Anda di halaman 1dari 22

22

Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam


Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
BAB II
NERACA MASSA DAN NERACA ENERGI
2.1 Neraca Massa
Gas alam sebagai bahan baku utama dalam pembuatan metanol dari gas
sintesis harus dimurnikan terlebih dahulu dari dari pengotor yang dapat
menyebabkan racun untuk katalis dan proses selanjutnya.
Proses pembuatan metanol dari gas alam dibagi dalam 5 tahap yaitu
desulfurisasi, primary reformer, secondary reformer, proses pemurnian, dan
recovery gas. Perhitungan Neraca massa meliputi proses dan peralatan berikut ini:
1. Desulfurisasi
2. Mix point 1
3. Primary reformer
4. Secondary reformer
5. Separator 1
6. Mix point 2
7. Reaktor
8. Separator 2
9. Destilasi

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

23
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
1. Desulfurizer(DS-101)
Fungsi :Menghilangkan kandungan sulfur yang terdapat didalamumpangas
alam, dengan menggunakan ZnO sebagai zat penyerap.

Komp

Tabel 2.1 Neraca Massa Pada Desulfurizer (DS-101)


Aliran 2
Bed awal
BM
Kmol/Jam
Kg/Jam
Kmol/Jam
Kg/Jam

CO2

44

11.51

506.25

0.00

0.00

N2

28

7.04

197.33

0.00

0.00

CH4

16

2178.33

34853.35

0.00

0.00

C2H6

30

78.90

2366.89

0.00

0.00

C3H8

44

35.46

1560.08

0.00

0.00

C4H10

58

20.66

1198.47

0.00

0.00

C5H12

72

13.85

997.47

0.00

0.00

H2S
ZnO

34
81

2.35
0.00

79.84
0.00

0.00
2.35

0.00
190.99

H2O
ZnS

18
97
Sub Total
Total

0.00
0.00
2348.10

0.00
0.00
0.00
0.00
41759.68
2.35
41950.67

0.00
0.00
190.99

Aliran 3
Kmol/Jam

Bed Akhir
Kmol/Jam
Kg/Jam

Kg/Jam

11.51

506.25

0.00

0.00

7.04

197.33

0.00

0.00

2178.33

34853.35

0.00

0.00

78.90

2366.89

0.00

0.00

35.46

1560.08

0.00

0.00

20.66

1198.47

0.00

0.00

13.85

997.47

0.00

0.00

0.00
0.00

0.00
0.00

0.00
0.00

0.00
0.00

2.35
0.00
2348.10

42.27
0.00
41722.11

0.00
2.35
2.35
41950.67

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

0.00
228.56
228.56

24
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
2. Mix Point I (MP-101)
Fungsi :Titik pencampuran antara steam dan gas alam yang sudah tidak
mengandung sulfur, kemudian dialirkan menuju Primary Reforming (PR-101).
Tabel 2.2 Neraca Massa Pada Mix PointI (MP-101)
Aliran 3
Aliran 5
Aliran 6
Kmol/
Kmol/
Kmol/
Kg/Jam
Kg/Jam
Kg/Jam
Jam
Jam
Jam

Kom
p

B
M

CO2

44

11.51

506.25

0.00

0.00

11.51

506.25

N2

28

7.04

0.00

0.00

7.04

197.33

CH4

16

2178.33

197.33
34853.3
5

0.00

0.00

2178.33

34853.35

C2H6

30

78.90

2366.89

0.00

0.00

78.90

2366.89

C3H8
C4H1

44

35.46

1560.08

0.00

0.00

35.46

1560.08

58

20.66

1198.47

0.00

0.00

20.66

1198.47

CO

72
28

13.85
0.00

997.47
0.00

0.00
0.00

0.00
0.00

13.85
0.00

997.47
0.00

H2

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

H2O

18

2.35

0.00
98025.0
4
98025.0
4

C5H1
2

Sub Total
Total

2348.10

42.27
5445.84
41722.1
1
5445.84
139747.15

5448.18

98067.31
139747.1
7793.94
5
139747.15

3. Primary reformer (PR-101)


Fungsi : Mereaksikan gas alam dengan steam dengan bantuan katalis Ni/Al
dengan suhu operasi mencapai 850oC.

Komp

Tabel 2.3 Neraca Massa Pada Primary Reformer (PR-101)


aliran 6
Aliran 7
BM
Kmol/Jam
Kg/Jam
Kmol/Jam
Kg/Jam

CO2

44

11.51

506.25

2227.87

98026.40

N2

28

7.04

197.33

7.04

197.33

CH4

16

2178.33

34853.35

261.40

4182.40

C2H6

30

78.90

2366.89

0.00

0.00

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

25
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun

C3H8

44

35.46

1560.08

0.00

0.00

C4H10

58

20.66

1198.47

0.00

0.00

C5H12
CO

72
28

13.85
0.00

997.47
0.00

0.00
116.65

0.00
3266.23

H2

0.00

0.00

8948.21

17896.41

H2O

18

5448.18
7793.94

98067.31
139747.15

898.80
12459.97

16178.38
139747.15

Total

4. Autoreforming (ATR-101)
Fungsi : Mencampur antara gas alam yang belum bereaksi dan syn-gas yang
terbentuk dari primary reformer dengan oksigen dan mereaksikannya dengan
bantuan katalis Ni/Al.

Kom
p

CO2

B
M
44

Tabel 2.4 Neraca Massa Pada Autoreforming (ATR-101)


Masuk
Keluar
Aliran 7
Aliran 9
Aliran 10
Kmol/
Kmol/
Kmol/
Kg/Jam
Kg/Jam
Kg/Jam
Jam
Jam
Jam
112596.6
2227.87 98026.40
0.00
2559.01
0.00
5
7.04
197.33
0.00
7.04
197.33
0.00

N2

28

CH4
CO

261.40
116.65
8948.21

4182.40
3266.23
17896.41

0.00
0.00
0.00

0.00
0.00

H2

16
28
2

H2O

18

898.80

16178.38

0.00

32

0.00

0.00

522.80

0.00
16729.6
1
16729.6
1

O2

Sub Total
Total

12459.97

139747.1
522.80
5
156476.76

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

0.00

39.52
7.39
9183.26

632.38
206.79
18366.52

1107.50

19935.01

141.94

4542.09

156476.7
6
156476.76

13045.67

26
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
5. Separator I (S-101)
Fungsi : Memisahkan antara syn-gas dan air yang mencair setelah pendinginan.
Tabel 2.5 Neraca Pada Separator I (S-101)

Komp

CO2
N2
CH4
CO
H2
H2O
O2
Sub
Total
Total

B
M
44
28
16
28
2
18
32

Masuk
Aliran 13
Kmol/
Kg/Jam
Jam
112596.6
2559.01
5
7.04
197.33
39.52
632.38
7.39
206.79
9183.26 18366.52

Keluar
aliran 15
Aliran 14
Kmol/
Kmol/
Kg/Jam
Kg/Jam
Jam
Jam
112596.6
2559.01
5
0.00
0.00
7.04
197.33
0.00
0.00
39.52
632.38
0.00
0.00
7.39
206.79
0.00
0.00
9183.26 18366.52
0.00
0.00
19935.0
1107.50 19935.01
0.00
0.00
1107.50
1
141.94
4542.09
141.94
4542.09
0.00
0.00
156476.7
136541.7
19935.0
13045.67
11938.17
1107.50
6
5
1
156476.76
156476.76

6. Mix Point II (MP-102)


Fungsi : Mencampurkan syn-gas yang keluar dari S-101 dengan aliran recycle
gas dari separator II yang merupakan hasil dari R-103.

N2

28

Tabel 2.6 Neraca Massa Mix Point II (MP-102)


Masuk
Keluar
Aliran 16
aliran 26
aliran 17
Kmol/
Kmol/
Kmol/
Kg/Jam
Kg/Jam
Kg/Jam
Jam
Jam
Jam
112596.6
16085.2
128681.8
2559.01
5
365.57
4
2924.59
9
7.04
197.33
8.05
225.52
15.09
422.85

CH4
CO
H2

16
28
2

39.52
7.39
9183.26

632.38
206.79
18366.52

H2O

18

0.00

0.00

O2

32

141.94

4542.09

Kom
p

CO2

B
M
44

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

45.17
1.06

722.72
29.54

84.69
8.44

1355.10
236.33

2803.34

5606.67

11986.60

23973.19

0.00

0.00

0.00

0.00

162.22

5190.96

304.16

9733.05

27
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun

Sub Total
Total

11938.17

136541.7
5
3385.40
164402.40

27860.6
5

164402.4
15323.57
0
164402.40

7. Reaktor MetanoI (R-101)


Fungsi : Tempat sintesa metanol dengan menggunakan Coppersebagai katalis.

CO2

Tabel 2.7 Neraca Massa Pada Reaktor I (R-101)


Masuk
Keluar
BM
aliran 18
Aliran 19
Kmol/Jam
Kg/Jam
Kmol/Jam
Kg/Jam
44
2924.59
128681.89
1462.29
64340.94

N2

28

15.09

422.85

15.09

422.85

CH4
CO

84.69
8.44
11986.60

1355.10
236.33
23973.19

84.69
4.22

1355.10
118.16

H2

16
28
2

15182.55

H2O

18

0.00

0.00

7591.27
1462.29

O2
CH3OH
Sub Total

32

304.16
0.00
15323.57

9733.05
0.00
164402.40

304.16

9733.05
46928.46
164402.40

Komp

32

1466.51
12390.54

26321.29

8. Reaktor Metanol II (R-102)


Fungsi : Tempat sintesa metanol dengan menggunakan Coppersebagai katalis.

CO2

Tabel 2.8 Neraca Massa Pada Reaktor II (R-102)


Aliran 19
Aliran 20
BM
Kmol/Jam
Kg/Jam
Kmol/Jam
Kg/Jam
44
1462.29
64340.94
731.15
32170.47

N2

28

15.09

422.85

15.09

422.85

CH4
CO

84.69
4.22

1355.10
118.16

84.69
2.11

1355.10
59.08

H2

16
28
2

7591.27

15182.55

5393.61

10787.22

H2O

18

1462.29

26321.29

2193.44

39481.94

O2
CH3OH
Total

32

304.16
1466.51
12390.54

9733.05
46928.46
164402.40

304.16
2199.77
10924.03

9733.05
70392.69
164402.40

Komp

32

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

28
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
9. Reaktor Metanol III (R-103)
Fungsi : Tempat sintesa metanol menggunakan Cooper sebagai katalis.
Tabel 2.9 Neraca Massa pada Reaktor III (R-103)
Komp

BM

Aliran 21
Kmol/Jam
Kg/Jam

Aliran 22
Kmol/Jam
Kg/Jam

CO2

44

731.15

32170.47

365.57

16085.24

N2

28

15.09

422.85

15.09

422.85

CH4
CO

84.69
2.11

1355.10
59.08

84.69
1.06

1355.10
29.54

H2

16
28
2

5393.61

10787.22

4294.78

8589.56

H2O

18

2193.44

39481.94

2559.01

46062.27

32
O2
CH3OH
32
Total

304.16
2199.77
10924.03

9733.05
70392.69
164402.40

304.16
2566.40
10190.77

9733.05
82124.80
164402.40

10. Separator II (S-102)


Fungsi : Memisahkan antara syn-gas dan air yang mencair setelah pendinginan
setelah keluar dari HE-III.

N2

28

Tabel 2.10 Neraca Massa Pada Separator II (S-102)


Masuk
Keluar
Aliran 23
Aliran 28 (bawah)
Aliran 24 (atas)
Kmol/
Kmol/
Kmol/
Kg/Jam
Kg/Jam
Kg/Jam
Jam
Jam
Jam
16085.2
365.57 16085.24
0.00
0.00
365.57
4
15.09
422.85
0.00
0.00
15.09
422.85

CH4
CO
H2

16
28
2

84.69
1.06
4294.78

1355.10
29.54
8589.56

0.00
0.00
0.00

0.00
0.00
0.00

84.69
1.06
4294.78

1355.10
29.54
8589.56

H2O

18

2559.01

46062.27

2559.01

46062.27

0.00

0.00

O2
CH3O
H

32

304.16

9733.05

0.00

0.00

304.16

9733.05

2566.40

82124.80

2566.40

82124.80

0.00

0.00

Komp

CO2

B
M
44

32

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

29
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun

Sub total
Total

164402.4
0
164402.40

10190.77

5125.41

128187.0
5065.36
7
164402.40

36215.3
4

11. Destilasi (D-101)


Fungsi

:Memisahkan

metanol

dengan

air

dan

mendapatkan

kemurnianmetanol sebesar 99.85%.

Komp
CH3O
H
H2O

B
M

32
18

Total

Tabel 2.11 Neraca Massa Pada Destilasi (D-101)


Masuk
Keluar
Aliran 29
Aliran 30 (destilat)
Aliran 36
Kmol/
Kmol/
Kmol/
Kg/Jam
Kg/Jam
Kg/Jam
Jam
Jam
Jam
82124.8
82001.6
2566.40
0
2562.55
1
3.85 123.19
46062.2
45993.1
2559.01
7
3.84
69.09
2555.18
7
128187.
82070.7
46116.3
5125.41
07
2566.39
07
2559.03
6

12. Splitting
Fungsi : Membagi recycle feed menuju umpan dari kelebihan rasio yang akan
ditampung dalam tangki.
Tabel 2.12 Neraca Massa Pada Splitting

Komp

CO2
N2
CH4
CO
H2
H2O

B
M
44
28
16
28
2
18

Masuk
aliran 25
Kmol/
Kg/Jam
Jam
16085.23
365.57
566
422.8546
15.09
143
1355.098
84.69
219
29.54104
1.06
587
8589.561
4294.78
041
0.00

Keluar
Aliran 26 (Re)
Kmol/
Kg/Jam
Jam
16085.23
365.57
566
225.5224
8.05
609
722.7190
45.17
502
29.54104
1.06
587
5606.674
2803.34
53

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

0.00

Aliran 27
Kmol/
Kg/Jam
Jam
0.00
7.04
39.52
0.00

0
197.3321
533
632.3791
69

1491.44

0
2982.886
511

0.00

30
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun

32
O2
CH3O
H
32
Total
Subtotal

304.16

9733.046
733

162.22

0.00
5065.36

0
36215.34

0.00
3385.40

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

5190.958
257

141.94

0
0.00
27860.65 1679.95
36215.34

4542.088
475
0
8354.69

31
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
2.2 Neraca Energi
Peralatan proses yang digunakan dan diperhitungkan persamaan neraca energi
dalam pra-rancangan pabrik metanol dari gas alam antara lain merupakan alat
alat yang mengalami perubahan temperatur selama proses berlangsung, beberapa
diantaranya merupakan tangki tempat pencampuran, heat exchanger,alat
pemisahan dan transport gas. Adapun peralatan dan proses yang memiliki
perhitungan neraca energi yaitu sebagai berikut.
1. Heat Exchanger I (E-101)

15. Reaktor II (R-102)

2. Heat Excganger II (E-102)

16. Reaktor III (R-103)

3. Desulfurizer (DS-101)

17. Ekspander II (EX-102)

4. Mix Point I (MP-101)

18. Heat Exchanger V (E-105)

5. Primary Reformer (PR-101)

19. Separator II (S-102)

6. Secondary Reformer (ATR-101) 20. Heat Exchanger VI (E-106)


7. Ekspander ( EX-01)

21. Kolom Destilasi (D-101)

8. Heat Exhanger (E-103)

22. Kompresor III (K-103)

9. Separator I (S-101)

23. Kompresor IV (K-104)

10. Kompresor I (K-101)

24. Heat Exchanger VII (E-107)

11. Kompresor II (K-102)


12. Mix Point II (MP-102)
13. Heat Exchanger IV (E-104)
14. Reaktor I (R-101)

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

32
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
1. Heat Exchanger I
Fungsi : Memanaskan gas alam yang akan bereaksi di dalam kolom
desulfurisasi.
Tabel 2.13 Neraca Energi Pada Heat Exchanger I (E-101)
Komp

Energi Masuk (kJ/jam)

Energi Keluar (kJ/jam)

CO2
N2
CH4
C2H6
C3H8
C4H10
C5H12
H2S
Pemanas
Total

627.90
3527.18
1652218
70735.60
48130.84
55935.06
57653.49
1389.33
23998922
25889139

53243.43
42258.21
22519551
983166.57
673689.09
786011.63
812281.26
18938.11
25889139

2. Heat Exchanger II
Fungsi : Memanaskan gas alam yang akan bereaksi di dalam kolom
desulfurisasi.
Tabel 2.14 Neraca Energi Pada Heat Exchanger II (E-102)
Komp

Energi Masuk (kJ/jam)

Energi Keluar (kJ/jam)

CO2
N2
CH4
C2H6
C3H8
C4H10
C5H12
H2S
Pemanas
Total

53243.4
42258.2
22519550.9
983166.6
673689.1
786011.6
812281.3
18938.1
28632232.1
54521371.3

146377.5
81095.2
47312928.5
2088076.8
1436075.1
1679475.0
1738254.6
39088.8

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

54521371.3

33
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
3. Desulfurizer (DS-101)
Fungsi : Untuk menghilangkan kandungan sulfur yang terdapat didalam
gasalam.
Tabel 2.15 Neraca Energi pada Desulfurizer (DS-101)
Masuk (kJ/jam)
Keluar (kJ/jam)
Komponen
Q2
DS-11
Q3
DS-11
CO2
165531.0
165321.9
N2
68152.4
68071.7
CH4
31880829.6
31836399.9
C2H6
1870376.1
1867673.3
C3H8
1201877.4
1200133.4
C4H10
918417.9
917092.2
C5H12
758871.1
757777.1
H2S
28550.8
0.0
H2O
0.0
28515.5
ZnO
0.0
0.0
25814.0
ZnS
0.0
0.0
77435.1
Total

36918420.1

36918420.1

4. Mix Point I (MP-101)


Fungsi : Titik pencampuran antara steam dan gas alam yang sudah tidak
mengandung sulfur, kemudian dialirkan menuju Primary Reforming (PR-101).
Tabel 2.16 Neraca Energi pada Mix Point I (MP-101)
Energi Masuk
Energi Masuk
Energi Campuran
Komp
(kJ/ jam)
Steam (kJ/ jam)
(kJ/jam)
CO2
165257.8
N2
68041.0
CH4
31824945
C2H6
C3H8
C4H10
C5H12
H2O

1867046.8
1199735.0
916784.8
757522.7
26667.2

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

138907853.0

175733853.4

34
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
5. Primary Reformer (PR-101)
Fungsi : Mereaksikan gas alam dengan steam dengan bantuan katalis Ni/Al
dengan suhu operasi mencapai 850oC.
Tabel 2.17 Neraca Energi pada Primry Reformer (PR-101)
Komp

Energi Masuk
(kJ/jam)

CO2

285688.2

78155276.8

N2

113786.8

159145.4

CH4

59052421.6

882872.0

C2H6

3542172.5

0.0

C3H8

2280705.5

C4H10

1736718.0

C5H12
H2O
CO
H2
Total

Panas Reaksi
(kJ/ jam)

1433642.1
105146678.3
0.0
0.0
304558702.7

372877.0

Energi Keluar
(kJ/jam)

0.0
0.0
0.0
21630447.1
2695241.0
201035720.4
304558702.7

6. Secondary Reformer (ATR-101)


Fungsi : mencampur antara gas alam yang belum bereaksi dan syn-gas yang
terbentuk dari primary reformer dengan oksigen dan mereaksikannya dengan
bantuan katalis Ni/Al.
Tabel 2.18 Neraca Energi pada Secondary Reformer (ATR-101)
Energi Masuk
Komp
(kJ/jam)
Energi Keluar (kJ/jam)
CO2
89457322.92
123906642.26
N2
179419.36
214500.33
CH4
12442764.09
2348210.17
CO
3010489.87
227816.63
H2
219338903.40
268166526.32
H2O
27967572.21
41665499.07
O2
14095509.71
4575590.71
Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

35
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
pembakaran
Panas Reaksi
Total

74764968.27
-152164.34
441104785.49

441104785.49

7. Ekspander
Fungsi : Menurunkan tekanan syngas dari 39kg/cm2 sampai 9 kg/cm2 sebelum
masuk ke separator 1
Tabel 2.19 Neraca Energi pada Ekspander I (EX-101)
Jumlah
Energi masuk
Jumlah (kJ/jam)
Energi keluar (kJ/jam)
Hout
102977632
Hin
310022742.6
Qeks
207045111
Total
310022742.6
Total
310022743
8. Heat Exchanger III (E-103)
Fungsi : Mendinginkan temperatur syngas dari ekspander I
Tabel 2.20 Neraca Energi pada Heat Exchanger III (E-103)
Pendingin
Energi Masuk
Energi Keluar
komp
(kJ/jam)
(kJ/jam)
(kJ/jam)
CO2
27055109
1447975.16
N2
51073.82
3078.33
CH4
413564.35
21073.46
97118646.48
CO
54103.83
3235.57
H2
65150297
3970426.28
H2O
9386754
558375.60
O2
1074758
62849.23
total
103185660.11
103185660.11

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

36
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
9. Separator I (S-101)
Fungsi : Memisahkan antara syn-gas dan air yang mencair setelah pendinginan.

Komp

Tabel 2.21 Neraca Energi pada Separator I (S-101)


Energi Keluar (kJ/jam)
Energi Masuk
(kJ/jam)
Top
Bottom

CO2
N2
CH4
CO
H2
H2O
O2
sub Total
Total

10.

1462228.59
3109.09
21281.29
3267.87
4010145.70
563953.29
63474.85
6127460.68

1462228.59
3109.09
21281.29
3267.87
4010145.70
0.00
63474.85
5563507.39

563953.29
563953.29

6127460.68

Kompresor I (K-101)

Fungsi : Menaikkan tekanan steam dari 9kg/cm2 sampai 42 kg/cm2 sebelum


masuk ke mix point 1
Tabel 2.22 Neraca Energi pada Kompresor I (K-101)
Energi
H
Q kompresor
H
Q kompresor
H
Q kompresor
Total

Masuk (kJ/jam)
Keluar (kJ/jam)
Stage 1
62064276.68
84724972.34
22660695.65
Stage 2
84724972.34
109752718.7
25027746.34
Stage 3
109752718.7
139242439.7
29489721.02
333720130.72
333720130.72

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

37
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
11. Kompresor II (K-102)
Fungsi : Menaikkan tekanan oksigen dari 9 kg/cm2 sampai 42 kg/cm2 sebelum
masuk ke mix point 1

Tabel 2.23 Neraca Energi pada Kompresor II (K-102)


Energi
H
Q kompresor
H
Q kompresor
H
Q kompresor
Total

Masuk (kJ/jam)
Stage 1
76834.94
2774138.28
Stage 2
2850973.215
4469519.643
Stage 3
7285734.776
6836170.641
24293371.49

Keluar (kJ/jam)
2850973.22

7320492.858

14121905.42
24293371.49

12. Mix Point II (MP-102)


Fungsi : Mencampurkan syn-gas yang keluar dari S-101 dengan aliran recycle
gas dari separator II yang merupakan hasil dari R-103.
Tabel 2.24 Neraca Energi pada Mix Point II (MP-102)
Energi Masuk fresh feed
(kJ/jam)

Energi Masuk
Re-feed
(kJ/jam)

43597395.45

3464626.7

45043541.40

N2

79847.26

52690.21

155657.22

CH4
CO

698072.09
84722.02

420387.21
6974.10

1336733.55
88058.43

101389676.1

17968847

120523899.6

1691576.97
147541289.9
170525093.4

1070277.7
22983803

3377203.17

Komp

CO2

H2
O2
Subtotal
Total

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Energi Keluar
(kJ/jam)

170525093.4

38
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
13. Heat Exchanger IV (E-104)
Fungsi : Mendinginkan syngas campuran masuk reaktor

Tabel 2.25 Neraca Energi pada Heat Excchanger IV (E-104)


Komp

Energi Masuk (kJ/jam)

Energi Keluar (kJ/jam)

CO2
N2
CH4
CO
H2
O2
Pemanas
Total

39413098.73
72640.03
623808.99
77051.13
92336651.32
1536871.58

25816311.43
48881.62
393263.07
51772.37
62378048.97
1027896.05
44343948.29
134060121.78

134060121.78

14. Reaktor I (R-101)


Fungsi : Tempat sintesa metanol dengan menggunakan Copper sebagai katalis.
Tabel 2.26 Neraca Energi pada Reaktor I (R-101)
Komp
CO2

Energi Masuk
(kJ/jam)

Panas Reaksi
(kJ/jam)

Pendingin
(kJ/jam)

Energi
Keluar
(kJ/jam)

29504355.92

14752177.96

N2

104746.32

104746.32

CH4

842706.57

842706.57

CO

59168.42

-485595.33

-19913367.51

29584.21

H2

81419951.96

51564354.33

O2

2202634.38

10620131.31

0.00
0.00

11853223.58
3967676.44

H2O
CH3OH
Total

93734601

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

93734601

39
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
15. Reaktor II (R-102)
Fungsi : Tempat sintesa metanol dengan menggunakan Copper sebagai
katalis.

Komp
CO2

Tabel 2.27 Neraca Energi pada Reaktor II (R-102)


Energi
Panas
Masuk
Reaksi
Pendingin (kJ/jam)
(kJ/jam)
(kJ/jam)

Energi
Keluar
(kJ/jam)

14752177.96

7376088.98

N2

104746.32

104746.32

CH4
CO

842706.57
29584.21

842706.57
14792.10

H2

51564354.33

O2
H2O
CH3OH
Total

2202634.38
11853223.58
19130385.46

-485595.33

-7973919.97

36636555.52

15884355.06
2465474.78
28695578.18
92020297.52

92020297.52

16. Reaktor III (R-103)


Fungsi : Sebagai tempat sintesa metanol dengan menggunakan Copper
sebagai katalis.
Tabel 2.28 Neraca Energi pada Reaktor III (R-103)
Energi
Panas
Masuk
Reaksi
Pendingin (kJ/jam)
(kJ/jam)
(kJ/jam)

Energi
Keluar
(kJ/jam)

CO2

7376088.98

3688044.49

N2

104746.32

104746.32

Komp

CH4
CO
H2
O2
H2O
CH3OH
Total

842706.57
14792.10 -485595.33
36636555.52
15884355.06
2465474.78
28695578.18
88290946.44

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

-3243755.74

842706.57
7396.05
29172656.11
33478174.55
18531747.57
2465474.78
88290946.44

40
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
17. Ekspander II (EX-102)
Fungsi : Menurunkan tekanan syngas dari 35 kg/cm2 sampai 9 kg/cm2
sebelum masuk ke separator 2
Tabel 2.29 Neraca Energi pada Ekspander II (EX-102)
Jumlah
Energi masuk

Jumlah (kJ/jam)

Hin

88915086.36

Total

88915086.36

Energi keluar
Hout
Qeks
Total

(kJ/jam)

48291008.55
40624077.81
88915086.36

18. Heat Exchanger V (E-105)


Fungsi : Mendinginkan temperatur keluaran reaktor ke separator
Tabel 2.30 Neraca Energi pada Heat Exchanger V (E-105)
komp
CO2
N2
CH4
CO
H2
H2O
O2
CH3OH
total

Energi Masuk
(kJ/jam)

1981832.89
58479.24
438996.08
4119.23
16356489.32
11502673.03
1218150.57
17469702.09
49030442.45

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Pendingin
(kJ/jam)

Energi Keluar
(kJ/jam)

43653199.10

49030442.45

206853.59
6596.42
45157.41
462.22
1856869.24
1290194.84
134676.91
1836432.70

41
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
19. Separator II (S-102)
Fungsi : Memisahkan antara syn-gas yang tidak bereaksi dengan produk
(metanol)
Tabel 2.31 Neraca Energi pada Separator II (S-102)
Komp

CO2
N2
CH4
CO
H2
H2O
O2
CH3OH
SubTotal
Total

Energi Keluar (kJ/jam)

Energi Masuk
(kJ/jam)

Top
Bottom
208889.80
6662.34
45602.77
466.84
1875445.02
0.00
136017.54
2925804.62
0.00
1817246.97
2273084.31
4743051.59
7016135.90

208889.80
6662.34
45602.77
466.84
1875445.02
2925804.62
136017.54
1817246.97
7016135.90

20. Heat Exchanger VI (E-106)


Fungsi : Menaikkan suhu keluaran separator II menuju kolom destilasi
Tabel 2.32 Neraca Energi pada Heat Exchanger VI (E-106)
komp
CH3OH
H2O
Total

Energi Masuk
(kJ/jam)

Pemanas (kJ/jam)

2043088.65
8006758.50
3283523.93
13333371.08

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Energi Keluar
(kJ/jam)

3667520.40
9665850.68
13333371.08

42
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
21. Destilasi (D-101)
Fungsi : Memisahkan metanol dengan air.
Tabel 2.33 Neraca Energi pada Destilasi (D-101)
Komp

Energi
Masuk
Umpan
(kJ/jam)

Beban
reboiler
(kJ/jam)

CH3O
H
H2O

6415304.16 207281630.7
10023193.3

Total
Total

16438497.4 207281630.7
223720128.2

Energi
Keluar
Destilat
(kJ/jam)

Energi
Keluar
Bottom
(kJ/jam)

Beban
Kondensor
(kJ/jam)

4840973.6

14192.3 204356628.
11473.8 14496860.2
0
204356628.
4852447.5 14511052.6
0
223720128.2

22. Kompresor III (K-103)


Fungsi : Mengirim feed syn-gas menuju mix point II dan menaikkan tekanan
dari 9 kg/cm2 menjadi 35 kg/cm2
Tabel 2.34 Neraca Energi pada Kompresor III (K-103)
Energi
Masuk (kJ/jam)
Keluar (kJ/jam)
Stage 1
H
5511318.92
25794071.73
Q kompresor
20282752.81
Stage 2
H
25794071.73
49912520.10
Q kompresor
24118448.36
Stage 3
H
49912520.10
147245551.83
Q kompresor
97333031.74
Total
222952143.66
222952143.66

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

43
Pra Rancangan Pabrik Metanol dari Gas Alam
Kapasitas 650.000 Ton/Tahun
23. Kompresor IV (K-104)
Fungsi : Mengirim recycle syn-gas menuju mix point II
Tabel 2.35 Neraca Energi pada Kompresor IV (K-104)
Energi
Masuk (kJ/jam)
Keluar (kJ/jam)
Stage 1
H
2254813.90
10982551.32
Q kompresor
8727737.42
Stage 2
H
10982551.32
21456911.08
Q kompresor
10474359.77
Stage 3
H
21456911.08
34107608.69
sQ kompresor
12650697.60
Total
66547071.09
66547071.09
24. Heat Exchanger VII (E-107)
Fungsi : Mendinginkan produk metanol keluaran destilasi.
Tabel 2.36 Neraca Energi pada Heat Exchanger VII (E-107)
komp
CH3OH
H2O
Total

Energi Masuk
(kJ/jam)
4845666.08
50.75
4845716.83

Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Pendingin
(kJ/jam)

Energi Keluar
(kJ/jam)

4250722.89
4845716.83

593546.42
1447.52