Anda di halaman 1dari 8

JURNAL EKONOMI DAN INFORMASI AKUNTANSI (JENIUS)

Pengaruh Kualitas Layanan Perpustakaan Terhadap Minat Baca dan Intensitas


Kunjungan Mahasiswa Pada Perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis
Politeknik Negeri Sriwijaya

VOL. 4 NO. 1
JAN 2014

PENGARUH KUALITAS LAYANAN PERPUSTAKAAN TERHADAP


MINAT BACA DAN INTENSITAS KUNJUNGAN MAHASISWA
PADA PERPUSTAKAAN JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS
POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA
Afrizawati
Politeknik Negeri Sriwijaya
Abstract
This reseach has purpose to look at the influence of service quality on the reading interest and
intensity of students visit library Business Administration Department of State Polytechnic of
Sriwijaya. This reseach used primary data which is processing used multiple regression
analysis with a sample drawn from the population of students of the Business Administration
Department of State Polytechnic of Sriwijaya, which has interact directly with the research
site. From the processing data in t test showed that the independent variable X2 intensity of
students visit is more dominant affected when compared with variabel X1 reading interest.
These was shown by the value of the X2 coefficient of 0.256 whereas X1 coefficient of only
0.095. whereas for the F test results indicate the value of the coefficient 177 650 which means
variables X1 and X2 has significantly affect the quality of library services Business
Administration Department of State Polytechnic of Sriwijaya.
Keyword: Service Quality, Reading Interest, Intensity Students Visit

PENDAHULUAN
Perpustakaan sebagai institusi informasi dan ilmu pengetahuan memiliki tugas dan
peluang besar untuk berperan serta aktif dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dengan koleksi bahan pustaka yang dikelola dan fasilitas yang tersedia, perpustakaan
dapat mendorong masyarakat untuk meningkatkan akses informasi dalam rangka
peningkatan kecerdasan religi, intelektual, kognisi, afeksi, dan kinetik mereka.
Perpustakaan Perguruan Tinggi (PPT) sering diibaratkan sebagai jantungnya Perguruan
Tinggi (the heart of university), maka keberadaannya harus ada agar dapat memberikan
layanan kepada civitas akademika sesuai dengan kebutuhan mahasiswa maupun dosen.
Dalam rangka melaksanakan pengelolaan perpustakaan diperlukan pelayanan prima
sebagai upaya meningkatkan intensitas kunjungan dan minat baca pada mahasiswa.
Perpustakaan sebagai suatu organisasi yang memberikan layanan kepada
masyarakat merupakan kesiapan petugas perpustakaan untuk mengemban tugas tersebut.
Baik buruknya citra perpustakaan sangat ditentukan oleh baik dan buruknya jasa layanan
diberikan oleh pustakawan atau administrasi perpustakaan yang bersangkutan. Dalam
paradigma masyarakat kebanyakan perpustakaan merupakan tempat yang membosankan
dengan pelayanan petugas administrasi perpustakaan yang tidak ramah sehingga rasa
untuk datang dan membutuhkan perpustakaan kurang terbangun. Hal lain mengenai
keadaan perpustakaan pada umumnya bahwa perpustakaan jurusan memiliki koleksi bukubuku yang terbatas dan untuk menambah koleksi masih terkendala biaya dan kalaupun ada
membutuhkan birokrasi panjang dalam pengadaan koleksi buku dan barang. Namun disisi
lain fakta bahwa perpustakaan saat ini sedang berkembang ke arah digitalisasi. Seperti
pada perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis yang telah memiliki sistem informasi

16

JURNAL EKONOMI DAN INFORMASI AKUNTANSI (JENIUS)


Pengaruh Kualitas Layanan Perpustakaan Terhadap Minat Baca dan Intensitas
Kunjungan Mahasiswa Pada Perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis
Politeknik Negeri Sriwijaya

VOL. 4 NO. 1
JAN 2014

dalam bentuk website perpustakaan dimana layanan ini diperuntukkan bagi mahasiswa
Jurusan Administrasi Bisnis untuk memberikan pelayanan prima bagi para mahasiswa
khususnya dan dosen pada umumnya, disamping perpustakaan pusat Politeknik Negeri
Sriwijaya sebagai acuan utama.
Para mahasiswa diharapkan meningkatkan minat berkunjung dan membaca pada
perpustakaan Jurusan administrasi Bisnis, tidak hanya sekedar untuk meminjam buku atau
mengakses internet ketika mendapatkan tugas dari dosen tetapi lebih dari itu sebagai
tempat untuk berdiskusi dan membaca buku dalam mata kuliah ketika mendapat jam
istirahat pada saat dosen berhalangan hadir. Membaca merupakan salah satu unsur yang
mendukung seseorang untuk datang ke perpustakaan, namun budaya baca di kalangan
mahasiswa masih perlu di tingkatkan. Oleh karena itu, perlu adanya proses pembudayaan
membaca. Dengan demikian sudah menjadi tanggung jawab bahwa perpustakaan sebagai
salah satu sumber ilmu memiliki peran strategis dalam mewujudkan masyarakat yang
gemar dan berbudaya membaca.
Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 tahun 2007 Bab 1 Pasal 1
ayat 6 (2008:29), Perpustakaan umum adalah perpustakaan yang diperuntukkan bagi
masyarakat luas sebagai sarana pembelajaran sepanjang hayat tanpa membedakan umur,
jenis kelamin, suku, ras, agama dan status sosial-ekonomi. Disamping itu dijelaskan
bahwa masyarakat adalah setiap orang, kelompok orang, lembaga yang berdomisili pada
suatu wilayah yang mempunyai peranan dalam bidang perpustakaan. Perpustakaan
perguruan tinggi (PPT) adalah unit pelaksana teknis (UPT) yang bersama-sama dengan
unit lain melaksanakan Tri Dharma PT (Perguruan Tinggi) melalui menghimpun, memilih,
mengolah, merawat serta melayankan sumber informasi kepada lembaga induk khususnya
dan masyarakat akademis pada umumnya. Adapun yang termasuk dalam PT meliputi
universitas, institut, sekolah tinggi, akademi, politeknik, dan atau PT lain yang sederajat.
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka dapat diambil rumusan
masalah dengan melihat adakah hubungan yang positif dan signifikan antara kualitas
layanan dengan minat baca dan intensitas kunjungan mahasiswa. Variabel independen
manakah yang cenderung terpengaruh terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh
perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis. Adapun tujuan yang ingin dicapai dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan kualitas layanan perpustakaan
dengan minat baca dan intensitas kunjungan kemudian untuk melihat variabel yang
dominan terpengaruh terhadap kualitas layanan.
TINJAUAN PUSTAKA
Pengertian Kualitas layanan
Kualitas pelayanan diartikan sebagai tingkat keunggulan yang diharapkan dan
pengendalian atas tingkat keunggulan tersebut untuk memenuhi keinginan pelanggan.
Kualitas pelayanan bukanlah dilihat dari sudut pandang pihak penyelenggara atau
penyedia layanan, melainkan berdasarkan persepsi masyarakat (pelanggan) penerima
layanan (Wickoff dalam Tjiptono, 1996:28). Pelangganlah yang mengkonsumsi dan
merasakan pelayanan yang diberikan, sehingga merekalah yang seharusnya menilai dan

17

JURNAL EKONOMI DAN INFORMASI AKUNTANSI (JENIUS)


Pengaruh Kualitas Layanan Perpustakaan Terhadap Minat Baca dan Intensitas
Kunjungan Mahasiswa Pada Perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis
Politeknik Negeri Sriwijaya

VOL. 4 NO. 1
JAN 2014

menentukan kualitas pelayanan. Kualitas Layanan yang terdiri dari 5 (lima) dimensi
yakni:Tangibles atau Bukti fisik, Responsiveness atau Tanggapan, Reability atau
Kehandalan, Asurrance atau Jaminan, Empathy atau perhatian.
Pengertian Perpustakaan perguruan tinggi
Perpustakaan Perguruan Tinggi menurut Peraturan Pemerintah No.30 tahun 1990
adalah satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan tinggi dan penelitian serta
pengabdian kepada masyarakat (Soeatminah, 1992:39). Perpustakaan Perguruan Tinggi
merupakan perpustakaan dengan sistem yang didukung dan dikelola oleh perguruan tinggi
untuk memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa dan dosen serta untuk menunjang
program pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Dari perpustakaan
perguruan tinggi terdapat perpustakaan yang bertempat pada jurusan-jurusan di perguruan
tinggi tersebut, yang berfungsi untuk menunjang kinerja jurusan dan perpusatakan pusat
perguruan tinggi yang dimaksud.
Pengertian Minat Baca
Minat baca menurut Sumarni (2005:2) merupakan kecenderungan atau adanya
perhatian atau kesukaan untuk membaca, dimana membaca dalam arti yang amat
sederhana adalah melakukan berbagai kegiatan yang dapat memperkaya pengetahuan serta
memperluas wawasan untuk dapat membentuk watak dan sikap yang menyebabkan
pengetahuan seseorang bertambah.
Pengertian Intensitas Kunjungan
Intensitas Kunjungan artikan sebagai keadaan pengukuran seberapa sering
seseorang atau kelompok dalam berkunjung atau menjumpai sesuatu baik itu tempat, orang
dan lain-lain (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1998:476).
METODE PENELITIAN
Penelitian ini membahas tentang kualitas pelayanan dengan minat baca mahasiswa
dan intensitas kunjungan mahasiswa yang dilakukan di Perpustakaan Jurusan Administrasi
Bisnis Politeknik Negeri Sriwijaya.
Kualitas layanan
1. Tangibles
2. Responsiveness
3. Reability
4. Asurrance
5. Empathy

Minat Baca

Intensitas Kunjungan

Gambar 1. Kerangka Pikir


Berdasarkan kerangka pikir di atas maka, kualitas layanan mepunyai 5 (lima)
dimensi dimana semua dimensi tersebut saling memiliki tingkat pola untuk mempengaruhi
terhadap variabel independen. Dalam kasus penelitian hal ini akan dilihat apakah kualitas
layanan yang telah diberikan memberikan dampak positif dan signifikan terhadap minat

18

JURNAL EKONOMI DAN INFORMASI AKUNTANSI (JENIUS)


Pengaruh Kualitas Layanan Perpustakaan Terhadap Minat Baca dan Intensitas
Kunjungan Mahasiswa Pada Perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis
Politeknik Negeri Sriwijaya

VOL. 4 NO. 1
JAN 2014

baca dan intensitas kunjungan mahasiswa serta variabel manakah yang paling besar nilai
koefisiennya terhadap kualitas layanan. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah
mahasiswa pada Jurusan Administrasi Bisnis dengan sampel jenuh. Penentuan jumlah
sampel penelitian ini menggunakan rumus Slovin (Umar, 2010:120).
Keterangan: n= jumlah sampel, N=Populasi, e =kesalahan yang masih dapat ditolerir

Data hasil pengamatan diolah secara tabulasi kemudian dianalisis secara regresi
sederhana dan linier berganda. Regresi linier sederhana dan linear berganda digunakan
untuk memperkirakan perubahan respon pada variabel-variabel independen/bebas (X)
yaitu frekuensi kunjungan dan minat baca, dimana:
Y = a + b1X1 + b2X2 + e
(1)
a merupakan nilai ordinat (intersep/konstanta), b adalah adalah koefisien regresi dan e
adalah error term.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Pengujian Reabilitas
Uji reliabilitas adalah suatu berkenaan dengan derajat konsistensi dan stabilitas dari
data atau temuan dimana ralpha lebih besar dari pada rtabel maka akan bernilai positif. Suatu
kuesioner dapat dikatakan reliabel atau handal jika jawaban responden atas pertanyaan
adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Instrumen yang reliable adalah
instrumen yang dapat diuji dengan menganalisis konsistensi butir-butir yang ada pada
instrumen dengan teknik tertentu, (Sugiyono, 2009:183-456). Oleh karena itu uji
reliabilitas ini bertujuan untuk mengetahui kehandalan data menggunakan program SPSS
for windows (Statistical Product and Service Solution) versi 11.5 pada kolom Cronbachs
Alpha dan ralpha dapat dicari melalui kolom tersebut. Berikut ini adalah Tabel 4.1 yang
menunjukan hasil uji reliabilitas variabel kualitas pelayanan sebagai berikut:
Tabel 1. Hasil Uji Reliabilitas Variabel Kualitas Pelayanan
No.
1
2
3

Item
Variabel Y
Variabel X1
Variabel X2

N of items
5
12
13

ralpha
0,8845
0,8256
0,7876

Reliabilitas
Reliable
Reliable
Reliable

Sumber: Data primer diolah, 2014


Berdasarkan Tabel 4.1 dapat dilihat bahwa hasil output perhitungan analisis
reabilitas, diketahui ralpha untuk variabel Y sebesar 0.8845, X1 0.8256, dan X2 0,7876
dimana menurut Sekaran dalam Priyatno (2012:123) reabilitas kurang dari 0.6 adalah
kurang baik, 0.7 dapat diterima dan di atas 0.8 adalah baik. Berdasarkan hasil output nilai
koefisien dari uji reabilitas berada di angka 0.8 kecuali variabel X2 yang diposisi 0.7
namun secara garis besar nilai ralpha dari ketiga variabel tersebut dapat diterima dan
signifikan.

19

JURNAL EKONOMI DAN INFORMASI AKUNTANSI (JENIUS)


Pengaruh Kualitas Layanan Perpustakaan Terhadap Minat Baca dan Intensitas
Kunjungan Mahasiswa Pada Perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis
Politeknik Negeri Sriwijaya

VOL. 4 NO. 1
JAN 2014

Uji t (Parsial)
Analisis regresi adalah analisis yang dilakukan untuk mengetahui bagaimana
pengaruh variabel independen (Minat baca dan Frekuensi kunjungan) terhadap variabel
dependen (Kualitas pelayanan). Analisis ini juga dapat melihat besarnya pengaruh variabel
kualitas pelayanan Perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis terhadap minat baca dan
intensitas kunjungan mahasiswa secara parsial atau sendiri-sendiri, Sedangkan untuk
melihat besarnya pengaruh digunakan angka Beta atau Standardized Coefficients.
Tabel 2. Model Summary
Model
1

Adjusted R
Square

R Square
,654(a)

,427

Std. Error of the


Estimate

,425

2,33255

a Predictors: (Constant), Minat Baca, Intensitas Kunjungan

Tabel di atas menunjukkan nilai r (korelasi) sebesar 0,654 artinya hubungan antara
variable minat baca dan intensitas kunjungan dengan kualitas layanan adalah saling
berpengaruh. R2 (koefisien determinasi) sebesar 0,05 artinya dapat menjelaskan
pengambilan keputusan sebesar 5% sedangkan sisanya (100%-5%= 95%) dijelaskan oleh
faktor lain.
Tabel 3. Pengujian Parsial Kualitas Layanan Perpustakaan Terhadap Minat baca
dan Intensitas Kunjungan

Unstandardized
Coefficients

Standardized
Coefficients

Beta

(Constant)

1,066

Std. Error
1,016

Minat baca

,095

,029

Intensitas
Kunjungan

,256

,024

Sig.

1,049

,295

,165

3,302

,001

,525

10,524

,000

Dependent Variable: kualitas layanan

Sumber : Hasil pengolahan data dengan menggunakan SPSS versi 11.5

Berdasarkan hasil uji T maka dapat dilihat bahwa hasil pengujian sendiri-sendiri
terlihat bahwa variabel X1 yang merupakan minat baca mempunyai nilai koefisien sebesar
3.302 persen dengan tingkat signifikasi 0,001 persen dimana standar error term sebesar
0.005 persen. Begitu juga dengan variabel X2 untuk intensitas kunjungan mempunyai nilai
koefisien sebesar 10,524 persen dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000 persen yang
mana mengunakan standar error term 0.005 persen.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa kualitas layanan yang telah diberikan oleh
perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis telah memberikan pengaruh signifikan terhadap
tingkat minat baca mahasiswa dan banyaknya frekuensi intensitas kunjungan mahasiswa
keperpustakaan tersebut. Jadi dengan kata lain bagusnya kualitas pelayanan yang
diberikan mencakup 5 (lima) dimensi ukuran yaitu: Tangibles, Responsiveness, Reability,
Asurrance, Empathy memberikan cukup pengaruh besar dalam kenyamanan mahasiswa
untuk datang dan membaca buku-buku di perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis

20

JURNAL EKONOMI DAN INFORMASI AKUNTANSI (JENIUS)


Pengaruh Kualitas Layanan Perpustakaan Terhadap Minat Baca dan Intensitas
Kunjungan Mahasiswa Pada Perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis
Politeknik Negeri Sriwijaya

VOL. 4 NO. 1
JAN 2014

Politeknik Negeri Sriwijaya. Jika dimasukkan ke dalam persamaan regresi maka dapat
terlihat nilainya yaitu:
Kualitas Layanan = 1.066 + 0.095 + 0.256
Dimana :
Y = Kualitas Layanan, X1 = Minat Baca, X2 = Intensitas Kunjungan
Hal ini mempunyai arti bahwa hasil pengujian menunjukkan pengaruh yang positif
(diterima), diduga bahwa intensitas kunjungan tidak terlalu terpengaruh terhadap kualitas
layanan yang diberikan jika dibandingkan dengan minat baca yang cukup besar
terpengaruh oleh kualitas layanan yang diberikan oleh Perpustakaan Jurusan Administrasi
Bisnis. Hasil uji t-statistic menunjukkan nilai t-tolerance Minat Baca sebesar 3.302 dan
Intensitas Kunjungan sebesar 10.524. Dengan demikian dapat dinyatakan signifikansi
pengaruh Intensitas Kunjungan lebih kuat daripada pengaruh Minat Baca.
Uji F (Simultan)
Uji F digunakan untuk mengetahui pengaruh secara bersama-sama antara variabel
kualitas layanan Perpustakaan Jurusan Politeknik Negeri Sriwijaya terhadap minat baca
dan intensitas kunjungan mahasiswa jurusan Administrasi Bisnis dapat dilihat pada Tabel
4.4 di bawah ini:
Tabel 4. Pengujian Simultan Kualitas Layanan Perpustakaan terhadap Minat baca dan
Intensitas Kunjungan
Model
1

Sum of
Squares

df

Mean Square

Regression

1933,119

966,559

Residual

2589,825

476

5,441

Total

4522,944

478

Sig.
177,650

,000(a)

a Predictors: (Constant), minat baca, intensitas kunjungan


b Dependent Variable: kualitas layanan

Sumber : Hasil pengolahan data dengan menggunakan SPSS versi 11.5

Berdasarkan hasil pengolahan SPSS 11.5 tersebut menunjukkan bahwa dependen


variabel adalah Kualitas Layanan dan independen variabel (predictors) adalah Minat Baca
dan Intensitas Kunjungan. Pengujian secara simultan mengikuti distribusi F, nilai uji F
hasil regresi adalah sebesar 177.650 dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 atau lebih
kecil dari alpha 0.05. Kesimpulannya bahwa dalam pengujian secara serentak variabel
Kualitas layanan berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat Minat baca dan Intensitas
Kunjungan sehingga dapat dikatakan tingginya tingkat minat baca mahasiswa dan
banyaknya intensitas kunjungan mahasiswa keperpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis
dipengaruhi oleh kelima dimensi dari kualitas layanan.
Berdasarkan hasil analisis regresi sebelumnya dapat dibuktikan bahwa terbukti
bahwa kualitas layanan dengan kelima indikator dimensi yaitu: Tangibles, Responsiveness,
Reability, Asurrance, Empathy mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap minat
baca dan intensitas kunjungan pada Perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik
Negeri Sriwijaya dan hasil model di atas memiliki arti bahwa Kualitas Layanan

21

JURNAL EKONOMI DAN INFORMASI AKUNTANSI (JENIUS)


Pengaruh Kualitas Layanan Perpustakaan Terhadap Minat Baca dan Intensitas
Kunjungan Mahasiswa Pada Perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis
Politeknik Negeri Sriwijaya

VOL. 4 NO. 1
JAN 2014

memberikan berpengaruh terhadap Minat Baca dan Intensitas Kunjungan. Namun dalam
hal ini Intensitas Kunjungan cenderung lebih dominan dipengaruhi oleh Kualitas Layanan
dibandingkan Minat Baca. Hal ini dapat dilihat dari koefisien beta Minat Baca sebesar
0.095 lebih kecil dibandingkan dengan beta Intensitas Kunjungan sebesar 0.256.
PENUTUP
Kesimpulan dari hasil analisis yang telah dilakukan pada sebelumnya bahwa
variabel X1 yang merupakan minat baca mempunyai nilai koefisien sebesar 3.302 persen
dengan tingkat signifikasi 0,001 persen dimana standar error term sebesar 0.005 persen.
Begitu juga dengan variabel X2 untuk intensitas kunjungan mempunyai nilai koefisien
sebesar 10,524 persen dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000 persen yang mana
mengunakan standar error term 0.005 persen. Hasil pengujian secara Parsial menunjukkan
bahwa kualitas layanan (Tangibles, Responsiveness, Reability, Asurrance, Empathy) yang
diberikan oleh perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis telah berpengaruh signifikan
terhadap tingkat minat baca mahasiswa dan intensitas kunjungan mahasiswa
keperpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis. Hasil pengujian secara serentak variabel
Kualitas layanan berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat Minat baca dan Intensitas
Kunjungan sehingga dapat dikatakan tingginya tingkat minat baca mahasiswa dan
banyaknya intensitas kunjungan mahasiswa ke perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis
dipengaruhi oleh kelima dimensi dari kualitas layanan. Dimana dependen variabel adalah
Kualitas Layanan dan independen variabel (predictors) adalah Minat Baca dan Intensitas
Kunjungan. Pengujian secara simultan mengikuti distribusi F, nilai uji F hasil regresi
adalah sebesar 177.650 dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 atau lebih kecil dari alpha
0.05.
DAFTAR PUSTAKA
Kamus Bahasa Indonesia. 1998. Pusat Pembinaan Pengembangan Bahasa. Jakarta:
Kencana Prenada Media Group.
Peraturan Pemerintah No.30 tahun 1990 tentang Perpustakaan Perguruan Tinggi. Artikel
diakses 19 September 2012 dari http://media.diknas.go.id/media.
Priyatno, Dwi. 2012. Belajar Cepat Olah Data Statistik dengan SPSS. Yogyakarta: CV.
Andi Offset.
Undang-undang No. 43 Tahun 2007 tentang Sistem Peraturan Pemerintah Pendidikan
Nasional.
Artikel
diakses
30
September
2012
dari
http://media.diknas.go.id/media/pdf996
Soeatminah. 1992. Perpustakaan dan Masyarakat. Jakarta: Sagung Seto.

22

JURNAL EKONOMI DAN INFORMASI AKUNTANSI (JENIUS)


Pengaruh Kualitas Layanan Perpustakaan Terhadap Minat Baca dan Intensitas
Kunjungan Mahasiswa Pada Perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis
Politeknik Negeri Sriwijaya

VOL. 4 NO. 1
JAN 2014

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta.

Sumarni. 2005. Perpustakaan dan Masyarakat. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Tjiptono, Fandy. 2001. Strategi Pemasaran. Edisi kedua. Yogyakarta: Andi Offset.

Umar, Husein. 2002. Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis. Jakarta: Rajawali Pers.

23