Anda di halaman 1dari 15

JENIS - JENIS POMPA AIR

MAKALAH
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Penyehatan Air - B

Disusun Oleh:
Dewi Nurul R.

Nopiah Irwin

Delisa Dwinovita

Mohamad Adijasa

Nita Shinta W.

Nadia Ayu S.

Fanny Setiawan

Ervina Marliani

Ramdhan Nurman F.

Rizan Rayi W.

Siti Yudiani P.

Khalda Luqyana M.

Chintia Wardany

Derry Sholihin D.N.

Resita Zulfa S.

Dita Aprilia

Esa Afiyah

Giska K.

JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN
BANDUNG
2016

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pompa secara sederhana didefinisikan sebagai alat transportasi fluida cair. Jadi
jika fluidanya tidak cair, maka belum tentu pompa bisa melakukannya.misalnya fluida
gas, maka pompa tidak dapat melakukan operasi pemindahan tersebut. Namun
teknologi sekarang sudah jauh berkembang dimana mulai memperkenalkan pompa
multi fasa, yang dapat memompakan fluida cair dan gas.
Pompa terdapat beberapa komponen yang penting yang menunjang kelancaran
dalam memindahkan fluida. Apabila terdapat masalah pada pompa, maka pompa tidak
dapat dioperasikan. Maka penting juga untuk dapat memeriksa sebelum pompa
dioperasikan, merawat dan memelihara serta memperbaikinya.Pompa Submersible
(pompa benam) adalah pompa yang dioperasikan di dalam air dan akan mengalami
kerusakan jika dioperasikan dalam keadaan tidak terdapat air terus-menerus. Jenis
pompa ini mempunyai tinggi minimal air yang dapat dipompa dan harus dipenuhi
ketika bekerja agar life time pompa tersebut lama. Pompa jenis ini bertipe pompa
sentrifugal. Pompa sentrifugal sendiri prinsip kerjanya mengubah energi kinetis
(kecepatan) cairan menjadi energi potensial (dinamis) melalui suatu impeller yang
berputar dalam casing.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana Pembuatan Sumur dengan Hydra Drill P.200?
2. Bagaimana Pembuatan Sumur dengan CTM 5000?
3. Bagaimana Pembuatan Sumur dengan Pompa Tangan Dangkal?
4. Bagaimana Pembuatan Sumur dengan Pompa Tangan Dalam?
1.3 Tujuan
1. Untuk Mengetahui Pembuatan Sumur dengan Hydra Drill P.200
2. Untuk Mengetahui Pembuatan Sumur dengan CTM 5000
3. Untuk Mengetahui Pembuatan Sumur dengan Pompa Tangan Dangkal
4. Untuk Mengetahui Pembuatan Sumur dengan Pompa Tangan Dalam
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pembuatan Lubang Sumur dengan Hydra Drill P.200

Alat-alat khusus :
1. Motor pemutar 3 Hp (Gasoline Engine dan Gearhead)
2. Sendi putar (swivel head)
3. Besi pemutar
4. Pipa pengebor (drill stem) 3/4
5. Mata bor tanah cadas (rock corebit)
6. Mata bor tanah biasa (earth probe bit)
7. Mata bor pembagi (roamer bit 31/2)
8. Slang penghantar
9. Motor pompa 3HP
10. Slang penghisap yang dilengkapi saringan
Alat-alat umum :
1. Kunci rantai
2. Kunci trimo
3. Kunci Inggris
4. Gergaji besi
5. Kikir
6. Cutter (pemotong pipa)
7. Sney
8. Ember
9. Cangkul
10. Bangku setinggi 0,5 meter
11. Pelaksana Pengeboran

Persiapan :
1. Setelah lokasi dimana akan dibuat sumur ditentukan, kita siapkan alat-alat dan
perlengkapannya yang akan digunakan termasuk bensi, oli, dan lainnya

2. Tempat yang akan kita bor dilubangi dengan 11/2, dalam 25 cm. Dekat lubang
pengeboran itu kita gali lubang penampung air dengan kedalaman 50 cm, lebar
75 cm dan panjang 100 cm. Kemudian buat saluran dari lubang pengeboran ke
lubang penampungan
3. Diantara itu kita buatkan lubang untuk pengendapan lumpur dan batuan yang
keluar bersama air pengeboran yang sekaligus untuk pemeriksaan lapisan tanah.
4. Bak diisi air sampai penuh, juga disediakan air dalam drum untuk persediaan
apabila air kurang
5. Pipa bor yang sudah ada mata bornya disambung ke swivel head dan motor
pemutar.
6. Selang penghantar dari motor kita hubungkan/sambung dengan swivel head, pipa
hisap kita pasang pada motor pompa dan ujungnya ada saringannya kita
masukan ke dalam kolam penampungan air, sebelum motor popa dihidupkan isi
dulu dengan air dan periksa dulu oli dan bahan bakarnya.
7. Pipa bor yang sudah ada mata bornya dan sudah disambung dengan motor
pompa dimasukan dalam lubang pendahuluan. Siapkan bangku dekat lubang bor.
Pelaksanaan :
Setelah persiapan selesai pengeboran dimulai :
1. Motor pompa dihidupkan dan apabila sudah mengisap air dan semburan airnya
keluar melalui lubang pengeboran dan kembali ke kolam penmpungan
(sirkulasi), maka motor pemutar kita hidupkan, karena agak tinggi maka kita
harus menggunakan bangku untuk memudahkan saat kita menghidupkan mesin
2. Apabila motor pemutar sudah hidup tetapi pipa pengeboran belum berputar maka
gas diperbesar nanti pipa bor akan berputar
3. Pengeboran diteruskan sambil kita naik turunkan supaya kotoran atau lumpur
terangkat semua. Setelah pipa pertama masuk, maka motor pemutar kita matikan
terlebih dahulu baru kemudian motor pompanya.
4. Tahan pipa bor yang sudah masuk dengan kunci trimo atau kunci grip (vice grip)
dan buka swivel head dengan cara memutar dengan besi pemutar yang

dimasukan kepada lubang yang terdapat pada bagian ata swevel head. Sambung
pipa dengan bor berikutnya, kemudian naik ke atas bangku sambil membawa
motor pemutar yang ada swevel headnya, masukan ke pipa bor yang sudah
disambungkan pada pipa pertama dan putar dengan besi pemutar. Mesin pompa
dihidupkan dan setelah air keluar dari lubang pengeboran, motor pemutar
dihidupkan.
5. Begitu seterusnya sambil melihat lapisan lapisan tanah yang keluar setiap ganti
pipa bor. Apabila sudah mendapatkan pasir (biasanya pasir hitam) pengeboran
dilanjutkan sampai masuk 1 atau 2 batang pipa bor, kemudian pengeboran kita
stop, tetapi motor pompa dihidupkan terus untuk menguras kotoran-kotoran yang
masih ada di dalam sumur. Jika sudah bersih buka swevel head dan motor
pemutarnya.
6. Pipa bor di cabut dan siaplah lubang sumur untuk penyelesaian.
7. Penyambungan pipa bor
8. Tahan pipa bor yang dibawah dengan Vice grip atau dengan kunci trimo
9. Buka motor pemutar dengan memutar alat pemutarnya
10. Bersihkan drat pipa bor dan lubang pipa bor kemudian baru disambung
B. Pembuatan Lubang Sumur dengan Hydra Drill CTM 5000
Alat bor Hydra Drill CTM 5000 prinsip kerjanya sama dengan alat bor Hydra
Drill P.200, hanya peralatan dan perlengkapan lebih besar dan lebih disempurnakan. Alat
bor ini mampu mengebor (membuat sumuran) sampai pada kedalaman 200 feet atau 70
meter.
Alat-alat khusus untuk Hydra Drill CTM 5000 :
1. Motor pemutar yang ditempatkan pada tempat khusus atau kereta khusus yang
beroda dua dan bisa distel sehingga kedudukannya benar-benar datar (dengan
water pass) dan mesin pemutar ditempatkan yang vertikal yang bisa diturunkan
(horisontal) dinaikkan (vertikal). Maka pemutar tersebut dapat distir naik turun.

2. Swivel Head yang sudah jadi satu dengan motor pemutar.


3. Alat pemutar yang bisa distel untuk memutar ke kiri (membuka pipa bor) dan ke
kanan (memasang pipa bor). Alat pemutar ini ada tangkainya yang bisa diambil
dimana jika pengeboran sedang berlangsung tangkainya diambil kalau mau
memasang atau membuka pipa bor baru dipasang
4. Pipa bor 11/2 dan panjang 180 cm
5. Mata bor ada bermacam macam:
6. Mata bor tanah biasa untuk 2
7. Mata bor tanah cadas
8. Mata bor tanah cadas/pembesar 3
9. Mata bor tanah cadas/pembesar 5
10. Motor pompa yang baik dipakai yang 3 PK dua buah dipasang paralel, tapi bisa
juga satu pompa yang 5 atau 7 PK
11. Katrol
12. Yang digunakan untuk mengangkat/mengambil pipa katrl ini dipasang pada
dudukan motor pemutar dibagi atas.
Alat-alat umum untuk Hydra Drill CTM 5000 :
1. Kunci rantai
2. Kunci trimo
3. Kunci Inggris
4. Cutter/pemotong pipa
5. Gergaji besi
6. Kikir
7. Sney
8. Ember
9. Cangkul

Pelaksanaan pengeboran
Persiapan :
1. Setelah lokasi yang akan dibor ditetapkan kita siapkan alat-alat dan perlengkapan
yang akan digunakan termasuk bahan bakar bensin, olie dan lain-lainnya, untuk
motor pompa dan motor pemutar memakai bahan bakar bensin murni (bukan
bensin campuran). Olie untuk mesin pemutar memakai olie khusus yaitu
memakai olie SAE 90
2. Tempat yang akan kita bor dilubangi sedalam 25cm dan = 2, dari lubang itu
dibuat saluran menuju ke lubang penampungan air yang dibuat seperti pada
pengeboran Hydra Drill P.200 (dua lubang yang satu untuk penampungan air,
yang satu untuk pengendapan lumpur dan lubang pemeriksaan)
3. Motor pemutar kita naikkan dengan jalan memutar stir yang tersedia, sampai
kira-kira sepanjang pipa bor. Kemudian pipa bor yang sudah dipasang mata bor,
dipasang pada swivel head dan alat pemutar pada swivel head diputar sampai
dekat pada pipa bor masuk
4. Slang penghantar dari motor pompa II kita masukkan/pasang pada swivel head.
5. Slang penghisap motor pompa II disambung ke saluran penghantar motor pompa
6. Slang penghisap dari motor pompa I yang sudah ada saringannya dimasukkan
dalam kolam penampungan air
Pelaksanaan :
Setelah semua siap maka pengeboran bisa dimulai :
1. Motor pompa I dihidupkan kemudian motor pompa II, dan apabila air sudah
keluar (semburan air) sudah baik, motor pemutar dihidupkan dan jika putaran
kurang kuat gas bisa diperbesar
2. Motor pemutar kita turunkan perlahan-lahan dengan memutar stir yang ada pada
landasan tegak, sampai pipa bor yang pertama masuk semua
3. Setelah pipa bor pertama masuk disambungkan lagi dengan pipa bor keduanya
dan seterusnya sampai kedalaman yang kita kehendaki (lapisan air tanah bebas).
Hal ini dapat kita ketahui dengan mendeteksi/melihat secara terus menerus

lapisan tanah yang keluar bersama-sama semburan air ialah lapisan pasir krikil
atau tanah dan pasir, maka pengeboran dilanjutkan kira-kira dua pipa bor masuk
kemudian dihentikan.
4. Untuk pemasangan casing (pipa pelindung) memerlukan lubang sumur 5
(dengan casing 4). Untuk pengeboran perlu diulang lagi dengan mengganti mata
bor yang lebih besar yaitu pipa bor yang berdiameter 5)
5. Pengeboran selesai, maka siaplah lubang sumur untuk penyelesaian selanjutnya
C. Sumur Pompa Tangan Dangkal
Sumur pompa tangan dangkal yang akan diuraikan disini adalah pompa tangan
model dragon/tasako.
Pembuatan lubang sumur
Pembuatan lubang sumur untuk pemasangan sumur pompa tangan dangkal dapat
dikerjakan dengan :
1. Sistem pantek
2. Sistem Rojok
3. Sistem Auger
4. Sistem Hydra drill
5. Sistem minuteman
6. Sistem gali
7. Pemasangan pompa
8. Pemasangan pompa dapat mempergunakan pipa besi (g.i) sebagai pipa hisap
atau pipa PVC, atau pipa PVC disambung pipa GI.
9. Pemasangan pompa tangan dangkal dengan PVC
Persiapan :
Alat dan bahan yang akan dipakai disiapkan dan tidak jauh dari lubang, adapun
alat dan bahan yang akan digunakan adalah :
1. gergaji besi,
2. amplas

3. Lem pipa PVC


4. Klem pipa
5. Kunci trimo
6. Kunci Pas
7. Saringan
8. Pipa PVC
1
9. Siapkan pipa PVC 1 4

panjangnya sesuai dengan dalamnya sumur, dan

sambungan PVC
10. Pompa yang akan dipasang diperiksa dahulu bagian-bagiannya, apakah
rangkaian pompa dalam kondisi baik.
11. Pemasangan : sambung saringan dengan lem pipa PVC
Cara menyambung Pipa PVC :
1. Bersihkan ujung pipa dan diamplas pada bagian luarnya sepanjang 5 cm,
demikian juga dengan sambungan PVC dibersihkan dan diamplas bagian
dalamnya.Setelah diolesi lem sampai rata bagian yang sudah diamplas tanpa
menunggu kering pipa dapat dimasukan dan disambung lagi.Begitu seterusnya
sampai dasar sumur.
2. Kemudian diangkat 50 cm dari dasar sumur dan pasang klem tepat di
permukaan tanah
3. Potong pipa yang masih sisa sampai yang tinggal diatas permukaan tanah
setinggi 60 cm
4. Sambung ujungnya dengan adaptor, kemudian pompa dipasang dan dicoba
sampai air dapat keluar dengan baik.
5. Rongga antara lubang sumur dan pipa diisi dengan kerikil berdiameter 0,5cm
dengan tinggi 6 meter
6. Kemudian diatasnya diisi pasir atau tanah liat sampai berada 0,5m dibawah
permukaan tanah

7. Sisa lubangnya diisi dengan adukan beton dan diatasnya dibuat slab atau lantai
pompa
8. Pemasangan pompa tangan dangkal dengan pipa hisap PVC dan dengan pipa G.1
bagian atas. Prinsipnya sama dengan memmakai pipa PVC hanya bagian atasnya
(2meter dari pompa) ditambah pipa G.1 (galvanized iron).
9. Pembuatan lantai sumur pompa
10. Setelah pompa dipasang dan dapat bekerja dengan baik, dilakukan dengan
pembuatan lantai pompa.
11. Tanah disekitar pompa dibersihkan dan digali sedalam 5cm dan luas 4m 2
kemudian diratakan dan diisi pasir 2cm.
12. Pasang cetakan pengecoran lantai. Kemudian lantai dicor dengan campuran
beton, 1 semen : 2 pasir : 3 kerikil dengan tebal 7 cm dibagian tengah dan 5 cm
dibagian tepi lantai.
13. Setelah lantai agak kering pengecoran dilanjutkan dengan mengecor tugu pompa,
pengecoran tugu pompa ini dengan menggunakan cetakan papan.
14. Biarkan selama 1 minggu, dan selama itu setiap hari slab dibasahi dengan air.
15. Setelah 1 minggu, pompa dibuka kembali dan kedalam pipa dimasukan larutan
kaporit 20 liter dengan kadar 50ppm.
16. Sumur pompa siap dipakai.
D. Sumur Pompa Tangan Dalam
Sumur pompa tangan dalam yang akan diuraikan di sini adalah model Demster,
model Khorat dan model Mark II.
Pembuatan Lubang Sumur
Pembuatan lubang sumur untuk pemasangan sumur pompa tangan dalam dapat
dikerjakan dengan:
1. Sistim Jetting
2. Sistim Hydra Drill
3. Sistim Minuteman
4. Pemasangan Pompa

Pemasangan pompa dalam baik yang model Demster, Khorat maupun Mark II pada
prinsipnya hampir sama. Bagian-bagian yang di dalam tanah adalah sama seperti
(casing, pipa hisap, silinder dan saringan) yang berbeda hanya bagian-bagian yang
berada pada permukaan tanah, seperti: konstruksi pompa, lantai dan landasan pompa,
dan sistim penyambungan rodnya.
Pemasangan Pompa Dalam Model Demster
Persiapan:
1. Siapkan barang-barang dan alat-alat yang akan dipakai tidak jauh dari lubang
sumur yang telah tersedia.
2. Buat saringan pada ujung casing (pipa pelindung) dengan gergaji dengan jarak
2cm sepanjang 2 meter. Kemudian ujungnya ditutup dan dilubangi.
3. Masukkan casing (pipa pelindung) kedalam lubang sumur sampai ke dasar
lubang.
4. Antara casing dengan lubang sumur diisi kerikil 0,5 cm sampai setinggi 6
meter, kemudian diatasnya diisi padir atau tanah dipadatkan sampai 0,5 meter di
bawah permukaan tanah.
5. Sisa lubang 0,5 meter, dicor dengan spesi beton.
6. Buat lantai pompa dan pondasi tempat kedudukan pompa dan pasang baut (nout)
yang letaknya disesuaikan dengan lubang baut yang ada pada pompa.
7. Periksalah bagian pompa untuk mengetahui keadaan pompa baik atau tidak.
Pemasangan :
1. Pemasangan

pompa

tangan

dalam

ada

dua

macam,

yaitu

dengan

mempergunakan silinder terbuka dan silinder tertutup.


2. Pemasangan pompa tangan dalam dengan silinder terbuka:
3. Dibawah silinder terbuka ditambah pipa G.1. 2 150 cm dan ditambah lagi
saringan.
4. Diatas silinder disambung dengan pipa 2 kemudian masukkan kedalam lubang
sumur.

5. Penyambungan pipa diteruskan sampai pada kedalaman sumur.


6. Pasang klem pipa 2 sebagai penahan pipa.
7. Potong sisa pipa yang masih ada sehingga sisa pipa diatas permukaan tanah
tinggal 50 cm, dan ujung pipa di sney.
8. Jatuhkan klep bawah kedalam silinder melalui pipa hisap, dan klep atas
disambung dengan rod, kemudian masukkan kedalam pipa hisap, disambungsambung sampai menyentuh klep bawah.
9. Tandailah rod persis setinggi mulut pipa, angkat sedikit dan dipotong 5 cm
diatas tanda tersebut kemudian di sney.
10. Pasang badan pompa dengan menggunakan tambang atau kawat sling (lier) lalu
sambunglah rod pompa dengan as sehingga kuat, barulah di turunkan badan
pompa perlahan-lahan sampai membentuk drat dalam dan diputar arah ke kanan
sehingga kuat.
11. Sebelum pompa di turunkan pada landasan, kedalam lubang sumur dimasukan
larutan kaporit sebanyak 20 liter dengan kadar 50 ppm.
12. Kemudian barulah klem pipa dibuka dan diturunkan sampai rata dengan
pondasi/landasan pompa, dan lubang bautnya tepat masuk pada baut yang sudah
terpasang pada landasan barulah mur dikencangkan.
13. Biarkan selama 24 jam, kemudian di pompa terus menerus sampai bau kaporit
tinggal samar-samar, maka sumur siap untuk dipergunakan.
14. Pemasangan pompa dengan silinder tertutup:
1
15. Dibawah silinder tertutup ditambah pipa GI 1 4 150 cm dan ditambah
lagi dengan saringan
16. Diatas silinder disambung berturut-turut, rod dan pipa hisap 1 sampai pada
kedalaman sumur
17. Pasang klem penahan pipa, kemudian potong siasa pipa yang masih ada,
sehingga sisa pipa diatas permukaan tanah tinggal 50 cm dan bekas potongan
Disney

18. Tandailah rod persis setinggi mulut pipa, angkat sedikit rod itu dan selanjutnya
dipotong 5cm diatas tanda terrsebut kemudian di sney rod khusus
19. Pasang pompanya seperti pada pemasangan pompa dalam menggunakan slinder
terbuka
Catatan : Untuk pemasangan pompa bisa menggunakan pipa hisap 1 dan 2
untukitu pompanya juga disesuaikan atau pipa hisapnya yang disesuaikan.
Misalnya :Yang dipakai silinder tertutup , jadi pipa hisapnya 1 Apabila pompanya
berulir 2maka pipa hisapnya disambung dulu dengan pipa 2 dengan menggunakan
reducer sok 2 1
Pemasangan Pompa Dalam Model Khorat
Pemasangan pompa dalam model khorat, prinsipnya sama saja dengan model
demster. Mulai dari pemasangan casing, silinder, rod dan pipa hisap adalah sama.
Pemasangan Pompa.
Setelah pemasangan bagian-bagian yang berada didalam tanah selesai.Kemudian
dibuat dahulu pondasinya (tempat landasan pompa Khorat). Baru kemudian dipasang
pompanya pada pondasi tadi dan selanjutnya diselesaikan pembuatan lantainya.
Pemasangan Pompa Dalam Model Mark II
Pemasangan pompa dalam model mark II, prinsipnya juga hampir sama dengan
pemasangan model demster dan khorat. Pada pompa dalam model mark II, setelah
pemasangan casing, langsung dapat dipasang badan pompa dan lantai pompanya.
Kemudian dilanjutkan dengan pemasangan saringan, silinder, rod, dan pipa hisapnya.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan

Pembuatan Pompa Hydra Drill CTM 5000


Alat bor Hydra Drill CTM 5000 prinsip kerjanya sama dengan alat bor Hydra
Drill P.200, hanya peralatan dan perlengkapan lebih besar dan lebih disempurnakan. Alat
bor ini mampu mengebor (membuat sumuran) sampai pada kedalaman 200 feet atau 70
meter.
Pembuatan Sumur Pompa Tangan Dangkal
Sumur pompa tangan dangkal yang akan diuraikan disini adalah pompa tangan
model dragon/tasako.
Sumur Pompa Tangan Dalam
Sumur pompa tangan dalam yang akan diuraikan di sini adalah model Demster,
model Khorat dan model Mark II.
Pemasangan Pompa Dalam Model Khorat
Pemasangan pompa dalam model khorat, prinsipnya sama saja dengan model
demster. Mulai dari pemasangan casing, silinder, rod dan pipa hisap adalah sama.
Pemasangan Pompa.
Setelah pemasangan bagian-bagian yang berada didalam tanah selesai.Kemudian
dibuat dahulu pondasinya (tempat landasan pompa Khorat). Baru kemudian dipasang
pompanya pada pondasi tadi dan selanjutnya diselesaikan pembuatan lantainya.
Pemasangan Pompa Dalam Model Mark II
Pemasangan pompa dalam model mark II, prinsipnya juga hampir sama dengan
pemasangan model demster dan khorat. Pada pompa dalam model mark II, setelah
pemasangan casing, langsung dapat dipasang badan pompa dan lantai pompanya.
Kemudian dilanjutkan dengan pemasangan saringan, silinder, rod, dan pipa hisapnya.

DAFTAR PUSTAKA
https://ml.scribd.com/doc/.../03-RKS-Teknis-RKS-Teknis-RKS-Teknis (diakses pada
tanggal 15 maret 2016)

https://ml.scribd.com/doc/274410326/Spek-bangunan-dinkes2015 (diakses pada


tanggal 15 maret 2016)
listpdf.com/po/pompa-air-sumur-dalam-pdf.html (diakses pada tanggal 15 maret
2016)