Anda di halaman 1dari 8

LOGICAL FALLACIES

NAMA KELOMPOK

-Amelinda Larissa D
(150115310)
-Salisa Nur Rahma (150115326)
-Nadia Amalinda K
(150115346)

AD HOMINEM

Argumen Farhat Abbas


disamping termasuk logical
fallacies ad hominem karena
argumennya ditujukan langsung
untuk walikota Bandung bukan
untuk esensi (klaim) yang sedang
disampaikan oleh walikota
Bandung tersebut.

APPEAL TO POPULARITY

Argumen disamping termasuk ke


dalam logical fallacies appeal to
popularity karena premis yang
disampaikan yang berupa
pendapat publik seolah-olah apa
yang disetujui atau dilakukan
oleh banyak orang pasti baik atau
benar

APPEAL TO AUTHORITY

Argumen disamping termasuk ke


dalam logical fallacies appeal to
authority karena premisnya berupa
pendapat otoritas. Seolah-olah yang
dinyatakan benar oleh otoritas memang
pasti benar. Dalam hal ini otoritas yang
dimaksud adalah ilmuwan terkenal
dunia yaitu Einstein yang mengatakan
bahwa Red Bulls equals energy, hal
ini menyebabkan banyak orang
(konsumen) yang melihat argument
disamping percaya bahwa apabila kita
meminum red bull akan menjadi lebih
berenergi

SLIPPERY SLOPE
Argumen disamping termasuk ke
dalam logical fallacies Slippery Slope
karena Argumen yang premisnya
berupa konsekuensi ekstrem dari klaim
yang sedang dibahas, padahal kecil
kemungkinan bahwa frekuensi
tersebutakan terjadi.
Contoh : seorang pejabat pemerintahan
menolak melegalkan pernikahan bedakeyakinan, sebab jika diperbolehkan
kelak mereka akan melegalkan
pernikahan sesama jenis di masa
depan.

GENERALISASI
Argumen disamping termasuk ke
dalam logical fallacies
generalisasi karena Argumennya
menklaim mengenai populasi
atau fenomena yang luas, namun
premisnya hanya berupa contoh
atau kasus spesifik.
Contoh: NOAH adalah band
yang terkenal. Armada adalah
band yang terkenal di pelosok
Indonesia. Nidji adalah band
popular dan terkenal. Jadi, Di
Indonesia banyak Band yang
terkenal.

APPEAL TO EMOTION

Argumen disamping
termasuk ke dalam logical
fallacies appeal to emotion
karena premisnya
menimbulkan emosi yang
intens, padahal premis
tersebut tidak relevan

FALSE DICHTOMY
Argumen disamping termasuk
ke dalam logical False
dichotomy karena memiliki
argument yang premisnya
adalah bahwa seolah-olah
hanya ada dua pilihan dalam
menyikapi isu.
contoh : Dukung KPK atau
tidak? Jika tak dukung KPK,
berarti koruptor.