O

2-

6

SO 4

2-

H 2 S

Petunjuk

Ingat kembali jumlah bilangan oksidasi seluruh atom-atom dalam suatu senyawa netral dan ion.

Ingat kembali bilangan oksidasi atom O dan H.

Pembahasan

Mari kita teliti satu persatu.

SO 2

Jumlah biloks 1 atom S + 2 atom O = 0 biloks S + 2(-2) = 0

biloks S = +4

S 2 O 3

2-

Jumlah biloks 2 atom S + 3 atom O = -2

  • 2 biloks S + 3(-2) = -2

  • 2 biloks S = +4

biloks S = +2

S 4 O 6

2-

Jumlah biloks 4 atom S + 6 atom O = -2

biloks S + 6(-2) = -2

4

4

biloks S = +2,5

SO 4

2-

biloks S = +6

H 2 S

2

biloks S = +10

Jumlah biloks 1 atom S + 4 atom O = -2 biloks S + 4(-2) = -2

Jumlah biloks 2 atom H + 1 atom S = 0

(+1) + biloks S = 0

biloks S = -2

Jadi, bilangan oksidasi atom S yang paling tinggi terdapat pada SO 4

2-

.

Soal 6

Bilangan oksidasi atom Mn yang paling tinggi terdapat pada ....

Pilihan Tunggal

MnO

MnO 2

MnSO 4

KMnO 4

K 2 MnO 4

Petunjuk

Ingat kembali jumlah bilangan oksidasi seluruh atom-atom dalam suatu senyawa netral.

Ingat kembali bilangan oksidasi atom O, K, dan S.

Pembahasan

Mari kita teliti satu persatu.

MnO

Jumlah biloks 1 atom Mn + 1 atom O = 0 biloks Mn + 1(-2) = 0

biloks Mn = +2

MnO 2

Jumlah biloks 1 atom Mn + 2 atom O = 0 biloks Mn + 2(-2) = 0

biloks Mn = +4

MnSO 4

Jumlah biloks 1 atom Mn + 1 atom S + 4 atom O = 0 biloks Mn + 1 (+6) + 4(-2) = 0 biloks Mn - 2 = 0

biloks Mn = +2

KMnO 4

Jumlah biloks 1 atom K + 1 atom Mn + 4 atom O = 0 1(+1) + biloks Mn + 4(-2) = 0 biloks Mn – 7 = 0

biloks Mn = +7

K 2 MnO 4

Jumlah biloks 2 atom K + 1 atom Mn + 4 atom O = 0 2 (+1) + biloks Mn + 4(-2) = 0 biloks Mn – 6 = 0

biloks Mn = +6

Jadi, bilangan oksidasi atom Mn yang paling tinggi terdapat pada KMnO 4 .

Soal 7

Bilangan oksidasi atom kalsium, nitrogen, dan oksigen dalam senyawa Ca(NO 3 ) 2 berturut- turut adalah ….

Pilihan Tunggal

+2, -5, -2

+2, +5, -2

-2, +5, -2

+2, +5, +2

Petunjuk

Ingat kembali biloks atom-atom golongan IIA (Be, Mg, Ca, Sr, Ba) dan oksigen (O).

Pembahasan

Berdasarkan aturan biloks, atom Ca mempunyai biloks +2 dan atom O mempunyai biloks -2. Untuk menghitung biloks N, perhatikan langkah berikut ini.

Jumlah bilangan oksidasi seluruh atom-atom dalam senyawa netral = 0.

Jumlah biloks 1 atom Ca + 2 atom N + 6 atom O = 0 1(+2) + 2 biloks N + 6(-2) = 0 2 biloks N – 10 = 0 biloks N = +5

Jadi, biloks Ca, N, dan O berturut-turut adalah +2, +5, -2.

Soal 8

Bilangan oksidasi O dalam H 2 O 2 adalah ....

Pilihan Tunggal

-2

-1

-12

+2

+1

Petunjuk

Senyawa H 2 O 2 adalah peroksida.

Pembahasan

Atom oksigen (O) di dalam senyawa umumnya memiliki biloks -2, kecuali dalam senyawa peroksida dan superoksida.

Pada senyawa peroksida seperti H 2 O 2 , Na 2 O 2 , dan BaO 2 , atom oksigen memiliki biloks -1.

Perhatikan reaksi di bawah ini:

2

Al 2 O 3 (s) + 3C (s) + 6Cl 2 (g) → 4AlCl 3 (aq) + CO 2 (g)

Biloks unsur Cl berubah dari ….

 

Pilihan Tunggal

0

menjadi -1

0

menjadi +1

-1 menjadi 0

+1 menjadi 0

0

menjadi -3

Petunjuk

 

Ingat kembali bilangan oksidasi unsur bebas.

Ingat kembali jumlah bilangan oksidasi seluruh atom-atom dalam suatu senyawa netral.

Ingat kembali bilangan oksidasi atom Al.

 

Pembahasan

2

Al 2 O 3 (s) + 3C (s) + 6Cl 2 (g) → 4AlCl 3 (aq) + CO 2 (g)

Cl 2 tidak berikatan dengan unsur lain dan tidak bermuatan, sehingga biloksnya = 0.

Biloks Cl dalam AlCl 3 dapat dihitung sebagai berikut:

Jumlah biloks 1 atom Al + 3 atom Cl = 0 1(+3) + 3 biloks Cl = 0

3

biloks Cl = -3

biloks Cl = -1

Jadi, biloks unsur Cl berubah dari 0 menjadi -1.

Soal 10

Unsur logam yang memiliki biloks +5 terdapat pada .....

Pilihan Tunggal

CrO 4

2-

Fe(CN) 6

3-

MnO 4

Cr 2 O 7

2-

SbO 4

3-

Petunjuk

Hitunglah biloks Sb pada masing-masing pilihan jawaban yang tersedia.

Jumlah bilangan oksidasi seluruh atom-atom dalam suatu senyawa ion adalah sama dengan muatan ion tersebut dan pada senyawa netral = 0.

Pembahasan

SbO 4

3-

.

Dari kelima pilihan jawaban yang ada, unsur logam yang memiliki biloks +5 terdapat pada

Jumlah bilangan oksidasi seluruh atom-atom dalam suatu senyawa ion adalah sama dengan muatan ion tersebut.

Jumlah bilangan oksidasi 1 atom Sb + 4 atom O = -3 biloks Sb + 4(-2) = -3 biloks Sb - 8 = -3

biloks Sb = +5

5. persamaan reaksi redoks sederhana

Soal 1

Pada reaksi:

CuO (s ) + H 2 (g ) → Cu (s ) + H 2 O (g ),

zat yang bertindak sebagai reduktor adalah ....

Pilihan Tunggal

CuO

Cu

H 2 O

CuO dan H 2 O

Petunjuk

Tentukan biloks masing-masing atom.

Ingat kembali pengertian reduktor.

Pembahasan

Pada reaksi di atas, H 2 mengalami oksidasi dan menyebabkan CuO mengalami reduksi. Dengan demikian, yang bertindak sebagai reduktor adalah H 2 .

Soal 2

Pada reaksi:

2KClO 3 (s ) + 3S (s ) → 2KCl (s ) + 3SO 2 (g ),

yang bertindak sebagai oksidator adalah ….

Pilihan Tunggal

KClO 3

S

KCl

SO 2

KCl dan SO 2

Petunjuk

Tentukan biloks masing-masing atom.

Ingat kembali pengertian oksidator.

Pembahasan

Pada reaksi di atas, KClO 3 mengalami reduksi dan menyebabkan S mengalami oksidasi. Dengan demikian, yang bertindak sebagai oksidator adalah KClO 3 .

Soal 3

Pada pemanasan KClO 3 terjadi reaksi:

2 KClO 3 (s ) → 2 KCl (s ) + 3O 2 (g )

Peristiwa reduksi terjadi pada ....

Pilihan Tunggal

atom Cl pada KClO 3 menjadi KCl

atom K pada KClO 3 menjadi KCl

atom O pada KClO 3 menjadi KCl

atom O pada KClO 3 menjadi O 2

atom Cl pada KCl menjadi KClO 3

Petunjuk

Tentukan biloks masing-masing atom.

Ingat kembali pengertian reaksi reduksi.

Pembahasan

Pada reaksi di atas, biloks Cl dalam KClO 3 turun dari +5 menjadi -1.

Jadi, peristiwa reduksi terjadi pada atom Cl yaitu KClO 3 menjadi KCl.

Soal 4

Berikut ini yang merupakan reaksi redoks adalah ....

Pilihan Tunggal

Na + + Cl - → NaCl

Zn + S → ZnS

Pb 2+ + SO 4 2- → PbSO 4

CuO + 2H + → Cu 2+ + H 2 O

Cl 2 O 7 + H 2 O → HClO 4

Petunjuk

Ingat kembali konsep reaksi redoks berdasarkan perubahan bilangan oksidasi.

Pembahasan

Pada reaksi di atas, biloks Zn berubah dari 0 menjadi +2. Zn mengalami peningkatan biloks (oksidasi), sedangkan biloks S berubah dari 0 menjadi -2. S mengalami penurunan biloks (reduksi).

Jadi, yang merupakan reaksi redoks adalah Zn + S → ZnS.

Soal 5

Pada reaksi:

Cu 2+ + Zn → Cu + Zn 2+ ,

pernyataan yang benar adalah ....

Pilihan Tunggal

Zn sebagai oksidator dan Cu sebagai reduktor

Zn sebagai oksidator dan Cu 2+ sebagai reduktor

Zn sebagai reduktor dan Cu sebagai oksidator

Zn sebagai reduktor dan Cu 2+ sebagai oksidator

Zn 2+ sebagai reduktor dan Cu 2+ sebagai oksidator

Petunjuk

Ingat kembali pengertian reduktor dan oksidator.

Pembahasan

Pada reaksi di atas, biloks Zn berubah dari 0 menjadi +2. Zn mengalami oksidasi, sehingga bertindak sebagai reduktor. biloks Cu 2+ berubah dari +2 menjadi 0. Cu 2+ mengalami reduksi, sehingga bertindak sebagai oksidator.

Soal 6

Pada reaksi:

Cl 2 + 2KOH → KClO + KCl + H 2 O,

bilangan oksidasi klorin berubah dari ....

Pilihan Tunggal

-1 menjadi +1 dan 0

+1 menjadi -1 dan 0

  • 0 menjadi +1 dan -1

  • 0 menjadi +2 dan -1

-2 menjadi +1 dan -1

Petunjuk

Tentukan biloks masing-masing atom klorin.

Reaksi pada soal termasuk reaksi autoredoks.

Pembahasan

Pada reaksi di atas, Cl 2 mengalami reaksi oksidasi sekaligus reaksi reduksi atau disebut reaksi autoredoks. Bilangan oksidasi klorin berubah dari 0 menjadi +1 dan -1.

Soal 7

Di antara reaksi berikut, yang tergolong reaksi disproporsionasi adalah ….

Pilihan Tunggal

2SO 2 + O 2 → 2SO 3

2KClO 3 → 2KCl + 3O 2

3l 2 + 6KOH → 5KI + KIO 3 + 3H 2 O

Mg + 2HCl → MgCl 2 + H 2

SO 2 + 2H 2 S → 3S + 2H 2 O

Petunjuk

Reaksi disproporsionasi sama dengan reaksi autoredoks.

Pembahasan

Pada reaksi di atas, biloks iodium berubah dari 0 menjadi -1 dan + 5. Berarti, iodium mengalami reduksi sekaligus oksidasi atau dapat dikatakan reaksi di atas merupakan reaksi autoredoks atau disproporsionasi.

Soal 8

Di antara reaksi berikut ini, yang tidak tergolong reaksi redoks adalah ....

Pilihan Tunggal

2SO 2 (g ) + O 2 (g ) → 2SO 3 (g )

Na (s ) + H 2 SO 4 (aq ) → Na 2 SO 4 (aq ) + H 2 (g )

Al 2 O 3 (s ) + 6H + → Al 3+ (aq ) + 3H 2 O (l )

Mg (s ) + H 2 SO 4 (aq ) → MgSO 4 (aq ) + SO 2 (g ) + H 2 O (l )

Cu 2+ (aq ) + Zn (s ) → Cu (s ) + Zn 2+ (aq )

Petunjuk

Ingat kembali syarat terjadinya reaksi redoks.

Tentukan biloks masing-masing atom pada pilihan jawaban yang ada.

Pembahasan

Pada reaksi :

Al 2 O 3 (s ) + 6H + → Al 3+ (aq ) + 3H 2 O (l ),

Soal 9

Perhatikan reaksi di bawah ini:

2FeCl 2 (aq ) + Cl 2 (g ) → 2FeCl 3 (s )

Pernyataan yang benar dari reaksi tersebut adalah ….

Pilihan Tunggal

reaksinya termasuk reaksi autoredoks

hasil oksidasi = hasil reduksi, yaitu FeCl 3

FeCl 2 sebagai zat oksidator

Cl 2 sebagai zat reduktor

FeCl 3 sebagai oksidator juga reduktor

Petunjuk

Pahami kembali konsep reaksi redoks.

Ingat pengertian oksidator dan reduktor.

Pembahasan

Perhatikan reaksi berikut ini.

Reaksi di atas bukan reaksi autoredoks karena zat yang mengalami oksidasi berbeda dengan zat yang mengalami reduksi.

FeCl 2 mengalami oksidasi, berarti bertindak sebagai reduktor.

Cl 2 mengalami reduksi, berarti bertindak sebagai oksidator.

FeCl 3 merupakan hasil oksidasi dan juga hasil reduksi.

Jadi, pernyataan yang benar dari reaksi tersebut adalah hasil oksidasi = hasil reduksi, yaitu FeCl 3 .

Soal 10

Berikut merupakan zat yang digunakan sebagai reduktor pada pengolahan logam, kecuali .....

Pilihan Tunggal

O 2

H 2

C

CO

Na

Petunjuk

Ingat kembali pengertian reduktor dan oksidator.

Ingat kembali aturan bilangan oksidasi.

Pembahasan

Atom O dalam bentuk unsur bebas (O 2 ) memiliki biloks nol, sedangkan dalam senyawa pada umumnya memiliki biloks -2. Oleh karena itu, molekul O 2 selalu berperan sebagai oksidator jika bereaksi dengan logam.

Contoh: reaksi perkaratan besi

6. Penerapan reaksi redoks

Soal 1

Proses perkaratan besi dengan oksigen dan air sehingga menghasilkan karat disebut ....

Pilihan Tunggal

reduksi

reduktor

disproporsionasi

korosi

electroplating

Petunjuk

Pahami tentang perkaratan.

Pembahasan

Perkaratan dikenal juga dengan istilah korosi. Perkaratan adalah peristiwa terkikisnya logam oleh zat lain, misalnya besi oleh udara. Reaksi yang terjadi adalah 4Fe(s) + 3O(g) + 2x HO(l) → 2 FeO.xHO(s).

Soal 2

Proses pengolahan besi dari bijihnya melibatkan reaksi berikut.

Fe₂O₃(s) + 3CO(g) → 2Fe(s) + 3CO₂(g)

Reduktor dalam proses tersebut adalah ….

Pilihan Tunggal

gas oksigen

gas karbonmonoksida

gas karbondioksida

logam besi

bijih besi

Petunjuk

Reduktor adalah zat pereduksi, mengalami oksidasi.

Pembahasan

Reaksi yang terjadi pada proses pengolahan besi sebagai berikut.

Pembahasan Perkaratan dikenal juga dengan istilah korosi. Perkaratan adalah peristiwa terkikisnya logam oleh zat lain, misalnya

Gas karbonmonoksida (CO) mereduksi bijih besi (FeO), sehingga berperan sebagai reduktor.

Soal 3

Pembuatan biogas dari senyawa-senyawa organik menggunakan bakteri anaerob menghasilkan gas ....

Pilihan Tunggal

oksigen

hidrogen

metana

karbonmonoksida

karbondioksida

Petunjuk

Pahami proses pembuatan biogas.

Pembahasan

Bakteri anaerob bisa digunakan untuk mereduksi senyawa-senyawa organik, kemudian dimanfaatkan pada proses pembuatan biogas. Pembuatan biogas menghasilkan gas metana (CH).

Soal 4

Reaksi redoks yang terjadi dalam sel kering karbon-seng adalah sebagai berikut.

Zn + 2MnO₂ + H₂O → Zn 2+ + Mn₂O₃ + 2OH -

Oksidator dalam reaksi tersebut adalah ....

Pilihan Tunggal

Zn

MnO

HO

Zn 2+

MnO

Petunjuk

Oksidator adalah zat pengoksidasi, mengalami reduksi.

Pembahasan

MnOmengalami reduksi dan mengoksidasi Zn sehingga MnOdisebut sebagai oksidator.

Soal 5

Electroplating dilakukan pada logam-logam yang reaktif supaya ....

Pilihan Tunggal

daya hantar listriknya kuat

terhindar dari korosi

menghasilkan paduan logam

daya hantar panasnya optimal

tidak mudah bereaksi

Petunjuk

Electroplating adalah proses pelapisan logam menggunakan listrik.

Pembahasan

Electroplating biasanya dilakukan terhadap logam-logam yang reaktif supaya tahan lama, terhindar dari korosi, dan memiliki penampilan yang menarik.

Soal 6

Bahan makanan bisa rusak karena proses oksidasi. Misalnya mentega dan minyak sayur jika dibiarkan lama akan berbau tengik. Untuk menghindari proses oksidasi pada bahan makanan, dapat ditambahkan zat ....

Pilihan Tunggal

katalis

disenfektan

antioksidan

oksidator

reduktor

Petunjuk

Zat pengawet makanan biasa disebut antioksidan.

Pembahasan

Untuk menghindari proses oksidasi pada bahan makanan dapat ditambahkan zat antioksidan, misalnya BHA dan BHT.

Soal 7

Di antara reaksi berikut, reaksi redoks yang terjadi dalam pernapasan sel adalah ….

Pilihan Tunggal

CH₁₂O+ 6O→ 6CO+ 6HO

6CO+ 6HO → CH₁₂O+ 6O

C + O→ CO

CH+ O→ CO+ 2HO

SO+ 2HS → 3S + 2HO

Petunjuk

Pada pernapasan sel dibutuhkan gas oksigen, dikeluarkan gas CO.

Pembahasan

Pada reaksi pernapasan sel, glukosa (CH₁₂O) dioksidasi menghasilkan gas karbondioksida dan uap air melalui persamaan reaksi berikut.

C₆H₁₂O₆ + 6O₂ → 6CO₂ + 6H₂O

Soal 8

Proses perkaratan besi dapat dihambat dengan beberapa cara berikut ini, kecuali ....

Pilihan Tunggal

dicat

dilapisi logam lain (electroplating)

dikurangi kontak dengan oksigen

dihubungkan dengan logam Mg

dipanaskan

Petunjuk

Pahami cara-cara menghambat proses perkaratan besi.

Pembahasan

Beberapa cara dapat dilakukan untuk menghambat proses perkaratan pada logam, khususnya besi, yaitu dengan pengecatan, dilapisi dengan logam lain, dihubungkan dengan logam pelindung seperti Mg (proteksi katodik), dikurangi kontak dengan oksigen misalnya dilumuri oli.

Soal 9

Logam yang digunakan untuk melapisi kaleng sebagai antikarat adalah ….

Pilihan Tunggal

besi

timah

seng

tembaga

nikel

Petunjuk

Pahami cara melapisi kaleng supaya tidak berkarat.

Pembahasan

Logam yang digunakan untuk melapisi kaleng sebagai antikarat adalah timah (Sn).

Soal 10

Baterai sel kering yang biasa digunakan untuk menyalakan berbagai peralatan seperti senter, radio, CD player, mainan, dan jam dinding adalah baterai jenis ....

Pilihan Tunggal

kadmium-seng

lithium-ion

perak oksida

nikel-kadmium

baterai merkuri

Petunjuk

Pahami tentang jenis-jenis baterai.

Pembahasan

Baterai yang biasa digunakan untuk menyalakan peralatan seperti senter, radio, CD player, mainan, jam dinding, dan sebagainya adalah baterai karbon-seng. Di dalam baterai karbon-seng, pasta mangan(IV)oksida (MnO) berfungsi sebagai katoda. Amonium klorida (NHCl) dan seng klorida (ZnCl) berfungsi sebagai elektrolit. Seng pada lapisan luar berfungsi sebagai anoda.