Anda di halaman 1dari 11

HERNIA ABDOMINALIS

Bahan belajar mandiri mahasiswa


program profesi Ilmu Bedah

Tujuan belajar :
Setelah belajar mandiri dan diskusi
mahasiswa mampu mendiagnosis,
menjelaskan patogenesis, menjelaskan
pengelolaan dan menjelaskan prognosis
penderita dengan hernia abdominalis

Kasus I
Laki-laki 74 tahun datang ke praktek
jalan kaki mengeluh benjolan selakang
kiri sampai kantong pelir yang hilang
sewaktu tidur dan muncul setelah berdiri
atau mengejan.
Apa diagnosa banding anda? Diagnosa kerja?
Pemeriksaan fisik yang dilakukan untuk
memastikan diagnosis?

KU: baik tidak kesakitan, T 120/80 N: 66/mnt, abdomen supe


tidak kembung, dalam keadaan mengejan terlihat benjolan
selakang kanan melanjut ke skrotum, (gambar atas) tidak
nyeri tekan, peristaltik (+)
Apa diagnosis anda? Apa itu hernia? Bagaimana anatomi hernia?
Atas dasar apa nama hernia disebut?

GAMBAR SAMPING
Apa locus minoris
resistensiae?
Bagaimana bentuk
kantong?
Bisa mencapai scrotum?
Bisa inkarserata?
Bisa stangulata?
Beda dengan torsio testis?
Beda dengan hydrocele (lihatgambar bawah)

PERHATIKAN GAMBAR
Hernia apa? Apa bedanya dengan
kasus didepan?
Apa bisa inkarserata?
Apa bisa strangulata?
Apa bisa masuk ke skrotum?

KASUS II
Wanita 65 tahun, agak kurus,
benjolan selakang kanan tdk
bisa masuk, perut kembung,
muntah bau tinja.
Apa diagnosis?
Apa lokus minorisnya?
Bagaimana batas-batasnya?
Apa bentuk kantongnya?
Apa faktor risiko terjadinya?
Apa diagnosa banding?
Mengapa mudah inkarserata?
Apa persiapan pra-bedah?
Bagaimana prinsip operasinya?
Apa beda dengan kasus
didepan?

Apa hernioraphy? Kapan dilakukan?


Apa herniotomy? Kapan dilakukan?
Apa Hernioplastic? Apa saja macamnya?
Hernioplastic mana yang saat ini menjadi standard ? Mengapa?

Kasus III
Wanita 65 tahun, 3 hari mengeluh perut mules diikuti
kembung, mual dan muntah bau tinja, tidak bisa berak
dan kentut. Tidak ada benjolan didinding perut.
Sebelumnya berak lancar tidak ada lendir dan darah,
lunak sebesar pisang susu. Sudah diberi obat pencahar
oleh dokter umum tetapi tidak berhasil malah
muntahnya makin sering dan kencing sedikit. Nyeri
pada paha kanan sisi medial
Apa diagnosis banding yang diajukan?
Pemeriksaan fisik apa yang direncanakan?

PEMERIKSAAN FISIK
Wanita kurus, BB 40 Kg, TB 155 cm, sadar, tampak mata
cekung, turgor kulit kurang T: 90/50 mmHg, N: 120/mnt.
Abdomen: meteoristik, bekas operasi (-), tidak terlihat
benjolan dinding perut, tampak gambaran dan gerakan
usus. Auscultasi: peristaltik meningkat dengan suara
metalik. Palpasi: tidak teraba tumor, tidak terdapat nyeri
tekan dan defance muscuker, hepar dan lien tidak teraba.
RT: ampula recti collaps, tidak teraba tumor intrarectal,
nyeri dan seperti masa pada dinding pelvis sisi kanan.
Apa diagnosis anda? Usulan kelengkapan diagnosis?
Apa tindakan yang akan dilakukan? Bagaimana anda
melakukan rehidrasi pasien ini? Apa monitoring yang
perlu dilakukan? Kapan dianggap layak untuk
operasi?

Sewaktu operasi didapatkan, ileum


terjerat dalam lobang kecil didinding
panggul sisi kanan yang sudah nekrosis,
dilakukan reseksi dan anastomosis ileum.
Apa diagnosis final pasien ini?
Mengapa penyakit ini sulit dikenali pra-bedah?
Data-data apa yang sebenarnya sudah
mengarahkan ke diagnosis tersebut?
Pasien ini harus dipuasakan 3-5 hari, susunlah
rencana nutrisi parenteral pasien ini, monitoring
dan rencana peralihan ke nutrisi enteral/ oral?