Anda di halaman 1dari 32

1

MODUL MATEMATIKA KELAS VII SEMESTER I


HIMPUNAN

DISUSUN OLEH

NAMA
NIP

: INESFI YURITA
:19681231200701 2 409

KEMENTERIAN AGAMA
MTsN KOTA SOLOK

LEMBARAN PENGESAHAN MODUL

1
2

Judul modul
Identitas peneliti
a. Nama lengkap
b. Nip
c. Pangkat /Golongan
d. Tempat tugas
e. Alamat

HIMPUNAN
INESFI YURITA
1999681231200701 2 409
II b
MTsN Kota Solok
Jl.Syech zakaria Padang Galundi Tn.Garam Kota
Solok

f. Telepon/HP
085364966200

Mengetahui
Kepala MTsN Kota Solok

Solok, MEI 2014


Penulis

Drs. MARION.MM
NIP 196512311993031034

INESFI YURITA
NIP 19681231200701 2 409

KATA PENGANTAR

Pertama saya ucapkan syukur alhamdullah kepada Allah SWT yang telah
memberikan nikmat yang tiada tara dan shalawat beriringan salam saya sampaikan
kepada nabi Muhammad SAW yang telah membawa umatnya dari zaman yang gelap
gulita sampai kepada zaman yang terang menerang seperti yang kita rasakan saat
sekarang ini.

Kemudian saya mengucapkan banyak terima kasih kepada kedua orang tua saya yang
telah banyak jasanya dan kepada guru - guru saya serta teman - teman sejawat dan kepala
Madrasah tahun ajaran 2014/2015 yang telah berkenaan dengan kerelaan dan ketulusan
hati unttuk memeriksa karya ilmiah saya.

Saya mengucapkan terima kasih terutama kepada kepala Madrasah yang telah
banyak memberikan masukkan kepada saya.

Wassalam
Solok, Mei 2014

Penulis

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL..............................................................................
HALAMAN PENGESAHAN.................................................................
KATA PENGANTAR............................................................................
PENDAHULUAN..................................................................................
KEGIATAN BELAJAR.........................................................................
TES FORMATIF...................................................................................
UMPAN BALIK.....................................................................................
DAFTAR PUSTAKA..............................................................................

HIMPUNAN

PENDAHULUAN
Perpustakaan merupakan salah satu tempat sumber belajar yang dapat di
manfaatkan siswa . Banyak buku dari berbagai jenis disiplin ilmu bisa di temukan di
perpustakan. Untuk memudahkan pembaca menemukan buku yang di cari,buku
tersebut di kelompokan atau diklafikasikan. Tiap kelompok terdiri dari himpunan
buku yang mempunyai kriteria atau jenis yang sama. Jadi himpunan buku itu
memiliki kesamaan ciri,sifat, atau pun karakteristik. Misalkan himpunan buku cerita
dan himpunan buku pengetahuan.
Mengapa himpunan itu perlu di pelajari ? Dalam tubuh agar tetap sehat. Dalam
melakukan kegiatan sehari-hari, seperti sekolah, belajar, dan bermain, tubuhmu
memerlukan makanan bergizi. Agar makanan yang bergizi dapat diserap oleh
tubuhmu dengan baik, alat pencernaanmu harus dalam keadaan sehat. Di dalam alat
pencernaan itulah zat-zat makanan diolah terlebih dahulu, kemudian diserap oleh
tubuhmu. Untuk lebih jelasnya, pelajarilah sistem pencernaan makanan pada manusia
serta hubungannya dengan kesehatan berikut ini.
Dalam modul ini yang akan dijelaskan adalah mengenai sistem pencernaan makanan
pada manusia yang terdapat pada:
1. Standar Kompetensi . 2.2. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia
2. Kompetensi Dasar.2.2. Mendeskripsikan sistem pencernaan makanan pada
manusia dan hubungannya dengan kesehatan.
3. Tujuan pembelajaran antara lain:
A. Membedakan antara saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan
sebagai penyusun sistem pencernaan makanan pada manusia.
B. Mendeskripsikan jenis makanan berdasarkan kandungan zat yang ada
dalam nya
C. Membandingkan pencernaan mekanik dan kimiawi
D. Menyebutkaan contoh kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan
yang dijumpai dalam kehidupan sehari - hari.
Modul ini merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk
membahas sistem pencernaan makanan pada manusia secara konseptual. Modul
ini dirancang sedemikian rupa sehingga diharapkan dapat dimamfaatkan
semaksimal mungkin oleh siswa/i kelas VIII MTsN Kota Solok.
Secara khusus setelah mempelajari modul ini peserta didik diharapkan mampu :
Peserta didik diharapkan dapat menjelaskan pengertian saluran pencernaan
dan kelenjar pencernaan .
2. Peserta didik diharapkan dapat menjelaskan urutan saluran pencernaan
manusia.
3. Peserta didik diharapkan dapat menjelakan jenis - jenis makanan dan
fungsinya berdasarkan zat yang terkandung dalam makanan.
1.

4.

Peserta didik diharapkan dapat menjelaskan perbedaan pencernaan mekanik


dan kimiawi
5. Peserta didik diharapkan dapat menyebutkan contoh kelainan dan penyakit
pada sistem pencernaan manusia yang dijumapai dalam kehidupan sehari - hari.
Untuk dapat menguasai kemampuan yang telah dijelaskan di atas , maka peserta
didik diharapkan mengikuti petunjuk belajar sebagai berikut:
1. Bacalah uraian dan belajarlah, dengan cermat sampai kamu bisa mengerti makna
dari penjelasan sistem pencernaan makanan pada manusia.
2. Kerjakanlah latihan dengan baik dan penuh kesungguhan, sampai kamu
bisa mengetahui konsep sistem pencernaan makanan pada manusia,
diharapkan kamu dapat Mengerjakan latihan yang telah disediakan secara mandiri.
Untuk menguji kemampuan kamu mengenai materi tersebut.
3. Bacalah rangkuman untuk memberikan kamu aspek - aspek dasar sebagai gambaran,
garis - garis besar dari setiap kegiatan belajar.
4. Kerjakan tes formatif yang disediakan untuk mengukur sejauh mana pemahaman
kamu mengenai sistem pencernaan makanan pada manusia.
Bila kamu telah menjawab tes formatif, bandingkanlah jawaban kamu dengan
rambu - rambu jawaban yang telah disediakan. Bila setelah dihitung ternyata
kamu mencapai tingkat penguasaan 80%, maka kamu dipersilahkan untuk
meneruskan kekegiatan belajar selanjutnya.

A. KEGIATAN BELAJAR ( URAIAN ISI DARI PEMBELAJARAN )

SISTEM PECERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA

Proses pencernaan makanan merupakan proses pengubahan makanan menjadi bentuk


sederhana hingga dapat diserap oleh sel - sel tubuh. Secara umum proses pencernaan
terdiri atas :
A. Pencernaan secara mekanik
Pencernaan mekanik terjadi di rongga mulut, yaitu penghancuran makanan oleh gigi yang
dibantu lidah, yang bertujuan untuk mengubah bentuk makanan menjadi kecil ( halus )
agar mudah ditelan dan dicerna lebih lanjut.
B. Pencernaan secara kimiawi
Pencernaan kimiawi terjadi dengan bantuan enzim. Enzim adalah suatu zat kimia yang
membantu proses pencernaan.yang bertujuan untuk menguraikan makanan menjadi
bentuk lebih halus sehingga mudah diserap oleh sel - sel tubuh.
C. Pencernaan biologis
Yang dilakukan dengan menggunakan bantuan organisme lain, untuk menguraikan dan
membusukkan makanan.
Berdasarkan tempat terjadinya proses pencernaan dibedakan menjadi pencernaan intrasel
dan pencernaan ekstrasel. Pencernaan intrasel adalah proses pencernaan yang terjadi
didalam sel. Sedangkan pencernaan ekstrasel adalah pencernaan yang terjadi diluar sel,
pencernaan berlangsung pada saluran pencernaan.

Sistem pencernaan manusia terdiri atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan .
Saluran pencernaan terdiri dari:

a. Rongga Mulut / oral


Proses pencernaan pertama kali terjadi di dalam rongga mulut. Di dalam rongga mulut,
makanan dikunyah dan dihancurkan oleh gigi, dibantu oleh lidah. Dalam rongga mulut
juga ada enzim yang membantu pencernaan yaitu enzim amilase. Gigi manusia terdiri
atas gigi seri, gigi taring, dan gigi geraham. Bagian-bagian gigi antara lain:
1) Gigi seri / insisivus
berbentuk pahat berfungsi untuk mencengkeram dan memotong makanan.
2) Gigi taring / kaninus
berbentuk lancip dan runcing, berfungsi untuk menusuk dan mengoyak makanan.
3) Gigi geraham / berbentuk rata bergerigi, berfungsi untuk mengunyah makanan.

Gigi terdiri atas tiga bagian, yaitu mahkota gigi, leher gigi, dan akar gigi. Bagian paling
luar mahkota gigi dilapisi oleh email. Di bagian dalam mahkota gigi terdapat tulang gigi
dan pulpa. Di dalam pulpa terdapat banyak pembuluh darah dan saraf. Bagian akar gigi
tertanam dalam tulang rahang yang ditutupi oleh gusi. Jumlah gigi anak-anak dan gigi
orang dewasa berbeda. Pada anak-anak, gigi berjumlah 20 buah yang terdiri atas 8 gigi
seri, 4 gigi taring, dan 8 gigi geraham. Gigi orang dewasa berjumlah 32. Masing - masing
8 gigi seri, 4 gigi taring, dan 20 gigi geraham. Perhatikan Gambar dibawah ini.

Lidah juga membantu pencernaan makanan di dalam mulut. Dengan adanya lidah, kita
dapat mengecap rasa manis, asin, asam, dan pahit. Lidah berfungsi dalam membantu

10

proses menelan dan pencampuran makanan dalam mulut. Mengapa ketika kamu
mengunyah nasi, lama- kelamaan akan terasa manis? Di dalam mulut terdapat enzim
untuk membantu pencernaan. Enzim tersebut dihasilkan oleh kelenjar ludah ( glandula
salivaris )yang dihasilkan oleh 3 pasang kelenjar ludah yaitu kelenjar ludah parotis
( dekat pelipis ), kelenjar ludah rahang bawah dan kelenjar ludah bawah lidah. Enzimnya
disebut amilase. Enzim amilase berfungsi untuk mengubah zat tepung (amilum) menjadi
zat gula.

b. Kerongkongan ( esogagus )
Setelah dicerna di dalam mulut, makanan akan masuk ke dalam kerongkongan.
Perhatikan Gambar dibawah ini. Makanan didorong oleh otot kerongkongan menuju
lambung. Gerakan otot ini disebut gerak peristaltik. Gerak peristaltik inilah yang
menyebabkan makanan terdorong hingga masuk ke lambung.

Di pangkal leher, terdapat dua saluran, yaitu batang tenggorok dan kerongkongan. Batang
tenggorok merupakan saluran pernapasan, sedangkan kerongkongan merupakan saluran
makanan. Kedua saluran ini dipisahkan oleh sebuah katup yang disebut epiglotis. Jika
kamu sedang makan, katup akan menutup. Ketika kamu bernapas, katup akan terbuka.
Oleh karena itu, sebaiknya kamu jangan berbicara ketika sedang makan. Jika kamu
berbicara ketika makan, saluran pernapasan terbuka. Apabila makanan masuk ke
tenggorokan, kamu dapat tersedak.

11

c.Lambung ( ventrikulus )
lambung terletak didalam rongga perut sebelah kiri dibawah sekat rongga badan.
Lambung terdiri atas 3 bagian yaitu kardia ( bagian atas ) merupakan dearah pintu masuk
makanan dari kerongkongan, fumdus ( bagian tengah ) bentuknya membulat dan pylorus
( bagian bawah ) daerah yang berhubungan dengan usus dua belas jari.
Perhatikan Gambar dibawah ini. Dari kerongkongan, makanan masuk ke lambung. Di
dalam lambung, makanan dicerna secara kimiawi dengan bantuan enzim yang disebut
pepsin. Pepsin berperan mengubah protein menjadi pepton. Di dalam lambung terdapat
asam klorida yang menyebabkan lambung menjadi asam. Asam klorida dihasilkan oleh
dinding lambung. Asam klorida berfungsi untuk membunuh kuman penyakit dan
mengaktifkan pepsin. Ketika proses pencernaan terjadi di lambung, otot-otot dinding
lambung berkontraksi. Hal tersebut menyebabkan makanan akan tercampur dan teraduk
dengan enzim serta asam klorida. Secara bertahap, makanan akan menjadi berbentuk
bubur. Kemudian, makanan yang telah mengalami pencernaan akan bergerak sedikit demi
sedikit ke dalam usus halus.

d. Usus Halus / intestinum


Usus halus merupakan tempat pencernaan dan penyerapan nutrisi. Usus halus terbagi
menjadi 3 bagian, yaitu usus dua belas jari, usus kosong, dan usus penyerap. Di dalam
usus halus terdapat dua proses pencernaan, yaitu pencernaan secara kimiawi dan proses
penyerapan sari makanan. Di dalam usus dua belas jari ( duodenum ) terdapat muara
saluran bersama dari kantong empedu dan pancreas. Kantong empedu berisi empedu
yang dihasilkan oleh hati berfungsi untuk mengemulsikan lemak. Empedu berwarna
kehijauan dan berasa pahit, Getah pankreas dihasilkan oleh kelenjar pankreas. Getah

12

pankreas mengandung enzim-enzim, seperti enzim amilase, enzim tripsin, dan enzim
lipase. Amylase berfungsi mengubah zat tepung menjadi gula, tripsinogen diakrifkan oleh
oleh enzim enterokinase yang dihasilkan oleh usus halus. Enterokinase mengubah
trisinogen menjadi tripsin yang aktif. Tripsin berfungsi mengubah protein menjadi
peptide dan asam amino, lipase berfungsi mengubah lemak menjadi asam lemak dan
gliserol. Zat hasil pencernaan akan mudah terserap oleh dinding usus melalui proses
difusi dan osmosis sedangkan zat yang belum terurai dapat masuk membrane sel usus
melalui transfor aktif.

Usus kosong ( jejunum ) terdapat di antara usus dua belas jari dan usus penyerapan.
Panjang usus kosong antara 1,5 sampai 1,75 m. Di dalam usus kosong terjadi pula proses
pencernaan secara kimiawi. Usus kosong memiliki dinding yang dapat menghasilkan
getah pencernaan sehingga makanan menjadi bubur yang lumat dan encer. Usus
penyerapan ( ileum ) adalah tempat penyerapan sari-sari makanan panjangnya antara
0,75 sampai 3,5 m. Sari makanan adalah makanan yang telah dicerna secara sempurna. Di
dalam usus penyerapan terdapat bagian yang di sebut vili atau jonjot usus. Vili banyak
mengandung pembuluh darah. Vili yang menyebabkan permukaan ileum menjadi luas
sehingga penyerapan sari makanan dapat berjalan baik. Penyerapan sari makanan oleh
usus halur disebut absorpsi.

13

Makanan yang mengalami pencernaan kimiawi adalah karbohidrat, protein dan lemak.
Hasil akhir karbohidrat adalah glukosa, protein menjadi asam amino dan melak dicerna
menjadi asam lemak dan gliserol.sedangkan vitamin dan mineral tidak mengalami proses
pencernaan. Glukosa, asam amino, vitamin dan mineral masuk kedalam pembuluh darah
kapiler yang ada dalam jonjot usus. Sari makanan dialirkan bersama makanan melalui
pembuluh darah ( vena oarta ) menuju hati. Glukosa sebagian disimpan dalam hati dalam
bentuk glikogen yang tidak larut dalam air.sebagaian sari makanan yang lain diedarkan ke
seluruh tubuh melalui pembuluh darah. Asam lemak dan gliserol diangkut melalui
pembuluh kil karena ukuran molekulnya cukup besar. Pembuluh kil adalah pembuluh
limfa atau pembuluh getah bening yang ada didaerah usus. Selanjutnya pembuluh kil
akan bergabung dengan pembuluh kil lainya dan akhirnya bermuara pada pembuluh getah
bening dibawah tulang selangka.

e.Usus Besar / kolon

Setelah melewati usus halus, sisa makanan masuk ke usus besar. Uus besar panjangnya
sekitar satu meter, batas antara usus halus dengan usus besar disebut sekum ( usus
buntu ).usus buntu memiliki tambahan usus disebut umbi cacing ( apendiks ) peradangan
pada umbai cacing disebut apendikitis atau usus buntu. Usus besar terbagi atas usus
besar naik, usus besar melintang, dan usus besar turun.

Di dalam usus besar, sisa makanan mengalami pembusukan. Pembusukan ini dibantu
oleh bakteri Escherichia coli. Bakteri Escherichia coli tidak menggangu kesehatan

14

manusia tapi dapat menghasilkan vitamin K dan asam amino tertentu. Air dan garam
mineral dari sisa makanan tersebut, akan diserap oleh usus kembali. Bagian akhir usus
besar disebut porors usus ( rectum ) yang panjaangnya sekitar 15 cm. rectum muara pada
anus yang memiliki dua macam otot yaitu otot sadar dan otot tidak sadar.
Pada saat sampai direktum semua zat yang berguna sudah diserap ke dalam darah,
Setelah itu, sisa makanan dikeluarkan melalui anus dalam bentuk tinja (feses).

Table enzim pencernaan


n Organ
o
1 Mulut

Nama
kelenjar
Kelenjar
ludah

enzim

2 Lambung

Getah
lambung

bahan

Hasil

fungsi

Amilase / Tepung /
ptialin
pati

Glukosa

*
Pepsinog
en

Protein

Peptida

Mencerna
karbohidrat
menjadi glukosa
dan maltosa
* Diaktifkan
HCL menjadi
pepsin untuk
mencerna protein
menjadi pepton

* renin

Protein
susu

Gumpalan susu

* HCL

3 Usus
halus
( usus 12
jari)

Pankreas

*Amylas
e

* Pati

*Maltose

*Lipase

* Lemak

*Asam lemak +
gliserol

* Mengumpalkan
protein susu
( kasein )
*Membunuh
mikroorganisme
dan
mengaktifkaan
pepsinogen
* mencerna
karbohidrat
menjadi glukosa
*mencerna lemak
menjadi asam
lemak dan glserol
* mencerna

15

*tripsin
4 Usus
halus
( ileum )

*Lactose

* Protein Asam amino


peptida
Laktosa Glukosa
galaktosa

*Lipase

*Lemak

*Asam lemak +
gliserol

*Maltase

*Maltos
a

*Glukosa +
fruktosa

*peptidas
e

*peptida

*Asam amino

protein menjadi
asam amino

* erepsin

Menguraikan
pepton menjadi
asam amino

*enteroki
nase

Mengaktifkan
tripsinoegen
menjadi tripsin

UJI KUALITAS MAKANAN


Untuk mengetahui kandungan zat makanan dapat dilakukan dengan cara:
1. Untuk menguji adanya zat tepung digunakan larutan yodium, jika zat tepung
diberi larutan yodium maka akan berubah warna menjadi biru kehitaman
2. Untuk menguji protein digunakan larutan biuret, jika protein diberi larutan biuret
maka akan berubah warna menjadi ungu.
3. Untuk menguji adanya zatgula digunakan larutan benedict, jika zat gula diberi
larutan benedict dan dipanaskan maka akan terbentuk endapan orange.
4. Untuk menguji adanya zat lemak digunakan kertas HVS, jika makanan
mengandung zat lemak, kertas HVS akan berubah menjadi transparan.

KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM PENCEERNAN


Gangguan pada system pencernaan dapat terjadi;
1. Infeksi bakteri Salmonella dengan gejala diare, sakit kepala, muntah muntah
demam 12 36 jam setelah menyantap makanan.

16

2. Racun bakteri Staphylococcus dengan gejala rasa mual yang hebat, muntah, diare
setelah menyantap makanan yang tercemar.
3. Keracunan bakteri Clostridium botulinum pada makanan kaleng dengan gejala 24
36 jam setelah makan timbul lesu, lemas, sakit kepala dan sukar buang air besar
( konstipasi). Setelaah itu terjadi gangguan system saraf pusat, suara serak,
penglihatan terganggu, kelumpuhan pada otot tenggorokkan dan akhirnya tak
dapat berbicara.
4. Disentri oleh bakteri Entamoeba histolytica dengan gejala mulas, nyeri dan
kejang hebat pada otot usus dan buang air besar dalam satu hari bisa sampai 10
kali, kotoran bercampur darah dan lendir disertai demam tinggi dan denyut nadi
cepat.
5. Sembelit yaitu susah baung air besar
6. Parotitis ( gondongan ) disebabkan oleh virus yang menyerang kelenjar ludah
bagian telinga sehingga kelenjar ludah membengkak.
7. Xerostamia yaitu penyakit yang menyerang rongga mulut sehingga mulut kering
dan makanan tak dapat dicerna secara sempurna.
8. Sariawan
9. Karies
10. Diare
11. Ulkus ( radang lambung ) terjadi akibat produksi asam lambung lebih banyak dari
jumlah makanan yang masuk atau terkena bakteri Heliobacter pylori.
BAHAN KIMIA DALAM MAKANAN
Untuk mendapatkan makanan yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh dan sesuai
keinginan, pengelolahan makanan perlu ditambahkan zat tertentu. Zat yang ditambahkan
disebut aditif makanan.
Pengertian aditif makanan telah dirumuskan oleh FAO dan WHO ( 1965 ) . Cordex
Almentarus Commision dan departemen kesehatan dalam peraturan menteri kesehatan
( permenkes ) pada tahun 1976.
1. Menurut FAO dan Who aditif makanan adalah bahan bahan yang ditambahkan
dengan sengaja kedalam makanan dalam jumlah sedikit dengan tujuan untuk
mempebaiki warna, bentuk, cita rasa, tekstur atau memperpanjang masa
simpanan.
2. Menurut Codex Alimentarius Commission ( bagian FAO dan WHO yang bertugas
menjamin kesehatan konsumen ) aditif makanan adalah bahan yang tidak lazim
dikonsumsi sebagai makanan biasanya tidak dipakai sebaagai campuran
makanan.

17

3. Menurut Permenkes RI, aditif makanan adalah bahan yang ditambahkan dengan
sengaja dan campuran sewaktu pengolahan bahan makanan untuk meningkatkan
mutu.
Penggunaan bahan aditif memiliki fungsi yang sangat luas, misalnya aditif makanan
berfungsi sebagai pewarna, pemanis, pengawet, penyedap rasa dan antioksidan

A. Aditif makanan sebagai pewarna


Tujuan penambahan warna pada makanan adalah untuk meningkatkan daya tarik
konsumen. Pewarna makanan dibedakan menjadi tiga yaitu;
1. Pewarna alami adalah pewarna yang diperoleh dari bahan bahan alami seperti:
- Klorofil memberi warna hijau, berasal dari daun suji dan pandan.
- Kurkumin member warna kuning berasal dari kunyit.
- Antosianin member warna orange, merah dan biru. Antosianin dapat berasl
dari buah anggur, stroberi, apel, mangga dan bunga.
- Karotenoid memberikan warna kuning, merah dan orange. Karetenoid berasal
dari tomat, wortel, cabai dan jagung. Contoh makanan magarin, keju, sop,
pudding, es krim dan mie.
2. Pewarna identik adalah pewarna pigmen yang dibuat secara sintesis tetapi struktur
kimianya mirip dengan pewarna alami. Contoh sebagai berikut:
- Santoxantin member warna merah
- Apokaroten member warna merah sampai orange
- Beta-karoten memberikan warna orange sampai kuning.
3. Pewarna sintetis adalah pewarna buatan. Penggunaan pewarnaan sintetis untuk
makanan harus melalui pengujian yang ketat, demi keselamatan konsumen
seperti:
- Brilliant blue memberikan warna biru contoh es krim, jeli dan selai
- tartrazine memberikan warna kuning contoh es krim, jeli, selai dan yoghurt
- fastgreen memberikan warna hijau contoh es krim dan buah kalengan.
- Caramel memberikan warna coklat contoh minuman ringan dan makanan cair.
- Amaranth memberikan warna merah contoh es krim, saus, jeli, selai dan ikan
kaleng.
B. Aditif makanan sebagai bahan pemanis
Tujuan aditif sebagai bahan pemanis adalah untuk memeberikan rasa manis pada
makanan atau mempertajam rasa manis dengan kalori yang dihasilkan lebih rendah
contoh pemanis buatan adalah aspartame, siklamat, dan sakarin. Bahan pemanis buatan
ini memberikan rasa manis namun rendah kolori sehingga aman bagi penderita kencing
manis.

18

C. Aditif makanan sebagai bahan pengawet

Tujuan aditif sebagai pengawet adalah untuk mencegah atau menghambat kerusakan
mikrobiologis. Kerusakan mikrobiologis adalah kerusakan makana yang disebabkan oleh
serangan mikroorganisme ( bakteri/ khamir/kapang ) . bahan pengawet yang digunakan
untuk mencegah kerusakan mikrobiologis dapat berupa asam asam organic seperti
asam asetat, asam propionat, asam sorbat, dan asam benzoat.
Asam asetat dapat digunakan untuk mencegah pertumbuhan kapang dan roti. Asam
propionate dapat digunakan untuk mencegah pertumbuhan kapang dan khamir pada roti
dan berbagai jenis kue. Asam sorbet dapat digunakan sebagai bahan pengawet keju. Asam
benzoate dapat digunakan untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan khamir pada
makanan misalnya tahu.
Akhir akhir ii banyak terjadi penyalgunahan bahan pengawet misalnya penggunaan
formalin dan boraks. Formalin seharusnya digunakan sebagai pengawet specimen biologi
atau pengawet mayat, tetapi formalin digunakan untuk pengawet bahan makanan seperti
ikan asin, tahu, dan mie basah. Penggunaan formalin sebagai pengawet dapat
menyebabkan gangguan metabolism tubuh. Boraks biasanya digunakan pada pengolahan
mie basah dan bakso. Hal ini tidak boleh dilakukan karena boraks dapat terakumulasi
dalam tubuh dan dapat menyebabkan keracunan hingga kematian. Gejala keracunan
boraks adalah muntah muntah dan diare.

D. Aditif makanan sebagai penyedap dan pemberi aroma makanan.

Tujuan aditif makanan sebagai penyedap dan pemberi aroma makanan adalah
meningkatkan cita rrasa makanan. Fungsi penyedap makanan adalah menambah rasa
nikmat dan menekan rasa yang tidak diinginkan dari suatu bahan makanan.
Bahan penyedap dan pemberi aroma makanan dapat diperoleh secara alami dan sintetis.
Bahan penyedap dan aroma alami seperti bawang putih, bawang Bombay, minyak
esensial dan oleoresin. Bahan penyedap dan aroma sintetis adalah vetsin atau MSG
( monosodium glutamate )

19

E. Aditif makanan sebagai antioksidan


Tujuan aditif makanan sebagai antioksidan adalah mencegah atau menghambat terjadinya
oksidasi lemak atau minyak atau produk olahan makanan berupaminyak atau lemak.
Antioksidan dapat diperoleh secara alami maupun sintetis. Antioksidan yang termasuk
alami antara lain riboflavin, tokoferol ( vitamin E ), asam askorbat ( vitamin C ), betakaroten dan fosfatida. Antioksidan sintetis adalah BHA ( 3-tert-butyl-4-hydroxyanisole ),
BHT ( butilated hydrixytoluena ), PG ( propylgallat ) dan NDGA
( nordihydroquaiaretic ).
Makanan yang mudah dicerna oleh tubuh, di antaranya nasi dan roti. Adapun makanan
yang sulit dicerna biasanya berasal dari tumbuh-tumbuhan yang banyak mengandung
serat (selulosa). Namun, makanan yang berserat banyak menyerap air di dalam tubuh
sehingga membantu proses pencernaan.
3. Makanan yang Baik untuk Kesehatan
Makanan yang sehat adalah makanan yang mengandung semua zat gizi. Zat-zat gizi
tersebut dibutuhkan tubuh untuk memperoleh energi. Selain itu, zat gizi digunakan untuk
pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan sel-sel tubuh serta memelihara kesehatan. Zatzat makanan yang diperlukan tubuh, di antaranya karbohidrat, protein, lemak, vitamin,
mineral, dan air. Untuk lebih jelasnya, akan dijelaskan sebagai berikut.
a. Karbohidrat
Karbohidrat diperlukan tubuh sebagai sumber tenaga dalam melakukan kegiatan. Sumber
makanan yang mengandung karbohidrat, di antaranya nasi, jagung, kue, roti, ubi, dan
kentang.

20

Protein merupakan zat makanan yang berfungsi untuk membangun tubuh dan
memperbaiki jaringan dan sel yang rusak. Sebagai contoh, tubuhmu bertambah tinggi dan
besar. Hal itu terjadi karena kamu mengonsumsi zat makanan yang mengandung protein.
Perhatikan Gambar dibawah ini. Gambar tersebut menunjukkan contoh makanan yang
mengandung protein.

Jika tubuhmu kekurangan protein akan menderita penyakit kwashiorkor . Penderita


kwashiorkor akan terhambat pertumbuhannya, kulit bersisik, kurus, dan rambutnya
kusam.
c. Lemak
Lemak berfungsi sebagai sumber tenaga atau energi dan sebagai cadangan makanan.
Lemak ada 2 macam, yaitu lemak hewani dan lemak nabati. Lemak hewani adalah lemak
yang dihasilkan hewan. Contoh lemak hewani adalah daging, keju, minyak ikan, telur,
dan mentega. Adapun lemak nabati adalah lemak yang bearasal dari tumbuh-tumbuhan.

21

Contoh lemak nabati adalah kelapa, kacang tanah, dan margarin. Perhatikan Gambar
dibaawah ini.

d. Vitamin
Vitamin merupakan zat makanan yang berguna untuk melancarkan semua proses yang
terjadi di dalam tubuh. Kebanyakan vitamin tidak dapat dibuat di dalam tubuh. Vitamin
dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit. Vitamin ini bermacam-macam, yaitu vitamin A,
B, C, D, E, dan K. Vitamin B dan C larut di dalam air, sedangkan vitamin A, D, E, dan K
larut dalam lemak. Penyakit yang disebabkan kekurangan vitamin disebut avitaminosis.
Untuk mengetahuinya, perhatikan tabel berikut.

22

e. Mineral
Mineral diperlukan tubuh dalam jumlah yang sedikit. Fungsi mineral bagi tubuh adalah
untuk melancarkan semua proses yang terjadi di dalam tubuh. Beberapa macam mineral
yang diperlukan oleh tubuh, di antaranya kalsium, besi, fosfor, dan iodin.
1) Kalsium berfungsi sebagai pembentuk tulang dan gigi. Selain itu, kalsium membantu
dalam pembekuan
darah jika tubuh mengalami luka. Bahan makanan yang banyak mengandung kalsium
adalah susu, ikan,
dan roti.
2) Zat besi berfungsi sebagai pengikat oksigen di dalam darah. Jika kekurangan zat besi,
tubuh kita
akan mengalami anemia (kekurangan darah). Bahan makanan yang banyak
mengandung zat besi
adalah daging, roti, kuning telur, dan kacang-kacangan.

23

3) Fosfor berfungsi menjaga kesehatan serta kekuatan gigi dan gusi. Jika kekurangan
fosfor dapat menyebabkan
radang gusi dan kerusakan gigi. Fosfor terdapat dalam susu dan kuning telur.
4) Iodin berfungsi mencegah penyakit gondok. Kekurangan iodin dapat pula
menyebabkan terhambatnya
pertumbuhan dan cacat mental. Iodin terdapat dalam garam dapur beriodin, air minum,
dan ikan laut.

f. Air
Air merupakan zat yang sangat penting bagi tubuh. Air berfungsi memperlancar
metabolisme, seperti proses pencernaan dan peredaran darah.
4. Makanan 4 Sehat 5 Sempurna
Makanan bergizi adalah makanan yang mengandung zat-zat yang dibutuhkan tubuh.
Zat-zat tersebut di antaranya adalah karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air.
Pernahkah kamu mendengar slogan empat sehat lima sempurna? Empat sehat lima
sempurna adalah makanan dengan gizi yang lengkap dan seimbang. Empat sehat terdiri
atas empat macam makanan, yaitu:
a. makanan pokok (misalnya beras, dan kentang);
b. lauk pauk (misalnya ikan, daging, telur);
c. sayuran (misalnya bayam dan kangkung);
d. buah-buahan (misalnya apel, pepaya, dan pisang).
Lima sempurna adalah pelengkap dari empat makanan tersebut. Susu adalah jenis
makanan dengan zat gizi lengkap. Oleh karena itu, susu disebut pelengkap (lima
sempurna).

24

5. Makanan yang Berbahaya bagi Kesehatan


Ciri-ciri makanan yang tidak baik untuk dikonsumsi adalah:
a. sudah ditumbuhi jamur dan dihinggapi lalat,
b. berubah warna,
c. sudah membusuk,
d. sudah lewat batas kedaluwarsa,
e. makanan disimpan dalam wadah seperti kaleng yang sudah berkarat,
f. makanan yang sudah dicemari hewan
g. makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan Gambar berikut ini.

25

Jika kamu mengonsumsi makanan-makanan yang sudah tercemar tersebut, perutmu


dapat sakit. Selain itu, makan yang tercemar dapat menimbulkan penyakit seperti
muntaber atau diare, dan tifus.

B. RANGKUMAN
A. Macam-macam Zat Makanan dan Fungsinya
1. Setiap hari kita makan makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak.
vitamin, mineral, dan air.
2. Tubuh memerlukan zat makanan tersebut sebagai sumber energi dalam kegiatan
sehari-hari, pertumbuhan, dan proses-proses kimia di dalam tubuh.
3. Kekurangan atau kelebihan zat-zat makanan tersebut bisa menimbulkan suatu
penyakit.
B. Susunan dan Fungsi Sistem Pencernaan
1. Sistem pencernaan manusia terdiri dari saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan.
2. Saluran pencernaan berturut-turut terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus
halus dan usus besar.
3. Kelenjar pencernaan makanan manusia terdiri dari kelenjar yang menghasilkan getah getah
lambung maupun enzim-enzim.
4. Getah pencernaan antara lain, cairan empedu dan asam lambung yang amat
diperlukan bagi proses pencernaan makanan.

26

5. Beberapa contoh enzim pencernaan adalah: pepsin, rennin, tripsin, amilase dan lipase.
Pencernaan terjadi baik secara mekanik maupun kimiawi.

C TES FORMATIF
1. Hasil pencernaan diserap di....
A. Dinding lammbung
B. Dindidng usus halus
C. Hati dan pankreas
D. Dinding usus besar
2. Pencernaan makanan secara kimiawi pada manusia terjadi dalam....
A. Mulut, lambung dan usus halus
B. Mulut, lambung dan kerongkongan
C. Mulut, lambung dan usus besar
D. Mulut, usus halus dan usus besar
3. Zat makanan berikut diperlukan tetapi tidak dapat dicerna sehingga tidak
dapat diserap oleh usus yaitu....
A. Vitamin
B. Mineral
C. Selulosa
D. Kolesterol
4. Getah lambung terdiri atas....
A. Air, lendir, enzim, tripsinogen dan asam amino

27

B. Air, lendir, asam lambung dan asam lemak


C. Air, asam lambung, lendir, renin dan pepsinogen
D. Asam amino, amilase, lipase dan maltase
5. Seorang siswa menambahkan 5 tetes larutan lugol ( A ) kedalam 5 ml larutan
amilum ( B ). Setelah itu, ditambahkan 5 ml larutan X. Setelah 10 menit
ternyata larutan berubah menjadi jernih. maka warna larutan A ditambah B adalah....
A. Hijau
B. Kuning
C. Merah bata
D. Hitam sampai biru
6. Fungsi usus besar pada sistem pencernaan manusia adalah....
A. Menyerap zat - zat makanan
B. Mengatur kadar garam
C. Mengatur kadar air dalam feses
D. Menghancurkan sisa - sisa makanan
7. Supaya lemak mudah dicerna di usus halus, maka harus dibuat emulsi lemak oleh....
Yang dihasilkan oleh....
A. Pepsin - lambung
B. Garam empedu - hati
C. Lipase - pankreas
D. Tripsin - duodenum
8. Enzim berikut ini bertugas mencerna protein adalah ...
A . Amilase
B . Lipase
C . Pepsin

28

D . Maltase
9. Dalam ileum , lemak diserap didalam....
A. Kapiler darah
B. Jonjot usus
C. Pembuluh kil
D. Arteri usus
10. Jumlah gigi pada orang dewasa berbeda dengan jumlah gigi pada anak
berusia 5 tahun. Perbedaan tersebut terletak pada gigi....
A. Seri
B. Taring
C. Geraham depan
D. Geraham belakang
D. KUNCI JAWABAN
1. B
2. A
3. C
4. C
5. D
6. C
7. B
8. C
9. C
10. D

29

E. UMPAN BALIK
1. Jawaban B
Dilambung makanan mengalami pencernaan secara kimiawi dengan terdapatnya
getah lambung. Di usus halus yaitu bagian usus penyerapan ( ileum ), sari - sari makanan
diserap .
2. Jawaban A
Pencernaan makanan secara kimiawi adalah proses pengubahan zat makanan dengan
bantuan enzim pencernaan. Saluran pencernaan yang menghasilkan enzim pencernaan
adalah mulut, lambung dan usus halus.
3. Jawaban C
Zat makanan yang diperlukan tubuh tetapi tidak dapat dicerna adalah selulosa.
Selulosa diperlukan untuk mengatur kadar air feses, merangsang gerak peristaltik dan
memperlancar buang air besar.
4. Jawaban C
Getah lambung terdiri dari air, lendir, renin, pepsinogendan asam lambung ( HCl )
5. Jawaban D
Kandungan amilum B dalam bahan makanan dapat diuji menggunakan larutan lugol
A. Warna positif mengandung amilum adalah hitam sampai biru. Semakin tinggi kadar

30

amilum, maka warna semakin hitam dan semakin rendah kadar amilum warna semakin
biru muda
6. Jawaban C
Usus besar berfungsi mengatur kadar air dalam sisa makanan, sehingga sisa makanan
menjadi feses. Sisa makanan juga dihancurkan oleh bakteri pembususk yang ada dalam
usus besar manusia.
7. Jawaban B
Lemak dicerna menjadi asam lemak dan gliserol oleh enzim lipase pankreas
( steapsin ) dan lipase duodenum. Sebelum dicerna oleh lipase diemulsi oleh garam
empedu yang dihasilkan oleh hati. Tripsin berperan dalam pencernaan protein.
8. jawaban C
Enzim yang berperan dalam proses pencernaan makanan antara lain :
* lipase berfungsi mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol
* pepsin berfungsi mengubah protein menjadi asam amino
* amilase berfungsi mengubah karbohidrat menjadi gula ( glukosa dan maltosa )
9. Jawaban C
Pembuluh kil yang berisi getah bening berfungsi untuk menyerap dan mengakut
asam lemak dan gliserol menuju pembuluh balik ( vena ) dibawah tulang selangka
10. Jawaban D
Gigi pada anak - anak disebut gigi susu yang berjumlah 20 buah terdiri dari gigi seri
8 buah, gigi taring 4 buah, dan gigi geraham 8 buah.setelah dewasa gigi susu diganti
dengan gigi tetap, yang berjumlah 32 buah terdiri dari : gigi seri 8 buah, gigi taring 4
buah, gigi geraham depan 8 buah dan gigi geraham belakang 12 buah.
Cocokkanlah kunci jawaban kamu denngan kunci jawaban tes formatif. Hitungan
jawaban yang benar, kemudian gunakan rumus untuk mengetahui tingkat penguasaan
kamu terhadap materi kegiatan belajar.
1. Tingkat penguasaan 90 % - 100% bisa
2. Tingkat penguasaan 80% - 89 % baik
3. Tingkat penguasaan 70 % - 79 %

cukup

31

4. Tingkat penguasaan kurang dari 70% kurang

Apabila kamu mencapai tingkat penguasan 80% atau lebih , kamu dapat
menereuskan pada modul selnjutnya. Namun jika tingkat penguasaan kamu berada
dibawah 80% kamu harus mengulangi materi kegiatan belajar, terutama pada bagian
yang belum kamu kuasai.

DAFTAR PUSTAKA
Kimball, J.W.1983. biologi. Ed. Addison Wesley,Massachusetts.
Erlangga , Sains Biologi kelas 8 SMP, 2003.Sumarwan,Sumartini,Kusmayadi.
Grafindo, Ilmu Pengetahuan Alam kelas 8 SMP,2006. Djoko Arisworo,Yusa Nana
Sutresna

32