Anda di halaman 1dari 3

utk membantu perbendaharaan dan pemahaman ttg istilah2 audio, ane mencoba menampi

lkan dimari, bg yg mo nambah dipersilakan mengedit sendiri... :)


Airy: luas. Terbuka. Suara berbagai instrumen berbunyi seakan dikelilingi ruanga
n kosong yang besar. Reproduksi pantulan frekwensi tinggi yg baik. Respon frekwe
nsi melebar hingga 15-20 kHz.
Bassy: frekwensi rendah dibawah 200 Hz yang dominan.
Blanketed: Nada tinggi yg lemah, seakan selimut diletakkan menutupi speaker.
Bloated: Mid-bass sekitar 250 Hz yang berlebih. Redaman frekwensi rendah yang bu
ruk, resonansi frekwensi rendah. Lihat tubby.
Blurred: Respon singkat yg buruk. Bayangan stereo yg kabur, tidak fokus.
Boomy: Bass sekitar 125 Hz yang berlebihan. Redaman frekwensi rendah yang buruk
atau resonansi frekwensi rendah.
Boxy: Memiliki pantulan seakan musik dimasukkan dalam kotak. Kadang frekwensi do
minan sekitar 250 Hz hingga 500 Hz.
Breathy: bunyi tarikan nafas yang terdengar pada alat-alat musik seperti flute a
tau saxophone. Respon mid-atas / treble yang baik.
Bright: Dominan di frekwensi tinggi. Harmonik lebih kuat dibanding nada dasar.
Chesty: Suara penyanyi terdengar seakan dadanya terlalu besar. Respon yang mengu
at pada frekwensi rendah sekitar 125-250 Hz.
Clear: lihat Transparent.
Colored: berbunyi tidak seperti aslinya. Respon frekwensi yang tidak datar, berg
elombang.
Crisp: respon frekwensi tinggi yg lebar, khususnya pada alat musik cymbals.
Dark: kebalikan dari bright. Lemah pada frekwensi tinggi.
Delicate: Frekwensi tinggi mencapai 15-20 kHz seakan tanpa puncak.
Depth: Semacam perasaan jarak (dekat sampai jauh) dari bermacam instrumen yang b
erbeda.
Detailed: Detil suara musik yang mudah didengar; artikulasi yang jelas. Respon f
rekwensi tinggi yang cukup, respon singkat yang tajam.
Dull: lihat dark.
Edgy: Terlalu banyak frekwensi tinggi. Terlalu treble. Harmonik terlalu kuat dib
anding nada dasar. Berdistorsi, mengandung harmonik tak diinginkan yang menambah
kan kesan kasar.
Fat: Lihat Full dan Warm. Atau, suara seakan bergerak ke satu sisi, diperlambat,
kemudian bergerak ke sisi lain. Bisa juga sedikit distorsi pada distorsi pita a
nalog atau distorsi tabung.
Full: nada dasar yang kuat dibanding harmonik. Respon frekwensi rendah yang baik
, tidak berlebih, tetapi mengandung level sekitar 100-300 Hz yang cukup. Suara p
ria terdengar penuh di sekitar 125 Hz; suara perempuan serta violin yang penuh s

ekitar 250 Hz; saxophone terdengar penuh sekitar 250-400 Hz. Berlawanan dengan T
hin.
Gentle: berlawanan dengan Edgy. Harmonik (treble dan mid-atas) tidak berlebihan,
bahkan bisa cenderung lemah.
Grainy: musik berbunyi seperti tersusun dari butiran-butiran kecil, tidak mengal
ir dalam satu bagian utuh. Tidak cair. Mengalami distorsi harmonik / I.M. Bebera
pa A/D converter jaman dulu terdengar grainy, sama seperti produk saat ini yang
kualitasnya rendah.
Grungy: banyak distorsi harmonik / I.M.
Hard: terlalu banyak mid-atas, umumnya sekitar 3 kHz. Bisa juga merupakan respon
singkat yang baik, seakan suara membentur anda dengan keras.
Harsh: terlalu banyak mid-atas. Respon frekwensi antara 2-6 kHz yang kuat. Bisa
juga pergeseran fasa yang terlalu besar pada lowpass filter perekam digital.
Honky: seperti mengatupkan tangan di sekeliling mulut anda. Respon frekwensi yan
g menguat di sekitar 500-700 Hz.
Mellow: frekwensi tinggi yang berkurang, tidak edgy.
Muddy: tidak jelas. Harmonik yang lemah, respon waktu yg tidak pas, distorsi I.M
.
Muffled: berbunyi seperti ditutupi selimut. Nada tinggi / mid-atas yang lemah.
Nasal: honky, menguat pada respon frekwensi sekitar 600 Hz.
Piercing: terlalu keras, sakit di telinga. Puncak respon frekwensi yang tajam da
n sempit di sekitar 3-10 kHz.
Presence: seakan instrumen berada dalam ruang dengar. Sinonim dari edge, punch,
detail, closeness serta clarity. Respon frekwensi yang cukup / dominan di sekita
r 5 kHz untuk sebagian besar instrumen, atau sekitar 2-5 kHz untuk kick drum ser
ta bass.
Puffy: menguat di frekwensi sekitar 500 Hz.
Punchy: reproduksi dinamik yang bagus. Respon sesaat yang baik, dengan hantaman
kuat. Kadang-kadang menguat pada frekwensi sekitar 5 kHz atau 200 Hz.
Rich: lihat Full. Bisa juga distorsi menyenangkan yang tercipta dari harmonik ya
ng teratur.
Round: frekwensi tinggi yang tidak pas. Tidak edgy.
Sibilant: bunyi "s" dan "sh" yang berlebihan seperti dalam pengucapan "Essy", di
sebabkan menguatnya respon frekwensi sekitar 6-10 kHz.
Sizzly: lihat Sibilant. Bisa juga terlalu banyak nada tinggi pada cymbals.
Smeared: tidak detail. Respon singkat yang buruk, terlalu banyak kebocoran antar
mikrofon. Fokus yang jelek.
Smooth: nyaman bagi telinga, tidak kasar. Respon frekwensi yang datar, khususnya
pada midrange. Kurang puncak dan lembah pada respon frekwensi.

Spacious: membawa kesan nuansa luas atau be-ruang di sekeliling instrumen. Stere
o yang bergema. Memantul.
Steely: dominan pada nada mid-atas sekitar 3-6 kHz. Respon frekwensi tinggi yang
bergelombang dan tidak rata. Lihat Harsh, Edgy.
Strident: Lihat Harsh, Edgy.
Sweet: Tidak nyaring atau memekakkan. Lembut. Respon frekwensi tinggi yang datar
, distorsi yang rendah. Tidak terdapat nada yang kuat pada respon frekwensi. Nad
a tinggi mencapai 15-20 kHz, tetapi suaranya tidak dominan. Seringkali digunakan
saat menggambarkan suara cymbals, perkusi, senar, serta suara-suara yang mendes
is.
Thin: nada dasar yang lemah dibanding harmonik.
Tight: respon serta detail frekwensi rendah sesaat yang baik.
Tinny, Telephone-like: bandwidth yang sempit, nada rendah lemah, suara mid yang
melengking. Musik berbunyi seakan keluar melalui telepon atau kaleng.
Transparent: rileks ketika mendengarkan musik, detail, jelas, tidak muddy. Respo
n frekwensi datar yang lebar, respon waktu yang tajam, distorsi serta noise yang
sangat rendah.
Tubby: terdapat pantulan frekwensi rendah seperti bernyanyi di dalam kamar mandi
. Lihat bloated.
Veiled: speaker seperti tertutup oleh kain sutera. Sedikit noise atau distorsi a
tau frekwensi tinggi agak lemah. Tidak transparan.
Warm: bass yang baik, frekwensi tinggi yang cukup, nada dasar yang memadai diban
ding harmonik. Tidak kurus. Bisa juga bass atau midbass yang berlebih. Atau pera
saan luas yang menyenangkan, dengan gema yang memadai di frekwensi rendah. Lihat
juga Rich, Round. Warm highs sama artinya dengan sweet highs.
Weighty: respon frekwensi rendah yang baik, sekitar 50 Hz. Mengesankan suatu oby
ek yang berbobot/berat, seperti lokomotif diesel.